Niyabah 'Ammah (Wakil Umum)

Prioritas: b, Kualitas: b
Dari wikishia
Akidah Syiah
‌Ma'rifatullah
Tauhid Tauhid Dzati • Tauhid Sifat • Tauhid Af'al • Tauhid Ibadah
Furuk Tawasul • Syafa'at • Tabarruk •
Keadilan Ilahi
Kebaikan dan keburukan • Bada' • Amrun bainal Amrain •
Kenabian
Keterjagaan • Penutup Kenabian • Nabi Muhammad Saw • Ilmu Gaib • Mukjizat • Tiada penyimpangan Alquran
Imamah
Keyakinan-keyakinan Kemestian Pelantikan Imam • Ismah Para Imam • Wilayah Takwini • Ilmu Gaib Para Imam • Kegaiban Imam Zaman as • Ghaibah Sughra • Ghaibah Kubra • Penantian Imam Mahdi • Kemunculan Imam Mahdi as • Raj'ah
Para Imam
  1. Imam Ali
  2. Imam Hasan
  3. Imam Husain
  4. Imam Sajjad
  5. Imam Baqir
  6. Imam al-Shadiq
  7. Imam al-Kazhim
  8. Imam al-Ridha
  9. Imam al-Jawad
  10. Imam al-Hadi
  11. Imam al-Askari
  12. Imam al-Mahdi
Ma'ad
Alam Barzah • Ma'ad Jasmani • Kebangkitan • Shirath • Tathayur al-Kutub • Mizan • Akhirat
Permasalahan Terkemuka
Ahlulbait • Empat Belas Manusia Suci • Taqiyyah • Marja' Taklid

Niyabah 'Ammah (bahasa Arab: النيابة العامة) atau perwakilan umum adalah perwakilan fukaha secara umum menggantikan posisi Imam Mahdi afs selama periode kegaiban besar (Ghaibah Kubra). Umat Islam Syiah pada periode ghaibah kubra tidak memiliki kemungkinan untuk berinteraksi baik langsung maupun tidak langsung dengan Imam Mahdi afs. Karena itu, berdasar riwayat para imam as, sepanjang periode ini tugas dan kewajiban Imam maksum as berada dalam tanggungjawab fukaha. Begitupun dengan tanggungjawab kepemimpinan umat berada di tangan mereka. Selain terdapat wakil umum, juga ada wakil khusus (Niyabah Khashshah).

Definisi

Perwakilan Umum berarti perwakilan fukaha secara umum menggantikan posisi Imam Mahdi afs setelah periode wakil khusus. [1] Pada periode ghaibah sugra (kegaiban kecil), Imam Mahdi afs berinteraksi dengan Syiahnya melalui 4 wakil khusus. [2] Setelah Ali bin Muhammad Samuri wakil khusus keempat Imam Mahdi afs wafat pada tahun 329 H dan tidak tidak ada penggantinya, maka sejak itu interaksi atau hubungan Syiah dengan Imam Mahdi afs secara langsung terputus. Demikian pula hal tersebut menandai berakhirnya periode wakil khusus. [3]

Kata عام ('am) dalam النيابة العامة (niyabah 'ammah) kebalikan dari kata خاص (khas), yang artinya setelah keempat imam khusus, tidak ada lagi orang khusus yang ditetapkan Imam Mahdi afs sebagai wakilnya, sehingga siapapun yang memenuhi persyaratan niyabah (seperti fakih, adil dan seterusnya) maka akan menjadi wakil imam maksum as yang memiliki kewajiban dan tanggungjawab tertentu. [4]

Siapa saja Wakil Umum?

Dalam hadis Syiah, barangsiapa yang memenuhi persyaratan niyabah maka ia menjadi wakil umum imam maksum as. Seperti diantaranya riwayat dan hadis yang menyebutkan barang siapa yang mengetahui halal dan haram, fakih dan ulama. [5] Sesuai dengan hadis-hadis tersebut, pada periode ghaibah, fukaha dan ulama-ulama Syiah menjadi wakil Imam Zaman afs. Muhammad Sanad mengumpulkan hadis-hadis tersebut dalam kitab Da'wa as-Safarah fi al-Ghaibah al-Kubra. [6]

Wilayatul Faqih dan Niyabah

Dalam aqidah Syiah, para imam memiliki beragam kewajiban dan wewenang. Sayid Muhammad Mahdi Musawi Khalkhali menyebutkan 10 poin mengenai kewenangan tersebut. [7] Sebagai wakil umum, maka sebagian besar kewajiban dan kewenangan tersebut berada di tangan mereka. [8]

Salah satu dari kekhususasan imam dalam keyakinan Syiah adalah wewenang dalam masalah kekuasaan. Sebagian dari ulama Syiah berkeyakinan bahwa fakih yang menjadi wakil imam juga berwenang dalam urusan hukumah (pemerintahan). [9] Dari pendapat inilah lahir teori yang bernama wilayah faqih. [10]

Hadis-Hadis Wakil Umum

Sumber hukum perwakilan umum adalah hadis-hadis dari Imam maksum as, termasuk diantaranya yang diriwayatkan dari Umar bin Hanzalah. [11] Menurut riwayat-riwayat tersebut, Imam Shadiq as menjelaskan bahwa untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi maka umat Islam Syiah harus merujuk pada mereka yang mengenal halal, haram serta ahkam secara keseluruhan. Disebutkan pula barangsiapa menentang atau mengingkari hukum fukaha tersbut, maka sama sama menentang hukum para imam maksum as. [12] Menurut riwayat lain, yang diriwayatkan dari Imam Mahdi afs, "Seorang mukmin dalam kehidupan kesehariannya harus merujuk kepada para penyampai hadis-hadis Ahlulbait as; karena mereka (para penyampai) adalah hujjahku atas kalian dan aku adalah hujjah Allah atas mereka."[13]

Catatan Kaki

  1. Musawi Khalkhali, al-Hakimiyah fi al-Islam, hlm. 29
  2. Sanad, Da'wa as-Safarah fi al-Ghaibah al-Kubra, jld. 1, hlm. 74
  3. Sulaiman, Darsnameh Mahdawiyat, jld. 2, hlm. 237
  4. Sulaiman, Darsnameh Mahdawiyat, jld. 2, hlm. 238
  5. Lih. Sanad, Da'wa as-Safarah fi al-Ghaibah al-Kubra, jld. 1,hlm. 83-92
  6. Sanad, Da'wa as-Safarah fi al-Ghaibah al-Kubra, jld. 1,hlm. 83-92
  7. Musawi Khalkhali, Hakimiyat dar Islam, hlm. 89
  8. Musawi Khalkhali, Hakimiyat dar Islam, hlm. 14
  9. Lih. Imam Khumaini, Kitab al-Bai', jld. 2, hlm. 653; Imam Khumaini, Welayat al-Faqih, hlm. 78-82; Ja'fariyan, Din wa Siyasat dar Daureh Safawi, hlm. 32 dan 312; Kadywar, Nazhariha-i Daulat dar Feqh-e Syiah, hlm. 21-24
  10. Firahi, Nezham Siyasi wa Daulat dar Islam, hlm. 242-243
  11. Muntazeri, Nezham al-Hukm fi al-Islam, hlm. 143 dan 166; Jawadi Amuli, Welayat-e Faqih, hlm. 150; Kadywar, Hukumat-e Wilai, hlm. 389-392
  12. Kulaini, al-Kafi, jld. 1, hlm. 67
  13. Hurr Amili, Wasail asy-Syiah, jld. 27, hlm. 140

Daftar Pustaka

  • Fairahi, Dawud, Nezham Siyasi wa Daulat dar Islam, Tehran, Intisyarat Samt, 1386 HS
  • Hurr Amuli, Muhammad bin Hasan, Wasail asy-Syiah ila Tahsil Masail asy-Syari'ah, Qom, Muassasah Al al-Bait li Ahya al-Turats, al-Thabi'ah al-Tsalitsa, 1416 H
  • Imam Khumaini, Sayid Ruhullah, Kitab al-Bai', Qom, Intisyarat Ismailiyan, 1363 HS
  • Imam Khumaini, Sayid Ruhullah, Wilayah Faqih, Tehran, Muassasah Tanzhim wa Nasyr Atsar Imam Khumaini, 1373 HS
  • Ja'fariyan, Rasul, Din wa Siayasat dar 'Ashr Safawi, Qom, Intisyarat Anshariyan, 1370 HS
  • Jawadi Amuli, Abdullah, Wilayah Faqih, Wilayah Fuqahat wa Edalat, Qom: Markaz Nashr Isra, 1378 HS
  • Kadywar, Muhsin, Hukumat Wilayi, Tehran, Nashr Nei, 1378 HS
  • Kadywar, Muhsin, Nazharihai Daulat dar Fiqh Syiah, Tehran, Nashr Nei, 1387 HS
  • Kulaini, Muhammad bin Ya'qub, al-Kafi, Tehran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, 1407 H
  • Muntazheri, Husain Ali, Nezham al-Hukm fi al-Islam, Tehran, Nashr Sarayi, 1385 HS
  • Musawi Khalkhali, Sayid Muhammad Mahdi, al-Hakimiyah fi al-Islam, Ba Muqaddimah Sayid Morteza Hakimi, Qom, Majma' al-Fikr al-Islami, 1425 H
  • Musawi Khalkhali, Sayid Muhammad Mahdi, Hakimiyat dar Islam ya Wilayat Faqih, Qom, Daftar Intisyarat Islami, 1380 HS
  • Sanad, Muhammad, Da'wa al-Safarah fi al-Ghaibah al-Kubra, Beirut, Dar al-Warakh al-'Arabi, 1431 H
  • Sulaiman, Khudamurad, Darsnameh Mahdawiyat, Qom, Markaz Takhashushi Mahdawiyat, 1388 HS