Hasyd al-Sya'bi

Prioritas: b, Kualitas: b
tanpa navbox
Dari wikishia
Hasyd al-Sya'bi
Mobilisasi Rakyat Irak

Al-Hasyd al-Sya'bi (bahasa Arab: الحشد الشعبي) atau Mobilisasi Rakyat Irak adalah kesatuan militer yang berafiliasi dengan lembaga keamanan Irak, yang bertugas membantu tentara di bawah pengawasan Panglima Angkatan Bersenjata Irak, dan sebagian besar anggotanya adalah Syiah. Hasyd al-Sya'bi dibentuk dalam situasi darurat akibat serangan ISIS di Irak pada tahun 2014 dan legitimasinya semakin diperkuat dengan keluarnya fatwa Jihad melawan ISIS oleh Ayatullah Sayid Ali Sistani, seorang ulama marja taklid Syiah di Najaf.

Hasyd al-Sya'bi mencakup lebih dari 40 kelompok militer dan lebih dari 100.000 tentara, termasuk Syiah, Sunni, Kristen, Arab, Turkmens, dan Kurdi. Sayap militer Organisasi Badr, 'Asha'ib Ahl al-Haq, Kata'ib Hizbullah dan Saraya al-'Atabat termasuk di antara kelompok Hasyd al-Sya'bi.

Hasyd al-Sya'bi dianggap efektif dalam perang melawan ISIS. Pasca tumbangnya ISIS, organisasi ini membersihkan sisa-sisa ISIS dan juga aktif dalam bakti sosial. Menurut UU organisasi Hasyd al-Sya'bi, kelompok ini, seperti pasukan militer Irak lainnya, dilarang melakukan aktivitas politik.

Pemerintah Amerika Serikat dan Arab Saudi telah menuntut pembubaran atau integrasi Hasyd al-Sya'bi ke dalam tentara Irak, dan Amerika Serikat telah menyerang pangkalan Hasyd al-Sya'bi di Irak pada tahun 2018 dan 2021. Di sisi lain, Suriah, Republik Islam Iran, dan Hizbullah Lebanon dianggap sebagai pendukung kelompok ini. Muqtada al-Sadr, seorang ulama Syiah dan aktivis politik dari Irak, juga menyerukan integrasi Hasyd al-Sya'bi dalam tentara Irak dan, sementara Sayid Kazhim Hairi, salah seorang ulama marja taklid Syiah di Irak berpandangan lain. Ia menganggap kekuatan independen Hasyd al-Sya'bi diperlukan untuk menjaga keamanan Irak.

Falah Fayyadh adalah komandan dan Hadi Amiri adalah wakil dari Hasyd al-Sya'bi. Sebelumnya, Abu Mahdi Muhandis adalah wakil ketua Hasyd al-Sya'bi, yang gugur syahid bersama Qosim Sulaimani, komandan Pasukan Quds Iran, dalam operasi teroris (serangan udara) pemerintah AS.

Kedudukan

Hasyd al-Sya'bi yang juga disebut Mobilisasi Rakyat Irak dan Basij Irak,[1] adalah kesatuan militer yang berafiliasi dengan pembentukan keamanan Irak,[2] yang berada di bawah pengawasan Panglima Angkatan Bersenjata Irak. Angkatan ini bertugas membantu tentara[3] dan sebagian besar anggotanya dari warga Syiah.[4] Hasyd al-Sya'bi dibentuk dalam situasi darurat dengan adanya serangan ISIS di Irak dan setelah pernyataan Kabinet Menteri Irak tentang pembentukan kesatuan militer rakyat.[5] Dengan keluarnya fatwa Jihad melawan ISIS oleh Ayatullah Sayid Ali Sistani, salah seorang ulama marja taklid Syiah di Najaf legitimasi[6] Hasyd al-Sya'bi semakin diperkuat.[7]

Pembentukan

Dewan Menteri dengan Perdana Menteri Nuri Maliki melalui sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada 10 Juni 2014 meminta warga Irak untuk secara sukarela membentuk mobilisasi rakyat dalam memerangi teroris.[8]

