Ramadhan

Dari Wiki Shia
Lompat ke: navigasi, cari
Prioritas: c, Kualitas: c

Bulan Ramadhan (Bahasa Arab:شهر رمضان) atau Ramadhan al-Mubarak (رَمَضان المُبارَک) adalah sebuah nama bulan ke-9 dalam penanggalan Hijriyah. Menunaikan puasa pada bulan ini adalah kewajiban bagi setiap kaum Muslimin. Al-Quran, berdasarkan sebagian ayat-ayatnya menerangkan bahwa Al-Quran turun pada bulan Ramadhan. Malam Qadar juga terdapat pada bulan Ramadhan. Imam pertama kaum Syiah, Imam Ali As syahid pada subuh 21 Ramadhan. Kejadian ini semakin menambah pentingnya bulan Ramadhan bagi kaum Syiah.

Ibadah terpenting pada bulan ini adalah berpuasa, membaca Al-Quran, menghidupkan malam-malam Lailatul Qadar, berdoa, beristighfar, memberi ifthar (buka puasa) dan menolong orang-orang yang membutuhkan. Bulan ini, sangat dihormati oleh kaum Muslimin dan memiliki kedudukan khusus. Bulan Ramadhan adalah bulan ibadah. Kaum Mukminin dengan melakukan kegiatan-kegiatan pendahuluan, menyiapkan diri pada bulan Rajab dan Sya'ban guna menyongsong bulan yang berkah ini.

Bulan-bulan Hijriah

  1. Muharram
  2. Shafar
  3. Rabiul Awwal
  4. Rabiul Akhir
  5. Jumadil Awal
  6. Jumadil Akhir
  7. Rajab
  8. Sya'ban
  9. Ramadhan
  10. Syawal
  11. Dzulkaidah
  12. Dzulhijjah

Nama Ramadhan

Ramadhan secara leksikal berarti sangat panas dan bermakna membakar karena pada bulan ini dosa-dosa manusia akan dibakar dan akan diampuni. Ramadhan juga dikatakan sebagai hujan yang turun pada musim semi yang akan menghilangkan debu.

Bulan Ramadhan dalam Al-Quran

Ramadhan adalah satu-satunya bulan dalam Al-Quran yang secara jelas dinyatakan dalam al-Quran dan namanya disebut dengan hormat:

﴾شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْ أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ﴿

(Beberapa hari yang telah ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka ia harus berpuasa pada bulan itu.

Bulan Ramadhan dalam Riwayat

Sya'ban Ramadhan Syawal
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 (30)
Kalender Islam

Dalam riwayat disebutkan bahwa bulan Ramadhan dijelaskan dengan beberapa istilah:

  • Bulan Ramadhan adalah bulan yang memiliki nama yang sama dengan nama-nama Tuhan. [Note 1]
  • Bulan yang apabila manusia mengetahui nilanya, maka manusia akan berharap bahwa semua bulan selama satu tahun adalah bulan Ramadhan. [Note 2]
  • Bulan maghfirah dimana apabila seorang hamba tidak diampuni dalam bulan Ramadhan, maka hamba itu tidak lagi mengharap ampunan pada bulan-bulan lainnya. [Note 3]
  • Bulan turunnya kitab-kitab samawi. [Note 4]
  • Bulan Tuhan.
  • Bulan rahmat dan ampunan Ilahi. [Note 5]
  • Bulan dibakarnya dosa-dosa [1]
  • Bulan terbukanya pintu-pintu langit. [Note 6]
  • Bulan dibukanya pintu-pintu surga.
  • Bulan dibelenggunya setan. [Note 9]

Gelegar Suara Langit di Bulan Ramadhan Dalam riwayat disebutkan bahwa gelegar suara langit yang merupakan tanda-tanda kemunculan Imam Zaman Afs akan muncul pada bulan Ramadhan. Sebagian riwayat-riwayat mengabarkan bahwa akan terjadi gerhana matahari pada hari ke-23 atau ke-24 bulan Ramadhan dan gerbaha bulan pada pada hari ke-25 secara tiba-tiba.


