Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Al-Dukhan

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Al-Dukhan
الدخان
496-44.jpg
Ayat 1-18
Informasi
Arti: Kabut
Nama lain: -
Surah ke: 44
No urut pewahyuan: 64
Klasifikasi: Makkiyah
Juz: Juz 25
Statistik
Jumlah ayat: 59
Jumlah kata: 346
Jumlah huruf: 1475
Surah sebelumnya Al-Zukhruf
Surah setelahnya Al-Jatsiyah

Surah Al-Dukhan (Bahasa Arab:الدخان, Kabut) adalah surah ke-44 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-64 sesuai dengan urutan pewahyuan Al-Quran. Surah ini disebut sebagai surah Al-Dukhan karena pada ayat 10 hingga 15 menyinggung tentang azab kabut bagi orang-orang kafir. Surah Al-Dukhan adalah surah ke-25 dari 29 surah yang dimulai dengan huruf muqattha’ah dan surah ke-5 dari 7 surah yang dimulai dengan huruf muqattha’ah Ha Mim (Hamimat).

Identitas Surah Al-Dukhan

Surah ini disebut sebagai surah Al-Dukhan karena pada ayat 10 hingga 15 menyinggung tentang azab kabut bagi orang-orang kafir sebagaimana firman Allah Swt:

«فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّماءُ بِدُخانٍ مُبينٍ. يَغْشَى النَّاسَ هٰذا عَذابٌ أَليمٌ . رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ»

«أَنَّى لَهُمُ الذِّكْرى‏ وَ قَدْ جاءَهُمْ رَسُولٌ مُبينٌ. ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَ قالُوا مُعَلَّمٌ مَجْنُونٌ. إِنَّا كاشِفُوا الْعَذابِ قَليلاً إِنَّكُمْ عائِدُونَ»

“Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata. yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman.” Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan. Kemudian mereka berpaling darinya dan berkata, “Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila?” Sesungguhnya (kalau) Kami melenyapkan siksaan itu agak sedikit, sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar).” (QS Al-Dukhan [44]:10-15)

Surah Al-Dukhan adalah surah ke-25 dari 29 surah yang dimulai dengan huruf muqattha’ah (Ha Mim) dan surah ke-5 dari 7 surah Hamimat yaitu surah yang diawali dengan huruf muqattha’ah (Ha Mim). Di samping itu, surah Al-Dukhan adalah surah ke-5 dari 23 surah yang dimulai dengan pernyataan sumpah (sumpah dengan Al-Quran). Jumlah ayatnya menurut para qari Kufah adalah 59 ayat dan menurut sebagian lainnya adalah 57 atau 56. Di antara silang pendapat ini, pendapat pertama yang paling masyshur dan umum diterima. Surah Al-Dukhan ini terdiri dari 346 kata dan 1675 huruf. Berdasarkan susunan mushaf, surah Al-Dukhan adalah surah ke-44 dan sesuai dengan urutan pewahyuan merupakan surah ke-64. Surah Al-Dukhan adalah salah satu surah Makkiyah. Dari sisi isi termasuk salah satu surah Al-Matsani dan ukurannya kurang dari satu hizb.


Tema Utama

Tema-tema yang diangkat dalam surah iini adalah tentang orang-orang yang mengingkari kiamat dan berkata bahwa Allah Swt tidak menciptakan segala sesuatu yang ada di antara langit dan bumi itu sia-sia dan setiap orang akan melihat ganjaran dari perbuatannya masing-masing. Demikian juga menggambarkan tentang alamat-alamat dan tanda-tanda terjadinya kiamat dan kondisi para pendosa. Di samping itu, surah ini juga menjelaskan penggalan kisah Nabi Musa As dan nasib yang menimpa Fir’aun dan kaumnya yang tentunya sarat dengan pelajaran.[1]

Catatan Kaki

  1. Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1250.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.


Pranala Luar