Keluarnya permintaan ini bertepatan dengan dikuasainya wilayah barat, utara dan tengah Irak oleh ISIS sementara Baghdad berada dalam ancaman.[9]

Fatwa Jihad Kifayah Sayid Ali Sistani

Tiga hari setelah ancaman ISIS dan pernyataan Dewan Menteri untuk membentuk tentara rakyat,[10] Pada 13 Juni 2014 Ayatullah Sayid Ali Sistani ulama marja taklid Syiah yang bermukim di Najaf Irak mengeluarkan fatwa wajib kifayah untuk berperang melawan ISIS,[11] fatwa ini dianggap efektif dalam melegitimasi Hasyd al-Sya'bi[12] dan menarik orang-orang untuk bergabung dengannya;[13] sedemikian rupa sehingga beberapa pengamat menganggap bahwa Hasyd al-Sya'bi terbentuk setelah fatwa Sayid Ali Sistani.[14]

Legitimasi hukum

Dengan disahkannya undang-undang Organisasi Hasyd al-Sya'bi di Parlemen Irak pada 26 November 2016, Hasyd al-Sya'bi menjadi salah satu pasukan militer Irak dan ditempatkan di bawah pengawasan Komando Umum Angkatan Bersenjata. Berdasarkan itu, undang-undang yang terkait dengan Hasyd al-Sya'bi dan angkatan bersenjata Irak lainnya adalah sama, dan Hasyd al-Sya'bi, sebagaimana pasukan militer lainnya, dilarang melakukan aktivitas politik.[15]

Struktur

Hasyd al-Sya'bi terdiri dari kelompok militer yang jumlahnya sekitar 42[16] hingga 68 kelompok.[17] Jumlah pasukan Hasyd al-Sya'bi juga disebutkan berbeda-beda antara 60 ribu[18] hingga 160 ribu;[19] meskipun secara resmi parlemen Irak hanya mengakui 110 ribu untuk pertimbangan anggaran.[20]

Beberapa orang memperkirakan jumlah pasukan Hasyd al-Sya'bi adalah 130.000 orang pada September 2021, di mana 90.000 orang Arab Syiah, 30.000 Arab Sunni, 7.000 Turkmenistan, dan 3.000 orang Kristen.[21] Kehadiran kelompok etnis Kurdi juga telah diperkirakan dalam Hasyd al-Sya'bi sebagaimana yang telah dilaporkan.[22]

Beberapa peneliti membagi pasukan Hasyd al-Sya'bi menjadi tiga faksi berdasarkan kesetiaan mereka, yaitu kepada Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Sayid Ali Khamenei, Ayatullah Sayid Ali Sistani dan Muqtada Sadr.[23]

Falah Fayyadh adalah komandan dan Hadi Ameri adalah wakil dari Hasyd al-Sya'bi saat ini. Sebelum Amiri, Abu Mahdi al-Muhandis adalah wakil ketua Hasyd al-Sya'bi, yang syahid bersama dengan Qosim Sulaimani, komandan Pasukan Quds Iran, dalam operasi teroris oleh pemerintah AS pada awal 2020.[24] Sesuai dengan aturan Organisasi Hasyd al-Sya'bi yang telah disetujui oleh Parlemen Irak, pengangkatan pimpinan kesatuan iniataupun pangkat yang lebih tinggi, sebagaimana kesatuan militer lainnya, setelah diajukan oleh Perdana Menteri akan ditetapkan oleh parlemen.[25] Namun berdasarkan surat perintah pengadilan nomor 331 tertanggal 17 September 2019 yang dikeluarkan perdana menteri saat itu Adil Abdul Mahdi, pimpinan Hasyd al-Sya'bi memiliki wewenang untuk menunjuk komandan dan pimpinan atas nama Perdana Menteri dan menyerahkannya kepada Komando Umum Angkatan Bersenjata untuk disetujui.[26]

Beberapa kelompok yang tergabung dalam Hasyd al-Sya'bi adalah:

  • Organisasi Badr (cabang militer)
  • 'Ashaib Ahl al-Haq
  • Kataib Hizbullah
  • Saraya al-Khurasani
  • Kataib Abu Fadhl al-Abbas
  • Saraya al-'Atabat
  • Brigade Ali al-Akbar[27]
  • Kataib Sayid al-Syuhada[28]
  • Saraya al-Salam (sebelumnya bernama Jaisy al-Mahdi) [catatan 1]
  • Saraya al-Jihad
  • Saraya al-Aqidah
  • Saraya al-Syura[29]
  • Quwat al-Syahid al-Shadr
  • Harakah al-Nujaba.[30]

Aktivitas

Peran Hasyd al-Sya'bi dalam perang melawan ISIS dinilai penting[31] termasuk memecahkan pengepungan kota Samarra dan Amerli dan membebaskan Jurf al-Shakhr, Tikrit, Baiji dan provinsi Diyali.[32] Menurut laporan resmi Hasyd al-Sya'bi, sampai akhir tahun 2015, ISIS diusir dari sembilan belas kota Irak dan keamanan didirikan di 52 jalur komunikasi antar kota di negara ini. Pangkalan ini memperkirakan luas wilayah yang dibebaskan oleh Hasyd al-Sya'bi menjadi 17.500 kilometer persegi (sepertiga dari wilayah yang diduduki ISIS).[33]

Setelah jatuhnya kontrol ISIS, Hasyd al-Sya'bi membersihkan sisa-sisa ISIS di daerah Baghdad, Salah al-Din, Diyala, Kirkuk, Nainawa dan Anbar.[34] Selain itu, organisasi ini juga aktif pada kegiatan sosial,[35] membangun jalan,[36] penggurunan,[37] menjaga keamanan majelis keagamaan,[38] termasuk prosesi Arbain[39] dan pengendalian kejadian tak terduga, seperti banjir.[40]

Reaksi Negara lain terhadap Hasyd al-Sya'bi

Rex Tillerson, Menteri Luar Negeri AS saat itu, sekitar setahun setelah persetujuan undang-undang Organisasi Hasyd al-Sya'bi, menyebut organisasi ini sebagai kelompok milisi paramiliter Iran[41] dan meminta agar dibubarkan atau diintegrasikan ke dalam Tentara Irak.[42] Para analis menilai kehadiran beberapa kelompok Hasyd al-Sya'bi yang berpengaruh, seperti Korps Badr, 'Asha'ib Ahl al-Haq, dan Kataib Hizbullah, yang menuntut penarikan pasukan Amerika dari Irak yang membuat AS tidak menyepakati pembentukan Hasyd al-Sya'bi.[43][catatan 2] Sebagian analis lainnya berpendapat penentangan AS pada Hasyd al-Sya'bi disebabkan kedekatan organisasi ini pada Iran dan Sayid Ali Sistani juga kekhawatiran AS akan pengaruh organisasi dalam pemilu Irak.[44] Menteri Luar Negeri Saudi saat itu juga, sekitar Juni 2016 menganggap Hasyd al-Sya'bi sebagai penyebab ketegangan kelompok dan menuntut pembubarannya.[45]

Pada tanggal 3 Maret 2022, Presiden Suriah Basyar al-Asad bertemu dengan komandan Hasyd al-Sya'bi, dan dalam pertemuan itu, ia menekankan untuk melawan negara-negara pendukung teroris.[46] Demikian pula, menurut Hadi Ameri, wakil Hasyd al-Sya'bi, pada 16 November 2016 Bashar Assad mengundang Hasyd al-Sya'bi pergi ke Suriah untuk melawan ISIS setelah pembebasan Irak.[47] Sayid Ali Khamenei, pemimpin Republik Islam Iran, juga, dalam percakapan dengan Sayid Ammar Hakim, ketua Dewan Tertinggi Islam Irak, ia menyebut Hasyd al-Sya'bi sebagai modal kekuatan rakyat Irak yang harus didukung.[48] Juga Sayid Hasan Nasrullah, pada 19 Agustus 2021 menganggap penguatan Hasyd al-Sya'bi diperlukan untuk mempertahankan keamanan Irak.[49]

Serangan AS ke Pangkalan Hasyd al-Sya'bi

Pada 29 Desember 2019 Amerika Serikat menyerang pangkalan militer Hasyd al-Sya'bi di Anbar dan perbatasan Irak dan Suriah. Disebutkan 25 orang tewas dalam serangan ini. Departemen Pertahanan AS mengumumkan serangan ini sebagai tanggapan atas serangan Hasyd al-Sya'bi di pangkalan-pangkalan Amerika di Irak.[50] Di sisi lain, Hasyd al-Sya'bi menolak mengaku bertanggung jawab atas serangan di pangkalan-pangkalan Amerika.[51]

Pada 8 Juni 2021 Amerika Serikat juga menyerang pangkalan Hasyd al-Sya'bi di perbatasan Irak dan Suriah, yang menewaskan empat pasukan Hasyd al-Sya'bi. Amerika Serikat menganggap serangan ini sebagai tanggapan atas serangan drone milisi yang didukung Iran terhadap personel dan fasilitas Amerika di Irak.[52] Di sisi lain, Hasyd al-Sya'bi menyatakan bahwa pasukan yang ditargetkan tidak aktif melawan pasukan asing di Irak.[53]

Reaksi Internal Irak tentang Hasyd al-Sya'bi

Muqtada al-Sadr, seorang ulama Syiah dan aktivis politik Irak, pada tahun 2017 meminta integrasi Hasyd al-Sya'bi dalam militer Irak[54] dan pada tahun 2021 meminta agar Hasyd al-Sya'bi tidak terlibat dalam politik dan bisnis.[55] Berbeda dengan Sayid Kazhim Hairi, salah seorang ulama marja taklid Syiah Di Najaf, dia mendukung Hasyd al-Sya'bi sebagai kekuatan mandiri yang tidak dapat digabungkan dengan kekuatan lain dan dianggap perlu untuk menjaga keamanan negara.[56]

Syaikh Basyir Najafi salah seorang ulama marja taklid Syiah yang lain di Najaf menyebut Hasyd al-Sya'bi sebagai lengan dan pelindung rakyat Irak.[57] Namun ia dan Muhammad Ishaq Fayyadh, ulama marja taklid yang lain, berpesan agar Hasyd al-Sya'bi menjauhi politik.[58]

Sebagian analis Irak juga berpendapat kehadiran Hasyd al-Sya'bi sangat penting terutama dalam menghadapi ancaman kekuatan asing dan kelompok teroris.[59] Demikian juga Sayid Ammar Hakim, ketua Dewan Tertinggi Islam Irak, menganggap Hasyd al-Sya'bi sebagai kebutuhan strategis bagi Irak dan menentang pembubaran atau integrasinya ke dalam tentara; Meskipun dia mengkritik hubungannya dengan kekuatan politik.[60] Faleh Fayyaz, kepala Hasyd al-Sya'bi, membantah keterlibatan Hasyd al-Sya'bi dalam politik.[61]

Tuduhan

Setelah operasi untuk membebaskan Fallujah pada tahun 2016, Amnesty International menuduh Hasyd al-Sya'bi menculik 650 orang dari Fallujah, yang nasibnya tidak diketahui.[62] Grand Syekh al-Azhar, Ahmad Tayib menyebut pembebasan Tikrit oleh Hasyd al-Sya'bi sebagai kejahatan perang terhadap Sunni.[63] Jamaat al-Ulama al-Iraq , dipimpin oleh Khalid Abd al-Wahhab al-Molla, seorang ulama Sunni,[64] dan Syekh Basyir Najafi, ulama marja taklid di Najaf,[65] menolak klaim Syekh al-Azhar sebab Hasyd al-Sya'bi dibentuk dari milisi Syiah dan Sunni.

Pranala Terkait

Catatan Kaki

  1. Hasyd asy-Sya'bī-Ha Ce Afradi Hastand?, Situs Mizan News.
  2. Salumi, Tadhhiyyah al-Dzāt Ladā Muntasibī al-Hasyd al-Sya'bī, hlm. 241.
  3. Barisam, Asbāb Tathawwu' al-Syabāb Fī al-Hasyd al-Sya'bī al-'Irāqī, hlm. 621.
  4. Khassyan, al-Hasyd al-Sya'bī Dirāsah Fī al Jiyūbūlītīk al-Naqdiyyah, hlm. 486.
  5. Nashir, al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Mandzhūr al-Amrīkī, hlm. 116.
  6. Sistani Dar Sadad-e Barcidan-e Besat-e Hasyd Sya'bi Az Zir-e Pay-e Syebh-e Nezamiyan-e Eraqi,, Situs Independent Persian.
  7. Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd asy-Sya'bī Fī al-Madrak al-'Irāqī, hlm. 108.
  8. Nashir, al-Hasyd asy-Sya'bī Fī al-Mandzhūr al-Amrīkī, hlm. 116.
  9. Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd asy-Sya'bī Fī al-Madrak al-'Irāqī, hlm. 108.
  10. Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd asy-Sya'bī Fī al-Madrak al-'Irāqī, hlm. 108.
  11. Qathi' Nahidh, Indhimām al-Hasyd asy-Sya'bī Ilā al-Muassasah al-'Askariyyah, hlm. 437.
  12. Sistani Dar Sadad-e Barcidan-e Besat-e Hasyd Sya'bi Az Zir-e Pay-e Syebh-e Nezamiyan-e Eraqi, Situs Independent Persian.
  13. Nashir, al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Mandzhūr al-Amrīkī, hlm. 116; Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Madrak al-'Irāqī, hlm. 108.
  14. Lihat: Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Madrak al-'Irāqī, hlm. 108; Qathi' Nahidh, Indhimām al-Hasyd al-Sya'bī Ilā al-Muassasah al-'Askariyyah, hlm. 437.
  15. Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Madrak al-'Irāqī, hlm. 108.
  16. Kathi' Nahidh, Indhimām al-Hasyd asy-Sya'bī Ilā al-Muassasah al-'Askariyyah, hlm. 440.
  17. Al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-'Irāq Quwwah 'Askariyyah Wa Siyāsiyyah, Situs Aljazeera.
  18. Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Madrak al-'Irāqī, hlm. 108.
  19. Manshur & Abdul Jabbar, Al-Hasyd al-Sya'bī wa Mustaqbal al-'Irāq, hlm. 20.
  20. Manshur & Abdul Jabbar, Al-Hasyd al-Sya'bī wa Mustaqbal al-'Irāq, hlm. 20.
  21. Khassyan, al-Hasyd al-Sya'bī Dirāsah Fī al Jiyūbūlītīk al-Naqdiyyah, hlm. 486.
  22. Sakhtar-e Hasyd Sya'bi-e Eraq; Muhimtari Guruhha-e Tasykil Dahande-e Ān, Situs Tasnim News.
  23. Manshur & Abdul Jabbar, Al-Hasyd al-Sya'bī wa Mustaqbal al-'Irāq, hlm. 7.
  24. Darbare-e Abū Mahdī al-Muhandis, Situs IRNA.
  25. Azad, Ulgu-e Tasykil Wa Tahdid-e Hasyd Sya'bi Dar Eraq, hlm. 89.
