Lompat ke isi

Konsep:Muhammad Abdul Karim al-Ghamari

Dari wikishia
Muhammad Abdul Karim al-Ghamari
Nama lengkapMuhammad Abdul Karim al-Ghamari
JulukanSayid Hashim
Terkenal denganKomandan Ansharullah Yaman
Lahir1983 M
Tempat tinggalDistrik Al-Madan, Provinsi 'Amran, Yaman
Waktu Syahid2025 M
Peran pentingKepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Yaman
AktivitasKomandan perang melawan koalisi Saudi dan Rezim Zionis


Muhammad Abdul Karim al-Ghamari (bahasa Arab:محمد عبدالکریم الغَماری), yang dikenal dengan julukan Sayid Hashim, adalah mantan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Yaman dan salah satu komandan terkemuka Gerakan Ansharullah. Ia dikenal dengan julukan seperti "Imad Mughniyeh Yaman" dan "Sang Tokoh Kemenangan" karena karakteristik kepemimpinan dan keberhasilan militernya. Dikatakan bahwa Al-Ghamari tidak memiliki pelatihan militer formal; namun, dalam setiap pertempuran, ia berhasil mengubah perimbangan militer demi keuntungan Yaman.

Pada awalnya, ia bergabung dengan oposisi menentang Ali Abdullah Saleh, penguasa Yaman saat itu, dan berpartisipasi dalam berbagai perang melawan pemerintah. Seiring dengan meningkatnya kekuatan Ansharullah, Al-Ghamari menjadi manajer dan perencana militer senior serta bergabung dengan Dewan Keamanan Tertinggi Yaman. Setelah dimulainya perang dengan koalisi Saudi pada tahun 2015, ia diangkat sebagai komandan medan pertempuran dan memainkan peran penting dalam mempertahankan berbagai wilayah Yaman. Keberhasilannya menyebabkan ia diangkat sebagai Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata pada tahun 2016. Pada tahun 2023, setelah serangan besar-besaran Israel ke Palestina menyusul Operasi Badai Al-Aqsa, Al-Ghamari mengambil alih komando operasi militer terhadap Israel dan dengan melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone), ia berhasil menguasai Selat Bab al-Mandab dan memblokade pelabuhan-pelabuhan Rezim Zionis.

Al-Ghamari adalah salah satu pendiri produksi militer dalam negeri Yaman dan berperan besar dalam pengembangan teknologi rudal dan drone serta perbaikan struktur militer negara tersebut. Al-Ghamari selalu menjadi target pembunuhan (teror) Israel dan akhirnya mencapai kesyahidan di tangan rezim ini pada tahun 2025 bersama putranya.

Kedudukan

Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, mantan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Yaman, dianggap sebagai salah satu komandan terkemuka Gerakan Ansharullah Yaman dan tokoh kunci Poros Perlawanan,[1] dan namanya dikaitkan dengan strategi makro Poros Perlawanan.[2] Hal ini menempatkannya sebagai tokoh militer paling menonjol kedua di Yaman.[3] Al-Ghamari dikenal dengan nama Sayid Hashim[4] dan karena peran serta karakteristik kepemimpinannya, ia dikenal sebagai "Imad Mughniyeh Yaman"[5] dan "Sang Tokoh Kemenangan".[6]

Dikatakan bahwa ia tidak pernah menempuh pendidikan militer formal, namun dalam semua pertempuran yang ia pimpin, ia berhasil mengubah perimbangan militer demi keuntungan Yaman dan tidak pernah mengalami kekalahan.[7] Mayor Jenderal Al-Ghamari berada di bawah sanksi Departemen Keuangan Amerika Serikat dan Dewan Keamanan PBB sejak tahun 2021.[8] Menurut klaim beberapa kantor berita, selain menjalani kursus ideologi dan militer di bawah pengawasan Hizbullah Lebanon, ia juga mempelajari pelatihan khusus terkait pembuatan sistem rudal balistik di Iran.[9]

Bergabung dengan Ansharullah Yaman

Abdul Karim al-Ghamari lahir pada tahun 1983 M di Distrik Al-Madan, Provinsi 'Amran, Yaman.[10] Namun, beberapa sumber menyebutkan ia berasal dari wilayah Uzlah Dha'in di Provinsi Hajjah.[11] Ia bergabung dengan kelompok ini di Sana'a, ibu kota Yaman, pada masa mudanya dan bersamaan dengan dimulainya "Proyek Qur'ani" Ansharullah[12] pada tahun 2000 M[13] atau 2002 M,[14] dan memulai aktivitasnya dengan pekerjaan budaya.[15]

Pada tahun 2003 M, ia melanjutkan pendidikannya di Institut Syahid Sayid Husain Badruddin al-Houthi.[16] Al-Ghamari adalah salah satu orang pertama yang memainkan peran menonjol dalam kegiatan budaya dan anti-Amerika[17] serta berpartisipasi aktif dalam perjuangan Ansharullah.[18]

