Lompat ke isi

Konsep:Gharib al-Ghuraba

Dari wikishia

Akhlak


Ayat-ayat Akhlak
Ayat-Ayat IfkAyat UkhuwahAyat Istirja'Ayat Ith'amAyat Naba'Ayat Najwa


Hadis-hadis Akhlak
Hadis ''Qurb Nawafil''Hadis Makarim AkhlakHadis MikrajHadis ''junud aql'' dan ''jahl''


Keutamaan-keutamaan Akhlak
Rendah HatiKepuasanDermawanMenahan AmarahIkhlasLembutZuhud


Keburukan-keburukan Moral
CongkakTamakHasudDustaGibahGunjingkikirMendurhakai orang tuaHadis ''Nafs''Besar DiriMengupingMemutus hubungan silaturahmiPenyebaran Kekejian


Istilah-istilah Akhlak
Jihad NafsNafsu LawamahNafsu AmarahJiwa yang tenangPerhitunganMuraqabahMusyaratahDosaPelajaran AkhlakRiadat


Ulama Akhlak
Mulla Mahdi NaraqiMulla Ahmad NaraqiSayid Ali QadhiSayid Ridha BahauddiniDastgheibMuhammad Taqi Bahjat


Sumber Referensi Akhlak

Al-Qur'anNahjul BalaghahMishbah al-Syari'ahMakarim al-AkhlaqAl-Mahajjah al-Baidha' Majmu'atu WaramJami' al-Sa'adatMi'raj al-Sa'adahAl-Muraqabat

Gharib al-Ghuraba berarti yang paling asing di antara orang-orang asing; adalah salah satu gelar Imam Ridha (as)[1] yang digunakan secara luas di kalangan kaum Syiah.[2] Gelar ini juga banyak digunakan dalam puisi-puisi keagamaan;[3] Templat:Puisi

Meskipun gelar ini sangat populer di kalangan umum, ungkapan Gharib al-Ghuraba tidak digunakan dalam ziarah-ziarah dan riwayat-riwayat yang berkaitan dengan Imam Ridha (as);[4] namun kata Gharib telah disebutkan dalam beberapa riwayat untuk beliau[5] dan beliau sendiri juga menggunakan sebutan Gharib untuk mendeskripsikan dirinya.[6] Di sisi lain, gelar Gharib al-Ghuraba digunakan untuk Imam Husain (as) dalam ziarah-ziarah seperti Ziarah Mufji'ah,[7] ziarah Nisfu Sya'ban[8] dan salah satu ziarah yang diriwayatkan untuk Hari Asyura.[9]

Menurut beberapa ahli bahasa, Gharib dikatakan kepada orang yang jauh dari tanah airnya atau sendirian karena tidak memiliki teman atau kenalan di antara orang-orang.[10]

Beberapa alasan disebutkan atas penggunaan gelar ini untuk Imam Ridha (as), di antaranya:

Berdasarkan nukilan Allamah Tehrani dari gurunya Haddad, dalil keterasingan Imam Ridha (as) dijelaskan dalam beberapa poin:

  • Jauh dari kedudukan Wilayah: Gelar Wilayah itu sendiri jauh dari jangkauan khalayak umum dan dekat dengan kedudukan kedekatan ilahi (qurb ilahi). Jarak esensial ini menyebabkan kurangnya keakraban dan pengenalan masyarakat terhadap pengaruh, kekhususan, dan sifat-sifat wali Allah, yang hasilnya adalah keterasingan Imam.
  • Pengasingan dan isolasi oleh Makmun: Pemindahan paksa dari Madinah ke Merv serta penahanan dan berada di bawah pengawasan meskipun secara lahiriah diberikan jabatan putra mahkota.
  • Penyangkalan imamah oleh beberapa wakil: Beberapa perwakilan Imam Kadzim (as) tidak menerima imamah beliau karena tidak ingin mengembalikan harta.
  • Penyangkalan putra dan imamah Imam Jawad (as): Penyangkalan imamah dan status putra Muhammad bin Ali (as) oleh beberapa orang.
  • Tersembunyi nya hakikat tauhid: Kedalaman hakikat tauhid yang tinggi dalam riwayat-riwayat yang dinukil dari beliau yang tidak dapat dipahami oleh masyarakat awam.[12]

Catatan Kaki

  1. Naji Idris, "Limadza isytahara al-Imam al-Ridha (as) bi Gharib al-Ghuraba", Situs Kantor Berita Buratha.
  2. "Chara be Imam Ridha (as) Gharib al-Ghuraba miguyand?", Situs Quds Online.
  3. Sebagai contoh lihat: Parsafar, "Eid-e Za'farani", Situs She're No; "Tu Gharib al-Ghuraba-yi Tu Mu'in al-Dhu'afa-yi", Situs Puisi Keagamaan; "Majmu'eh Abyat Syahadat Imam Ridha", Situs Hawzah.net.
  4. "Chara Imam Ridha ra ke in hame asyeq wa zair darand Gharib al-Ghuraba minamim?", Situs Balagh.
  5. Sheikh Saduq, Man La Yahdhuruhu al-Faqih, 1404 H, jld. 2, hlm. 584.
  6. Sheikh Saduq, Man La Yahdhuruhu al-Faqih, 1404 H, jld. 2, hlm. 584.
  7. Majlisi, Zad al-Ma'ad, 1423 H, hlm. 510.
  8. Ibnu Tawus, Iqbal al-A'mal, 1409 H, jld. 2, hlm. 714.
  9. Ibn Mashhadi, Al-Mazar al-Kabir, 1419 H, hlm. 497.
  10. Ahmad Mukhtar, Mu'jam al-Lughah al-Arabiyyah al-Mu'ashirah, 1429 H, jld. 2, hlm. 1601.
  11. "Chara be Imam Ridha (as) Gharib al-Ghuraba miguyand", Situs Shafaqna.
  12. Tehrani, Ruh-e Mujarrad (Jiwa yang Tak Terikat), 1387 HS, 1429 H, hlm. 209-234.

Daftar Pustaka

  • Ahmad Mukhtar, Umar. Mu'jam al-Lughah al-Arabiyyah al-Mu'ashirah. Kairo, Penerbit Alam al-Kutub, cetakan pertama, 1429 H.
  • "Asy'ar Madh Imam Ridha (Ay Gharibi ke za Jad wa Pedar-e Khish Judayi)" (Puisi Pujian Imam Ridha). Situs Imam 8, tanggal pemuatan materi: 29 Shahrivar 1391 HS, tanggal kunjungan: 12 Khordad 1402 HS.
  • "Chara Imam Ridha ra ke in hame asyeq wa zair darand Gharib al-Ghuraba minamim?" (Mengapa kita menyebut Imam Ridha, yang memiliki begitu banyak pecinta dan peziarah, sebagai Gharib al-Ghuraba?). Situs Balagh, tanggal pemuatan materi: 30 Khordad 1400 HS, tanggal kunjungan: 12 Khordad 1402 HS.
  • "Chara be Imam Ridha (as) Gharib al-Ghuraba miguyand?" (Mengapa Imam Ridha (as) disebut Gharib al-Ghuraba?). Situs Quds Online, tanggal pemuatan materi: 30 Shahrivar 1391 HS, tanggal kunjungan: 3 Khordad 1402 HS.
  • "Chara be Imam Ridha (as) Gharib al-Ghuraba miguyand" (Mengapa Imam Ridha (as) disebut Gharib al-Ghuraba). Situs Shafaqna, tanggal pemuatan materi: 11 Dey 1392 HS, tanggal kunjungan: 11 Khordad 1403 HS.
  • Ibnu Mashhadi, Muhammad bin Ja'far. Al-Mazar al-Kabir. Riset: Jawad Qayyumi Isfahani. Qom, Penerbit Kantor Publikasi Islam, cetakan pertama, 1419 H.
  • Ibnu Tawus, Ali bin Musa. Iqbal al-A'mal. Teheran, Penerbit Dar al-Kutub al-Islamiyyah, cetakan kedua, 1409 H.
  • "Majmu'eh Abyat Syahadat Imam Ridha" (Kumpulan Bait Kesyahidan Imam Ridha). Situs Hawzah.net, tanggal pemuatan materi: 19 Esfand 1400 HS, tanggal kunjungan: 12 Khordad 1402 HS.
  • Majlisi, Muhammad Baqir. Zad al-Ma'ad Miftah al-Jinan. Riset: Alauddin A'lami. Beirut, Penerbit Muassasah al-A'lami li al-Matbu'at, cetakan kedua, 1423 H.
  • Naji Idris, Mas'ud. "Limadza isytahara al-Imam al-Ridha (as) bi Gharib al-Ghuraba" (Mengapa Imam Ridha (as) terkenal dengan Gharib al-Ghuraba). Situs Kantor Berita Buratha, tanggal pemuatan materi: 6 Tir 1401 HS, tanggal kunjungan: 9 Khordad 1402 HS.
  • Parsafar, Hamideh. "Eid-e Za'farani" (Hari Raya Za'faran). Situs She're No, tanggal pemuatan materi: 29 Esfand 1393 HS, tanggal kunjungan: 12 Khordad 1402 HS.
  • Sheikh Saduq, Muhammad bin Ali. Man La Yahdhuruhu al-Faqih. Qom, Penerbit Lembaga Publikasi Islam, cetakan kedua, 1404 H.
  • Tehrani, Sayyid Muhammad Husain Husaini. Ruh-e Mujarrad (Jiwa yang Tak Terikat). Teheran, Penerbit Hikmat, 1387 HS/1429 H.
  • "Tu Gharib al-Ghuraba-yi Tu Mu'in al-Dhu'afa-yi" (Engkau adalah Gharib al-Ghuraba, Engkau adalah Penolong Kaum Lemah). Situs Puisi Keagamaan, tanggal pemuatan materi: 14 Bahman 1389 HS, tanggal kunjungan: 12 Khordad 1402 HS.