Konsep:Muhammad bin Fudhail bin Ghazwan
| Nama lengkap | Muhammad bin Fudhail bin Ghazwan al-Dhabbi |
|---|---|
| Kunyah | Abu Abdurrahman |
| Gelar | Al-Dhabbi |
| Tempat tinggal | Kufah |
| Wafat | 194/809-10 |
| Kerabat terkenal | Fudhail bin Ghazwan |
| Mazhab | Imamiyah |
| Perawi dari Ma'shum | Imam Shadiq (as) |
| Guru-guru | Al-A'masy, Hamzah al-Zayyat |
| Para perawi darinya | Ahmad bin Hanbal, Sufyan al-Tsauri |
| Kredibilitas | Tsiqah |
| Lain-lain | Sahabat Imam Shadiq (as), Muhaddits, Perawi, Mufasir |
Muhammad bin Fudhail bin Ghazwan al-Dhabbi adalah salah seorang sahabat Imam Shadiq (as). Ia dikenal luas sebagai pakar muhaddits, perawi, mufasir, dan penulis yang bermazhab Imamiyah. Ibnu Fudhail menghasilkan banyak karya tulis di berbagai disiplin keilmuan. Ia juga disebut-sebut sebagai penganut Syiah yang fanatik dan memiliki kecenderungan berlebihan (ghuluw) dalam bermazhab.
Ia menimba ilmu dari sejumlah ulama terkemuka, di antaranya Al-A'masy, Hamzah al-Zayyat, dan Abu Ishaq al-Syaibani. Di samping itu, ia juga merupakan guru bagi beberapa tokoh besar seperti Ahmad bin Hanbal, Sufyan al-Tsauri, dan Ishaq bin Rahawaih.
Para ulama Ilmu Rijal Syiah menilainya sebagai perawi yang tsiqah, dan bahkan diklaim terdapat kesepakatan (ijmak) atas ketsiqahannya tersebut. Sejalan dengan hal itu, ulama Ahlussunnah juga mengakuinya sebagai sosok yang tsiqah dan dapat dipercaya, meskipun mereka acap kali tetap menyinggung latar belakang kesyiahannya.
Pengenalan
Muhammad bin Fudhail bin Ghazwan al-Dhabbi, yang masyhur dengan julukan Ibnu Fudhail,[1] adalah salah seorang sahabat Imam Shadiq (as).[2] Ia diakui keilmuannya sebagai seorang muhaddits,[3] perawi, mufasir, serta penulis bermazhab Imamiyah.[4] Ia memiliki kunyah Abu Abdurrahman,[5] dan dinilai menempati kedudukan yang tinggi dalam bidang keilmuan.[6]
Muhammad bin Fudhail menyusun berbagai karya tulis dalam disiplin ilmu hadis,[7] di samping karya-karyanya yang lain di bidang tafsir, fikih, dan akhlak.[8] Beberapa karyanya yang terkemuka antara lain Kitab al-Zakat, Kitab al-Shiyam, Kitab al-Manasik, Kitab al-Thaharah, Kitab al-Du'a, serta Kitab al-Zuhd.[9]
Berdasarkan catatan sejarah, ia berasal dari Irak[10] dan menetap di kota Kufah,[11] serta berstatus sebagai mawali (klien) dari kabilah Bani Dhabbah.[12] Meskipun informasi mengenai tahun kelahirannya tidak diketahui secara pasti, ia wafat pada kisaran tahun 194/809-10,[13] 195/810-11,[14] atau 196/811-12.[15]
Ia dikenal sebagai perawi hadis yang sangat terperinci[16] khususnya dalam meriwayatkan keutamaan-keutamaan Imam Ali (as).[17] Ayahnya, Fudhail bin Ghazwan, juga merupakan seorang ulama terpandang dan bagian dari sahabat Imam Shadiq (as).[18]
Guru dan Murid
Dalam perjalanan keilmuannya, Muhammad bin Fudhail bin Ghazwan berguru kepada dan mendidik banyak tokoh.[19] Ia menjadi guru bagi sederet ulama besar seperti Ahmad bin Hanbal, Sufyan al-Tsauri,[20] Ishaq bin Rahawaih,[21] Ali bin al-Mundzir al-Thariqi,[22] Muhammad bin Numair, Ishaq al-Hanzhali, Qutaibah bin Sa'id,[23] Ahmad bin Abdul Jabbar al-'Atharidi, Ayyub bin Nuh bin Darraj,[24] Ahmad bin Badil, Ali bin Harb, dan tokoh-tokoh lainnya.[25] Banyak perawi hadis yang juga menjadikan beliau sebagai sumber riwayat.[26]
Sebagai perawi, ia menerima riwayat dari ayahnya (Fudhail), Al-A'masy,[27] Yahya bin Sa'id al-Anshari,[28] Ashim al-Ahwal, Abu Ishaq al-Syaibani, Hisyam bin Urwah, Ibrahim al-Hajari, dan guru-guru lainnya.[29] Adapun untuk ilmu qiraat, ia mempelajarinya secara mendalam dari pakar qiraat ternama, Hamzah al-Zayyat.[30]
Mazhab dan Ketsiqahan
Para sejarawan dan pakar Ilmu Rijal mengklasifikasikan Muhammad bin Fudhail bin Ghazwan sebagai seorang penganut Syiah. Beberapa pandangan bahkan menyebutnya sebagai figur Syiah yang sangat fanatik[31] dan memiliki kecenderungan ghuluw (berlebihan) dalam bermazhab.[32]
Tokoh-tokoh seperti Syekh al-Thusi menilainya sebagai perawi yang tsiqah.[33] Lebih lanjut, Ali Namazi Syahrudi, penulis kitab Mustadrakat Ilm Rijal al-Hadits, menyatakan adanya kesepakatan ulama (ijmak) yang mengukuhkan ketsiqahannya.[34]
Reputasinya juga sangat diakui di kalangan Ahlussunnah.[35] Ulama kaliber Al-Dzahabi[36] dan Ibnu Hajar al-Asqalani menilainya sebagai penganut Syiah yang tsiqah (dapat dipercaya).[37] Sebagian ulama Ahlussunnah lainnya memberikan predikat kepadanya sebagai sosok yang shaduq (jujur),[38] arif,[39] dan katsir al-hadits (banyak meriwayatkan hadis),[40] serta menilai riwayatnya berderajat hasan al-hadits.[41]
Syabastari, salah seorang pakar ilmu rijal Syiah, meyakini bahwa para ulama Ahlussunnah pada dasarnya telah bersepakat mengenai ketsiqahannya.[42] Kendati demikian, terdapat segelintir ulama Ahlussunnah yang, meski mengakui ketsiqahannya, tetap menganggapnya menyimpang karena afiliasi mazhabnya[43] sehingga mereka memilih untuk mengabaikan hadis-hadis yang diriwayatkannya.[44]
Catatan Kaki
- ↑ Al-Dzahabi, Al-I'lam bi Wafayat al-A'lam, 1413 H, jld. 1, hlm. 126; Ibnu Qani' al-Baghdadi, Mu'jam al-Shahabah, 1424 H, jld. 6, hlm. 2251.
- ↑ Syekh al-Thusi, Rijal al-Thusi, 1373 HS, hlm. 292; Al-Hilli, Rijal al-Allamah al-Hilli, 1402 H, hlm. 138.
- ↑ Al-Baghdadi, Hadyah al-Arifin, 1951 M, jld. 2, hlm. 9; Kahalah, Mu'jam al-Muallifin, 1376 H, jld. 11, hlm. 131.
- ↑ Syabastari, Al-Faiq, 1418 H, jld. 3, hlm. 167.
- ↑ Ibnu Sa'ad, Al-Thabaqat al-Kubra, 1410 H, jld. 6, hlm. 361; Ibnu Qani' al-Baghdadi, Mu'jam al-Shahabah, 1424 H, jld. 6, hlm. 2251; Al-Husaini, Al-Tadzkirah bi Ma'rifah Rijal al-Kutub al-Asyrah, 1418 H, jld. 3, hlm. 1582; Al-Amin, A'yan al-Syiah, 1403 H, jld. 1, hlm. 142; Al-Bashri, Faiq al-Maqal, 1422 H, hlm. 156.
- ↑ Al-Husaini al-Hilli, Zubdah al-Aqwal, 1428 H, hlm. 515.
- ↑ Sezgin, Tarikh al-Turats al-Arabi, 1412 H, bag. 1, jld. 1, hlm. 177.
- ↑ Dawudi, Thabaqat al-Mufassirin, Beirut, jld. 2, hlm. 226; Syabastari, Al-Faiq, 1418 H, jld. 3, hlm. 168.
- ↑ Syabastari, Al-Faiq, 1418 H, jld. 3, hlm. 167; Al-Baghdadi, Hadyah al-Arifin, 1951 M, jld. 2, hlm. 9.
- ↑ Al-Sam'ani, Al-Ansab, 1382 H, jld. 8, hlm. 382.
- ↑ Al-Sam'ani, Al-Ansab, 1382 H, jld. 8, hlm. 382; Al-Amin, A'yan al-Syiah, 1403 H, jld. 10, hlm. 37; Sezgin, Tarikh al-Turats al-Arabi, 1412 H, bag. 1, jld. 1, hlm. 177.
- ↑ Al-Sam'ani, Al-Ansab, 1382 H, jld. 8, hlm. 382; Al-Amin, A'yan al-Syiah, 1403 H, jld. 10, hlm. 37.
- ↑ Al-Husaini, Al-Tadzkirah bi Ma'rifah Rijal al-Kutub al-Asyrah, 1418 H, jld. 3, hlm. 1582.
- ↑ Al-Dzahabi, Al-I'lam bi Wafayat al-A'lam, 1413 H, jld. 1, hlm. 126; Mamaqani, Tanqih al-Maqal, tanpa tahun, jld. 3, hlm. 172; Syabastari, Al-Faiq, 1418 H, jld. 3, hlm. 168.
- ↑ Al-Najjar, Tashhih Turatsina al-Rijali maa al-Ta'rif bi al-Majhulin min Ruwatihi, 1410 H, hlm. 604.
- ↑ Namazi Syahrudi, Mustadrakat Ilm Rijal al-Hadits, 1414 H, jld. 7, hlm. 302.
- ↑ Syekh al-Thusi, Al-Amali, 1414 H, hlm. 343; Ibnu 'Uqdah al-Kufi, Fadhail Amir al-Mukminin as, 1424 H, hlm. 60.
- ↑ Al-Khui, Mu'jam Rijal al-Hadits, 1413 H, jld. 14, hlm. 354.
- ↑ Al-Amin, A'yan al-Syiah, 1403 H, jld. 10, hlm. 38.
- ↑ Syabastari, Al-Faiq, 1418 H, jld. 3, hlm. 167; Al-Husaini, Al-Tadzkirah bi Ma'rifah Rijal al-Kutub al-Asyrah, 1418 H, jld. 3, hlm. 1582; Ibnu Abi al-Wafa, Al-Jawahir al-Mudhi'ah, Penerbit Muassasah al-Risalah, jld. 3, hlm. 309.
- ↑ Mazandarani Hairi, Muntaha al-Maqal, 1416 H, jld. 6, hlm. 160.
- ↑ Al-Sam'ani, Al-Ansab, 1382 H, jld. 8, hlm. 382.
- ↑ Abu Makhramah, Qiladah al-Nahr, 1428 H, jld. 2, hlm. 324.
- ↑ Al-Khui, Mu'jam Rijal al-Hadits, 1410 H, jld. 3, hlm. 263.
- ↑ Al-Amin, A'yan al-Syiah, 1403 H, jld. 10, hlm. 38.
- ↑ Al-Shafadi, Al-Wafi bi al-Wafayat, 1401 H, jld. 4, hlm. 322.
- ↑ Al-Husaini, Al-Tadzkirah bi Ma'rifah Rijal al-Kutub al-Asyrah, 1418 H, jld. 3, hlm. 1582.
- ↑ Al-Sam'ani, Al-Ansab, 1382 H, jld. 8, hlm. 382.
- ↑ Untuk informasi lebih lanjut lihat: Al-Amin, A'yan al-Syiah, 1403 H, jld. 10, hlm. 38.
- ↑ Al-Amin, A'yan al-Syiah, 1403 H, jld. 1, hlm. 132.
- ↑ Syusytari, Qamus al-Rijal, 1410 H, jld. 9, hlm. 515, dari Abu Dawud.
- ↑ Al-Sam'ani, Al-Ansab, 1382 H, jld. 8, hlm. 382; Mazandarani Hairi, Muntaha al-Maqal, 1416 H, jld. 6, hlm. 160.
- ↑ Syekh al-Thusi, Rijal al-Thusi, 1373 HS, hlm. 292; Al-Hilli, Rijal al-Allamah al-Hilli, 1402 H, hlm. 138; Quhpai, Majma' al-Rijal, 1364 HS, jld. 6, hlm. 22; Al-Bashri, Faiq al-Maqal, 1422 H, hlm. 156.
- ↑ Namazi Syahrudi, Mustadrakat Ilm Rijal al-Hadits, 1414 H, jld. 7, hlm. 287; Namazi Syahrudi, Mustathrafat al-Ma'ali, 1422 H, hlm. 391.
- ↑ Untuk informasi lebih lanjut lihat: Al-Muzhaffar, Al-Ifshah, 1426 H, jld. 3, hlm. 474-475.
- ↑ Tsiqah Syi'i (Seorang Syiah yang tsiqah).
- ↑ Ibnu Hajar al-Asqalani, Tahdzib al-Tahdzib, 1325 H, jld. 9, hlm. 406.
- ↑ Ibnu Abi al-Wafa, Al-Jawahir al-Mudhi'ah, Penerbit Muassasah al-Risalah, jld. 3, hlm. 309.
- ↑ Ibnu Qani' al-Baghdadi, Mu'jam al-Shahabah, 1424 H, jld. 7, hlm. 2464.
- ↑ Ibnu Sa'ad, Al-Thabaqat al-Kubra, 1410 H, jld. 6, hlm. 361.
- ↑ Syusytari, Qamus al-Rijal, 1410 H, jld. 9, hlm. 514, menukil dari Ahmad bin Hanbal.
- ↑ Syabastari, Al-Faiq, 1418 H, jld. 3, hlm. 167.
- ↑ Al-Shafadi, Al-Wafi bi al-Wafayat, 1401 H, jld. 4, hlm. 322.
- ↑ Ibnu Sa'ad, Al-Thabaqat al-Kubra, 1410 H, jld. 6, hlm. 361.
Daftar Pustaka
- Abu Makhramah, Abdullah Thayib bin Abdullah. Qiladah al-Nahr fi Wafayat A'yan al-Dahr. Beirut, Penerbit Dar al-Minhaj, 1428 H.
- Al-Amin, Muhsin. A'yan al-Syiah. Beirut, Penerbit Dar al-Ta'aruf, 1403 H.
- Al-Baghdadi, Ismail. Hadyah al-Arifin, Asma' al-Muallifin wa Atsar al-Mushannifin. Beirut, Penerbit Dar Ihya al-Turats al-Arabi, 1951 M.
- Al-Bashri, Ahmad bin Abdurridha. Faiq al-Maqal fi al-Hadits wa al-Rijal. Qom, Penerbit Dar al-Hadits, 1422 H.
- Al-Dzahabi, Muhammad bin Ahmad. Al-I'lam bi Wafayat al-A'lam. Beirut, Penerbit Muassasah al-Kutub al-Tsaqafiyah, 1413 H.
- Al-Hilli, Hasan bin Yusuf. Rijal al-Allamah al-Hilli. Qom, Penerbit Al-Syarif al-Radhi, cetakan kedua, 1402 H.
- Al-Husaini al-Hilli, Husain bin Kamaluddin Abraz. Zubdah al-Aqwal fi Khulashah al-Rijal. Qom, Penerbit Dar al-Hadits, 1428 H.
