Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Saba'

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Saba'
سبأ
428-34s.jpg
Ayat 1-7
Informasi
Arti: Kaum Saba'
Nama lain: Daud
Surah ke: 34
No urut pewahyuan: 58
Klasifikasi: Makkiyah
Juz: Juz 21 & 22
Statistik
Jumlah ayat: 54
Jumlah kata: 887
Jumlah huruf: 3596
Surah sebelumnya Al-Ahzab
Surah setelahnya Fathir

'Surah Saba' (Bahasa Arab:سبأ, Sabā, Kaum Saba ) adalah surah ke-34 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-58 menurut urutan pewahyuan Al-Quran. Surah ini adalah salah satu surah Makkiyah. Nama lain surah ini adalah Daud. Dari sisi isi, surah Saba' termasuk surah Al-Matsani (kurang dari seratus) dan relatif berukuran kecil serta lebih dari satu hizb.

Nama-nama Surah Saba'

Alasan penamaan surah ini sebagai surah Saba' karena surah ini mengangkat kisah kaum Saba' (pada ayat 15 dan seterusnya). Kata saba' digunakan sebanyak dua kali; sekali pada ayat 22 surah Al-Naml dan sekali pada surah ini pada ayat 15. Nama lain surah ini adalah Daud karena nama dan pancaran dari mukjizat Ilahi serta kemurahan Ilahi kepada Daud disebutkan pada ayat 10 dan 11 surah ini.

Identitas Surah Saba'

Jumlah ayat pada surah Saba' terdiri dari 54 ayat dan berdasarkan pendapat para qari Syam adalah 55 ayat. Namun yang terkenal adalah pendapat pertama, yaitu 54 ayat. Jumlah kata adalah 887 dan jumlah huruf 3596. Surah Saba' adalah surah ke-34 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-58 menurut urutan pewahyuan Al-Quran. Surah ini adalah salah satu surah Makkiyah. Dari sisi isi, surah Saba' termasuk surah Al-Matsani (kurang dari seratus) dan relatif berukuran kecil serta lebih dari satu hizb.

Tema Utama

Tema-tema penting yang diangkat dalam surah ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Kisah Nabi Daud As dan mukjizatnya
  • Kisah Nabi Sulaiman dan ketawadhuannya
  • Kisah kaum Saba' dan kebun-kebun kaum Saba'
  • Banjir bandang yang menghancurkan kebun-kebun itu akibat kekufuran nikmat
  • Ucapan duka kepada Nabi Muhammad Saw supaya tidak kecewa apabila ada yang mengingkarinya karena setiap waktu senantiasa terdapat orang yang hidup bermegah-megahan memperlakukan para utusan Tuhan
  • Debat antara kaum mustadh'afin dan mustakibirin di hari kiamat
  • Masalah hari kiamat
  • Kondisi yang berlaku di kiamat. [1]

Catatan Kaki

  1. Dānesynameh Qur'ān wa Qur'ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1246.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur'an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur'ān wa Qur'ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar