Konsep:Ahkam Ta'sisi
Ahkam Ta'sisi atau Ahkam Ibtida'i,[1] berlawanan dengan ahkam imdhai, merujuk pada kelompok hukum yang ditetapkan untuk pertama kalinya dalam Islam dan tidak memiliki preseden dalam syariat-syariat sebelumnya atau tradisi kaum uqala.[2] Hukum-hukum ini dianggap sebagai inovasi dan inisiatif syariat IslamTemplat:Perlu rujukan dan tidak dibahas secara independen dalam sumber-sumber fikih dan ushul, melainkan dikenal melalui contoh-contohnya.[3]
Beberapa contoh dari ahkam ta'sisi meliputi hukum-hukum taklifi seperti Salat, Puasa, dan Warisan, serta hukum-hukum pidana seperti pemotongan jari pencuri.[4] Demikian pula, beberapa hukum pra-Islam yang dikonfirmasi dalam Islam dengan perubahan-perubahan tertentu juga termasuk dalam kategori ahkam ta'sisi.[5]
Menurut para peneliti, perbedaan utama antara hukum ta'sisi dengan hukum imdhai adalah bahwa dalam hukum ta'sisi, isi, cakupan, dan syarat-syaratnya diekstraksi dari dalil-dalil syarak, sedangkan dalam hukum imdhai, isi dan batasan hukum diperoleh dengan merujuk pada urf serta tradisi kaum uqala dan cara pelaksanaannya pada saat pengonfirmasian (imdha).[6]
Catatan Kaki
- ↑ Nouri, "Ta'sisi", hlm. 269.
- ↑ Tim Peneliti, Farhang-nameh-ye Ushul-e Fiqh (Kamus Istilah Ushul Fikih), 1389 HS, jld. 1, hlm. 104; Mohaqqiq Damad Yazdi, Qawa'id-e Fiqh (Kaidah-Kaidah Fikih), 1406 H, jld. 1, hlm. 6.
- ↑ Makarem Syirazi, Dairat al-Ma'arif-e Fiqh-e Muqaran (Ensiklopedi Fikih Perbandingan), 1427 H, jld. 1, hlm. 561.
- ↑ Muasasah Dairat al-Ma'arif, Farhang-e Fiqh Mutabiq-e Madzhab-e Ahlulbait (as) (Kamus Fikih Sesuai Mazhab Ahlulbait (as)), 1395 HS, jld. 3, hlm. 354.
- ↑ Makarim al-Syirazi, Mausu'ah al-Fiqh al-Islami al-Muqaran, disusun oleh sekelompok ulama, jld. 1, hlm. 525.
- ↑ Muasasah Dairat al-Ma'arif-e Fiqh-e Eslami, Farhang-e Fiqh-e Farsi (Kamus Fikih Bahasa Persia), 1387 HS, jld. 3, hlm. 355.
Daftar Pustaka
- Makarem Syirazi, Naser, Dairat al-Ma'arif-e Fiqh-e Muqaran (Ensiklopedi Fikih Perbandingan), Qom, Madrasah al-Imam Ali bin Abi Thalib, 1427 H.
- Makarim al-Syirazi, Naser, Mausu'ah al-Fiqh al-Islami al-Muqaran, disusun oleh sekelompok ulama, Qom, tanpa tahun.
- Mohaqqiq Damad Yazdi, Sayid Mustafa, Qawa'id-e Fiqh (Kaidah-Kaidah Fikih), Teheran, Penerbit Pusat Penerbit Ilmu Islam, 1406 H.
- Muasasah Dairat al-Ma'arif-e Fiqh-e Eslami bar Madzhab-e Ahlulbait (as), Farhang-e Fiqh Mutabiq-e Madzhab-e Ahlulbait (as) (Kamus Fikih Sesuai Mazhab Ahlulbait (as)), Qom, Muasasah Dairat al-Ma'arif-e Fiqh-e Eslami, 1392–1395 HS.
- Nouri, Sayid Mas'ud, "Ta'sisi", Danisy-nameh-ye Jahan-e Eslami (Ensiklopedi Dunia Islam) (jld. 6), Teheran, Muasasah Dairat al-Ma'arif al-Islami, 1388 HS.
- Tim Peneliti, Farhang-nameh-ye Ushul-e Fiqh (Kamus Istilah Ushul Fikih), Qom, Penerbit Ilmu dan Kebudayaan Islam, 1389 HS.