Konsep:Al-Taqî
Al-Taqi (bahasa Arab:تَقی) adalah salah satu gelar Imam Jawad as yang paling terkenal[1] yang bermakna orang yang memelihara diri dan bertakwa.[2] Baqir Syarif al-Qurasyi (1344-1433 H), seorang peneliti sejarah Islam, dalam kitab Hayat al-Imam Muhammad al-Jawad as mengenai alasan penyematan gelar ini kepada Imam Kesembilan Syiah mengatakan: karena beliau bertakwa di hadapan Allah, bertaubat, dan bertawasul kepada-Nya, serta tidak pernah menyerah pada hawa nafsu sendiri dan keinginan Al-Ma'mun.[3]
Berdasarkan sebuah riwayat yang dinukil oleh Syekh Shaduq dalam kitab Ma'ani al-Akhbar, gelar ini disematkan kepada Imam Kesembilan Syiah karena beliau bertakwa kepada Allah dan Allah menjaganya dari kejahatan Al-Ma'mun ketika ia berniat membunuh Imam.[4][catatan 1]
Lihat Juga
Catatan
- ↑ Dan dinamakan Muhammad bin Ali al-Tsani alaihima salam sebagai Al-Taqi karena beliau bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla, maka Allah menjaganya dari kejahatan Al-Ma'mun...
Catatan Kaki
Daftar Pustaka
- Ibnu Manzhur, Muhammad bin Mukarram, Lisan al-Arab, Qom: Nasyr Adab al-Hauzah, 1405 H.
- Qurasyi, Baqir Syarif, Hayat al-Imam Muhammad al-Jawad as, Nasyr Amir, 1418 H.
- Shaduq, Muhammad bin Ali, Ma'ani al-Akhbar, Qom: Jameeh Modarresin, 1379 H.
- Majlisi, Muhammad Baqir, Jala' al-Uyun, Qom: Sorour, 1382 HS.