Melawan Pemerintah Saat Itu

Al-Ghamari menentang pemerintah pada masa pemerintahan Ali Abdullah Saleh dan ditangkap oleh pasukan pemerintah selama perang tahun 2004 M. Ia dibebaskan setelah beberapa waktu dan juga berperan aktif dalam perang tahun 2007 M.[19] Setelah berakhirnya perang keenam pada tahun 2009 M, ia mengambil alih berbagai tanggung jawab militer yang meliputi pengawasan Provinsi Hajjah,[20] komando lapangan di Provinsi Al-Hudaydah, dan tanggung jawab urusan keamanan di Sana'a.[21]

Tanggung Jawab

Dengan memuncaknya perkembangan di Yaman dan meningkatnya kekuatan Gerakan Ansharullah, Abdul Karim al-Ghamari berubah dari seorang pejuang lapangan menjadi salah satu manajer dan perencana militer senior. Ia menjadi anggota Dewan Keamanan Tertinggi Yaman pada tahun 2014 M dan mengambil alih tanggung jawab komando pasukan perbatasan pada tahun 2015 M.[22] Pada tahun 2016 M, setelah membuktikan kemampuannya dalam perencanaan dan manajemen pertempuran, ia diangkat sebagai Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Yaman. Posisi ini, yang merupakan jabatan eksekutif tertinggi dalam hierarki militer Yaman, dipegangnya hingga saat syahadahnya.[23]

Menghadapi Agresi Koalisi Saudi

Sejak tahun 2015 M dan bersamaan dengan dimulainya serangan koalisi Saudi ke Yaman, Al-Ghamari diangkat sebagai komandan front pertempuran perbatasan dengan Arab Saudi.[24] Ia memainkan peran signifikan dalam mempertahankan wilayah Sana'a, Sa'dah, dan Ma'rib, serta memimpin berbagai operasi gabungan melawan pasukan koalisi Saudi.[25] Di wilayah perbatasan, dari Midi hingga Jizan, Najran, dan sebagian Asir, ia mencapai kemajuan penting yang memaksa Riyadh untuk menyetujui Kesepakatan Dhahran al-Janub.[26] Al-Ghamari memegang komando atas 47 front independen di seluruh Yaman hingga pengumuman gencatan senjata pada April 2023 M.[27]

Komando Perang Melawan Rezim Zionis dalam Mendukung Palestina

Pada tahun 2023 M, dengan dimulainya dukungan militer Yaman untuk Gaza di Palestina, yang diserang oleh Rezim Zionis setelah Operasi Badai Al-Aqsa, aktivitas strategis Al-Ghamari mencapai puncaknya. Ia memimpin operasi militer melawan Israel, mengambil alih kendali Selat Bab al-Mandab,[28] dan memblokade pelabuhan-pelabuhan rezim tersebut dengan melancarkan serangan rudal dan drone.[29]

Al-Ghamari dikenal sebagai arsitek blokade laut Zionis karena perannya yang menonjol dalam blokade laut terhadap Rezim Zionis.[30] Kegiatan ini memberikan hasil yang signifikan[31] dan menjadikan Yaman sebagai salah satu pemain kunci dalam persamaan regional.[32]

Pencapaian Militer

Mayor Jenderal Abdul Karim al-Ghamari, selain manajemen staf, memiliki dampak signifikan dengan memberikan inisiatif dan menciptakan perubahan strategis di bidang pertahanan dan operasional Yaman.[33] Selama dua dekade, ia memainkan peran kunci dalam operasi militer[34] dan dengan rancangannya, ia mampu mengubah persamaan perang di front domestik dan regional.[35]

Penyatuan Angkatan Bersenjata

Muhammad Abdul Karim al-Ghamari bersama Yusuf al-Madani, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Yaman yang baru

Al-Ghamari memiliki peran mendasar dalam transformasi struktural Angkatan Bersenjata Yaman.[36] Setelah menerima tanggung jawab, ia melakukan rekonstruksi dan penyatuan angkatan bersenjata negara ini.[37] Selama masa komandonya, lebih dari satu juta pasukan cadangan terlatih ditambahkan ke struktur militer Yaman, yang memainkan peran penting dalam memperkuat kemampuan pertahanan negara ini.[38]

Kemandirian dalam Produksi Militer

Al-Ghamari dikenal sebagai salah satu pelopor produksi militer dalam negeri Yaman. Menyadari perlunya kemandirian dalam menghadapi blokade dan agresi koalisi asing, ia mengambil langkah besar untuk kemandirian Yaman di bidang produksi senjata. Upaya ini menghasilkan pencapaian signifikan di bidang rudal dan drone.[39] Generasi baru rudal jarak pendek, menengah, dan jauh dikembangkan; termasuk teknologi pembuatan rudal balistik hipersonik dan multi-hulu ledak dengan jangkauan lebih dari 2000 kilometer.[40]

Rekayasa Sistem Pertahanan Terpadu

Dikatakan bahwa Al-Ghamari memiliki peran besar dalam memperkuat pasukan darat, laut, dan udara Yaman.[41] Dengan mengintegrasikan unit artileri, pertahanan udara, dan armada angkatan laut ke dalam sistem yang terpadu, ia secara signifikan meningkatkan kemampuan tempur angkatan bersenjata dan memungkinkan dilaksanakannya operasi yang kompleks.[42] Ia juga menyusun rencana operasional dan taktik ofensif yang luas dengan memanfaatkan pengalaman dan pengetahuannya.[43]

Teror oleh Rezim Zionis

Upacara pemakaman Muhammad Abdul Karim al-Ghamari dan para syuhada yang menyertainya

Karena posisi strategis dan pengaruhnya dalam pertempuran regional, Al-Ghamari selalu menjadi target pembunuhan Rezim Zionis.[44] Israel mencoba membunuhnya dalam operasi khusus di Sana'a, namun gagal.[45] Al-Ghamari kembali menjadi sasaran serangan teroris Rezim Zionis dan terluka, dan akhirnya pada tahun 2025 M,[46] ia mencapai kesyahidan bersama sejumlah pasukan dan putranya yang berusia 13 tahun.[47] Setelahnya, Mayor Jenderal Yusuf Hasan Ismail al-Madani diangkat sebagai Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata yang baru.[48]

Kedudukan khusus Al-Ghamari dalam Poros Perlawanan membuat beberapa kantor berita menganggapnya sebagai salah satu syuhada besar Yaman dan Dunia Islam.[49] Tasyyi' (Prosesi pemakaman) dan penguburan jenazahnya diadakan di ibu kota Yaman dengan kehadiran luas masyarakat, pejabat militer, dan pemimpin Ansharullah.[50]

Tokoh dan kelompok militer serta politik seperti Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran,[51] Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran,[52] Hamas,[53] dan Hizbullah Lebanon[54] menyampaikan belasungkawa atas kesyahidannya dalam pernyataan yang mengutuk Rezim Zionis.

Catatan Kaki

  1. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah.
  2. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  3. «Houthi-ha Kushteh Syudan-e Muhammad al-Ghamari, Rais-e Setad-e Kull-e In Goruh-e Syebhe Nezhami ra Ta'id Kardand», Al-Arabiya Farsi.
  4. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  5. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  6. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  7. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  8. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah.
  9. «Houthi-ha Kushteh Syudan-e Muhammad al-Ghamari, Rais-e Setad-e Kull-e In Goruh-e Syebhe Nezhami ra Ta'id Kardand», Al-Arabiya Farsi.
  10. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  11. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah.
  12. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  13. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah.
  14. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  15. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  16. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah; «Houthi-ha Kushteh Syudan-e Muhammad al-Ghamari...», Al-Arabiya Farsi.
  17. «Muhandes-e Muhasereh-ye Daryayi-ye Sahyonist-ha», Tasnim.
  18. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  19. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  20. «Houthi-ha Kusyteh Syudan-e Muhammad al-Ghamari...», Al-Arabiya Farsi.
  21. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  22. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  23. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  24. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  25. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah.
  26. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  27. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  28. «Muhandes-e Muhasereh-ye Daryayi-ye Sahyonist-ha», Tasnim.
  29. Muhammad al-Ghamari, Imad Mughniyeh Yaman Ke Bud?, Hamshahri.
  30. «Muhandes-e Muhasereh-ye Daryayi-ye Sahyonist-ha», Tasnim.
  31. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  32. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  33. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  34. «Tasyyi' Basyukuh-e Peykar-e Maqam-e Arshad-e Nezami-ye Yamani», Diplomasi Irani.
  35. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  36. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  37. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  38. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  39. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  40. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  41. «Yaman ba 'Muhammad al-Ghamari' Mard-e Piruzi-ha Wida' Kard», Abna.
  42. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  43. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  44. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah.
  45. «Teror-e Rais-e Setad-e Kull-e Artesy-e Yaman Syekast Khurd », Tabnak.
  46. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  47. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah.
  48. Muhammad Abdul Karim al-Ghamari, Paygah-e Ettela Rasani-ye Hauzah.
  49. «Sardar Syahid Abdul Karim al-Ghamari; Kehidupan, Pencapaian, dan Peran Strategis di Yaman», Yaman al-Islam.
  50. «Tasyyi' Basyukuh-e Peykar-e Maqam-e Arshad-e Nezhami-ye Yamani», Diplomasi Irani; «Tasyyi' Peykar-e Rais-e Setad-e Kull-e Artesy-e Yaman bar Dush-e Hezaran Nafar dar Sana'a», Mashregh.
  51. «Sarlasykar Pakpour Syahadat-e Al-Ghamari Rais-e Pishin-e Setad-e Kull-e Niruha-ye Musallah-e Yaman ra Tasliyat Guft», IRNA.
  52. «Payam-e Tasliyat Sarlashkar Musawi dar Pey-e Syahadat-e Rais-e Setad-e Kull-e Niruha-ye Musallah-e Yaman», Kantor Berita Defa Moqaddas.
  53. «Bayaniyeh Hamas dar Pey-e Syahadat-e Rais-e Setad-e Niruha-ye Musallah-e Yaman», ISNA.
  54. «Payam-e Syeikh Naim Qassem be Rahbar-e Ansharullah dar Pey-e Syahadat-e Rais-e Setad-e Artesy-e Yaman», ISNA.

Daftar Pustaka