Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Al-Infithar

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Al-Infithar
الانفطار
587-82.jpg
Ayat 1-19
Informasi
Arti: Terbelah
Nama lain: Infitharat (langit terbelah)
Surah ke: 82
No urut pewahyuan: 82
Klasifikasi: Makkiyah
Juz: Juz 29
Statistik
Jumlah ayat: 19
Jumlah kata: 81
Jumlah huruf: 333
Surah sebelumnya Al-Takwir
Surah setelahnya Al-Muthaffifin

Surah Al-Infithar (Bahasa Arab:الانفطار, Al-Infithar, Terbelah) adalah surah ke-82 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-82 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran. Dinamai Al-Infithar karena kata ini disebutkan pada ayat-ayat pertama surah ini. Infithar bermakna terbelahnya langit. Dari sisi isi termasuk sebagai surah Al-Mufasshalat dan surah ke-4 dari 7 surah yang dimulai dengan kata «‌اذا‌» yang menunjukkan keterangan waktu.

Identitas Surah Al-Infithar

Surah ini dinamai Al-Infithar karena kata ini disebutkan pada ayat-ayat pertama surah ini. Infithar bermakna terbelahnya langit. Allah Swt berfirman:

«إِذَا السَّمَاءُ انفَطَرَتْ»

“Apabila langit terbelah.” (QS Al-Infithar [82]:1)

Infithar adalah derivasi dan akar kata infatharat; karena itu nama lain dari surah ini adalah infatharat dan kata ini juga disebutkan pada ayat pertama. Surah Al-Infithar terdiri dari 19 ayat, 81 kata dan 333 huruf. Terkait dengan jumlah ayatnya tidak terdapat perbedaan pendapat di antara qari dan mufasir. Berdasarkan susunan mushaf dan urutan pewahyuan, surah Al-Infithar adalah surah ke-82 Al-Quran. Surah ini tergolong sebagai surah Makkiyah. Dari sisi isi termasuk sebagai surah Al-Mufasshalat dan surah ke-4 dari 7 surah yang dimulai dengan kata «‌اذا‌» yang menunjukkan keterangan waktu.

Tema Utama

Tema utama yang diangkat dalam Surah Al-Inftihar adalah sebagai berikut:

  • Penjelasan tentang proses terjadinya kiamat dan tanda-tanda kiamat
  • Nasib dan kedudukan dua kelompok di akhirat, abrar (orang-orang yang melakukan kebaikan) dan fujjar (orang-orang yang melakukan keburukan)
  • Malaikat-malaikat (kiraman katibin) sang pencatat amal setiap orang. [1]

Catatan Kaki

  1. Dānesynāmeh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1262.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar