Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Al-Baqarah

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Al-Baqarah
البقرة
002-2.jpg
Ayat 1-5
Informasi
Arti: Sapi betina
Nama lain: Fasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an (Puncak Al-Quran), Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang
No urut pewahyuan: 87
Klasifikasi: Madaniyah
Surah ke: 2
Juz: Juz 1 (ayat 1-141), 2 (ayat 142-252)dan 3 (ayat 253-286)
Statistik
Jumlah ayat: 286
Jumlah kata: 6156
Jumlah huruf: 26256

Surah Al-Baqarah (Bahasa Arab: البقرة, al-Baqarah, "Sapi Betina") merupakan surah yang paling panjang dalam Al-Quran. Surah ini berdasarkan susunan mushaf merupakan surah ke-2 dan berasaskan urutan pewahyuan merupakan surah ke-87 surah Al-Quran. Surah ini termasuk sebagai surah Madaniyah. Dari sisi isi, surah Al-Baqarah ini mencakup kurang lebih dari 2/5 juz Al-Quran. Ayat terpanjang Al-Quran juga terdapat pada surah ini, ayat dain/tadayun/mudayanah pada ayat 282. Sebagian dari kandungan surah ini adalah sebagai berikut, penciptaan Adam dan pembangkangan setan serta tertipunya Adam kemudian berujung pada keluarnya Adam dari surga, kisah Bani Israil, sikap keras kepala dan suka mencari-cari alasan Bani Israil, penyembahan sapi, gangguan kepada para nabinya sendiri, kisah pergantian kiblat, deskripsi tentang iman orang-orang Mukmin terhadap ghaib, orang-orang kafir, munafik, hukum-hukum puasa, hukum wasiat, iktikaf, haji, talak, pernikahan, keharaman riba, keharaman minuman keras, keharaman judi, dan keharusan menghindari penyalahgunaan harta anak-anak yatim dan lain sebagainya. Dalam surah ini terdapat ayat Kursi yaitu pada ayat 255. Demikian juga, surah ini merupakan salah satu surah yang mengandung pembahasan-pembahasan fikih dalam Al-Quran yang kurang lebih mencakup 130 hukum fikih lebih banyak dari surah-surah lainnya.

Identitas Surah Al-Baqarah

Baqarah (sapi, sapi betina) secara keseluruhan disebutkan sebanyak 7 kali dalam bentuk "baqarah" dan baqar dalam Alquran (5 kali pada surah ini dan 2 kali pada surah Al-An'am. Yang dimaksud sebagai baqarah menyinggung kisah sapi betina Bani Israil (ayat-ayat 67-73) dan sikap mencari-cari alasan Bani Israil juga disebutkan dalam surah ini. [1] Surah ini termasuk sebagai surat Madani dan sesuai dengan urutan pengumpulannya dan susunannya dalam mushaf termasuk sebagai surah kedua. Adapun dari sisi urutan pewahyuan, surah Al-Baqarah adalah surah yang ke-87 yang diturunkan dan surah pertama dari surah Madani. Surah Al-Baqarah merupakan surah yang terbesar dalam Al-Quran (mencakup 286 surah, menurut sebagian qurra, 285 ayat dan menurut sebagian yang lain 587 ayat) yang kurang lebih mencakup 2/5 juz dari keseluruhan Al-Quran. Ayat terpanjang (ayat din/tadayun/mudayanah) ayat 282 juga terdapat dalam surah ini. Jumlah katanya adalah 6156 dan jumlah hurufnya adalah 26256. [2]

Surah ini merupakan surah dari tujuh surah (thuwal) dan surah pertama dari 29 surah yang dimulai dengan huruf-huruf muqattha’ah (terpotong). [3]

Nama-nama Lain Surah Al-Baqarah

Nama-nama lain surah Al-Baqarah di antaranya adalah Fasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an, dan keseluruhan surah ini dan surah setelahnya (Ali Imran) disebut sebagai Zahrawan. [4]

Tema Utama

Sebagian isi dari surah al-Baqarah ini adalah:

  • Penciptaan Adam dan pembangkangan setan serta tertipunya Adam kemudian berujung pada keluarnya Adam dari surga
  • Kisah Bani Israil, sikap keras kepala dan suka mencari-cari alasan, penyembahan sapi, gangguan kepada para nabinya sendiri
  • Kisah pergantian kiblat
  • Deskripsi tentang iman orang-orang Mukmin terhadap ghaib, ihwal orang-orang kafir dan munafik
  • Hukum-hukum puasa, hukum wasiat, iktikaf, haji, talak, pernikahan
  • Keharaman riba, keharaman minuman keras, keharaman judi
  • Keharusan menghindari penyalahgunaan harta anak-anak yatim dan harta manusia lainnya.

[5]

Ayat al-Kursi, ayat 255 adalah salah satu ayat dari surah ini. Demikian juga, surah ini merupakan salah satu surah yang mengandung pembahasan-pembahasan fikih dalam Al-Quran yang kurang lebih mencakup 130 hukum fikih lebih banyak dari surah-surah lainnya. [6]

Catatan Kaki

  1. Khurramsyahi, Qiwamuddin, Danesynameh Qur’an wa Qur’an Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1236.
  2. Khurramsyahi, jld. 2, hlm. 1236.
  3. Khurramsyahi, jld. 2, hlm. 1236.
  4. Khurramsyahi, jld. 2, hlm. 1236.
  5. Khurramsyahi, jld. 2, hlm. 1236.
  6. Khurramsyahi, jld. 2, hlm. 1236.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia: Muhammad Mahdi Fuladwand, Tehran, Dar al-Quran al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Danesynameh Qur’an wa Qur’an Pazyuhi, Khurramsyahi, Qiwamuddin, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar