Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Al-Muthaffifin

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Al-Muthaffifin
الْمُطَفِّفينَ
587-82.jpg
Ayat 1-6
Informasi
Arti: Orang-orang Yang Berbuat Kecurangan
Nama lain: Al-Tathfif
Surah ke: 83
No urut pewahyuan: 30
Klasifikasi: Makkiyah
Juz: Juz 30
Statistik
Jumlah ayat: 36
Jumlah kata: 169
Jumlah huruf: 751
Surah sebelumnya Al-Infithar
Surah setelahnya Al-Insyiqaq

Surah Al-Muthaffifin (Bahasa Arab: الْمُطَفِّفينَ , Al-Muthaffifin, Kecurangan) adalah surah ke-83 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-86 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran. Surah ini dinamai Al-Muthaffifin karena kata ini digunakan pada awal surah. Dari sisi isi termasuk salah satu surah Al-Mufasshalat. Di ayat pertama dan ke-3 surah ini terkait dengan hukum fikih tindakan curang dan mengurangi timbangan serta melanggar hak orang banyak dalam transaksi yang telah diharamkan dan termasuk sebagai dosa besar.

Nama-nama

Surah ini dinamai Al-Muthaffifin karena kata ini digunakan pada awal surah. Allah Swt berfirman:

وَیلٌ لِّلْمُطَفِّفِینَ﴿

“Sungguh celakalah orang-orang yang curang.” (QS Al-Muthaffifin [82]:1)

Surah ini juga disebut sebagai surah Al-Tathfif karena merupakan derivat kata Al-Muthaffifin. Muthaffifin adalah kata pelaku dan bentuk jamak dari kata muthaffif. Adapun kata tathfif diambil dari kata thaf.

Identitas Surah Al-Muthaffifin

Surah Al-Muthaffifin terdiri dari 36 ayat, 169 kata dan 751 huruf. Tidak terdapat perbedaan pendapat di kalangan mufasir dan qari sehubungan dengan jumlah ayat surah ini. Surah yang juga disebut sebagai Al-Tatfif ini adalah surah ke-83 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-86 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran serta tergolong sebagai surah Makkiyah. . Dari sisi isi termasuk salah satu surah Al-Mufasshalat.

Tema Utama

Di ayat pertama dan ke-3 surah ini terkait dengan hukum fikih tindakan curang dan mengurangi timbangan serta melanggar hak orang banyak dalam transaksi yang telah diharamkan dan termasuk sebagai dosa besar. Surah ini juga mendeskripsikan tentang hari kiamat dan kondisi hari kebangkitan, dunia akhirat. Di samping itu, dengan memperkenalkan dua kelompok yaitu kelompok abrar dan muqarribin, dan fujjar dan mujrimin, surah ini menyinggung tentang olok-olok orang kafir terhadap orang-orang beriman di dunia ini. Dan kebalikannya di hari akhirat, orang-orang beriman menertewai orang-orang kafir. [1]

Lihat Juga

Catatan Kaki

  1. Dānesynāmeh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1262.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar