Konsep:Ayat 19 Surah Lukman
Templat:Kotak info ayat Ayat 19 Surah Lukman mengisyaratkan pada nasihat-nasihat Luqman kepada putranya mengenai pertengahan (kesederhanaan) dalam berjalan dan merendahkan suara saat berbicara, agar menjauhi kesombongan dan suara yang buruk.
Templat:Quran jadidTemplat:SakhTemplat:Quran jadid
Dalam ayat ini, pertama-tama Luqman berpesan kepada putranya agar bersikap pertengahan saat berjalan; yakni tidak bergerak terlalu cepat dan tidak pula terlalu lambat.[1] Sebagian mufasir menganggap maksud ayat ini adalah menjaga ketawadukan dalam berjalan;[2] yakni jangan berjalan dengan kesombongan seperti orang-orang yang angkuh dan jangan pula tergesa-gesa dalam berjalan seperti orang-orang bodoh.[3]
Kata "qashd" dianggap bermakna menjaga keseimbangan dalam segala hal.[4] Sebagian mufasir juga, menganggap menjaga kesederhanaan sebagai perintah yang umum dan pesanan akannya dalam berjalan merupakan isyarat pada salah satu misdak (contoh) keseimbangan.[5]
Pesan kedua Luqman dalam ayat ini, adalah merendahkan suara dan tidak berteriak saat berbicara dan alasannya dinyatakan demikian bahwa seburuk-buruk suara adalah suara keledai.[6] Dalam menjelaskan masalah ini dikatakan: meninggikan suara bukanlah tanda kebesaran dan kekuatan manusia, sebagaimana suara keledai lebih keras dari semua suara, namun hal itu bukanlah tanda kesempurnaan dan bukan pula tanda kebesaran, melainkan tanda dari keburukan suara.[7] Menurut tafsir Al-Maraghi, di kalangan orang Arab suara yang keras merupakan sumber kebanggaan dan barang siapa yang memiliki suara lebih keras maka ia juga memiliki kemuliaan yang lebih besar.[8]
Dalam sebuah riwayat yang dinukil dari Imam Shadiq as bersin dengan suara [keras dan] buruk dianggap termasuk misdak (contoh) dari ayat ini[9] tentu saja dinukil dari beliau bahwa untuk membaca Doa dan tilawah Al-Qur'an, meninggikan suara tidak menjadi masalah.[10]
Catatan Kaki
- ↑ Lahiji, Tafsir-e Syarif-e Lahiji, 1373 HS, jld. 3, hlm. 582.
- ↑ Syekh Thusi, Al-Tibyan, Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi, jld. 8, hlm. 281; Suyuthi, Al-Durr al-Mantsur, 1404 H, jld. 5, hlm. 167.
- ↑ Shadiq Nubari, Tarjumeh-e Quran, 1396 H, jld. 1, hlm. 364.
- ↑ Raghib Isfahani, Al-Mufradat, 1412 H, hlm. 672.
- ↑ Fakhrurrazi, Tafsir al-Kabir, 1420 H, jld. 25, hlm. 122; Makarim Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1371 HS, jld. 17, hlm. 56-58; Qira'ati, Tafsir Nur, 1388 HS, jld. 7, hlm. 280.
- ↑ Najafi Khumaini, Tafsir Asan, 1398 H, jld. 16, hlm. 12.
- ↑ Kasyani, Manhaj al-Shadiqin, 1336 HS, jld. 7, hlm. 212.
- ↑ Maraghi, Tafsir al-Maraghi, Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi, jld. 21, hlm. 87.
- ↑ Kulaini, Al-Kafi, 1407 H, jld. 2, hlm. 656; Thabarsi, Majma' al-Bayan, 1372 HS, jld. 8, hlm. 501.
- ↑ Thabarsi, Majma' al-Bayan, 1372 HS, jld. 8, hlm. 501; Najafi Khumaini, Tafsir Asan, 1398 H, jld. 16, hlm. 12.
Daftar Pustaka
- Fakhrurrazi, Muhammad bin Umar. Tafsir al-Kabir. Beirut, Penerbit Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi, cetakan ketiga, 1420 H.
- Kasyani, Mulla Fathullah. Tafsir Manhaj al-Shadiqin fi Ilzam al-Mukhalifin. Taheran, Toko Buku Muhammad Hasan Ilmi, 1336 HS.
- Kulaini, Muhammad bin Ya'qub. Al-Kafi. Peneliti dan pengoreksi: Ghaffari, Ali Akbar, Akhundi, Muhammad. Taheran, Penerbit Dar al-Kutub al-Islamiyyah, cetakan keempat, 1407 H.
- Lahiji, Muhammad bin Ali. Tafsir-e Syarif-e Lahiji. Penelitian: Husaini Urmawi, Mir Jalaluddin. Taheran, Daftar-e Nasyr-e Dad, cetakan pertama, 1373 HS.
- Makarim Syirazi, Nashir. Tafsir Nemuneh (Tafsir Teladan). Taheran, Penerbit Dar al-Kutub al-Islamiyyah, cetakan pertama, 1374 HS.
- Maraghi, Ahmad bin Mushthafa. Tafsir al-Maraghi. Beirut, Penerbit Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi, t.t.
- Najafi Khumaini, Muhammad Jawad. Tafsir Asan (Tafsir Mudah). Taheran, Penerbit Islamiyyah, cetakan pertama, 1398 H.
- Qira'ati, Muhsin. Tafsir Nur (Tafsir Nur). Taheran, Markaz-e Farhangi-e Dars-hayi az Quran, 1388 HS.
- Raghib Isfahani, Husain bin Muhammad. Al-Mufradat fi Gharib al-Qur'an. Penelitian: Dawudi, Shafwan Adnan. Damaskus, Beirut, Penerbit Dar al-Qalam, Al-Dar al-Syamiyyah, cetakan pertama, 1412 H.
- Shadiq Nubari, Abdul Majid. Tarjumeh-e Quran (Terjemahan Al-Qur'an). Taheran, Sazman-e Chap wa Entisyarat-e Iqbal, cetakan pertama, 1396 H.
- Suyuthi, Jalaluddin. Al-Durr al-Mantsur fi Tafsir al-Ma'tsur. Qom, Perpustakaan Ayatullah Mar'asyi Najafi, 1404 H.
- Syekh Thusi, Muhammad bin Hasan. Al-Tibyan fi Tafsir al-Qur'an. Penelitian: Qashir Amili, Ahmad. Beirut, Penerbit Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi, t.t.
- Thabarsi, Fadhl bin Hasan. Majma' al-Bayan fi Tafsir al-Qur'an. Pengantar: Balaghi, Muhammad Jawad. Taheran, Penerbit Nashir Khusraw, cetakan ketiga, 1372 HS.