Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah Al-Taghabun

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Al-Taghabun
التّغابن
556-64.jpg
Ayat 1-9
Informasi
Arti: Penyesalan dan kerugian
Nama lain: -
Surah ke: 64
No urut pewahyuan: 110
Klasifikasi: Madaniyah
Juz: Juz 28
Statistik
Jumlah ayat: 18
Jumlah kata: 242
Jumlah huruf: 1091
Surah sebelumnya Al-Munafiqun
Surah setelahnya Al-Thalaq

Surah Al-Taghabun (Bahasa Arab:التّغابن, "Penyesalan dan Kerugian") adalah surah ke-64 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-108 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran. Surah ini disebut sebagai Al-Taghabun karena pada ayat 9 surah ini hari kiamat dinyatakan sebagai yaum Al-Taghabun (hari penyesalan dan kerugian). Dari sisi isi, surah Al-Taghabun adalah salah satu surah Al-Mufasshalat dan surah ke-6 yang dimulai dengan musabbihat yang menyinggung tentang pujian dan tasbih seluruh makhluk kepada Allah Swt yang dinyatakan dengan redaksi یسَبِّحُ لِلَّـهِ .

Identitas Surah Al-Taghabun

Surah ini disebut sebagai Al-Taghabun lantaran pada ayat 9 surah ini hari kiamat disebut sebagai hari Al-Taghabun sebagaimana firman Allah Swt:

«يَوْمَ يَجْمَعُكُمْ لِيَوْمِ الْجَمْعِ ذٰلِكَ يَوْمُ التَّغابُنِ وَ مَنْ يُؤْمِنْ بِاللهِ وَ يَعْمَلْ صالِحاً يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئاتِهِ وَ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْري مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهارُ خالِدينَ فيها أَبَداً ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظيمُ»

“(Semua itu akan terjadi) pada hari yang Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan (untuk dihisab). Itulah hari taghâbun (penyesalan dan kerugian). Barang siapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan amal saleh, niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah keberuntungan yang besar.” (QS Al-Taghabun [64]:9)

Kata taghabun dengan makna ini hanya sekali digunakan dalam Al-Quran dan itu pun dalam surah ini. Surah ini terdiri dari 18 ayat, 242 kata, 1091 huruf. Tidak terdapat perbedaan pendapat di kalangan para qari dan mufasir terkait dengan jumlah ayat surah ini. Sesuai dengan susunan mushaf surah Al-Taghabun adalah surah ke-64 dan berdasarkan urutan pewahyuan merupakan surah ke-108 Al-Quran. Surah Al-Taghabun tergolong sebagai surah Madaniyah (sebagian berpendapat adalah Makkiyah). Namun status surah ini sebagia surah Madaniyah adalah lebih masyhur dan lebih tepat. ). Dari sisi isi, surah Al-Taghabun adalah salah satu surah Al-Mufasshalat dan surah ke-6 yang dimulai dengan musabbihat yang menyinggung tentang pujian dan tasbih seluruh makhluk kepada Allah Swt yang dinyatakan dengan redaksi یسَبِّحُ لِلَّـهِ.

Tema Utama

Tema yang diangkat dalam surah ini adalah hari kiamat (ma’ad) dan hari pembalasan. Demikian juga masalah penciptaan manusia yang diciptakan dalam sebaik-baik bentuk. Di samping itu terdapat instruksi-instruksi moral dan sosial seperti tawakkal kepada Allah Swt, terpujinya memberikan pinjaman (qardh al-hasanah) di jalan Allah, menghindari bakhil merupakan tema-tema yang diangkat surah ini. [1]

Catatan Kaki

  1. Dānesynāmeh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1256.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar