Prioritas: c, Kualitas: b

Safar

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari

Bulan-bulan Hijriah

  1. Muharram
  2. Safar
  3. Rabiul Awwal
  4. Rabiul Akhir
  5. Jumadil Awal
  6. Jumadil Akhir
  7. Rajab
  8. Sya'ban
  9. Ramadan
  10. Syawal
  11. Dzulkaidah
  12. Dzulhijjah

Safar (bahasa Arab:صفر) ("Shafar al-Khair" atau "Shafar al-Muzhaffar")) adalah bulan ke-2 Hijriah.

Safar bermakna nol dan kosong dan alasan penamaannya adalah pada bulan ini pasar-pasar didirikan di Yaman dan mereka menyebutnya dengan Shafari dan dari sana mereka mengambil dan menyediakan makanan dan siapa saja yang tidak pergi ke pasar untuk mempersiapkan bekal maka ia akan mati kelaparan. [1] sebagian juga mengatakan bahwa Karena tibanya bulan ini setelah bulan Muharam dan masyarakat Arab pada zaman jahiliyyah di bulan Muharram tidak melakukan peperangan (karena termasuk dari bulan-bulan yang diharamkan), dengan tibanya bulan Safar, mereka pun mulai condong melakukan peperangan dan rumah-rumah akan menjadi kosong. Oleh karena itu, bulan ini disebut dengan bulan Safar. [2]

Kedudukan

Bulan Safar tiba setelah bulan Muharam. Bulan ini juga merupakan bulan kesedihan bagi pengikut Syiah. Wafat Nabi Muhammad saw, syahadah Imam Hasan al-Mujtaba as, Imam Ali al-Ridha as dan Arbain Imam Husain as berada pada bulan ini.

Sudah masyhur bahwa bulan Safar, khususnya pada hari Rabu terakhir dikenal sebagai hari naas, namun dalam hal ini kami tidak menemukan riwayat mengenai hal itu. [3] Dalam sebagian referensi dikatakan bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: Barang siapa yang menyampaikan kabar tentang selesainya bulan ini kepadaku, maka aku akan mengabarkan berita gembira baginya yaitu surga. Riwayat ini tidak memiliki sanad yang benar. Kemungkinan besar hal itu dijelaskan berkaitan dengan Abu Dzar al-Ghifari. [4]

Amalan-amalan bulan Safar

Bulan-bulan Hijriah

  1. Muharram
  2. Safar
  3. Rabiul Awwal
  4. Rabiul Akhir
  5. Jumadil Awal
  6. Jumadil Akhir
  7. Rajab
  8. Sya'ban
  9. Ramadan
  10. Syawal
  11. Dzulkaidah
  12. Dzulhijjah
Amalan-amalan bulan Safar
Amalan-amalan Umum
  • Membaca doa: یا شَدیدَ الْقُوی وَیا شَدیدَ الْمِحالِ یا عَزیزُ یا عَزیزُ یا عَزیزُ ذَلَّتْ بِعَظَمَتِکَ جَمیعُ خَلْقِکَ فَاکْفِنی شَرَّ خَلْقِکَ یا مُحْسِنُ یا مُجْمِلُ یا مُنْعِمُ یا مُفْضِلُ یا لا اِلهَ اِلاّ اَنْتَ سُبْحانَکَ اِنّی کُنْتُ مِنَ الظّالِمینَ فَاسْتَجَبْنا لَهُ وَنَجَّیْناهُ مِنَ الْغَمِّ وَکَذلِکَ نُنْجِی الْمُؤْمِنینَ وَصَلَّی اللّهُ عَلی مُحَمَّدٍ وَ الِهِ الطَّیِّبینَ الطّاهِرینَ.
Hari ketiga
  • Mendirikan dua rakaat salat pada rakaat pertama membaca surah Alfatihah dan surah al-Fath dan dirakaat kedua membaca surah Alfatihah dan surah al-Ikhlash, kemudian seusai salat mengucapkan 100 kali sholawat dan 100 kali istighfar dan 100 kali melaknat keluarga Abu Sufyan "اَللَّهُمَّ الْعَنْ الَ اَبي‏ سُفْيانَ"
hari kedua puluh

Kejadian-kejadian bulan Safar al-Muzhafar

Catatan Kaki

  1. Mas’udi, Muruj al-Dzahab, jld. 2, hlm. 188.
  2. Mas’udi, Muruj al-Dzahab, jld. 2, hlm. 188.
  3. Situs Irfan dan hikmat (Persia)
  4. Kota Pertanyaan (Persia)

Daftar Pustaka

  • Mas'udi, Ali bin al-Husain, Muruj al-Dzahab wa Ma’ādin al-Jauhar, Riset: Daghir, As’ad, Qum, Al-Jahrah, cet. 2, 1409 H.