  26. Azad, Ulgu-e Tasykil Wa Tahdid-e Hasyd Sya'bi Dar Eraq, hlm. 96.
  27. Manshur & Abdul Jabbar, Al-Hasyd al-Sya'bī wa Mustaqbal al-'Irāq, hlm. 21 & 22.
  28. Qathi' Nahidh, Indhimām al-Hasyd asy-Sya'bī Ilā al-Muassasah al-'Askariyyah, hlm. 441.
  29. Manshur & Abdul Jabbar, Al-Hasyd al-Sya'bī wa Mustaqbal al-'Irāq, hlm. 23 & 24.
  30. Sakhtar-e Hasyd Sya'bi-e Eraq; Muhimtarin Guruhha-e Tasykil Dahande-e Ān, Situs Tasnim.
  31. Manshur & Abdul Jabbar, Al-Hasyd asy-Sya'bī wa Mustaqbal al-'Irāq, hlm. 7.
  32. Halafi, Hasyd al-Sya'bī Basij-e Mardumi-e Eraq, hlm. 48.
  33. [1] Situs internet Hasyd al-Sya'bi
  34. Agaz-e Amaliyat-e Amniyati-e Hasyd ay-Sya'bī Dar Diyālī, Situs ISNA.
  35. Tanfīdz Hamlah Khadamiyyah Fī Maqām al-Imām as-Sajjād, Situs resmi Hasyd al-Sya'bi.
  36. Lihat: Al-Liwā' 28 Bi al-Hasyd Yastajīb Li Munāsyadah Khadamiyyah Fī Syimāl Khāniqīn, Situs remi Hasyd al-Sya'bi
  37. Al-Hasyd asy-Sya'bī Yuhshī 'Adad Quwwātih Wa Jarhāh Wa Yuakkid 'Alā al-Dharūrah al-Mulihhah Li Baqāih, Situs Perwkilan Berita Irak.
  38. Lihat: Tarh-e Wize-e Amniyati-e Hasyd Sya'bi-e Eraq Baraye A'yad-e Mazhabi, Situs Mehr News; Tarh-e Amniyati-e Hasyd Sya'bi Baraye Marasem-e Salruz-e Syahadat-e Emam 'Alī (as) Dar Najaf-e Asyraf, Situs Tasnim News.
  39. Al-Hasyd al-Sya'bī Yuhbith Mukhatthathan Li Istihdāf al-Amn Khilāl Ziyārah al-'Arba'īn, Situs Almayadeen .
  40. Lihat: Palanfo Kravc: Hādzā Mā Syārakat Bihī al-Handasah al-'Askariyyah Li al-Hasyd asy-Sya'bī Fī al-Muhāfadzhāt al-Janūbiyyah Li Ihtiwā' Azimmah as-Suyūl Wa al-Faidhanāt , Situs Al-Hashed .
  41. Al-Jabir: Bahatsnā Ma'a Tylerson Khathar Īrān Wa Azimmah Qathar, Situs al-Arabiya .
  42. Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Madrak as-Syiyāsī al-'Irāqī, hlm. 111.
  43. Nashir, al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Mandzhur al-Amrīkī, hlm. 118.
  44. Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd al-Sya'bī Fī al-Madrak as-Syiyāsī al-'Irāqī, hlm. 111 & 112.
  45. Hal Tamna' as-Su'ūdiyyah Muqātilī al-Hasyd asy-Sya'bī Min Adā' al-Hajj? Situs Alhurra.
  46. Al-Asad Yabhats Ma'a Ra'īs al-Hasyd asy-Sya'bī al-Qadhāyā al-Amniyyah al-Musytarakah, Situs Almayaden.
  47. Hādī al-'Āmirī: Al-Hasyd asy-Sya'bī Talaqqā Da'wah Min al-Asad Li ad-Dukhūl Ilā Sūriyyā, Situs Rudaw.
  48. Khāmene'ī Li asl-Hasyd asy-Sya'bī: Lā Tatsiq Bi al-Amrikiyyīn. Situs Center LCRC.
  49. [(https://www.todaynewsiq.net/52884--.html As-Sayyid Hasan Nashrullah: Al-Hasyd asy-Sya'bī adh-Dhimānah al-Haqīqiyyah Li al-'Irāq Fī Muwājahah Dā'ish wa at-Takfīriyyīn,] Situs Today News.
