Konsep:Gunung Judi
Gunung Judi (bahasa Arab:جبل الجودي) adalah sebuah tempat yang menurut Al-Qur'an, setelah surutnya banjir, Bahtera Nuh as berlabuh di atasnya.[1] Nama gunung ini hanya disebutkan satu kali dalam Surah Hud ayat 44.[2] Dalam Taurat, gunung ini disebut dengan nama Ararat.[3] Dikutip dari Ibnu Abbas, Nabi Adam as membangun Ka'bah menggunakan batu-batu dari lima gunung, yang salah satunya adalah Gunung Judi.[4]
Dalam sebuah riwayat dari Imam Kazim as disebutkan bahwa kerendahan hati dan ketundukan Gunung Judi dibandingkan dengan kesombongan gunung-gunung lainnya, menjadi alasan pemilihannya sebagai tempat berlabuhnya bahtera Nuh.[5]
Mengenai lokasi geografis Gunung Judi, terdapat berbagai pendapat yang dikemukakan: Menurut Makarim Syirazi, salah seorang Marja Taklid, banyak mufasir Al-Qur'an menganggap Gunung Judi berada di dekat Mosul[6] dan dikatakan bahwa sebagian besar riwayat yang berasal dari para Imam as juga merujuk pada lokasi yang sama.[7] Menurut Sadruddin Balaghi, gunung ini terhubung dengan pegunungan Armenia dan memiliki dua puncak bernama Harat dan Huwairat.[8] Orang Kurdi menyebutnya Cardu atau Jardu, dan orang Yunani menyebutnya Gordyene (Jordi).[9] Beberapa sejarawan menganggap Gunung Judi terletak di tenggara Turki dan Cizre (Jazirat Ibn Umar) dengan ketinggian 1002 meter,[10] dan Hasan Musthafavi menganggap gunung tersebut terletak di antara Maku, Bayazid, Yerevan, dan Igdir.[11] Gunung Judi telah disebutkan berada di beberapa wilayah berbeda termasuk Syam,[12] utara Irak,[13] Diyarbakir Turki, Arab Saudi[14] dan Iran.[15][16]
Beberapa riwayat Syiah menganggap Gunung Judi berada di dekat makam Imam Ali[17] di Kufah atau Efrat Kufah.[18] Dalam Taurat, gunung ini juga dikaitkan dengan Ararat (Armenia) atau tanah Babilonia.[19] Namun, Allamah Thabathaba'i berpendapat bahwa "Judi" bermakna setiap gunung atau tanah yang keras dan kokoh.[20]

Beberapa mufasir menekankan bahwa berlabuhnya bahtera Nuh di Gunung Judi terjadi pada Hari Asyura;[21] namun beberapa riwayat lain dengan menyandarkan kabar ini kepada para penentang Ahlulbait as, menyebutkan hari ke-18 Dzulhijjah sebagai hari berlabuhnya bahtera Nuh di Gunung Judi,[22] yang menurut sebuah riwayat, hari ini bertepatan dengan Nowruz.[23] Taurat juga menyebutkan waktunya adalah hari ketujuh belas dari bulan ketujuh.[24]
Dikatakan bahwa ketika Nabi Nuh selamat dari badai dan keluar dari bahtera, ia membangun sebuah Masjid di atas Gunung Judi, dan orang-orang Armenia juga mengklaim bahwa ia membangun kota Thamanin atau Thamanun di kaki gunung ini.[25] Beberapa mufasir dalam menafsirkan Surah At-Tin, menganggap "At-Tin" sebagai nama masjid yang dibangun Nuh di atas Gunung Judi.[26]
Catatan Kaki
- ↑ Rezazadeh Syafarudi, «Judi», hlm. 334.
- ↑ Kargozar, «Judi», hlm. 335.
- ↑ Kitab Suci, Kitab Kejadian, pasal 8, ayat 4.
- ↑ Suyuthi, Ad-Dur al-Mantsur, 1404 H, jld. 1, hlm. 129.
- ↑ Kulaini, Al-Kafi, 1407 H, jld. 2, hlm. 124, hadis 12.
- ↑ Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 9, hlm. 111.
- ↑ Khatami, «Mengenal Lokasi Geografis Judi Berdasarkan Ayat-ayat Al-Qur'an», Kantor Berita Fars.
- ↑ Qurasyi Banayi, Qamus Qur'an, 1412 H, jld. 2, hlm. 87 dan 88.
- ↑ Qurasyi Banayi, Qamus Qur'an, 1412 H, jld. 2, hlm. 87 dan 88.
- ↑ Rezazadeh Syafarudi, «Judi», hlm. 334; Haj-Manouchehri, «Judi, Kuh», hlm. 699.
