Lompat ke isi

Konsep:Terjemahan Nahjul Balaghah Faidh al-Islam

Dari wikishia

|| || || || || || || || editorial box

Terjemahan Nahjul Balaghah Faidh al-Islam
Gambar Terjemahan Nahjul Balaghah karya Faidh al-Islam yang diterbitkan pada tahun 1326 HS.
Gambar Terjemahan Nahjul Balaghah karya Faidh al-Islam yang diterbitkan pada tahun 1326 HS.
PenulisSayid Ali Naqi Faidh al-Islam
Bahasapersia
Tempat PenerbitanTeheran
Jumlah halaman1340 Halaman



Terjemahan Nahjul Balaghah (bahasa Arab: ترجمة نهج البلاغة) karya Sayid Ali Naqi Faidh al-Islam adalah terjemahan bahasa Persia yang disertai dengan syarah (penjelasan) singkat. Penulis melakukan penerjemahan setelah mengoreksi naskah dan memberikan harakat pada teks Nahjul Balaghah.

Dalam karya ini, penerjemah menyertakan penjelasan tambahan di dalam tanda kurung, membahas sebab-sebab keluarnya (asbab al-sudur) khotbah dan surat, serta menetapkan judul dan topik tertentu untuk hikmah-hikmah Nahjul Balaghah.

Terjemahan Nahjul Balaghah karya Faidh al-Islam menghadapi beberapa kritik, di antaranya adalah keterikatan yang berlebihan pada lafaz Arab yang terkadang tidak menyampaikan padanan bahasa Persia yang tepat, atau perubahan struktur pada beberapa frasa.

Hingga tahun 1394 HS, sekitar tiga juta eksemplar terjemahan ini telah diterbitkan. Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Republik Islam Iran, memuji terjemahan ini karena membuat Nahjul Balaghah menjadi sederhana dan mudah dipahami.

Pengenalan dan Kedudukan

Buku "Terjemahan dan Syarah Nahjul Balaghah" karya Sayid Ali Naqi Faidh al-Islam ditulis di Najaf al-Asyraf dikarenakan kurangnya terjemahan bahasa Persia yang sederhana dan mudah diakses oleh masyarakat.[1][2] Menurut Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Kedua Republik Islam Iran, terjemahan Faidh al-Islam adalah terjemahan bahasa Persia pertama dari Nahjul Balaghah yang mempopulerkan Nahjul Balaghah di tengah masyarakat.[3] Sayid Muhammad Ridha, putra Faidh al-Islam, menyatakan bahwa Faidh al-Islam mulai menulis terjemahan dan syarah Nahjul Balaghah ini setelah tujuh belas tahun mencatat.[4] Terjemahan ini diselesaikan dalam kurun waktu enam tahun (1365 H hingga 1371 H).[5][6]

Sayid Ali Naqi Faidh al-Islam sebelum menerjemahkan, terlebih dahulu mengoreksi dan memberikan harakat pada teks Nahjul Balaghah, kemudian baru mulai menerjemahkan dan memberikan syarah.[7] Menurut penerjemah, terjemahan ini ditulis setelah merujuk pada kitab-kitab bahasa (lugat), syarah, naskah manuskrip dan cetakan, serta berdiskusi dengan para fadhil (cendekiawan) dan ilmuwan.[8] Selain itu, menurutnya, dalam penulisan terjemahan ini, seluruh syarah berbahasa Arab dan Persia seperti Syarah Ibnu Maitsam Bahrani, Ibnu Abil Hadid, Minhaj al-Bara'ah (Khui), Tanbih al-Ghafilin (Kasyani), serta kitab-kitab terkenal di bidang tafsir, fikih, akhbar, filsafat, kalam, sejarah, rijal, dan bahasa telah ditelaah.[9]

Muhammad Baqir Kitabi, penulis Rijal-e Ishfahan, menyatakan bahwa Faidh al-Islam telah memberikan kontribusi besar bagi budaya Islam dan Iran dengan menulis terjemahan ini dengan cara yang menarik dan memikat.[10] Ahmad Shahdadi, seorang peneliti Syiah, juga menggambarkan kelanggengan terjemahan Faidh al-Islam dalam benak dan bahasa masyarakat religius selama bertahun-tahun sebagai sebuah mahakarya yang agung.[11]

Penerjemah

Sayid Ali Naqi Faidh al-Islam (1284-1364 HS) adalah seorang mujtahid dan ahli hadis,[12] serta murid dari Sayid Abul Hasan Isfahani, Agha Dhiya' Iraqi, dan Muhammad Kazhim Syirazi, yang dari mereka ia memperoleh ijazah ijtihad. Ia juga menerima ijazah periwayatan dari Ali Akbar Nahawandi dan Syekh Abbas Qummi.[13] Di antara karyanya yang banyak, dapat disebutkan buku "Terjemahan dan Ringkasan Tafsir Al-Qur'an", "Terjemahan dan Syarah Sahifah Sajjadiyah", dan "Masalah Raj'ah".[14]

Metode Penerjemah dan Struktur Buku

Penerjemah dalam terjemahan dan syarah Nahjul Balaghah ini menyertakan penjelasan tambahan di luar teks asli di dalam tanda kurung.[15] Teks Arab dan terjemahan Persia keduanya diberi nomor agar pembaca dapat lebih mudah menghubungkan antara teks dan terjemahan.[16] Dalam terjemahan ini, sebab-sebab keluarnya khotbah[17] dan surat[18] dibahas, serta judul dan topik tertentu ditetapkan untuk hikmah-hikmah Nahjul Balaghah.[19] Dalam syarah ucapan Imam as, ayat-ayat yang relevan dengan ucapan Imam as disebutkan,[20] dan peribahasa-peribahasa dalam ucapan Imam as juga ditafsirkan.[21] Selain itu, penulis menjelaskan nama tempat-tempat yang disebutkan dalam Nahjul Balaghah beserta geografinya.[22] Menurut Ali Shadraei Khoei dan Musthafa Boroujerdi, dua peneliti Syiah, Faidh al-Islam selain menerjemahkan frasa Arab dengan teliti, tidak memisahkan syarah dari terjemahan dan dengan metode inovatif menggunakan tanda kurung menyisipkan syarah yang sangat singkat di dalamnya, yang menyebabkan masyarakat umum berbahasa Persia yang tidak mampu merujuk ke teks Arab menjadi akrab dengannya.[23]

Karya ini dimulai dengan pengantar dari penerjemah dan biografi singkat ayah, saudara laki-laki, dan ibu penerjemah, serta biografi singkat Sayid Radhi (pengumpul Nahjul Balaghah).[24] Di awal setiap jilid, penerjemah menyajikan pengantar tentang pentingnya Nahjul Balaghah dan perlunya masyarakat mengenal buku ini,[25] dan di akhir setiap jilid, tanggal penyelesaian terjemahan dicatat.[26] Setelah menyelesaikan terjemahan, ia mengeluarkan pernyataan berjudul "Solusi Kekhawatiran Masyarakat Dunia Saat Ini" dan mengajak semua orang untuk membaca Nahjul Balaghah.[27] Di halaman-halaman akhir buku, Faidh al-Islam mempublikasikan teks ijazah ijtihad dan iajazah periwayatan yang diperolehnya dari guru-gurunya.[28]

Kritik

Terjemahan Nahjul Balaghah karya Faidh al-Islam menghadapi beberapa kritik.[29] Salah satu kritik tersebut adalah keterikatan yang sangat kuat penerjemah terhadap lafaz Arab; misalnya, Faidh al-Islam menerjemahkan frasa "حَتَّى‏ وَقَفَتْ‏ بَيْنَ‏ يَدَيْ‏ رَسُولِ‏ اللَّهِ (ص)) menjadi "di antara dua tangan", padahal padanan frasa (بَيْنَ‏ يَدَيْه) dalam bahasa Persia adalah "di hadapan, di depan, di muka".[30] Selain itu, dalam beberapa kasus penerjemah mengubah struktur beberapa frasa; misalnya menerjemahkan isim fa'il (kata benda pelaku) dalam bentuk fi'il (kata kerja) dan kata subjek (fa'il) dalam bentuk objek (maf'ul).[31]

Cetak dan Penerbitan

Penulis yang tidak memiliki cukup uang untuk menerbitkan keenam jilid sekaligus, menerbitkan setiap jilid secara bertahap.[32] Ia menjual tiga rumahnya di Teheran untuk menerbitkan karya ini dan menghabiskan banyak biaya untuk penulisannya dengan kaligrafi indah, yang diserahkan kepada Tahir Khoshnevis.[33]

Menurut Faidh al-Islam dalam pengantar cetakan tahun 1351 HS, selama dua puluh tahun sejak penerbitan pertama terjemahan ini, lebih dari 950 ribu eksemplar telah diterbitkan.[34] Menurut laporan putra penerjemah, jumlah eksemplar yang diterbitkan dari terjemahan ini hingga tahun 1394 HS telah mencapai lebih dari dua juta paket.[35]

Catatan Kaki

  1. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, jld. 1, hlm. 7.
  2. "Alemi ke Pul-e Forusy-e 3 Khaneh ra Sharf-e Syarh-e Nahj al-Balaghah Kard va Ejareh Neshin Shod", Khabar Online.
  3. "Bayanat dar Awwalin Kongre-ye Beynolmelali-ye Nahj al-Balaghah", Situs Daftar-e Hefz va Nasyr-e Atsar-e Ayatullah al-Uzhma Khamenei.
  4. "Alemi ke Pul-e Forusy-e 3 Khaneh ra Sharf-e Syarh-e Nahj al-Balaghah Kard va Ejareh Neshin Shod", Khabar Online.
  5. "Rahbar-e Enghelab: Faidh al-Islam baraye Awwalin Bar Nahj al-Balaghah ra Hameh Fahm Kard", Muassasah Muthale'at va Pazhuhesy-ha-ye Siyasi.
  6. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1378 HS, hlm. B.
  7. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. 1309.
  8. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. 1309.
  9. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. 1309.
  10. Kitabi, Rijal-e Isfahan, 1375 HS, hlm. 482.
  11. Shahdadi, "Jostari Darbare-ye Tarjomeh-ye Faidh al-Islam az Nahj al-Balaghah".
  12. Shahdadi, "Jostari Darbare-ye Tarjomeh-ye Faidh al-Islam az Nahj al-Balaghah".
  13. Kitabi, Rijal-e Isfahan, 1375 HS, hlm. 482.
  14. "Atsar va Ta'lifat-e Sayid Ali Naqi Isfahani Ali Muhammad Dibaj (Faidh al-Islam)", Paygah-e Ettela' Resani-ye Hawzah.
  15. Sebagai contoh lihat: Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, Khotbah 94 dan 95, hlm. 282.
  16. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. J; Sebagai contoh lihat: Khotbah 38, hlm. 122.
  17. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, Khotbah 103, hlm. 308 dan Khotbah 130, hlm. 403.
  18. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, Surat 11, hlm. 855 dan Surat 33, hlm. 942.
  19. Sebagai contoh lihat: Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, Hikmah 20, hlm. 1096.
  20. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, Khotbah 155, hlm. 487.
  21. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, Khotbah 120, hlm. 375.
  22. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, Khotbah 2, hlm. 42 dan Khotbah 130, hlm. 403.
  23. Boroujerdi dan Shadraei Khoei, "Syarh-ha-ye Nahj al-Balaghah", hlm. 141.
  24. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. 1-21.
  25. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. 6, 228, 422, 626, 828, dan 1086.
  26. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. 227, 421, 625, 827, 1085, 1307.
  27. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. 1308.
  28. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1368 HS, hlm. 1336-1340.
  29. Sebagai contoh lihat: Thayyib, "Negahi be Seh Tarjomeh-ye Nahj al-Balaghah az Didgah-e Zaban-syenasi", hlm. 59; Hajizadeh dan Baqeri, "Barresi-ye Tarjomeh-ye Faidh al-Islam az Nahj al-Balaghah bar Asas-e Olgu-ye Nazari-ye Vinay va Darbelnet; Motale'eh-ye Moredi-ye Khotbah-ye Asybah va Qashi'ah", hlm. 37.
  30. Hajizadeh dan Baqeri, "Barresi-ye Tarjomeh-ye Faidh al-Islam az Nahj al-Balaghah bar Asas-e Olgu-ye Nazari-ye Vinay va Darbelnet...", hlm. 37.
  31. Hajizadeh dan Baqeri, "Barresi-ye Tarjomeh-ye Faidh al-Islam az Nahj al-Balaghah bar Asas-e Olgu-ye Nazari-ye Vinay va Darbelnet...", hlm. 40.
  32. "Alemi ke Pul-e Forusy-e 3 Khaneh ra Sharf-e Syarh-e Nahj al-Balaghah Kard va Ejareh Neshin Shod", Khabar Online.
  33. "Alemi ke Pul-e Forusy-e 3 Khaneh ra Sharf-e Syarh-e Nahj al-Balaghah Kard va Ejareh Neshin Shod", Khabar Online.
  34. Faidh al-Islam, Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah, 1378 HS, hlm. J.
  35. "Alemi ke Pul-e Forusy-e 3 Khaneh ra Sharf-e Syarh-e Nahj al-Balaghah Kard va Ejareh Neshin Shod", Khabar Online.

Daftar Pustaka

  • "Alemi ke Pul-e Forusy-e 3 Khaneh ra Sharf-e Syarh-e Nahj al-Balaghah Kard va Ejareh Neshin Shod", Khabar Online, Tanggal dimuat: 18 Tir 1394 HS, Tanggal kunjungan: 5 Azar 1404 HS.
  • "Atsar va Ta'lifat-e Sayid Ali Naqi Isfahani Ali Muhammad Dibaj (Faidh al-Islam)", Paygah-e Ettela' Resani-ye Hawzah, Tanggal dimuat: 29 Farvardin 1399 HS, Tanggal kunjungan: 10 Azar 1404 HS.
  • "Bayanat dar Awwalin Kongre-ye Beynolmelali-ye Nahj al-Balaghah", Daftar-e Hefz va Nasyr-e Atsar-e Ayatullah al-Uzhma Khamenei, Tanggal dimuat: 29 Ordibehesht 1360 HS, Tanggal kunjungan: 5 Azar 1404 HS.
  • Boroujerdi, Musthafa dan Ali Shadraei Khoei. "Syarh-ha-ye Nahj al-Balaghah". Dalam Daneshnameh-ye Imam Ali (as), Jilid 12, Tehran, Markaz-e Nasyr-e Atsar-e Pazhuhesygah-e Farhang va Andisyeh-ye Eslami, Cetakan Pertama, 1380 HS.
  • Faidh al-Islam, Ali Naqi. Tarjomeh va Syarh-e Nahj al-Balaghah. Tehran, Muassasah Chap va Nasyr-e Ta'lifat-e Faidh al-Islam, 1368 HS.
  • "Faidh al-Islam Monadi-ye Rosyangari va Bazgasyt be Nahj al-Balaghah dar Doran-e Mo'aser", Kantor Berita Internasional Quran (IQNA), Tanggal dimuat: 22 Ordibehesht 1303 HS, Tanggal kunjungan: 6 Azar 1404 HS.
  • Hajizadeh, Mahin dan Sepideh Baqeri. "Barresi-ye Tarjomeh-ye Faidh al-Islam az Nahj al-Balaghah bar Asas-e Olgu-ye Nazari-ye Vinay va Darbelnet; Motale'eh-ye Moredi-ye Khotbah-ye Asybah va Qashi'ah". Do Faslnameh Elmi Seraj-e Monir, Tahun Ketigabelas, No. 45, Musim Gugur dan Dingin 1401 HS.
  • Kitabi, Sayid Muhammad Baqir. Rijal-e Isfahan (dar Elm va Erfan va Adab va Honar). Isfahan, Golha, Cetakan Pertama, 1375 HS.
  • "Rahbar-e Enghelab: Faidh al-Islam baraye Awwalin Bar Nahj al-Balaghah ra Hameh Fahm Kard", Muassasah Muthale'at va Pazhuhesy-ha-ye Siyasi, Tanggal dimuat: 15 Tir 1392 HS, Tanggal kunjungan: 5 Azar 1404 HS.
  • Shahdadi, Ahmad. "Jostari Darbare-ye Tarjomeh-ye Faidh al-Islam az Nahj al-Balaghah". Situs Rasekhoon, Tanggal dimuat: 8 Khordad 1400 HS, Tanggal kunjungan: 10 Azar 1404 HS.
  • Thayyib, Sayid Muhammad Taqi. "Negahi be Seh Tarjomeh-ye Nahj al-Balaghah az Didgah-e Zaban-syenasi". Faslnameh Motarjem, No. 39, Musim Gugur dan Dingin 1383 HS.