Lompat ke isi

Konsep:Masjid Ghamamah

Dari wikishia
Masjid Ghamamah
LokasiMadinah
Tahun pembangunanAbad ke-2 Hijriah
PendiriUmar bin Abdul Aziz
Informasi arsitektur
Lebar luas773 meter persegi

Masjid Ghamamah (bahasa Arab:مسجد الغمامة) yang juga dikenal dengan nama Masjid Istisqa[1] dan Masjid Mushalla,[2] merupakan salah satu masjid bersejarah di Madinah. Masjid dengan luas 773 meter persegi ini terletak di sebelah barat daya Masjid Nabawi dengan jarak sekitar tiga ratus meter.[3] Dikatakan bahwa Nabi saw melaksanakan Salat Id pertama kalinya pada tahun 2 Hijriah di Madinah[4] di sebuah lapangan terbuka bernama "Manakhah".[5] Pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, lokasi tersebut dijadikan masjid.[6] Sebuah riwayat dari Abu Sa'id al-Khudri menyebutkan bahwa Nabi saw pada hari Idulfitri dan Idul Qurban pergi ke mushalla tersebut dan setelah menunaikan Salat Id, beliau menyampaikan khutbah.[7]

Masjid ini menjadi tempat penyelenggaraan Salat Id hingga akhir abad ke-9 Hijriah.[8]

Pintu masuk masjid

Ghamamah secara leksikal berarti "awan".[9] Terdapat dua riwayat masyhur mengenai namanya: pertama, saat Nabi saw sedang salat di sana, awan menaungi beliau;[10] kedua, setelah beliau menunaikan salat istisqa (minta hujan), awan muncul dan hujan pun turun.[11] Masjid ini juga disebut Masjid Mushalla karena Nabi saw menunaikan salat dua hari raya (Idain) di tempat tersebut.[12]

Tampilan interior Masjid Ghamamah

Masjid Ghamamah telah mengalami beberapa kali renowasi di berbagai periode.[13] Pada abad ke-2 H dan juga pada abad ke-8 antara tahun 748-753 H bangunan ini diperbaiki. Perbaikan paling mendasar dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Hassan, cucu Qalawun dari Mesir.[14] Bangunan ini juga direnowasi pada masa Kekaisaran Utsmani dalam dua periode, yaitu pada masa Abdul Majid I (memerintah: 1255-1277 H) dan Sultan Abdul Hamid (memerintah: 1293-1327 H). Di masa pemerintahan Fahd bin Abdul Aziz, raja Arab Saudi saat itu, pemugaran dan memperindah Masjid Ghamamah kembali dilakukan, dengan angka tahun 1411 H tertera pada prasastinya.[15]

Masjid Ghamamah terletak tepat di depan pintu Bab al-Salam Masjid Nabawi. Di atas pintu masuk, terpasang papan nama berwarna hijau dengan nama Masjid terukir di atasnya.[16] Keistimewaan arsitektur masjid ini adalah adanya enam kubah kecil dan besar serta lengkungan luar masjid yang dilapisi batu hitam dengan garis-garis putih.[17]

Catatan Kaki

  1. Najafi, Madinah-syenasi, 1386 HS, hlm. 234.
  2. Samhudi, Akhbar Madinah, 1376 HS, hlm. 439.
  3. Qa'idan, Tarikh wa Atsar-e Eslami-ye Makkah al-Mukarramah wa Madinah al-Munawwarah, 1385 HS, hlm. 258.
  4. Qa'idan, Tarikh wa Atsar-e Eslami-ye Makkah al-Mukarramah wa Madinah al-Munawwarah, 1385 HS, hlm. 258.
  5. Hasani, Siri dar Amaken-e Sarzamin-e Wahyu, 1371 HS, hlm. 58.
  6. Samhudi, Akhbar Madinah, 1376 HS, hlm. 439; Qa'idan, Tarikh wa Atsar-e Eslami-ye Makkah al-Mukarramah wa Madinah al-Munawwarah, 1385 HS, hlm. 258.
  7. Jafarian, Atsar-e Eslami-ye Makkah wa Madinah, 1379 HS, hlm. 347.
  8. Masjid Ghamamah, Mahall-e Sayeh-ye Abr bar Rasul-e Akram saw dar Madinah al-Munawwarah, Kantor Berita Syabestan.
  9. Syahidi, Arshiyan, 1383 HS, hlm. 102.
  10. Husseini Syirazi, Mausu'ah Istidlalivyah fi al-Fiqh al-Islami, 1407 H, jld. 46, hlm. 117.
  11. Najafi, Madinah-syenasi, 1386 HS, hlm. 234.
  12. Khuwailid, al-Masajid wa al-Amakin al-Atsariyyah, 1420 H, hlm. 9.
  13. Jafarian, Atsar-e Eslami-ye Makkah wa Madinah, 1379 HS, hlm. 349.
  14. Qa'idan, Tarikh wa Atsar-e Eslami-ye Makkah al-Mukarramah wa Madinah al-Munawwarah, 1385 HS, hlm. 258; Samhudi, Akhbar Madinah, 1376 HS, hlm. 439.
  15. Jafarian, Atsar-e Eslami-ye Makkah wa Madinah, 1379 HS, hlm. 349.
  16. Masjid Ghamamah, Mahall-e Sayeh-ye Abr bar Rasul-e Akram saw dar Madinah al-Munawwarah, Kantor Berita Syabestan.
  17. Masjid Ghamamah, Mahall-e Sayeh-ye Abr bar Rasul-e Akram saw dar Madinah al-Munawwarah, Kantor Berita Syabestan.

Daftar Pustaka

  • Hasani, Ali Akbar. Siri dar Amaken-e Sarzamin-e Wahyu. Teheran: Penerbit Masy'ar, 1371 HS.
  • Husseini Syirazi, Sayid Muhammad. Mausu'ah Istidlalivyah fi al-Fiqh al-Islami. Qom: Muassasah al-Fikr al-Islami, 1407 H.
  • Jafarian, Rasul. Atsar-e Eslami-ye Makkah wa Madinah. Teheran: Penerbit Masy'ar, 1379 HS.
  • Khuwailid, Abdurrahman. al-Masajid wa al-Amakin al-Atsariyyah. Teheran: Penerbit Masy'ar, 1420 H.
  • Masjid Ghamamah, Mahall-e Sayeh-ye Abr bar Rasul-e Akram saw dar Madinah al-Munawwarah. Kantor Berita Syabestan, tanggal publikasi: 19/03/1399 HS.
  • Najafi, Mohammad Baqir. Madinah-syenasi. Teheran: Penerbit Masy'ar, 1386 HS.
  • Qa'idan, Asghar. Tarikh wa Atsar-e Eslami-ye Makkah al-Mukarramah wa Madinah al-Munawwarah. Teheran: Penerbit Masy'ar, 1385 HS.
  • Samhudi, Ali bin Abdullah. Akhbar Madinah. Teheran: Penerbit Masy'ar, 1376 HS.
  • Syahidi, Sayyid Jafar. Arshiyan. Teheran: Penerbit Masy'ar, 1383 HS.