Prioritas: b, Kualitas: b

Surah An-Najm

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Surah An-Najm
Surah Al-Thur← →Surah Al-Qamar
Arti Bintang
nomor 53
Nama lain -
Juz Juz 27
Wahyu
No. urut pewahyuan 23
Klasifikasi Makkiyah
Informasi
Jumlah ayat 62
Ayat Sajdah ayat 62 (wajib sujud bagi orang yang membacanya atau mendengarkannya)
Jumlah kata 359
Jumlah huruf 1432

Surah An-Najm (bahasa Arab:النّجْم, An-Najm, bintang) adalah surah ke-53 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-23 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran. Surah ini disebut sebagai An-Najm karena pada awal surah ini Allah swt bersumpah atas nama An-Najm (bintang). Dari sisi isi surah An-Najm termasuk salah satu surah Thawal dalam kelompok surah-surah Al-Mufasshalat. Surah ini adalah surah ke-3 dari empat surah Azhaim (mengandung ayat sujud wajib) yang disebutkan pada ayat 62 dimana orang harus bersujud ketika membaca atau mendengarkannya.

Identitas Surah An-Najm

Surah ini disebut sebagai An-Najm karena pada awal surah, Allah swt bersumpah atas nama najm (bintang), Wa An-Najm «‌وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَیٰ » Demi bintang ketika terbenam. Surah An-Najm adalah surah ke-9 dari 23 surah yang dimulai dengan pernyataan sumpah. Demikian juga, surah ini adalah surah ke-3 dari empat surah Azaim (mengandung ayat sujud wajib) yang disebutkan pada ayat 62 dimana orang harus bersujud ketika membaca atau mendengarkannya. Surah An-Najm terdiri dari 62 ayat dan menurut sebagian qari terdiri dari 61 atau 60 ayat dimana pendapat pertama yang lebih masyhur. Terdapat 359 kata dan 1432 huruf pada surah ini. Surah An-Najm adalah surah ke-53 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-23 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran. Surah ini adalah salah satu surah yang diturunkan di Mekkah (Makkiyah). Dari sisi isi surah An-Najm termasuk salah satu surah Thawal dalam kelompok surah-surah Al-Mufasshalat dan kurang lebih berukuran setengah hizb Al-Quran.

Tema Utama

Surah An-Najm dalam 14 ayat (semenjak ayat 5-18) menyebutkan tentang penggalan kisah mikraj Nabi Muhammad saw dan maqam qurb yaitu maqam yang dekat (padanya sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi) (bagian pertama mikraj ini disebutkan pada permulaan surah Al-Isra). Di samping itu, memberikan deskripsi tentang amalan-amalan, pikiran-pikiran dan keyakinan-keyakinan khurafat para penyembah berhala dan kaum musyrik, syarat-syarat memanfaatkan taubat, maghfirah dan kemurahan khusus Ilahi, pengaruh amalan-amalan manusia di dua alam, dan juga menyinggung tentang nasib yang menimpa sebagian bangsa dan kaum terdahulu. [1]

Catatan Kaki

  1. Dānesynāmeh Qur'ān wa Qur'ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1252.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand. Tehran: Dar al-Qur'an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur'ān wa Qur'ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi. Tehran: Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar