Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Al-A'raf

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Al-A’raf
الاعراف
151-7.jpg
Ayat 1-11
Informasi
Arti: Tempat Ketinggian
Nama lain: Alif Lam Mim Shad
Klasifikasi: Madaniyah
Surah ke: 7
No urut pewahyuan: 39
Juz: Juz 8 (ayat 1-87), juz 9 (ayat 88-206)
Statistik
Jumlah ayat: 206
Jumlah kata: 3346
Jumlah huruf: 14437

Surah Al-A’raf (Bahasa Arab:سورة الأعراف) adalah surah yang turun di Mekkah (Makkiyah). Berdasarkan urutan penyusunan surah Al-A’raf merupakan surah yang ke-70 dan mengikut pewahyuan adalah surah yang ke-39. Surah ini disebut A’raf lantaran mengisahkan tentang peristiwa Ashab A’raf. Dari sudut pandang isi dan panjang, surah Al-A’raf merupakan salah satu dari tujuh surah yang besar (thuwal) dan salah satu surat panjang Al-Quran. Surah ini adalah surah Makkiyah yang terbesar dan surah pertama di antara empat belas surah yang memiliki ayat sajadah.

Surah Al-A’raf

Kata a’raf hanya dua kali digunakan dalam Al-Quran dan masing-masing disebutkan pada surah ini sebanyak dua kali. Kedua ayat itu bercerita tentang sebab penamaan A’raf sebagai A’raf dan Ashab A’raf. Yang dimaksud sebagai A’raf dalam surah ini adalah tempat yang luas dan tinggi yang terletak antara surga dan neraka. A’raf ini berada di tengah-tengah. Nama lain surah ini adalah Alif laf mim shad. Karena surah Al-A’raf ini dimulai dengan ayat-ayat muqhatta’ah. Surah Al-A’raf ini adalah surah Makkiyah. Menurut para qari Kufah dan Hijaz terdiri dari 206 ayat sementara dalam pandangan para qari (qurra) Basrah dan Syam terdiri dari 205 ayat. Yang masyhur dari kedua pendapat ini adalah pendapat pertama. Jumlah kata pada ayat ini adalah 3366 dan jumlah hurufnya adalah 14437 huruf. ). Berdasarkan urutan penyusunan surah Al-A’raf merupakan surah yang ke-70 dan mengikut pewahyuan adalah surah yang ke-39. Dari sudut pandang isi dan panjang, surah Al-A’raf merupakan salah satu dari tujuh surah yang besar (thuwal) dan salah satu surat panjang Al-Quran. Surah ini adalah surah Makkiyah yang terbesar dan surah pertama di antara empat belas surah yang memiliki ayat sajadah. Surah Al-A’raf ini mencakup lebih dari satu juz dari keseluruhan 30 juz Al-Quran dan surah ketiga yang dimulai dengan huruf terpotong (muqatha’ah). Surah yang memiliki nama lain Alif Lam Mim Shad ini adalah surah pertama yang memiliki ayat sujud di antara 14 ayat-ayat sujud dimana ayat 206 dianjurkan sujud ketika mendengarnya atau membacanya.

Tema Utama

Pada ayat 46-48 surah Al-A’raf ini kisah dan berita tentang Ashab A’raf dijelaskan yang mengandung pelajaran dan wejangan. Surah ini menjelaskan bahwa Al-Quran adalah kitab pedoman yang memberikan peringatan kepada masyarakat untuk tidak mengambil kawan selain Allah Swt dan tidak mendustakan, membangkang dan mengabaikan syukur kepada-Nya karena hukumannya adalah kebinasaan di dunia dan azab di akhirat. Dengan tujuan untuk memberikan petunjuk dan pelajaran bagi orang-orang yang akan datang, surah Al-A’raf membeberkan kisah kaum Nuh, Hud, Tsamud dan Syua’ib. Kandungan lain dari surah ini adalah kisah Nabi Adam, sikap proporsional dan moderat (i’tidal) dalam urusan perhiasan, juga menyinggung tentang alam dzar atau mitsaq pertama atau alam alastu pada ayat 172.1 .[1]


Catatan Kaki

  1. Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hal. 1238.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.


Pranala Luar