  50. 25 Qatīlan Wa 51 Jarīhan Bi al-Hujīm al-Amrīkī 'Alā Mawāqi' Li al-Hasyd asy-Sya'bī, Situs RT Arabic; https://www.bahesab.ir/time/conversion/ Tabdil-e Tarikh Az Milad Be Syamsi, Situs Ba Hesab.
  51. American Airstrikes Rally Iraqis Against U.S, Situs The New York Times.
  52. Al-Qashf al-Amrīkī: Ghārāt Amrīkiyyah Fī al-'Irāq Wa Sūriyyā, Situs BBC Arabic.
  53. Al-Irāq Yudīn al-Hujūm al-Amrīkī 'Alā al-Mawāqi' Li al-Hasyd asy-Sya'bī, Situs Anadolu.
  54. Muqtadā Shadr: Hasyd-e Sya'bī Ba Artesy-e Eraq Edgham Syawad, Situs Ilna.
  55. Syahsawari, Baz-e Taze-e Shadr: Tamami-e Nemayandegan-e Nazdik Be Muqtada Shadr Dar Parleman-e Eraq Este'fa Dadan, hlm. 4.
  56. Bayān Samāhah as-Sayyid al-Hā'irī Yu'lin 'Adam al-Istimrār Fī at-Tashaddī Li al-Marja'iyyah Bi Sabab al-Maradh Wa at-Taqaddum Fī al-'Umr, Situs Alhaeri.
  57. Al-Marja' an-Najafī: Al-Hasyd asy-Sya'bī Dzirā' al-'Irāq Wa al-Marja'iyyah Wa Bihim Ya'uzzu al-Islām Wa al-Wathan, Situs Shafaqna.
  58. Ta'kid-e Āyāt-e Ezam-e Najafī Wa Fayyadh Bar Wahdat-e Bisytar-e Guruha-e Muqawemat-e Eslami-e Eraq Wa Duri-e Anha Az Seyasat, Situs Shafaqna.
  59. Hatthab, Taudzhīf al-Hasyd asy-Sya'bī Fī al-Madrak as-Syiyāsī al-'Irāqī, hlm. 117.
  60. Dar Barabar-e Enhelal-e Hasyd-e Sya'bī Mi Istim, Situs ISNA.
  61. Fāleh al-Fayyādh: Hasyd-e Sya'bī Dar Bahtsha-e Seasi Dekhalat Nami Kunad, Situs Shafaqna.
  62. Amnesty demands Iraq reveal fate of nearly 650 missing men and boys, Situs Middle East Eye.
  63. Al-'Irāq.. Al-Marja' an-Najafī Yantaqid Mauqif al-Azhar Min al-Hasyd asy-Sya'bī,] Situs Taqrib News.
  64. [2]Al-'Irāq Al-Marja' an-Najafī Yantaqid Mauqif al-Azhar min al-Hasyd al-Sya'bī, Situs Taqrib News.
  65. Jamā'ah al-'Ulāmā' al-'Irāq Li al-Azhar: Al-Hasyd asy-Sya'bī Yatallaf Min Syī'ah Wa Sunnah, Situs Tasnim News.
  1. Sebagian orang mengatakan bahwa Saraya al-Salam bukan merupakan bagian dari Hasyd al-Sya'bi; walaupun demikian kelompok ini membantu Hasyd al-Sya'bi melawan teroris ISIS. (Kathi' Nahidh, Indhimam al-Hasyd al-Sya'bi ila al-Muasasah al-'Askariyah, hlm. 441)
  2. Kelompok-kelompok Hasyd al-Sya'bi seperti Kataib Hizbullah dan 'Ashaib Ahl al-Haq, pada tahun 2003 sebelum pembentukan Hasyd al-Sya'bi dan setelah masuknya pasukan militer Amerika ke wilayah Irak, melakukan beberapa operasi militer melawan AS. (Nashir, al-Hasyd al-Sya'bi fi al-Mandzur al-Amriki, hlm. 115)

Daftar Pustaka