Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Al-Munafiqun

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Al-Munafiqun
المنافقون
554-63.jpg
Ayat 1-4
Informasi
Arti: Orang-orang Munafik
Nama lain: -
Surah ke: 63
No urut pewahyuan: 105
Klasifikasi: Madaniyah
Juz: Juz 28
Statistik
Jumlah ayat: 11
Jumlah kata: 180
Jumlah huruf: 800
Surah sebelumnya Al-Jumu’ah
Surah setelahnya Al-Taghabun

Surah Al-Munafiqun (Bahasa Arab:المنافقون) adalah surah ke-63 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-104 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran. Dengan menggambarkan wajah asli orang-orang munafik dan menyebutkan tanda-tanda serta konspirasi mereka atas kaum Muslim, surah ini mengisahkan tentang jauhnya mereka dari rahmat dan ampunan Ilahi serta doa Rasulullah Saw. Dari sisi isi, surah Al-Munafiqun termasuk salah satu surah Al-Thiwal al-Mufasshalat. Setelah surah Al-Waqiah, surah ini adalah surah kedua yang dimulai dengan kata keterangan waktu (idza).

Identitas Surah Al-Munafiqun

Surah ini disebut sebagai Al-Munafiqun karena kebanyakan ayatnya diturunkan terkait dengan orang-orang munafik, tentang sifat, keadaan dan perbuatan-perbuatan mereka. Masalah nifak dan kemunafikan sangat mememiliki tempat yang khusus dalam Islam. Atas dasar itu nama dan tema penting dalam ayat ini adalah tentang nifak dan kemunafikan. Dalam beberapa riwayat disebutkan anjuran untuk membaa surah ini pada rakaat kedua salat Jumat. Surah ini terdiri dari 11 ayat, 180 kata dan 800 huruf. Terkait dengan jumlah ayatnya tidak terdapat pendapat di antara para qari dan mufasir. Surah Al-Munafiqun adalah surah ke-63 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-104 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran serta tergolong sebagai salah satu surah Madaniyah. Dari sisi isi, surah Al-Munafiqun termasuk salah satu surah Al-Thiwal al-Mufasshalat dan terdiri dari sebagian hizb pada juz 28. Setelah surah Al-Waqiah, surah ini adalah surah kedua yang dimulai dengan kata keterangan waktu (idza).

Tema Utama

Dengan menggambarkan wajah asli orang-orang munafik dan menyebutkan tanda-tanda serta konspirasi mereka atas kaum Muslim, surah ini mengisahkan tentang jauhnya mereka dari rahmat dan ampunan Ilahi serta doa Rasulullah Saw. Surah ini juga mengangkat tema sifat lalai manusia dari mengingat Tuhan dan menyebutkan bahwa kehidupan dunia yang fana, harta, pangkat, anak-anak tidak boleh melalaikan manusia dari ibadah dan mengingat Allah Swt. [1]

Catatan Kaki

  1. Dānesynāmeh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1255-1256.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar