Prioritas: b, Kualitas: c
tanpa link
tanpa foto
tanpa Kategori
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Surah An-Nahl

Dari WikiShia
(Dialihkan dari Surah Al-Nahl)
Lompat ke: navigasi, cari
Al-Nahl
النّحل
267-16.jpg
Ayat 1-5
Informasi
Arti: Lebah
Nama lain: Al-Ni’am
Surah ke: 16
No urut pewahyuan: 70
Klasifikasi: Makkiyah
Juz: Juz 14
Statistik
Jumlah ayat: 128
Jumlah kata: 1851
Jumlah huruf: 7838
Surah sebelumnya: Al-Hijr
Surah setelahnya: Al-Isra'

Surah Al-Nahl (Bahasa Arab:سورة النحل, al-Nahl, "Lebah")adalah surah ke-16 Al-Quran. Surah ini disebut Al-Nahl karena menyinggung tentang nahl (lebah) dan wahyu khusus Allah Swt kepada lebah. Oleh itu surah ini disebut sebagai Al-Nahl. Dari sisi isi dan ukuran surah Al-Nahl termasuk sebagai salah satu surah miun (berjumlah seratusan) dan relatif berukuran sedang. Surah Al-Nahl ini adalah surah ketiga dari empat belas surah yang mengandung ayat sujud yaitu pada ayat 48 surah ini dianjurkan untuk sujud tatkala membaca atau mendengarkannya.

Identitas Surah Al-Nahl

Alasan penamaan surah ini sebagai Al-Nahl karena menyinggung tentang nahl (lebah) dan wahyu khusus Allah Swt kepada lebah sehingga surah ini disebut sebagai Al-Nahl. Nama lain dari surah ini adalah Al-Ni’am (jamak dari ni’mah), lantaran fokus utama pembahasan surah ini adalah berkisar tentang penyebutan nikmat-nikmat Ilahi. Surah Al-Nahl ini termasuk salah satu surah Makkiyah dan berdasarkan urutan penyusunan (mushaf) merupakan surah ke-16 sementara berdasarkan urutan pewahyuan (nuzul) adalah surah ke-70. Sesuai dengan kesepakatan para qari dan mufasir, surah Al-Nahl terdiri dari 128 ayat. Surah Al-Nahl memiliki 1851 kata dan 7838 huruf. Dari sisi isi dan ukuran surah Al-Nahl termasuk sebagai salah satu surah miun dan relatif berukuran sedang. Surah Al-Nahl ini adalah surah ketiga dari empat belas surah yang mengandung ayat sujud yaitu pada ayat 48 surah ini dianjurkan untuk sujud tatkala membaca atau mendengarkannya.

Tema Utama

Tema utama dan focus pembahasan surah Al-Nahl antara lain tentang keharaman minuman keras (syarab), keharaman bangkai, keharaman daging babi, keharaman memakan darah, adalah tema-tema fikih surah Al-Nahl ini. Kemudian masalah iman, uluhiyyah, wahyu, hari kebangkitan dan hari kiamat, adab-adab berdakwah, berbicara, model diskusi dan debat dengan para penentang, aturan-aturan moral dan sosial, kisah pembunuhan anak perempuan orang-orang Arab jahiliyah, masalah hijrah dan jihad di jalan Islam, sujudnya seluruh makhluk dan fenomena alam natural di hadapan Allah Swt merupakan pembahasan-pembahasan dan tema-tema utama surah Al-Nahl ini. [1]

Catatan Kaki

  1. Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, hal. 1241.

Daftar Pustaka

  • Al-Quran, Terjemahan Persia Muhammad Mahdi Fuladmand, Tehran, Dar al-Qur’an al-Karim, 1418 H/1376 S.
  • Dānesynameh Qur’ān wa Qur’ān Pazyuhi, jld. 2, disusun oleh Bahauddin Khuramsyahi, Tehran, Dustan-Nahid, 1377 S.

Pranala Luar