Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa Kategori
tanpa alih

Surah Al-Mukminun

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Al-Mukminun
المؤمنون
342-23.jpg
Ayat 1-17
Informasi
Arti: Orang-orang Beriman
Nama lain: -
Surah ke: 23
No urut pewahyuan: 74
Klasifikasi: Makkiyah
Juz: Juz 18
Statistik
Jumlah ayat: 118
Jumlah kata: 1055
Jumlah huruf: 4486
Surah sebelumnya Al-Hajj
Surah setelahnya Al-Nur

Surah Al-Mukminun (bahasa Arab: المؤمنون, "Orang-Orang Yang Beriman") adalah surah ke-23 Al-Quran berdasarkan urutan penyusunan mushaf dan surah ke-74 sesuai dengan hitungan pewahyuan. Karena di awal-awal surah Al-Mukminun dimulai dengan penyebutan beberapa sifat orang-orang beriman sehingga surah ini dinamakan sebagai surah Al-Mukminun. Pada 16 ayat disebutkan 15 sifat orang-orang beriman. Dari sisi isi, surah ini termasuk sebagai salah satu surah miun dan berukuran kurang dari setengah juz Al-Quran.

Identitas Surah Al-Mukminun

Surah ini dimulai dengan menyebutkan beberapa sifat orang-orang beriman (beruntunglah orang-orang beriman) dan menjelaskan sifat-sifat mulia orang-orang beriman. Surah Al-Mukminun adalah surah yang diturunkan di Mekkah (Makkiyah). Sesuai dengan urutan pewahyuan adalah surah ke-23 dan dan surah ke-74 sesuai dengan hitungan pewahyuan surah Al-Quran. Jumlah ayatnya berdasarkan pendapat para qari (qurra) Kufah adalah 118 ayat dan sesuai dengan hitungan para qari Basrah dan Madinah berjumlah 119 ayat. Diantara silang pendapat ini, yang benar dan masyhur adalah pendapat pertama. Surah ini terdiri dari 1055 kata dan 4486 huruf. Dari sisi isi, surah ini termasuk sebagai salah satu surah miun (berjumlah seratus atau lebih) dan berukuran kurang dari setengah juz Al-Quran.

Tema Utama

Surah ini di dua tempat dan secara keseluruhan pada 16 ayat (ayat 1 sampai 11, dan ayat 57 hingga 61) menjelaskan 15 sifat dari sifat-sifat orang beriman. Di antara sifat-sifat itu adalah, khusyu dalam salat, menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, menjaga kemaluannya, memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, memelihara salatnya, takut kepada Allah, kokoh dan terdepan dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik. Setelah menjelaskan tipologi orang-orang beriman yang senantiasa memikirkan kesudahan dari perbuatan-perbuatannya dan memandangnya sebagai para pewaris surga, surah ini membeberkan tentang kisah Nabi Musa as dan saudaranya Harun, kisah Nabi Nuh as dan kaumnya, penciptaan manusia, turunnya hujan berikut manfaat dan kegunaanya, masalah ma'ad, adu argumentasi Al-Quran dan penyuguhan argumentasi serta dalil-dalil dalam menghadapi orang-orang yang mengingkari hari kiamat merupakan tema-tema lain yang diangkat di dalam surah Al-Mukminun ini. [1]

Pranala Luar

Catatan Kaki

Templat:Catatan kaki

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.
  1. Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hal. 1243.