Bulan diturunkannya Kitab-kitab Samawi Berdasarkan sebagian riwayat-riwayat yang ada, Al-Quran, Injil, Taurat, Suhuf dan Zabur diturunkan pada bulan ini. [2]

Penentuan Awal dan Akhir bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan seperti bulan-bulan Hijriyah yang lainnya diawali dengan hilal dan akan berakhir dengan dilihatnya rukyat hilal atau terlewatinya 30 hari dari hilal bulan sebelumnya.

Sebagian hadis-hadis menyatakan bahwa jumlah hari pada bulan Ramadhan adalah 30 hari dan tidak akan berkurang sedikitpun. [3] Sebagian fuqaha pada zaman dahulu berkeyakinan terhadap pandangan ini. [4] Namun terdapat riwayat lain yang menjelaskan bahwa bulan Ramadhan seperti bulan-bulan lainnya mungkin saja berjumlah 29 atau 30 hari. [5] Kebanyakan fuqaha pada zaman sekarang meyakini pendapat ini. [6]

Amalan-amalan Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling penting bagi kaum Muslimin dan dalam riwayat telah dinukil tentang amalan-amalan dan ragam ibadah yang dianjurkan untuk dikerjakan pada bulan yang mulia ini. Sebagian amalan-amalan ini diperuntukkan pada semua hari-hari bulan Ramadhan dan sebagiannya lagi untuk hari-hari tertentu.

Peristiwa-peristiwa Penting yang terjadi pada Bulan Ramadhan

Hari Quds

Hari Quds Sedunia Imam Khomeini Ra demi menjaga masalah Palestina, menamakan hari Jumat terakhir pada bulan Ramadhan sebagai hari al-Quds. Setiap tahun pada hari itu, kaum Muslimin di berbagai negara mengadakan aksi demonstrasi untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina.