- Al-Husaini, Muhammad bin Ali. Al-Tadzkirah bi Ma'rifah Rijal al-Kutub al-Asyrah. Kairo, Maktabah al-Khanji, 1418 H.
- Al-Khui, Sayid Abul Qasim. Mu'jam Rijal al-Hadits wa Tafshil Thabaqat al-Ruwat. Qom, Markaz Nasyr Atsar al-Syiah, 1410 H.
- Al-Muzhaffar, Muhammad Hasan. Al-Ifshah an Ahwal Ruwah al-Shahihah. Qom, Penerbit Alulbait, 1426 H.
- Al-Najjar, Muhammad Ali. Tashhih Turatsina al-Rijali maa al-Ta'rif bi al-Majhulin min Ruwatihi. Qom, Penerbit Dar al-Hijrah, 1410 H.
- Al-Sam'ani, Abdul Karim bin Muhammad. Al-Ansab. Hyderabad, Penerbit Dairah al-Ma'arif al-Utsmaniyah, 1382 H.
- Al-Shafadi, Khalil bin Aibak. Al-Wafi bi al-Wafayat. Beirut, Dar al-Nasyr, cetakan kedua, 1401 H.
- Dawudi, Muhammad bin Ali. Thabaqat al-Mufassirin. Beirut, Penerbit Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, tanpa tahun.
- Ibnu Abi al-Wafa, Abdul Qadir bin Muhammad. Al-Jawahir al-Mudhi'ah fi Thabaqat al-Hanafiyah. Tanpa tempat, Penerbit Muassasah al-Risalah, cetakan kedua, tanpa tahun.
- Ibnu Hajar al-Asqalani, Ahmad bin Ali. Tahdzib al-Tahdzib. Beirut, Penerbit Dar Shadir, 1325 H.
- Ibnu Qani' al-Baghdadi, Abdul Baqi. Mu'jam al-Shahabah. Beirut, Penerbit Dar al-Fikr, 1424 H.
- Ibnu Sa'ad, Muhammad. Al-Thabaqat al-Kubra. Riset: Muhammad Abdul Qadir 'Atha. Beirut, Penerbit Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1410 H.
- Ibnu 'Uqdah al-Kufi, Ahmad bin Muhammad. Fadhail Amir al-Mukminin as. Qom, Penerbit Dalil-e Ma, 1424 H.
- Kahalah, Umar Ridha. Mu'jam al-Muallifin. Beirut, Penerbit Dar Ihya al-Turats al-Arabi, 1376 H.
- Mamaqani, Abdullah. Tanqih al-Maqal fi Ilm al-Rijal. Rahli, tanpa penerbit, tanpa tempat, tanpa tahun.
- Mazandarani Hairi, Muhammad bin Ismail. Muntaha al-Maqal fi Ahwal al-Rijal. Qom, Penerbit Alulbait, 1416 H.
- Namazi Syahrudi, Ali. Mustadrakat Ilm Rijal al-Hadits. Teheran, Penerbit Farzand-e Muallif, 1414 H.
- Namazi Syahrudi, Ali. Mustathrafat al-Ma'ali. Teheran, Penerbit Muassasah Naba', 1422 H.
- Quhpai, Inayatullah. Majma' al-Rijal. Qom, Penerbit Ismailiyan, cetakan kedua, 1364 HS.
- Sezgin, Fuad. Tarikh al-Turats al-Arabi. Qom, Perpustakaan Umum Ayatullah al-Uzhma Mar'asyi Najafi, cetakan kedua, 1412 H.
- Syabastari, Abdul Husain. Al-Faiq fi Ruwah wa Ashab al-Imam al-Shadiq as. Qom, Penerbit Islami, 1418 H.
- Syekh al-Thusi, Muhammad bin Hasan. Al-Amali. Qom, Penerbit Dar al-Tsaqafah, 1414 H.
- Syekh al-Thusi, Muhammad bin Hasan. Rijal al-Thusi. Qom, Penerbit Islami, cetakan ketiga, 1373 HS.
- Syusytari, Muhammad Taqi. Qamus al-Rijal. Qom, Penerbit Islami, cetakan kedua, 1410 H.