- ↑ Musthafavi, At-Tahqiq, 1368 HS, jld. 2, hlm. 139.
- ↑ Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 9, hlm. 111.
- ↑ Raghib Isfahani, Al-Mufradat, 1412 H, hlm. 211.
- ↑ Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 9, hlm. 112.
- ↑ Khatami, «Mengenal Lokasi Geografis Judi Berdasarkan Ayat-ayat Al-Qur'an», Kantor Berita Fars.
- ↑ Syabestari, A'lam al-Qur'an, 1379 HS, hlm. 990.
- ↑ Haj-Manouchehri, «Judi, Kuh», hlm. 699.
- ↑ Huwaizi, Nur al-Tsaqalain, 1415 H, jld. 2, hlm. 366.
- ↑ Khatami, «Mengenal Lokasi Geografis Judi Berdasarkan Ayat-ayat Al-Qur'an», Kantor Berita Fars.
- ↑ Thabathaba'i, Tafsir al-Mizan, 1417 H, jld. 10, hlm. 230.
- ↑ Fakhruddin Razi, Mafatih al-Ghaib, 1420 H, jld. 17, hlm. 354.
- ↑ Majlisi, Bihar al-Anwar, 1403 H, jld. 45, hlm. 203.
- ↑ Majlisi, Bihar al-Anwar, 1403 H, jld. 56, hlm. 92.
- ↑ Kitab Suci, Kitab Kejadian, pasal 8, ayat 4.
- ↑ Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 9, hlm. 114.
- ↑ Thabrasi, Majma' al-Bayan, 1415 H, jld. 107, hlm. 393.
Daftar Pustaka
- Haj-Manouchehri, Faramarz, «Judi, Kuh», Ensiklopedia Besar Islam, Teheran: Pusat Ensiklopedia Besar Islam, 1389 HS.
- Huwaizi, Abd Ali bin Jum'ah, Tafsir Nur al-Tsaqalain, Qom: Penerbit Ismailiyan, Cetakan keempat, 1415 H.
- Khatami, Sayidah Sumayyah dan Khatami, Sayid Ali, Lokasi Geografis Judi Berdasarkan Ayat-ayat Al-Qur'an», Kantor Berita Fars, tanggal publikasi: 28 Murdad 1396 HS, tanggal kunjungan: 25 Azar 1401 HS.
- Kitab Suci, Teheran: Penerbit Asosiasi Yahudi Teheran, Cetakan pertama, 1361 HS.
- Kulaini, Muhammad bin Ya'qub, Al-Kafi, Teheran: Dar al-Kutub al-Islamiyyah, Cetakan keempat, 1407 H.
- Majlisi, Muhammad Baqir, Bihar al-Anwar, Beirut: Dar Ihya al-Turats al-Arabi, Cetakan kedua, 1403 H.
- Makarem Syirazi, Naser, Tafsir Nemuneh, Teheran: Dar al-Kutub al-Islamiyyah, Cetakan pertama, 1374 HS.
- Musthafavi, Hasan, At-Tahqiq fi Kalimat al-Qur'an al-Karim, Teheran: Kementerian Kebudayaan dan Bimbingan Islam, Cetakan pertama, 1368 HS.
- Qurasyi Banayi, Ali Akbar, Qamus Qur'an, Teheran: Dar al-Kutub al-Islamiyyah, Cetakan keenam, 1412 H.
- Raghib Isfahani, Husain bin Muhammad, Al-Mufradat fi Gharib al-Qur'an, Damaskus: Dar al-Syamiah, Cetakan pertama, 1412 H.
- Razi, Fakhruddin Muhammad bin Umar, Mafatih al-Ghaib, Beirut: Dar Ihya al-Turats al-Arabi, Cetakan ketiga, 1420 H.
- Rezazadeh Syafarudi, Ma'sumeh dan Abolghasem Kargozar, «Judi», dalam Ensiklopedia Dunia Islam, Teheran: Yayasan Ensiklopedia Islam, 1375 HS.
- Suyuthi, Jalaluddin, Ad-Dur al-Mantsur, Qom: Perpustakaan Ayatullah Mar'asye, 1404 H.
- Syabestari, Abdul Husain, A'lam al-Qur'an, Qom: Pusat Penerbitan Kantor Dakwah Islam, Cetakan pertama, 1379 HS.
- Thabathaba'i, Muhammad Husain, Tafsir al-Mizan, Qom: Kantor Penerbitan Islam Jami'ah Mudarrisin, Cetakan kelima, 1417 H.
- Thabrasi, Fadhl bin Hasan, Majma' al-Bayan fi Tafsir al-Qur'an, Teheran: Penerbit Naser Khosrow, Cetakan ketiga, 1372 HS.