Konsep:Israel
Israel atau Rezim Zionis (bahasa Arab:إسرائيل أو الكيان الصهيوني), berdasarkan ideologi Zionisme, mendeklarasikan keberadaannya pada tahun 1327 HS/1948 M dengan menduduki wilayah Palestina. Umat Islam menganggap Israel sebagai rezim palsu dan musuh utama Islam. Para Marja Taklid Syiah menganggap segala bentuk transaksi dan hubungan dengan Israel adalah Haram dan menuntut pengusiran rezim tersebut dari tanah Palestina.
Beberapa pusat dan tempat ziarah Syiah di Palestina yang diduduki dan wilayah Israel antara lain: Makam kepala al-Husain di Asqalan, Maqam Imam Ali as di jalur Al-Quds menuju Jaffa, makam yang dinisbatkan kepada Fatimah putri Imam Husain as, dan makam lain yang dinisbatkan kepada Sukainah putri Imam Husain as.
Disebutkan bahwa di beberapa universitas Israel terdapat studi Islamologi dan Syiahologi. Universitas Yerusalem (Ibrani), Haifa, Tel Aviv, dan Bar-Ilan disebut sebagai pusat penelitian Islam terpenting di Israel.
Banyak negara Islam seperti Indonesia, Pakistan, Suriah, Irak, Malaysia, Arab Saudi, Yaman, dan Iran (setelah Revolusi Islam Iran), tidak mengakui rezim Zionis dan tidak memiliki hubungan politik maupun perdagangan dengannya.
Pendirian Israel dan pendudukan Palestina membawa dampak seperti pembunuhan dan pengusiran banyak rakyat Palestina, terbentuknya Poros Perlawanan, serta munculnya pemberontakan rakyat di Palestina dan wilayah sekitarnya, juga protes global. Berdasarkan laporan, hingga tahun 2023 M/1402 HS, kurang dari 15 persen wilayah Palestina (mencakup Jalur Gaza dan bagian-bagian terpisah dari Tepi Barat) yang masih berada di tangan warga Palestina.
Kaum Zionis menyampaikan sejumlah klaim untuk melegitimasi pendirian Israel di Palestina. Mereka berdalih bahwa Yahudi adalah bangsa terpilih dan Palestina adalah tanah yang dijanjikan bagi mereka, sehingga mengusir warga Arab Palestina dianggap sebagai hak Yahudi-Zionis. Selain itu, mereka juga memanfaatkan tragedi Holocaust dan slogan "tanah tanpa penduduk untuk bangsa tanpa tanah" sebagai pembenaran lainnya.
Sejak mendeklarasikan keberadaannya pada 1948 M, Israel berkali-kali menyerang rakyat Palestina, Lebanon, dan negara-negara Muslim di kawasan, serta mengobarkan perang yang mengakibatkan tewasnya banyak warga sipil dan kehancuran yang luas. Israel juga berkali-kali menyerang rakyat Jalur Gaza, termasuk pada tahun 2008, 2012, 2014 dan 2023 M. Selama masa pendudukan Palestina, rezim ini telah melakukan berbagai pembantaian dan teror di Palestina dan wilayah sekitarnya. Berdasarkan laporan Pusat Informasi Palestina, dari tahun 1948 M hingga 2023 M/1402 HS, lebih dari 100 ribu warga Palestina telah dibunuh oleh kaum Zionis, yang disebut sebagai genosida. Selain itu, menurut statistik kantor berita, Zionis Israel telah melakukan lebih dari 2.700 aksi teror, yang karenanya badan intelijen Israel (Mossad) digambarkan sebagai "mesin pembunuh Israel yang kejam".

Penentangan Ulama Syiah terhadap Israel
Ulama Syiah senantiasa menentang pendirian Israel dan mengutuk kejahatan-kejahatannya. Menurut pandangan sejumlah Marja Taklid, seperti Sayid Muhammad Hadi Milani,[1] Imam Khomeini,[2] dan Muhammad Fadhil Lankarani,[3] segala bentuk transaksi dengan Israel dan penggunaan produk Israel adalah Haram. Kelompok lainnya seperti Sayid Muhsin Thabathabai Hakim, Sayid Abu al-Qasim al-Musawi al-Khui, Ayatullah Burujerdi, Sayid Abdul Husain Syarafuddin, dan Sayid Abul Qasim Kasyani[4] serta Imam Khomeini,[5] selain mengutuk kejahatan Israel, juga menuntut pengusiran rezim tersebut dari Palestina. Abdul Karim Zanjani, salah satu fakih Syiah abad ke-14 Hijriah, setelah deklarasi pendirian negara Israel dan perang Israel dengan Arab pada 1948 M/1327 HS, mengeluarkan fatwa jihad melawan Israel.[6]
Imam Khomeini memperkenalkan Israel sebagai musuh utama Islam, Al-Qur'an dan Nabi Muhammad saw yang tidak segan melakukan kejahatan apa pun dalam menjarah negara-negara Islam.[7] Menurut Murtadha Muthahhari, Israel adalah musuh kaum Muslimin yang paling keras kepala dan berbahaya.[8]
Saya menganggap dukungan terhadap rencana kemerdekaan Israel dan pengakuannya sebagai bencana bagi kaum Muslimin dan ledakan bagi negara-negara Islam, dan saya menganggap penentangan terhadapnya sebagai kewajiban besar Islam.[9]
Imam Musa Shadr menganggap rezim Israel sebagai simbol kesempurnaan dari monopoli, kezaliman, pendudukan, dan kekejaman.[10] Ayatullah Khamenei juga memperkenalkan rezim Zionis sebagai perampas dan penjahat,[11] palsu,[12] pembunuh anak-anak dan algojo,[13] buatan,[14] buas dan bersifat setan,[15] serta musuh Islam dan kemanusiaan yang paling jahat.[16]
Hubungan Negara-negara Muslim dengan Israel
Hubungan negara-negara Muslim dengan Israel mengalami pasang surut. Banyak negara Islam seperti Indonesia, Pakistan, Suriah, Irak, Afganistan, Aljazair, Bangladesh, Kuwait, Lebanon, Libya, Malaysia, Oman, Qatar, Somalia, Arab Saudi, Tunisia, Yaman dan Iran (setelah Revolusi), tidak mengakui rezim Zionis.[17]
Meskipun demikian, beberapa pejabat negara Islam telah menormalisasi hubungan mereka dengan Israel; di antaranya Mesir, Yordania, Bahrain, UEA, Sudan dan Maroko.[18] Turki dianggap sebagai negara Muslim pertama yang menjalin hubungan dan kerja sama dengan Israel. Turki mengakui Israel pada Maret 1949 M dan menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1952 M.[19]
Iran pada Esfand 1328 HS/Maret 1950 M mengakui Israel dan menjalin hubungan politik dengannya.[20] Dua tahun kemudian, dengan naiknya Muhammad Mussadegh ke tampuk kekuasaan, pemerintah secara resmi memutuskan hubungan dengan Israel.[21] Pada masa Muhammad Reza Pahlavi, hubungan Iran dan Israel dipulihkan, dan pada Syahrivar 1346 HS (September 1967) kedutaan Israel secara resmi mulai beroperasi di Iran, yang aktif hingga Revolusi Islam Iran.[22] Dengan kemenangan Revolusi Islam Iran pada 22 Bahman 1357 HS/ 11 Februari 1979 M, hubungan Iran dengan Israel diputus dan kedutaan Israel diubah menjadi kedutaan Palestina.[23]
Studi Islamologi dan Syiahologi di Israel
Syiah dan Iran dianggap sebagai salah satu subjek penelitian di universitas-universitas Israel.[24] Dalam buku Islam-pazhuhi dar Israel (Studi Islam di Israel) disebutkan bahwa Israel mendedikasikan sejumlah besar kegiatan penelitiannya, dengan memobilisasi banyak pusat ilmiah dan tokoh terkemuka dunia, untuk mengkaji Islam, sekte-sekte Islam, serta kaum Muslimin dan masyarakat Islam.[25]
Mahdawiyah juga merupakan topik yang menurut sebagian orang, dalam penelitian para orientalis. Topik ini lebih banyak diperhatikan dan diteliti oleh Yahudi Zionis dengan pandangan kritis dan tendensius serta bertujuan melemahkan dasar-dasar dan dokumen sejarah serta periwayatannya.[26] Orientalis Israel berusaha menganalisis masalah-masalah Syiah, termasuk Mahdawiyah, dengan pendekatan skeptis dan menonjolkan masalah-masalah yang samar dan meragukan dalam sejarah Syiah.[27]

Universitas Yerusalem (Ibrani), Haifa, Tel Aviv, dan Bar-Ilan disebut sebagai pusat studi Islam terpenting di Israel.[28] Menurut laporan, Universitas Ibrani Yerusalem, salah satu universitas penting Israel yang terletak di Baitulmaqdis, memiliki kursi khusus Syiahologi.[29] Universitas Tel Aviv, universitas terbesar di Israel, juga diketahui memiliki departemen studi Islamologi dan Syiahologi.[30]
Buku "Akidah dan Fikih dalam Syiah Imamiyah" (Belief and Law in Imāmī Shīʿism) karya Etan Kohlberg,[31] "Syiah Imamiyah dengan Melihat Tradisi Periwayatan Mereka" karya Joseph Eliash[32] dan "Teologi, Filsafat, dan Tasawuf Syiah Dua Belas Imam" (The Theology, Philosophy and Mysticism of Twelve-Imam Shi'ism) karya Sabine Schmidtke, yang pada tahun 2002 M menerima penghargaan Buku Tahun Ini Republik Islam Iran,[33] adalah beberapa karya penting dari para peneliti Syiah asal Israel.
Tujuan studi Islam di Israel dinyatakan sebagai berikut:
- Mengenal agama Islam, kaum Muslimin, dan sekte-sekte mereka untuk membantu pemerintah Israel dan negara-negara adidaya dunia dalam mendominasi negara-negara Islam;
- Mengenal isu-isu perselisihan di antara sekte-sekte Islam dan menggunakannya untuk memecah belah pengikut sekte-sekte tersebut;
- Mengenal cara-cara infiltrasi ke negara-negara dan masyarakat Islam.[34]
Status Syiah dan Tempat Suci Syiah di Wilayah Pendudukan
Tidak ada statistik pasti mengenai jumlah Syiah yang tinggal di wilayah yang diduduki oleh Israel. Pusat Statistik Al-Quds Pendudukan menyatakan jumlah Syiah resmi pada tahun 1386 HS (2007/2008 M) adalah 600 orang; namun statistik ini dianggap tidak akurat, karena banyak orang Syiah yang menyembunyikan identitas kesyiahan mereka karena takut dan khawatir diidentifikasi oleh lembaga keamanan Israel. Situs Channel 7 Yaman, pada tahun yang sama, menyatakan jumlah pengikut Syiah mencapai 6.000 orang. Angka ini juga dilaporkan hingga 10.000 orang.[35]
Dikatakan bahwa sejak deklarasi berdirinya Israel, kaum Syiah telah tinggal di Israel dan kelompok-kelompok Syiah seperti "Anak-anak Abdurrafi'" (Abna' Abdurrafi') dan "Syiah Haqiqi" aktif secara rahasia.[36] Statistik Muslim yang tinggal di wilayah pendudukan (Israel) pada tahun 2022 M dinyatakan sebanyak 1.728.000 orang.[37]
Tempat-tempat yang Dinisbatkan kepada Ahlulbait di Wilayah Pendudukan

Salah satu pusat Syiah di Israel adalah Makam kepala al-Husain di Asqalan, yang oleh beberapa peneliti dianggap sebagai tempat ziarah terpenting dan paling terkenal yang dinisbatkan kepada Ahlulbait as di Palestina yang diduduki.[38] Penyebab kemasyhuran dan pentingnya tempat ini adalah karena menurut satu pendapat, kepala Imam Husain as dimakamkan di sana.[39] Dikatakan bahwa kepala Imam dipindahkan ke Kairo pada pertengahan abad ke-6 Hijriah; namun Maqam Ra's al-Husain di Asqalan tetap dihormati dan diziarahi oleh masyarakat.[40]
Terdapat banyak tempat yang dinisbatkan kepada Imam Ali as; di antaranya Maqam dan tempat ziarah Imam Ali as di jalur Al-Quds menuju Jaffa (Tel Aviv) yang telah dihancurkan. Selain itu, terdapat pula Maqam Imam Ali as di kota Nablus, di sebelah barat Ramallah di desa Budrus, di kota Akka dan di kota Lod.[41] Di kota Hebron (Al-Khalil) terdapat makam yang dinisbatkan kepada Fatimah putri Imam Husain as dan di kota Tiberias terdapat makam lain yang dinisbatkan kepada Sukainah putri Imam Husain as.[42]
Pendudukan Palestina dan Deklarasi Resmi Berdirinya Israel
- Artikel utama : Pendudukan Palestina
Pada 14 Mei 1948 M/24 Ordibehesyt 1327 HS, dengan berakhirnya mandat Inggris atas Palestina,[43] David Ben-Gurion, bapak dan arsitek negara Israel,[44] di aula pertemuan kota Tel Aviv, mendeklarasikan kemerdekaan dan pendirian negara Yahudi Israel.[45] Sejak saat itu, pendudukan resmi Palestina dimulai.[46]
Satu hari setelah deklarasi berdirinya Israel, tentara lima negara Arab (Mesir, Lebanon, Suriah, Yordania, dan Irak)[47] berperang melawan Israel untuk mendukung Palestina.[48] Setelah perang ini, wilayah yang diduduki mencapai 78%.[49]
Berdasarkan laporan, hingga tahun 2023 M/1402 HS, kurang dari 15 persen wilayah Palestina (mencakup Jalur Gaza dan bagian-bagian terpisah dari Tepi Barat) yang masih berada di tangan warga Palestina dan wilayah lainnya telah diduduki oleh rezim Zionis.[50]
Hari deklarasi berdirinya Israel dikenal di kalangan warga Palestina sebagai hari "Nakbah" atau "Bencana", dan setiap tahun mereka mengutuk hari ini dan mengadakan demonstrasi.[51] Israel dikenal sebagai Rezim Pendudukan Al-Quds atau Rezim Penjajah Israel karena pendudukannya atas Al-Quds dan Palestina.[52]
-
Proses pendudukan Palestina oleh Israel dari tahun 1917 M hingga 2020 M. Warna putih: wilayah yang diduduki.
-
Migrasi paksa rakyat Palestina dari rumah mereka pada tahun 1948 M.
-
Pendudukan Palestina dari 1880 M hingga 2020 M.
-
Deklarasi berdirinya Israel pada 14 Mei 1948 M oleh Ben-Gurion di aula pertemuan Tel Aviv.
Dampak Deklarasi Berdirinya Israel
Deklarasi resmi berdirinya Israel dan pendudukan Palestina membawa dampak bagi Palestina dan Dunia Islam, di antaranya:
Terbunuh dan Terusirnya Rakyat Palestina: Berdasarkan laporan Pusat Informasi Palestina, menyusul pendudukan Palestina dari tahun 1948 M hingga 2023 M/1402 HS, lebih dari 100 ribu warga Palestina telah terbunuh.[53] Pusat ini, mengutip badan UNRWA, menyatakan jumlah pengungsi Palestina hingga tahun 2020 M mencapai 6,4 juta orang.[54]
Terbentuknya Poros Perlawanan dan Pemberontakan Rakyat: Setelah pendudukan Palestina dan wilayah sekitarnya, berbagai gerakan dan organisasi seperti Gerakan Fatah pada tahun 1959 M,[55] Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada tahun 1964 M,[56] Gerakan Jihad Islam pada tahun 1979 M,[57] dan Gerakan Hamas pada tahun 1987 M[58] di Palestina, serta Gerakan Amal pada tahun 1975 M[59] dan Hizbullah Lebanon pada tahun 1982 M di Lebanon,[60] dibentuk dengan tujuan menghadapi Israel.
Rakyat Palestina selama pendudukan tanah mereka, berkali-kali bangkit melawan Israel.[61] Tiga Intifadah juga terjadi di Palestina: Intifadah Pertama (Intifadah Batu) pada tahun 1987 M, Intifadah Kedua (Intifadah Al-Aqsa) pada September 2000 M, dan Intifadah Ketiga (Intifadah Quds) pada awal Oktober 2015 M.[62]
- Lihat Juga : Poros Perlawanan
Tujuan Pendirian Israel

Pendirian negara besar (Israel Raya) dengan identitas Yahudi dan kekuatan regional yang dominan di Timur Tengah disebutkan sebagai tujuan pertama dan terpenting rezim Israel.[63] Roger Garaudy, penulis dan politisi Muslim asal Prancis, meyakini bahwa tujuan mendasar kaum Zionis adalah migrasi seluruh orang Yahudi ke "Tanah yang Dijanjikan"[64] dan pembentukan negara Yahudi di Palestina.[65] Menurut Imam Khomeini, tujuan pendirian Israel di Palestina adalah untuk menguasai Dunia Islam dan menjajah negeri-negeri Islam.[66]
Alasan Kaum Zionis untuk Mendirikan Israel
"Mereka mengklaim bahwa tiga ribu tahun yang lalu, dua orang dari kami [Daud dan Sulaiman] memerintah di sana untuk sementara waktu... Selama periode dua atau tiga ribu tahun ini, kapan tanah Palestina menjadi milik orang Yahudi? ... Sebelum Islam pun bukan milik mereka, setelah Islam pun bukan milik mereka. Pada hari ketika kaum Muslimin menaklukkan Palestina, Palestina berada di tangan orang-orang Kristen, bukan di tangan orang-orang Yahudi. Dan kebetulan, orang-orang Kristen yang berdamai dengan kaum Muslimin, salah satu poin yang mereka masukkan dalam perjanjian damai adalah agar kalian tidak membiarkan orang Yahudi masuk ke sini. Bagaimana bisa tiba-tiba tempat itu mengambil nama tanah air Yahudi?"[67]
Kaum Zionis menyebutkan berbagai alasan dan pembenaran untuk menduduki Palestina dan mendirikan negara Israel di sana, yang juga dikenal sebagai mitos atau legenda Israel.[68] Alasan-alasan ini memiliki aspek keagamaan dan non-keagamaan: Salah satu alasan keagamaan mereka adalah bahwa Palestina adalah "Tanah yang Dijanjikan"[69] yang dalam Kitab Kejadian[catatan 1] disebutkan tentang pemberian tanah ini kepada keturunan Ibrahim as.[70] Menurut pandangan Zionis, mengusir orang lain dari tanah yang dijanjikan kepada kelompok tertentu, bukan hanya hak, tetapi juga kewajiban.[71]
Peristiwa Holocaust adalah salah satu alasan non-keagamaan kaum Zionis dan mereka menganggapnya sebagai pembenaran dan alasan utama pendirian negara Israel;[72] sampai-sampai dikatakan bahwa pembentukan negara Israel adalah jawaban Tuhan atas pengorbanan besar tersebut.[73] Orang Yahudi percaya bahwa dalam peristiwa ini, enam juta orang Yahudi dibunuh oleh Hitler selama Perang Dunia II.[74] Peristiwa ini menyebabkan kaum Zionis dengan meneriakkan ketertindasan, meminta ganti rugi dari masyarakat internasional. Orang-orang Eropa juga dengan dalih mengganti kerugian ini, berpikir untuk mendirikan negara merdeka bagi mereka.[75] Meskipun demikian, para kritikus menolak klaim orang Yahudi ini dan angka-angka terkait jumlah korban tewas mereka.[76]
Perang, Pembantaian, dan Teror
- Artikel utama : Daftar Perang Israel Melawan Muslim
Israel berkali-kali menyerang rakyat Palestina, Lebanon, dan negara-negara Muslim di kawasan, serta mengobarkan perang yang mengakibatkan tewasnya banyak warga sipil dan kehancuran yang luas.[77] Israel pada 23 Khurdad tahun 1404 HS (Juni 2025 M) juga dengan klaim mencegah Iran memperoleh senjata nuklir[78] dan dengan tujuan menghancurkan sepenuhnya program nuklir Iran[79] meluncurkan perang dua belas hari melawan Iran.

Israel juga berkali-kali menyerang rakyat Jalur Gaza; termasuk Perang 22 Hari pada 2008 M, Perang 8 Hari pada 2012 M, dan Perang 51 Hari pada 2014 M.[80] Pada Mehr 1402 HS/Oktober 2023 M, Israel sebagai tanggapan atas Operasi Badai Al-Aqsa, menyerang Jalur Gaza, yang hingga 18 Januari 2025 M/29 Dei 1403 HS, mengakibatkan lebih dari 47 ribu orang tewas, 110 ribu orang terluka, dan lebih dari 11 ribu orang hilang.[81] Di antara korban tewas, terdapat lebih dari 17 ribu anak-anak dan lebih dari 12 ribu wanita.[82]
Pembantaian Massal
Ayatullah Khamenei, Pemimpin Republik Islam Iran, pada Hari Quds Sedunia: "Di antara kejahatan kemanusiaan di masa-masa yang dekat dengan masa sekarang, tidak ada kejahatan dalam volume dan intensitas ini. Perampasan sebuah negara dan pengusiran rakyatnya untuk selamanya dari rumah dan tanah leluhur mereka, itu pun dengan jenis pembunuhan dan kejahatan yang paling keji serta penghancuran tanaman dan keturunan, dan berlanjutnya penindasan sejarah ini selama puluhan tahun, sungguh merupakan rekor baru dari kebuasan dan sifat setan manusia."[83]
Israel selama Pendudukan Palestina telah melakukan berbagai pembantaian di Palestina dan wilayah sekitarnya. Beberapa kantor berita menyebutkan hingga 120 kasus.[84] Berdasarkan laporan Pusat Informasi Palestina, dari tahun 1948 M hingga 2023 M/1402 HS, lebih dari 100 ribu warga Palestina telah dibunuh oleh kaum Zionis.[85] Kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina dan pembunuhan warga sipil serta anak-anak oleh rezim Zionis disebut sebagai genosida.[86]
Teror
- Artikel utama : Teror
Berdasarkan statistik kantor berita, Zionis Israel sepanjang keberadaannya telah melakukan lebih dari 2.700 aksi teror.[87] Surat kabar berbahasa Inggris, *Irish Independent*, dalam sebuah laporan berjudul "Para Pembunuh Paling Mematikan di Dunia", menyebut badan intelijen Israel (Mossad) sebagai "mesin pembunuh Israel yang kejam".[88] Teror rezim ini tidak terbatas pada Palestina dan para pemimpin serta aktivis militer perlawanan; melainkan mereka juga telah meneror banyak pemimpin politik dan ilmuwan di seluruh dunia.[89] Beberapa orang yang diteror antara lain: Sayid Abbas Musawi Sekretaris Jenderal kedua Hizbullah Lebanon, Imad Mughniyah salah satu komandan Hizbullah, Raghib Harb ulama Syiah yang dikenal sebagai Syekh Syuhada Perlawanan Lebanon, Samir Kuntar anggota Organisasi Pembebasan Palestina, Fathi Syaqaqi pendiri Jihad Islam, Ahmad Yassin salah satu pemimpin Hamas.[90] Rezim Zionis juga pada tahun 2024 meneror sejumlah pemimpin dan komandan Hizbullah Lebanon dan Hamas seperti Sayid Hasan Nasrullah, Ismail Haniyah, Yahya Sinwar, Fuad Syukr, Ibrahim Aqil, dan pada Khurdad 1404 HS/Juni 2025 M juga membunuh sejumlah komandan tinggi militer Iran seperti Mohammad Bagheri, Hossein Salami, Amir Ali Hajizadeh, dan Gholam Ali Rashid, serta beberapa ilmuwan nuklir seperti Fereydoon Abbasi dan Mohammad Mehdi Tehranchi melalui serangan udara.[91] Berdasarkan dokumen dan laporan, badan intelijen Israel (Mossad) juga terlibat dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran seperti Masoud Alimuhammadi, Majid Shahriari, Mostafa Ahmadi Roshan, Darioush Rezaeinejad, dan Mohsen Fakhrizadeh.[92]
Pelanggaran Hukum dan Resolusi Internasional

Israel diperkenalkan sebagai pemegang rekor dunia dalam menentang resolusi PBB.[93] Dikatakan bahwa Dewan Keamanan PBB dari tahun 1948 M hingga 2016 M telah mengesahkan lebih dari 102 resolusi, dan Dewan Hak Asasi Manusia PBB dari tahun 2006 hingga 2023 M mengesahkan 104 resolusi yang mengutuk Israel.[94] Amerika Serikat dalam mendukung Israel, dari tahun 1972 hingga 1996 M, telah memveto tiga puluh kali resolusi PBB yang mengutuk Israel.[95]
"Setelah berakhirnya perundingan nuklir ini, saya mendengar kaum Zionis di Palestina yang diduduki berkata bahwa untuk saat ini dengan perundingan yang telah dilakukan, kita aman dari kekhawatiran tentang Iran selama 25 tahun... Saya menjawab... kalian [Israel] tidak akan melihat 25 tahun ke depan. Insya Allah hingga 25 tahun lagi, dengan taufik Ilahi dan karunia Ilahi, tidak akan ada sesuatu yang bernama rezim Zionis di kawasan ini."[96]
Di antara resolusi yang disahkan untuk mengutuk tindakan Israel adalah:
- Resolusi 242 Dewan Keamanan: Dalam resolusi ini, pada 22 November 1967 M, Dewan Keamanan menuntut penarikan pasukan rezim Zionis dari wilayah pendudukan Palestina tahun 1967 M.[97]
- Resolusi 3236 pada 22 November 1974 M: Resolusi ini mengesahkan hak menentukan nasib sendiri dan kedaulatan di Palestina bagi rakyat Palestina dan hak kembali para pengungsi ke tanah mereka; namun Israel melanggarnya.[98]
- Resolusi 3379 pada 10 November 1975 M yang secara eksplisit mengakui Zionisme sebagai bentuk rasisme dan diskriminasi rasial.[99]
- Resolusi 2334 Dewan Keamanan pada 23 Desember 2016 M: Resolusi ini dikeluarkan untuk mengutuk pembangunan pemukiman Israel di wilayah pendudukan dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.[100]
Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, otoritas yudisial tertinggi PBB, pada 29 Tir 1403 HS/19 Juli 2024 M, menyatakan pendudukan wilayah Palestina oleh Israel bertentangan dengan hukum internasional dan meminta Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman dan mengakhiri pendudukan ilegalnya di Palestina.[101]
Monolog
- Artikel utama : Daftar Buku tentang Palestina dan Israel
Terdapat banyak buku yang ditulis mengenai sejarah pembentukan Israel, kebijakan, perang, dan isu-isu sekitarnya, beberapa di antaranya adalah:
- Danesynameh Zionism va Israel (Ensiklopedia Zionisme dan Israel): Karya ini dikumpulkan oleh Majid Safa-Taj dalam enam jilid dan 1900 entri dengan tujuan mengidentifikasi Zionisme dan Israel, diterbitkan oleh Penerbit Aron.
- Siyasat va Diyanat dar Israel (Politik dan Agama di Israel), karya Abdulfattah Muhammad Madi, terjemahan Gholamreza Tahami: Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1381 HS oleh Penerbit Sana.
- Seri empat jilid "Rise and Kill First" (Terjemahan Persia: To Zudtar Bekosh), ditulis oleh Ronen Bergman dan diterjemahkan oleh Vahid Khazab: Buku ini adalah narasi pasukan operasi dan intelijen Israel tentang enam puluh tahun pembunuhan Mossad; Penerbit Syahid Kazemi, Qom, tahun 1399 HS.
- Majara-ye Felestin va Israel (Kisah Palestina dan Israel), karya Majid Safa-Taj, Teheran, Daftar Nasyr-e Farhang-e Eslami, Cetakan Pertama, 1380 HS.
- Ten Myths About Israel (Terjemahan Persia: Dah Ghalat-e Masyhur darbareh Israel), ditulis oleh Ilan Pappe, sejarawan Israel, terjemahan Vahid Khazab. Dalam buku ini, sepuluh mitos dan kesalahpahaman yang menjadi dasar pembentukan Israel dikaji secara kritis.[102] Salah satu kesalahpahaman tersebut adalah menyamakan Zionisme dengan Yudaisme dan anti-Zionisme dengan antisemitisme, yang dibantah dalam bab ketiga buku ini.[103] Buku ini pertama kali diterbitkan oleh Ketabestan-e Marefat pada tahun 1399 HS.
- Islam-pazhuhi dar Israel (Studi Islam di Israel), karya Akbar Mahmudi: Dalam buku ini, pusat-pusat, tokoh-tokh, karya, dan penelitian terpenting tentang studi Islam dan Islamologi di Israel diperkenalkan.[104]
Catatan
Catatan Kaki
- ↑ Pak-Niya Tabrizi, "Ulamaye Syiah wa Defa az Qodse Syarif", hlm. 160-161.
- ↑ Khomeini, Shahifeh Imam, 1389 HS, jld. 2, hlm. 139.
- ↑ Muhtasyami-Pur, "Moruri bar Syekl-giri Rezhime Esyghalgare Qods", hlm. 122.
- ↑ Lihat: Pak-Niya Tabrizi, "Ulamaye Syiah wa Defa az Qodse Syarif", hlm. 156-163.
- ↑ Khomeini, Shahifeh Imam, 1389 HS, jld. 2, hlm. 139 dan jld. 6, hlm. 469.
- ↑ Sarhadi, "Ulamaei ke Nesbat be Masaleye Felestin Vakonesy Nesyan Dadand", Pajuhsykadeh Tarikh Moaser.
- ↑ Khomeini, Shahifeh Imam, 1389 HS, jld. 19, hlm. 28.
- ↑ Muthahhari, Majmueh Atsar, 1390 HS, jld. 26, hlm. 340.
- ↑ Khomeini, Shahifeh Imam, 1389 HS, jld. 16, hlm. 293.
- ↑ "Israel Batil Muthlaq Ast", Situs Lembaga Riset Budaya Imam Musa Shadr.
- ↑ "Sukhanrani-ye Televizioni be Monasebat-e Ruz-e Jahani-ye Qods", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
- ↑ "Bayanat dar Marasem-e Gosyayesy-e Konferans-e Bein-ol-Melali-ye Hemayat az Entefazeh Felestin", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
- ↑ "Bayanat dar Didar-e Mas'ulan-e Nezam va Sofara-ye Kesyvarha-ye Eslami", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei; "Bayanat dar Didar-e Dast-andarkaran-e Dovomin Kongreh Melli-ye Syohada-ye Varzesykar", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
- ↑ "Bayanat dar Didar-e Mas'ulan-e Nezam va Sofara-ye Kesyvarha-ye Eslami", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
- ↑ https://farsi.khamenei.ir/speech-content?id=45665
- ↑ "Bayanat dar Didar-e Jam'i az Khanevadeh-ha-ye Syohada va Azadegan", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
- ↑ Dehqan, "Asynayi-ye Ejmali ba Rezhim-e Ghaseb-e Kudak-kosy-e Israel", Koran Atrak, 9 Ordibehesyt 1401 HS; Taufiqi, "Kodam Kesyvarha Israel ra be Rasmiyat Nemisyenasand?", Kantor Berita Rouydad 24.
- ↑ Taufiqi, "Kodam Kesyvarha Israel ra be Rasmiyat Nemisyenasand?", Kantor Berita Rouydad 24.
- ↑ Lembaga Riset dan Studi Politik-Ilmiah Neda, Mururi bar Ravabet-e Khareji-ye Rezhim-e Sahyonisti, 1389 HS, hlm. 337.
- ↑ Suwaidan, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism, 1391 HS, hlm. 388.
- ↑ Suwaidan, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism, 1391 HS, hlm. 388.
- ↑ Suwaidan, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism, 1391 HS, hlm. 389.
- ↑ Lihat: Suwaidan, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism, 1391 HS, hlm. 399.
- ↑ Razavi, "Marja'iyat-pazhuhi dar Israel", Situs Partovi az Jame'eh Irani.
- ↑ Mahmudi, Islam-pazhuhi dar Israel, 1399 HS, hlm. 302.
- ↑ Rad, "Mahdaviyat dar Negasymteh-haye Mostasyreqan", hlm. 146.
- ↑ Rad, "Mahdaviyat dar Negasymteh-haye Mostasyreqan", hlm. 150.
- ↑ Mahmudi, Islam-pazhuhi dar Israel, 1399 HS, hlm. 33.
- ↑ Husaini, Syieh-pazhuhi va Syieh-pazhuhan-e Engelisi-zaban, 1387 HS, hlm. 49; Mahmudi, Islam-pazhuhi dar Israel, 1399 HS, hlm. 38.
- ↑ "Motale'at Eslam-syenasi va Syieh-syenasi dar Danesygah Tel Aviv", Paygah Ettela-resani Hauzah.
- ↑ Husaini, Syieh-pazhuhi va Syieh-pazhuhan-e Engelisi-zaban, 1387 HS, hlm. 49; Mahmudi, Islam-pazhuhi dar Israel, 1399 HS, hlm. 118.
- ↑ Mahmudi, Islam-pazhuhi dar Israel, 1399 HS, hlm. 233 dan 306.
- ↑ Mahmudi, Islam-pazhuhi dar Israel, 1399 HS, hlm. 217 dan 218.
- ↑ Mahmudi, Islam-pazhuhi dar Israel, 1399 HS, hlm. 302 dan 303.
- ↑ Mo'taz, "Syieh dar Israel", Dua Mingguan Pegah-e Hawzah.
- ↑ Mo'taz, "Syieh dar Israel", Dua Mingguan Pegah-e Hawzah.
- ↑ Jewish Virtual Library, «Vital Statistics: Latest Population Statistics for Israel».
- ↑ Khameh-Yar, "Mazarat-e Ahl-e Beyt-e Payambar saw dar Ordon va Felestin-e Esyghali", hlm. 183.
- ↑ Khameh-Yar, "Mazarat-e Ahl-e Beyt-e Payambar saw dar Ordon va Felestin-e Esyghali", hlm. 183.
- ↑ Khameh-Yar, "Mazarat-e Ahl-e Beyt-e Payambar (saw) dar Ordon va Felestin-e Esyghali", hlm. 184.
- ↑ Lihat: Khameh-Yar, "Mazarat-e Ahl-e Beyt-e Payambar (saw) dar Ordon va Felestin-e Esyghali", hlm. 182 dan 183; "Az Atsar-e Eslami va Ziarati-ye Ahl-e Beyt (as) dar Felestin Cheh Midanim?", Kantor Berita Razavi.
- ↑ Khameh-Yar, "Mazarat-e Ahl-e Beyt-e Payambar (saw) dar Ordon va Felestin-e Esyghali", hlm. 185-186.
- ↑ Kaffasy dkk, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Felestin, 1392 HS, hlm. 186; Sicherman dkk, «Israel», The Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Mohtadi, "Ben-Gurion, David", hlm. 356.
- ↑ Suwaidan, Dairah al-Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism, 1391 HS, hlm. 261; Kaffasy dkk, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Felestin, 1392 HS, hlm. 186.
- ↑ "Ruz-e Nekbat va Jenayat-e Sahyonist-ha az Sal-e 1948 ta be Alan", Kantor Berita Fars.
- ↑ Safa-Taj, Majara-ye Felestin va Israel, 1381 HS, hlm. 199; Kaffasy dkk, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Felestin, 1392 HS, hlm. 187.
- ↑ Nakba Day: What happened in Palestine in 1948?», Al Jazeera Media Network.
- ↑ Kaffasy dkk, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Felestin, 1392 HS, hlm. 201; Safa-Taj, Majara-ye Felestin va Israel, 1381 HS, hlm. 202; Nakba Day: What happened in Palestine in 1948?», Al Jazeera Media Network.
- ↑ "Naqsheh Felestin va Masahat-e Ghazzeh", Jaringan Al-Alam; "75 Sal az Faje'eh Nekbat (Esyghal-e Felestin) Gozasyt", Pusat Informasi Palestina.
- ↑ Ashly and Hefawi, «Nakba: ‘It remains bitter and continues to burn’», Al Jazeera Media Network; "Tazhahorat-e Mardom-e Felestin be Monasebat-e Ruz-e Nekbat", Kantor Berita Anadolu.
- ↑ Sebagai contoh lihat: Khomeini, Shahifeh Imam, 1389 HS, jld. 15, hlm. 151, 154, 160 dan 162, jld. 16, hlm. 399; Mohtasyami-Pur, "Moruri bar Syekl-giri Rezhime Esyghalgare Qods", hlm. 100, 116, dan 122.
- ↑ "75 Sal az Faje'eh Nekbat (Esyghal-e Felestin) Gozasyt", Pusat Informasi Palestina.
- ↑ "75 Sal az Faje'eh Nekbat (Esyghal-e Felestin) Gozasyt", Pusat Informasi Palestina.
- ↑ Kaffasy dkk, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Felestin, 1392 HS, hlm. 210.
- ↑ Kaffasy dkk, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Felestin, 1392 HS, hlm. 212.
- ↑ Maliki dan Rasyidi, "Jihad Eslami, Jonbesy", hlm. 437.
- ↑ Maliki, "Hamas, Jonbesy", hlm. 79 dan 80.
- ↑ Khosro-Syahi, "Jonbesy-e Amal va Emam Musa Sadr (Qesmat-e Dovvom)", Daftar-e Hefz va Nasyr-e Atsar va Andisyeh-haye Ostad Seyed Hadi Khosro-Syahi.
- ↑ Taufiqian, "Hizbullah Namad-e Ezzat va Eqtedar-e Lobnan", Situs Pajoohe.
- ↑ "Moruri bar Tarikh-e Mobarezat-e Mardomi-e Felestin az 1967 ta 2022", Situs Markaz Asnad Enghelab Eslami.
- ↑ "Moruri bar Tarikh-e Mobarezat-e Mardomi-e Felestin az 1967 ta 2022", Situs Markaz Asnad Enghelab Eslami.
- ↑ Lihat: Safa-Taj, Majara-ye Felestin va Israel, 1381 HS, hlm. 164; "Roya-ye Sahyonist-ha dar Ta'sis-e Israel-e Bozorg Cheguneh Bar Bad Raft?", Kantor Berita Fars: Khomeini, Shahifeh Imam, 1389 HS, jld. 21, hlm. 398, catatan kaki kedua.
- ↑ Garaudy, Mohakemeh Sahyonism Israel, 1384 HS, hlm. 41.
- ↑ Garaudy, Tarikh-e Yek Ertedad, 1377 HS, hlm. 75-76 dan 82; Garaudy, Mohakemeh Sahyonism Israel, 1384 HS, hlm. 66.
- ↑ Khomeini, Shahifeh Imam, 1389 HS, jld. 3, hlm. 2.
- ↑ Muthahhari, Majmueh Atsar, 1390 HS, jld. 17, hlm. 288.
- ↑ Sebagai contoh lihat: Garaudy, Tarikh-e Yek Ertedad, 1377 HS, hlm. 13-17, 33, 35 dan 47-50; Pappe, Ide-ye Israel, 1398 HS, hlm. 152.
- ↑ Firuz-Abadi, Kasyf al-Asrar Sahyonism, 1393 HS, hlm. 25; Sajjadi, Peydayesy va Tadavom-e Sahyonism, 1386 HS, hlm. 45.
- ↑ Garaudy, Tarikh-e Yek Ertedad, 1377 HS, hlm. 37-38 dan 187.
- ↑ Garaudy, Mohakemeh Sahyonism Israel, 1384 HS, hlm. 41.
- ↑ Garaudy, Mohakemeh Sahyonism Israel, 1384 HS, hlm. 76.
- ↑ Garaudy, Tarikh-e Yek Ertedad, 1377 HS, hlm. 171.
- ↑ Suwaidan, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism, 1391 HS, hlm. 297.
- ↑ Firuz-Abadi, Kasyf al-Asrar Sahyonism, 1393 HS, hlm. 28.
- ↑ Suwaidan, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism, 1391 HS, hlm. 297-298.
- ↑ Lihat: "Az Amaliyat-e Salamat-e Al-Jalil ta Syusyeh-haye Khasym", Kantor Berita Tasnim; "Parvandeh Sangin-e Jenayat-haye Artesy-e Israel", Kantor Berita Mehr.
- ↑ «Joziyat 5 Mowj Amaliyat-e Musyaki Iran Aleyh-e Israel az Syab-e Gozasyteh Taknun + Tasavir», NourNews.
- ↑ "Axios: Israel az Amrika Darkhast Kard be Hamalat Aleyh-e Iran Bepyvandad", Euronews.
- ↑ Sebagai contoh lihat: "Parvandeh Sangin-e Jenayat-haye Artesy-e Israel", Kantor Berita Mehr; "Dah-ha Jenayat az Bozorgtarin Jani-ye Jahan", Kantor Berita Mashregh.
- ↑ "Hamalat 15 Maheh Israel be Ghazzeh: Kosyteh Syodan 47 Hezar Felestini va Virani Zirsakht-ha", Kantor Berita Anadolu.
- ↑ "Hamalat 15 Maheh Israel be Ghazzeh: Kosyteh Syodan 47 Hezar Felestini va Virani Zirsakht-ha", Kantor Berita Anadolu.
- ↑ "Sokhanrani-ye Televizioni be Monasebat-e Ruz-e Jahani-ye Qods", Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
- ↑ Lihat: "Dah-ha Jenayat az Bozorgtarin Jani-ye Jahan", Kantor Berita Mashregh.
- ↑ "75 Sal az Faje'eh Nekbat (Esyghal-e Felestin) Gozasyt", Pusat Informasi Palestina.
- ↑ Sebagai contoh lihat: "Namayandegan-e Parlemen-e Orupa Hamalat-e Israel Aleyh-e Ghazzeh ra Nasl-kosyi Danestand", Kantor Berita Anadolu; Ayyash, «A genocide is under way in Palestine», Al Jazeera Media Network.
- ↑ "Mohemtarin Teror-haye Anjam Syodeh Tavassot-e Israel dar Sarasate Jahan", Situs Berita Jamaran; "Bisy az 2700 Teror-e Hadafmand Miras-e Syum-e Israel", Kantor Berita Republik Islam (IRNA).
- ↑ «The world's deadliest assassins», Irish independent.
- ↑ "Negahi bar Jenayat-e Rezhim-e Sahyonisti dar 86 Sal-e Gozasyteh", Kantor Berita Fars.
- ↑ Lihat: Suwaidan, Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism, 1391 HS, hlm. 346 dan 347; "Bisy az 2700 Teror-e Hadafmand Miras-e Syum-e Israel", Kantor Berita Republik Islam (IRNA).
- ↑ "Asami-ye Syohada-ye Hamleh-ye Teroristi-ye Rezhim-e Sahyonisti", Kantor Berita Republik Islam (IRNA).
- ↑ Sebagai contoh lihat: «Israel teams with terror group to kill Iran's nuclear scientists, U.S. officials tell NBC News», NBC news; «The world's deadliest assassins», Irish independent; "Naqsy-e Amrika dar Amaliyat-e Teroristi dar Iran ba'd az Piruzi-ye Enqelab-e Eslami", Markaz Asnad Enghelab Eslami.
- ↑ Chomsky, Segusyeh-ye Sarnevesyt-saz, 1369 HS, hlm. 122.
- ↑ Lihat: "Negahi be Jenayat-e Rezhim-e Sahyonisti dar 86 Sal-e Gozasyteh", Kantor Berita Fars.
- ↑ Garaudy, Tarikh-e Yek Ertedad, 1377 HS, hlm. 14.
- ↑ Khamenei, Felestin, 1397 HS, hlm. 603.
- ↑ Dehqani, "Qat'nameh-ye Taqsim-e Felestin Mabna-ye Rah-e Hal-e Do Dowlat va Melaki baraye Rah-e Hal-e Hameh-porsi", hlm. 1029.
- ↑ "Israel va Naqz-e Qat'nameh-haye Bein-ol-Melali darbareh Bazgasyt-e Avaregan-e Felestini", Kantor Berita Mehr.
- ↑ Safa-Taj, Majara-ye Felestin va Israel, 1381 HS, hlm. 153; "Qat'nameh Syomareh 3379 Majma' Omumi Sazman Melal", hlm. 1078.
- ↑ "Qat'nameh 2231 va Digar Qat'nameh-haye Syora-ye Amniyat ke Dowlat-e Trump Naqz Kard", Situs Alef.
- ↑ "Dadgah-e Bein-ol-Melali-ye Dadgostari Esyghal-e Arazi-ye Felestini Tavassot-e Israel ra Gheyr-e Qanuni Khand", BBC Persia.
- ↑ Pappe, Dah Ghalat-e Masyhur darbareh Israel, 1399 HS, hlm. 14.
- ↑ Pappe, Dah Ghalat-e Masyhur darbareh Israel, 1399 HS, hlm. 16 dan 59-90.
- ↑ Mahmudi, Islam-pazhuhi dar Israel, 1399 HS, hlm. 26.
Daftar Pustaka
- Ayyash, M Muhannad. «A genocide is under way in Palestine», Al Jazeera Media Network, Published: November 2, 2023, Accessed: November 18, 2023.
- "Az Atsar-e Eslami va Ziarati-ye Ahl-e Beyt (as) dar Felestin Cheh Midanim?", Kantor Berita Razavi, Tanggal Posting: 19 Khurdad 1398 HS, Tanggal Kunjungan: 16 Dei 1402 HS.
- "Az Amaliyat-e Salamat-e Al-Jalil ta Syusyeh-haye Khasym", Kantor Berita Tasnim, Tanggal Posting: 16 Farvardin 1396 HS, Tanggal Kunjungan: 25 Azar 1402 HS.
- «Al-Ihtilal Yuwasilu Tas'idahu bi al-Dhiffah wa Ya'taqilu 'Adadan min al-Filasthiniyyin», Kantor Berita Al Jazeera, Tanggal Posting: 25 Desember 2023 M, Tanggal Kunjungan: 4 Dei 1402 HS.
- "Bayanat dar Didar-e Jam'i az Khanevadeh-ha-ye Syohada va Azadegan", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei, Tanggal Posting: 2 Aban 1368 HS, Tanggal Kunjungan: 8 Aban 1402 HS.
- "Bayanat dar Didar-e Dast-andarkaran-e Dovomin Kongreh Melli-ye Syohada-ye Varzesykar", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei, Tanggal Posting: 27 Tir 1394 HS, Tanggal Kunjungan: 27 Aban 1402 HS.
- "Bayanat dar Didar-e Mas'ulan-e Nezam va Sofara-ye Kesyvarha-ye Eslami", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei, Tanggal Posting: 20 Syahrivar 1401 HS, Tanggal Kunjungan: 27 Aban 1402 HS.
- "Bayanat dar Marasem-e Gosyayesy-e Konferans-e Bein-ol-Melali-ye Hemayat az Entefazeh Felestin", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei, Tanggal Posting: 4 Ordibehesyt 1380 HS, Tanggal Kunjungan: 27 Aban 1402 HS.
- Chomsky, Noam. Segusyeh-ye Sarnevesyt-saz: Felestin, Amrika va Israel (The Fateful Triangle). Terjemahan: Ezzatullah Syahida. Teheran, Markaz Motale'at Siyasi va Bein-ol-Melali, Cetakan Pertama, 1369 HS.
- "Dadgah-e Bein-ol-Melali-ye Dadgostari Esyghal-e Arazi-ye Felestini Tavassot-e Israel ra Gheyr-e Qanuni Khand", BBC Persia, Tanggal Posting: 29 Tir 1403 HS, Tanggal Kunjungan: 18 Azar 1403 HS.
- "Dah-ha Jenayat az Bozorgtarin Jani-ye Jahan", Kantor Berita Mashregh, Tanggal Posting: 27 Syahrivar 1393 HS, Tanggal Kunjungan: 4 Dei 1402 HS.
- Dehqan, Mohammad Reza. "Asynayi-ye Ejmali ba Rezhim-e Ghaseb-e Kudak-kosy-e Israel", Koran Atrak, 9 Ordibehesyt 1401 HS, Tanggal Kunjungan: 25 Dei 1402 HS.
- Firuz-Abadi, Sayid Hasan. Kasyf al-Asrar Sahyonism. Teheran, Universitas Pertahanan Nasional, Cetakan Kedua, 1393 HS.
- Garaudy, Roger. Mohakemeh Sahyonism Israel. Terjemahan: Sayid Muhammad Taqi Alavi dan Jalil Mohammadi. Tabriz, Moasseseh Tahqiqati Olum Eslami - Ensani Universitas Tabriz, Cetakan Pertama, 1384 HS.
- Garaudy, Roger. Tarikh-e Yek Ertedad; Ostureh-haye Bonyangoza-e Siyasat-e Israel (The Founding Myths of Modern Israel). Terjemahan: Majid Syarif. Teheran, Moasseseh Khadamat Farhangi Rasa, Cetakan Ketiga, 1377 HS.
- Husaini, Gholam-Ahya. Syieh-pazhuhi va Syieh-pazhuhan-e Engelisi-zaban. Di bawah pengawasan Mohsen Alviri dan Abbas Ahmadwand. Qom, Penerbit Syieh-syenasi, Cetakan Pertama, 1387 HS.
- "Israel va Naqz-e Qat'nameh-haye Bein-ol-Melali darbareh Bazgasyt-e Avaregan-e Felestini", Kantor Berita Mehr, Tanggal Posting: 26 Ordibehesyt 1387 HS, Tanggal Kunjungan: 4 Dei 1402 HS.
- «Israel teams with terror group to kill Iran's nuclear scientists, U.S. officials tell NBC News», NBC news, Published: February 9, 2012, Accessed: November 14, 2023.
- Kaffasy, Hamed dkk. Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Felestin. Teheran, Penerbit Sayan, Cetakan Pertama, 1392 HS.
- Khameh-Yar, Ahmad. "Mazarat-e Ahl-e Beyt-e Payambar (saw) dar Ordon va Felestin-e Esyghali", Jurnal Waqf Miras-e Javidan, Nomor 83, Musim Gugur 1393 HS.
- Khomeini, Sayid Ruhullah. Shahifeh Imam. Teheran, Moasseseh Tanzim va Nasyr-e Atsar-e Emam Khomeini, Cetakan Kelima, 1389 HS.
- Khosro-Syahi, Sayid Hadi. "Jonbesy-e Amal va Emam Musa Sadr (Qesmat-e Dovvom)", Daftar-e Hefz va Nasyr-e Atsar va Andisyeh-haye Ostad Seyed Hadi Khosro-Syahi, Tanggal Kunjungan: 30 Dei 1402 HS.
- Lembaga Riset dan Studi Politik-Ilmiah Neda. Moruri bar Ravabet-e Khareji-ye Rezhim-e Sahyonisti. Teheran, Neda-ye Zaitun, Cetakan Pertama, 1389 HS.
- Mahmudi, Akbar. Islam-pazhuhi dar Israel. Qom, Darul Hadits, Cetakan Pertama, 1399 HS.
- Maliki, Muhammad. "Hamas, Jonbesy", dalam Ensiklopedia Dunia Islam (Jld. 14). Teheran, Yayasan Ensiklopedia Islam, Cetakan Pertama, 1389 HS.
- Mo'taz, Ahmad. "Syieh dar Israel", Dua Mingguan Pegah-e Hawzah, Nomor 240, 1387 HS.
- Mohtadi, Mohammad Ali. "Ben-Gurion, David", dalam Ensiklopedia Dunia Islam, Jld. 4. Teheran, Yayasan Ensiklopedia Islam, Cetakan Pertama, 1377 HS.
- "Motale'at Eslam-syenasi va Syieh-syenasi dar Danesygah Tel Aviv", Paygah Ettela-resani Hawzah, Tanggal Kunjungan: 17 Dei 1402 HS.
- Muthahhari, Murtadha. Majmueh Atsar-e Ostad Syahid Motahhari. Teheran, Penerbit Sadra, 1390 HS.
- "Namayandegan-e Parlemen-e Orupa Hamalat-e Israel Aleyh-e Ghazzeh ra Nasl-kosyi Danestand", Kantor Berita Anadolu, Tanggal Posting: 15 November 2023 M, Tanggal Kunjungan: 25 Aban 1402 HS.
- "Naqsy-e Amrika dar Amaliyat-e Teroristi dar Iran ba'd az Piruzi-ye Enqelab-e Eslami", Markaz Asnad Enghelab Eslami, Tanggal Posting: 20 Farvardin 1398 HS, Tanggal Kunjungan: 22 Aban 1402 HS.
- "Negahi be Jenayat-e Rezhim-e Sahyonisti dar 86 Sal-e Gozasyteh", Kantor Berita Fars, Tanggal Posting: 22 Aban 1402 HS, Tanggal Kunjungan: 20 Azar 1402 HS.
- Pak-Nia Tabrizi, Abdul Karim. "Ulamaye Syiah wa Defa az Qodse Syarif", Majalah Moballeghan, Nomor 155, Syahrivar 1391 HS.
- Pappe, Ilan. Dah Ghalat-e Masyhur darbareh Israel. Qom, Ketabestan-e Marefat, Cetakan Pertama, 1399 HS.
- Pappe, Ilan. Ide-ye Israel: Tarikhcheh-i az Danes, Danayi va Qodrat. Terjemahan: Mohsen Karbas-Forusyan. Teheran, Penerbit Ettela'at, Cetakan Pertama, 1398 HS.
- "Parvandeh Sangin-e Jenayat-haye Artesy-e Israel", Kantor Berita Mehr, Tanggal Posting: 21 Bahman 1394 HS, Tanggal Kunjungan: 4 Dei 1402 HS.
- "Qat'nameh 2231 va Digar Qat'nameh-haye Syora-ye Amniyat ke Dowlat-e Trump Naqz Kard", Situs Alef, Tanggal Posting: 7 Khurdad 1397 HS, Tanggal Kunjungan: 16 Aban 1402 HS.
- Razavi, Kamal. "Marja'iyat-pazhuhi dar Israel", Situs Partovi az Jame'eh Irani, Tanggal Posting: 19 Mordad 1390 HS, Tanggal Kunjungan: 17 Dei 1402 HS.
- Safa-Taj, Majid. Majara-ye Felestin va Israel. Teheran, Daftar Nasyr-e Farhang-e Eslami, Cetakan Kedua, 1381 HS.
- Sicherman, Harvay and others. «Israel», Encyclopaedia Britannica, Last Updated: November 22, 2023, Visited: November 23, 2023.
- "Sokhanrani-ye Televizioni be Monasebat-e Ruz-e Jahani-ye Qods", Basis Data Informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei, Tanggal Posting: 9 Ordibehesyt 1401 HS, Tanggal Kunjungan: 27 Aban 1402 HS.
- Suwaidan, Tariq. Dayeratul Ma'arif Mushawwar Tarikh Yahudiyat wa Sahyonism. Terjemahan dan Riset: Kelompok Penerjemah dan Peneliti. Teheran, Sayan, 1391 HS.
- Taufiqi, Mehdi. "Kodam Kesyvarha Israel ra be Rasmiyat Nemisyenasand?", Kantor Berita Rouydad 24, Tanggal Posting: 13 Mordad 1401 HS, Tanggal Kunjungan: 26 Dei 1402 HS.
- Taufiqian, Sayid Abul Hasan. "Hizbullah Namad-e Ezzat va Eqtedar-e Lobnan", Situs Pajoohe, Tanggal Posting: 27 Mordad 1387 HS, Tanggal Kunjungan: 30 Dei 1402 HS.
- «The world's deadliest assassins», Irish independent, Published: December 11, 2010, Accessed: November 14, 2023.
- «Vital Statistics: Latest Population Statistics for Israel», Jewish Virtual Library, Accessed: Feb 14, 2024.
Pranala Luar
- Rezhim-e Sahyonisti dan Israel di Kantor Berita ABNA.
- «Artikel Ensiklopedia Zionisme dan Israel».
- «Studi Islam di Palestina yang Diduduki; Tinjauan Bibliografi».
- «Agama dan Politik di Israel (1), (2) dan (3)»
- Dokumenter "Israel dari Dalam", Bagaimana pendudukan tanah Palestina dan pembentukan Israel.
- Dokumenter "Syiah di Israel", Narasi komunitas Syiah di wilayah pendudukan.
- "Seri Dokumenter HaKirya 2040" tentang sifat Israel dan lembaganya.
- "Neturei Karta, Tantangan Internal Zionisme di Kalangan Yahudi".