Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Hud

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Hud
هود
221-11.jpg
Ayat 1-5
Informasi
Arti: Nabi Hud
Nama lain: -
No urut pewahyuan: 52
Klasifikasi: Makkiyah
Surah ke: 11
Juz:

Juz 11 (ayat 1-5),

juz 12 (ayat 6-123)
Statistik
Jumlah ayat: 123
Jumlah kata: 1948
Jumlah huruf: 7820

Surah Hud (Bahasa Arab: هود , Hūd, "Nabi Hud") adalah surah ke-11 Al-Quran. Dalam surah ini dijelaskan secara rinci tentang kisah Nabi Hud, nabi yang diutus ke tengah kaum 'Ad. Surah Hud adalah surah kelima yang dimulai dengan huruf muqatha’ah. Surah ini termasuk sebagai surah miun dan dari sisi isi dan ukuran termasuk surah yang berukuran medium serta kandungannya kurang dari satu juz (2/3) Al-Quran..

Surah Hud

Dalam surah ini kisah Nabi Hud, nabi kaum Ad dijelaskan secara rinci (dari ayat 50 sampai dengan ayat 60). Atas dasar itu, surah ini disebut sebagai surah Hud dan termasuk sebagai surah Makkiyah. Dari urutan penyusunan (mushaf) surah Hud adalah surah ke-11 dan dari urutan pewahyuan merupakan surah ke-52 surah Al-Quran. Di antara surah-surah yang dimulai dengan huruf muqatha’ah, surah Hud adalah surah yang ke-5 yang dimulai dengan huruf-huruf terputus ini. Surah ke-11 Al-Quran ini tergolong sebagai salah satu surah Miun (lebih dari seratus ayat). Dari sisi ukuran termasuk berukurang sedang dan kurang lebih terdiri dari 2/3 dari satu juz Al-Quran. Ayat-ayat surah ini sesuai dengan perhitungan para qari Kufah terdiri dari 123 ayat sementara orang-orang Madinah menghitungnya 122 ayat. Para qari Basrah menilai terdapat 121 ayat yang terdapat pada surah ini. Mengikut pendapat yang sahih dan masyhur surah Hud ini terdiri dari 123 ayat. Jumlah katanya adalah 1948 dan hurufnya adalah 7820.

Tema Utama

Pokok kandungan dan tema utama surah ini adalah sebagai berikut:

  • Kisah-kisah para nabi (Nuh, Hud, Saleh, Luth, Syuaib, Ibrahim, dan Musa As)
  • Perjuangan melawan kerusakan dan penyimpangan
  • Bergerak di jalan lurus kebenaran
  • Istiqamah dan setia di jalan kebenaran
  • Penetapan kebenaran wahyu dan Al-Quran
  • Keagungan, kebesaran dan mukjizat Al-Quran
  • Masalah Ilmu Tuhan terhadap segala urusan
  • Ujian dan cobaan manusia dalam menyusuri jalan kesempurnan dan pilihan yang terbaik.[1]

Catatan Kaki

  1. Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hal. 1239.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar