Lompat ke isi

Konsep:Abdul Aziz al-Rantisi

Dari wikishia
Pemimpin kedua Hamas
Pemimpin kedua Hamas
Nama LengkapAbdul Aziz Ali Abdul Hafiz al-Rantisi
GelarPemimpin Hamas
Lahir23 Oktober 1947
Tempat TinggalPalestina
Wafat/Syahadah17 April 2004
Tempat dimakamkanPemakaman Syekh Radwan di pusat Gaza



Abdul Aziz Ali Abdul Hafiz al-Rantisi (1947-2004 M) adalah pemimpin kedua Gerakan Hamas Palestina setelah Syekh Ahmad Yasin. Ia dianggap sebagai tokoh populer di kalangan rakyat Palestina karena sikapnya yang tegas dan jelas dalam melawan penjajah Zionis. Pada tahun 1987 M, sebagai salah satu pendiri Hamas di Jalur Gaza, ia dikenal sebagai orang nomor dua dalam gerakan ini. Dalam berbagai periode, ia mengalami penjara dan pengasingan, dan dalam semua tahapan ini, ia menekankan perlawanan terhadap pendudukan. Menurutnya, satu-satunya jalan untuk membebaskan Palestina adalah perjuangan bersenjata.

Al-Rantisi adalah seorang dokter spesialis anak dan dosen universitas yang gugur syahid pada 29 Farwardin 1383 HS akibat serangan rudal Rezim Zionis ke mobilnya.

Kedudukan dan Pentingnya

Abdul Aziz Ali Abdul Hafiz al-Rantisi adalah pemimpin kedua Gerakan Hamas setelah Syekh Ahmad Yasin[1] dan karena sikap tegasnya terhadap penjajah, ia dikenal sebagai tokoh terkemuka dan populer dalam perlawanan Palestina.[2] Popularitas ini berasal dari kejujuran, kesederhanaan, dan keteguhannya dalam menghadapi tekanan. Ia mendahulukan kepentingan bangsa Palestina di atas segalanya.[3] Al-Rantisi adalah seorang penghafal Al-Qur'an, penulis, dan orator, serta menguasai bahasa Inggris.[4]

Pada tahun 2003 M, ia selamat dari upaya pembunuhan dan bersikeras untuk terus melawan pendudukan hingga hari-hari terakhir hidupnya.[5] Dalam pandangannya, perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk membebaskan Palestina, dan mengenai musuh, ia meyakini bahwa kekuatan penindas seperti Amerika Serikat dan Rezim Zionis ditakdirkan untuk runtuh.[6]

Syekh Ahmad Yasin dan Abdul Aziz al-Rantisi; para pemimpin Hamas

Biografi

Abdul Aziz al-Rantisi lahir pada 23 Oktober 1947 M di desa Yibna, yang terletak antara Askolan dan Jaffa di Palestina.[7] Menyusul Perang Arab-Israel 1948 dan Pendudukan Palestina, keluarganya terpaksa mengungsi dan berlindung di kamp pengungsian Khan Yunis di Jalur Gaza.[8]

Pendidikan dan Masuk ke Ranah Sosial

Meskipun hidup dalam kemiskinan dan kesulitan di kamp Khan Yunis, Al-Rantisi melanjutkan pendidikannya. Pada tahun 1972 M, ia diterima di fakultas kedokteran Universitas Alexandria, Mesir, dan setelah menyelesaikan spesialisasi, ia lulus di bidang kedokteran anak.[9] Pada masa inilah ia mengenal pemikiran Ikhwanul Muslimin dan tertarik padanya; hal yang sangat berpengaruh dalam membentuk sikap politik dan idealismenya di tahun-tahun berikutnya.[10]

Abdul Aziz juga aktif di bidang ilmiah dan sosial[11] dan menjadi anggota dewan direksi Perkumpulan Islam, Asosiasi Dokter Gaza, dan Bulan Sabit Merah Palestina.[12] Ia mengajar di Universitas Islam Gaza sejak tahun 1978 M, dengan bidang spesialisasi genetika dan parasitologi.[13]

Kesyahidan

Al-Rantisi gugur Syahid bersama putranya, Muhammad, pada 29 Farwardin 1383 HS/17 April 2004 M, 26 hari setelah mengambil alih kepemimpinan Hamas,[14] dalam serangan rudal Rezim Zionis ke mobilnya di Gaza.[15] Ia dimakamkan di Pemakaman Syuhada Syekh Radwan di pusat Jalur Gaza.[16]

Jenazah Abdul Aziz al-Rantisi; beberapa saat setelah pembunuhan

Aktivitas Politik dan Pembentukan Hamas

Abdul Aziz al-Rantisi pada masa Pengasingan di wilayah "Marj al-Zohour", Lebanon

Setelah menyelesaikan pendidikannya dan kembali ke Gaza, Al-Rantisi melanjutkan aktivitas medisnya dan berperan aktif dalam merawat korban luka Palestina. Pada tahun 1987 M, bersama dengan Syekh Ahmad Yasin, ia menjadi salah satu pendiri Hamas dan mengambil alih kepemimpinannya di Gaza.[17] Setahun kemudian, ia ditangkap oleh pasukan Israel karena kegiatan anti-Zionis dan menghabiskan dua setengah tahun di penjara rezim ini.[18]

Pada tahun 1992 M, Al-Rantisi kembali ditangkap oleh penjajah Zionis dan diasingkan ke Lebanon bersama 400 aktivis Hamas dan Jihad Islam.[19]

Selama di pengasingan, ia bertindak sebagai juru bicara para eksil Palestina dan menyuarakan perlawanan kepada dunia.[20] Setelah kembali ke Palestina, ia dipenjara lagi dan tetap dalam tahanan hingga tahun 1997 M. Setelah dibebaskan, ia dikenal sebagai orang nomor dua Hamas.[21]

Catatan Kaki

  1. "Mard-e Maydan-e Muqawemat", Surat Kabar Iran.
  2. Khamenei, Tawahhum-e Salteh, 1392 HS, hlm. 479 dan 480.
  3. Khamenei, Tawahhum-e Salteh, 1392 HS, hlm. 479 dan 480; "Mard-e Maydan-e Muqawemat", Surat Kabar Iran.
  4. "Zendeginameh-ye Syahid-e Walamaqam Dr. Abdul Aziz Rantisi", Pusat Informasi Palestina.
  5. "Rantisi Rahbar-e Hamas", Kantor Berita BBC.
  6. "Be Munasabat-e Nuhumin Salgard-e Syahadat-e 'Abdul Aziz Rantisi', Rahbar-e Janbesy-e Hamas", Kantor Berita Tasnim.
  7. "Abdul Aziz al-Rantisi.. Tabib Athfal Sahama fi Ta'sis Harakah Hamas", Jaringan Al Jazeera.
  8. Wa'i, Mawsu'ah Syuhada al-Harakah al-Islamiyyah, 2006 M, jld. 1, hlm. 171.
  9. "Mard-e Maydan-e Muqawemat", Surat Kabar Iran.
  10. "Rantisi Rahbar-e Hamas", Kantor Berita BBC.
  11. Khamenei, Tawahhum-e Salteh, 1392 HS, hlm. 479 dan 480.
  12. "Abdul Aziz al-Rantisi.. Tabib Athfal Sahama fi Ta'sis Harakah Hamas", Jaringan Al Jazeera.
  13. "Abdul Aziz al-Rantisi.. Mu'assis Hamas", Bawwabah al-Harakat al-Islamiyyah.
  14. "Mard-e Maydan-e Muqawemat", Surat Kabar Iran.
  15. "Israel assassinates Hamas leader Rantissi", The Guardian.
  16. "Al-Filasthiniyyun Yusayyi'un al-Rantisi wa al-Sulthah Tastaghitsu bi al-'Alam", Al Jazeera.
  17. Ruzsyumar-e Tarikh, 1390 HS, hlm. 1950.
  18. Khamenei, Tawahhum-e Salteh, 1392 HS, hlm. 479 dan 480.
  19. "Abdul Aziz al-Rantisi.. Tabib Athfal Sahama fi Ta'sis Harakah Hamas", Jaringan Al Jazeera.
  20. Ruzsyumar-e Tarikh, 1390 HS, hlm. 1950.
  21. "Israel assassinates Hamas leader Rantissi", The Guardian.

Daftar Pustaka