Catatan Kaki

  1. Nabi Muhammad Saw: إنَّما سُمِّی الرَّمَضانُ لأنَّهُ یرمَضُ الذُّنوبَ (Dinamakan Ramadhan karena dosa-dosa akan dibakar). Mizān al-Hikmah, riwayat 7441.
  2. Imam Shadiq As : “Seluruh al-Quran turun pada bulan Ramadhan di Baitul Ma'mur, kemudian selama 20 tahun turun kepada Nabi Muhammad Saw, Taurat turun pada hari ke-6 bulan Ramadhan, Injil pada hari ke-13 bulan Rmadhan dan Zabur pada hari ke-18 bulan Ramadhan." Al-Kāfi, jil. 2, hal. 628.
  3. Wāsail al-lSyiah, jil. 10, hal. 268-274.
  4. Al-Iqbāl, jil. 1, hal. 33-35.
  5. Wasāil al-Syiah, jil. 10, hal. 261-268.
  6. Al-Hadāiq al-Nadhirah, jil. 13, hal. 270-271; Misbah al-Huda, jil. 8, hal. 384.
  1. Nabi Muhammad Saw bersabda: لا تَقُولُوا رَمَضانَ فإنَّ رَمَضانَ إسمٌ من أسماءِ اللهِ تعالی، ولکن قُولُوا: شَهرُ رَمَضانَ (Janganlah berkata Ramadhan, tapi katakanlah bulan Ramadhan). Mizān al-Hikmah, riwayat: 7442.
  2. Nabi Muhammad Saw bersabda: لو یعلم العبد ما فی رمضان لود ان یکون رمضان السنة (Apabila hambaku mengetahui bagaimana berkah yang terkandung dalam bulan Ramadhan, niscaya mereka akan memohon bahwa semua bulan-bulan dalam setahun adalah bulan Ramadhan), Bihār al-Anwār, jil. 93, hal. 346.
  3. Imam Shadiq As bersabda:مَن لَم یغفَر لَهُ فی شهرِ رمضانَ لَم یغفَر لَهُ إلی مِثلِهِ مِن قابِلٍ الّا أن یشهَدَ عَرَفَةَ (Seseorang yang tidak diampuni dosa-dosanya pada bulan Ramadhan, maka ia tidak adan diampuni hingga bulan Ramadhan pada tahun berikutnya, kecuali jika ia hadir pada hari Arafah). Mizān al-Hikmah, riwayat 7461.
  4. Imam Shadiq As bersabda: “Seluruh al-Quran turun pada bulan Ramadhan di Baitul Ma'mur, kemudian selama 20 tahun turun kepada Nabi Muhammad Saw, Taurat turun pada hari ke-6 bulan Ramadhan, Injil pada hari ke-13 bulan Rmadhan dan Zabur pada hari ke-18 bulan Ramadhan." Al-Kāfi, jil. 2, hal. 628.
  5. Nabi Muhammad Saw: هو شهر اوله رحمة و اوسطه مغفرة و اخره عتق من النار. (Ramadhan adalah bulan yang pada permulaannya adalah rahmat, pertengahannya adalah pengampunan dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka). Bihār al-Anwār, jil. 93, hal. 342.
  6. Nabi Muhammad Saw: إنَّ أبوابَ‏ السَّماءِ تُفتَحُ فی أوَّلِ‏ لَیلَةٍ مِن شَهرِ رَمَضانَ و لا تُغلَقُ إلی آخِرِ لَیلَةٍ مِنهُ. (Pintu-pintu langit akan dibuka pada malam pertama bulan Ramadhan dan hingga akhir bulan tidak akan ditutup.) Bihār al-Anwar, jil. 96, hal. 344.
  7. Nabi Muhammad Saw: Bulan Ramadhan adalah bulan Allah Swt dimana Ia akan melipatgandakan kebaikan dan akan mengampuni dosa-dosa dan merupakan bulan yang diberkati. Bihār al-Anwār, jil. 93, hal. 340.
  8. Imam Muhammad Baqir bersabda: لکل شیء ربیع و ربیع القرآن شهر رمضان. (Segala sesuatu memiliki musim seni dan musim semi al-Quran adalah pada bulan Ramadhan). Kāfi, jil. 2, hal. 630.
  9. Nabi Muhammad Saw bersabda: إذا استَهَلَّ رَمَضانُ غُلِّقَت أبوابُ النارِ، و فُتِحَت إبوابُ الجِنانِ، و صُفِّدَتِ الشَّیطانُ. (Ketika hilal bulan Ramadhan nampak, maka pintu-pintu neraka akan ditutup dan setan-setan akan dibelenggu). Mizān al-Hikmah, riwayat 7453.


Daftar Pustaka

  1. Al-Quran al-Karim
  2. Allamah Majlisi, Muhammad Baqir, Bihār al-Anwār, Dar al-Kitab Islamiyah
  3. Najafi, Muhammad Hasan, Jawāhir al-Kalām, Intisyarat Dairah al-Ma'arif Fiqh Islami.
  4. Muhammad Rey Syahri, Mizān al-Hikmah, Intisyarat Dar al-Hadis.
  5. Sayid Ibnu Thawus, Iqbāl bi A'mal al-Hasanah, Intisyarat Daftar Tablighat Islami.
  6. Bahrani, Syaikh Yusuf, al-Hadāiq al-Nadhirah, Da al-Kitab al-Islamiyah.
  7. Amuli, Mirza Muhammad Taqi, Misbāh al-Hudā fi Syarh Urwah al-Wutsqā.
  8. Muhammad Rey Syahri, Syahrullāh fi al-Kitāb w al-Sunah (terjemah Persia: Syahr Khuda), Intisyarat Dar al-Hadis.
  9. Kulaini, Muhammad bin Ya'qub, Kāfi, Dar al-Kitab al-Islamiyyah, 1407 H.
  10. Syaikh Shaduq, Muhammad bin Ali, Amāli, Nasyar Shaduq, 1367 H.
  11. Syaikh Hur Amili, Muhammad bin Hasan, Wasāil al-Syiah, Muasasah Ali al-Bayt As, Qum, 1405.