Lompat ke isi

Konsep:Haji Berdarah

Dari wikishia
Pembantaian jemaah haji pada (1366 HS)

Haji Berdarah (bahasa Persia: حج خونین) adalah pembantaian jemaah haji di Kota Mekah oleh pasukan Arab Saudi, selama Musim Haji Tamattu pada tahun 1366 HS dalam upacara Bara'ah min al-Musyrikin (Berlepas Diri dari Kaum Musyrikin). Berdasarkan pernyataan Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, dalam peristiwa ini, 325 warga Iran yang sebagian besar adalah perempuan, tewas. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari Imam Khomeini dan berujung pada pemutusan hubungan politik kedua negara serta penghentian pengiriman jemaah haji.

Pembantaian Jemaah Haji

Pada 9 Mordad 1366 HS, bertepatan dengan 6 Dzulhijjah 1407 H, saat penyelenggaraan upacara Bara'ah min al-Musyrikin di Musim Haji,[1] polisi Arab Saudi menyerang para demonstran[2] dan menurut laporan media Republik Islam Iran, di sepanjang rute pawai, batu dan batu bata dilemparkan dari atap rumah ke arah jemaah haji[3] dan setelah itu, menargetkan jemaah dengan gas beracun dan senjata api.[4]

Monumen peringatan syuhada haji tahun 66 di Behesht-e Zahra di Teheran

Berdasarkan beberapa informasi yang dipublikasikan, beberapa demonstran juga menambah panas konflik ini. Dalam hal ini, Ezzatollah Sahabi dalam memoarnya merujuk pada peran Organisasi Mujahidin Rakyat Iran (MKO).[5] Ayatullah Khamenei juga dalam sebagian pidatonya merujuk pada peran Organisasi Mujahidin Rakyat Iran dalam pembantaian Haji Berdarah 66.[6]

Peristiwa ini dianggap sebagai pembantaian jemaah haji terbesar dalam upacara haji dalam sejarah kontemporer[7] dan juga dikenal sebagai "Jumat Berdarah".[8]

Korban Jiwa

Refleksi pembantaian jemaah haji di Koran Kayhan

Berdasarkan pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Saudi, dalam peristiwa ini 275 jemaah haji Iran, 85 warga Saudi termasuk pasukan polisi, dan 45 jemaah haji dari negara lain tewas, serta banyak lainnya terluka.[9] Statistik ini diragukan oleh Republik Islam Iran, dan sumber-sumber Iran melaporkan tewasnya 325 warga Iran (203 perempuan dan 122 laki-laki) dalam peristiwa tersebut.[10] Di antara mereka yang tewas terdapat istri dan ibu dari para syuhada Perang Iran-Irak dan beberapa veteran perang (janbazan).[11]

Reaksi

Terbunuhnya jemaah haji Iran oleh polisi Arab Saudi memicu reaksi keras dari Imam Khomeini, Pemimpin Revolusi Islam Iran.[12] Beliau menganggap peristiwa ini telah mematahkan hati Nabi Islam saw.[13] Beliau juga menyebutkan dalam pidatonya:

«Semua bangsa menghormati Ka'bah... Ka'bah adalah Ka'bah yang telah ada sejak awal penciptaan dan semua nabi menjadi pelayan di dalamnya. Menodai Ka'bah bukanlah masalah yang bisa diabaikan begitu saja. Jika kita bisa mengabaikan masalah Al-Quds, jika kita bisa mengabaikan Saddam, jika kita bisa mengabaikan semua orang yang berbuat jahat kepada kita, kita tidak bisa mengabaikan masalah Hijaz. Masalah Hijaz adalah bab lain.»[14]

Sebagai protes atas pembantaian jemaah haji Iran, Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran diserang dan seorang petugasnya tewas.[15] Masyarakat, buruh, dan mahasiswa melakukan demonstrasi dan menuntut balas dendam. Akbar Hashemi Rafsanjani berpidato di tengah kerumunan di depan Majelis Syura Islami dan mengajak masyarakat untuk bersabar serta memberikan reaksi keras terhadap para penguasa Arab Saudi.[16] Setelah kejadian ini, hubungan Iran dan Arab Saudi serta pengiriman jemaah haji Iran terputus selama empat tahun.[17] Selain itu, Mahdi Karroubi, kepala rombongan haji Iran, diusir dari Arab Saudi.[18]

Lihat Juga

Catatan Kaki

  1. «Bara'at-e Iranian az Hajj-e Estekbari», Kantor Berita Majelis Syura Islami.
  2. «Bara'at-e Iranian az Hajj-e Estekbari», Kantor Berita Majelis Syura Islami.
  3. Salimi, Hajj-e Khunin, Koran Jam-e Jam, No. 4086, 1393 HS.
  4. «Bara'at-e Iranian az Hajj-e Estekbari», Kantor Berita Majelis Syura Islami.
  5. «Naqsh-e Monafeqin dar Koshtar-e Khunin-e Makkeh dar Sal-e 66», Situs Pusat Dokumen Revolusi Islam.
  6. «Naqsh-e Monafeqin dar Koshtar-e Khunin-e Makkeh dar Sal-e 66», Pusat Dokumen Revolusi Islam.
  7. Yaghoubi, «Jomeh-ye Khunin-e Makkeh; Masiri baraye Sodur-e Enqelab», Situs BBC.
  8. Salimi, Hajj-e Khunin, Koran Jam-e Jam, No. 4086, 1393 HS.
  9. «Hajj-e Khunin-e 66 ra az Yad Nabrim», Kantor Berita IQNA.
  10. Salimi, Hajj-e Khunin, Koran Jam-e Jam, No. 4086, 1393 HS.
  11. «Tasavir-e Montasher Nashodeh az Shohada-ye Jomeh-ye Khunin-e Makkeh», Mashregh News.
  12. Rezaei, entri «Bara'at az Moshrekan», Daneshnameh Hajj va Haramain Syarifain.
  13. Shahifah Imam, 1378 HS, jld. 20, hlm. 350.
  14. Shahifah Imam, 1378 HS, jld. 20, hlm. 369.
  15. «Khaterat-e Diplomat-e Irani az Hajj-e Khunin», Situs Tarikh Irani.
  16. Hashemi Rafsanjani, Defa' va Siyasat (Khaterat Sal 1366 HS), 1389 HS, hlm. 209.
  17. Rezaei, entri «Bara'at az Moshrekan».
  18. «Khaterat-e Diplomat-e Irani az Hajj-e Khunin», Situs Tarikh Irani.

Daftar Pustaka