Lompat ke isi

Konsep:Ubaidillah bin Abi Rafi

Dari wikishia
Ubaidillah bin Abi Rafi
Sahabat dariImam Ali as
Populer denganPerawi Hadis
Kerabat termasyhurAbu Rafi (Ayah), Ali (Saudara)
Guru-guru besarAbu Rafi dan Abu Hurairah
Karya-karyaQadhaya Amirul Mukminin dan ...


Ubaidillah bin Abi Rafi (bahasa Arab:عُبَيْدُاللّٰهِ بْنُ أَبِي‌رَافِع) adalah seorang Tabi'in dan ayahnya terhitung sebagai budak yang dimerdekakan oleh Nabi Islam saw.[1] Menurut penuturan Syaikh Mufid, ia termasuk Syiah yang saleh dan sahabat dekat Imam Ali as. Ubaidillah bertanggung jawab atas Baitulmal Imam Ali as di Kufah dan penulisan surat-surat yang berkaitan dengannya, serta berpartisipasi dalam semua peperangan Imam.[2] Kisah teguran Imam Ali as kepadanya karena meminjamkan kalung dari Baitulmal sebagai amanat kepada salah satu putri Imam Ali as terkenal dalam sumber-sumber sejarah dan hadis.[3] Ia adalah saudara Ali bin Abi Rafi'.[4]

Syaikh Thusi menganggap kitab Qadhaya Amirul Mukminin dan Tasmiyah man Syahida ma'a Amirul Mukminin as Al-Jamal wa Ash-Shiffin wa An-Nahrawan min Ash-Shahabah (Nama-nama sahabat yang hadir bersama Amirul Mukminin as dalam perang Jamal, Shiffin, dan Nahrawan) sebagai karya Ubaidillah bin Abi Rafi.[5]

Dikatakan bahwa Ubaidillah adalah orang pertama dalam sejarah Islam yang menulis buku tentang Ilmu Rijal.

Ubaidillah dikenal sebagai Tsiqah di kalangan Syiah. Ia meriwayatkan dari ayahnya, Abu Rafi[6], Imam Ali as, dan Abu Hurairah. Barqi dalam kitab Rijal-nya menghitungnya sebagai salah satu dari sahabat khusus Imam Ali as.[7] Ia juga merupakan perwakilan Imam untuk membacakan surat kepada Tsiqat Amirul Mukminin (Orang-orang kepercayaaan Amirul Mukminin) yang ditulis Imam setelah Perang Nahrawan. Surat ini berisi kritik terhadap sirah Tiga Khalifah, peristiwa-peristiwa pahit dalam sejarah setelah wafatnya Nabi Muhammad saw, alasan-alasan tidak berdasar, dan penyisihan Imam dari kancah politik dan kekhalifahan.[8]

Lihat Juga

Catatan Kaki

  1. Ibnu Atsir, Usdul Ghabah, 1970 M, jld. 1, hlm. 71; Thusi, Rijal at-Thusi, hlm. 83.
  2. Amini, Terjemahan A'lam Nahjul Balaghah, 1359 HS, hlm. 32; Syaikh Mufid, Al-Ikhtishash, hlm. 4.
  3. Thusi, At-Tahdzib, 1365 HS, jld. 10, hlm. 151; Hurr Amili, Wasa'il as-Syiah, 1416 H, jld. 28, hlm. 292.
  4. Najasyi, Rijal an-Najasyi, 1397 H, hlm. 4.
  5. Thusi, Al-Fihrist, 1417 H, hlm. 175.
  6. Khui, Mu'jam Rijal al-Hadits, jld. 1, hlm. 160.
  7. Khui, Mu'jam Rijal al-Hadits, jld. 12, hlm. 70.
  8. Ibnu Thawus, Kasyf al-Mahajjah, 1375 HS, hlm. 236-237; Muhadditsi, Farhang-e Ghadir, 1387 HS, hlm. 178-179.

Daftar Pustaka

  • Amini, Muhammad Hadi, Terjemahan A'lam Nahjul Balaghah, Penerjemah: Abul Qasim Emami, Teheran: Bonyad-e Nahjul Balaghah, 1359 HS.
  • Hurr Amili, Muhammad bin Hasan, Wasa'il as-Syiah ila Tahsil Masa'il as-Syari'ah, Qom: Muassasah Alu al-Bait as li Ihya at-Turats, 1416 H.
  • Ibnu Atsir, Ali bin Muhammad, Usdul Ghabah fi Ma'rifat as-Sahabah, Beirut: Dar Ihya at-Turats al-Arabi, 1970 M.
  • Ibnu Thawus, Ali bin Musa, Kasyf al-Mahajjah ya Fanus, Penerjemah: Asadullah Mubasyiri, Teheran: Daftar Nashr-e Farhang-ge Islami, 1375 HS.
  • Khui, Sayid Abul Qasim, Mu'jam Rijal al-Hadits, Muassasah al-Khui al-Islamiyah, tanpa tanggal, tanpa tempat.
  • Muhadditsi, Jawad, Farhang-ge Ghadir, Qom: Nasyr-e Ma'ruf, 1387 HS.
  • Najasyi, Ahmad bin Ali, Rijal an-Najasyi, Riset: Sayid Musa Syubairi Zanjani, Qom: Muassasah an-Nasyr al-Islami, 1418 H.
  • Syaikh Mufid, Muhammad bin Muhammad, Al-Ikhtishash, Riset: Ali Akbar Ghaffari dan Mahmud Muharrami Zarandi, Kongres Syaikh Mufid, Qom, 1413 H.
  • Syaikh Thusi, Muhammad bin Hasan, Tahdzib al-Ahkam, Riset: Hasan Kharsan, Teheran: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, Cetakan keempat, 1365 HS.
  • Thusi, Muhammad bin Hasan, Al-Fihrist, Upaya: Mahmud Ramyar, Universitas Masyhad, 1351 HS.

Pranala Luar