Basyir Husain Najafi

Prioritas: c, Kualitas: b
Dari wikishia
Basyir Husain Najafihttp://en.wikishia.net
Bashir najafi.jpg
Informasi Pribadi
Nama Lengkap Basyir Husain Najafi
Lahir 1361 H
Tempat tinggal Najaf
Informasi ilmiah
Guru-guru Ayatullah Khui, Muhammad Kazim Qarubi Tabrizi, Sayid Muhammad Ruhani
Tempat pendidikan Pakistan, Najaf
Karya-karya Mirqah al-Ushul, Musthafa al-Din al-Qayyim, al-Sya'air al-Husainiyah wa Marasim al-Aza'
Kegiatan Sosial dan Politik

Basyir Husain Najafi (bahasa Arab: بشير حسين النجفي) (L. 1361 H) adalah salah satu marja’ taklid Syiah, yang berasal dari Pakistan dan tinggal di Najaf. Di antara fatwa-fatwanya adalah haram mengambar wajah para Maksumin dan bolehnya tadbir dalam acara berkabung Imam husein as dengan syarat-syarat khusus. Dia percaya pada kesatuan marja’ Irak dalam urusan politik dan persoalan-persoalan politik Irak di kembalikan kepada Ayatullah Sistani. "Menyeru pada persatuan Syiah dan Suni" dan "ketidak berpihakan dalam gerakan pilotik di irak" adalah di antara pandangan pilitiknya. Kitab-kitab seperti, Mirqat al-Ushul, al-Sya’air al-Huseiniyah, Marasim al-'Aza' dan al-Ghadir Ithalah wa A'mal adalah di antara beberapa karyanya.

Biografi

Basyir Husain Najafi, masyhur dengan pangilan Syekh Basyir Najafi[1] adalah putra Shadiq Ali, lahir pada tahun 1361 H/1947 M di Jalandahar (Punjab, India timur).[2] Kakeknya Syekh Muhammad Ibrahim Pakistani (W. 1962 M) dan pamannya Maulana Khadim Husain (W. 1402 H) adalah termasuk ulama agama dan keluarganya setelah pisahnya Pakistan dan India, pada tahun 1366 H/1947 M bermigrasi dari India ke Pakistan dan tinggal di kota Batapur pinggiran Lahore. Dikatakan karena tablig yang dilakukan oleh keluarganya, Syiah disana mengalami pertumbuhan.[3]

Basyir Najafi pada tahun 1965 M (1384/1385 H) pergi ke Najaf.[4] Dia tetap tinggal di Irak selama periode Ketika para ruhani dan ulama Syiah yang bukan Irak dideportasi dari Irak (Muawidin) atas perintah Sadam Husein, presiden Irak saat itu.[5] Surat kabar Independent Inggris, memberitakan terror pembunuhan Basyir Najafi yang gagal pada tahun 1419 H/1999 M, yang menukil dari Ayatullah Khu'i.[6] Sebagian menafsirkan terror pembunuhan ini adalah upaya untuk mengeluarkannya dari Irak.[7] Menurut keterangan Sibthain Sabzawari, wakil Basyir Najafi di Pakistan, setelah bermigrasi ke Najaf sekali pun dia tidak pernah Kembali ke Pakistan.[8] Syekh Basyir Najafi memiliki 4 orang putra, dimana di antara mereka Ali Basyir Najafi adalah wakilnya.[9]

Pendidikan

Syekh Basyir Najafi memulai Pendidikan agamanya dibawah bimbingan kakeknya Muhammad Ibrahim (W. 1962 M) dan pamannya Maulana Khadim Husein (W. 1402 H) dan menghafal Alquran, untuk itu dia pun dipanggil Hafiz. Dia pada tahun 1961 dan 1965 mengenyam Pendidikan di Madrasah Ilmiah Jamiah al-Muntadhar (saat ini Jami' al-Muntadhar) di Lahore dan dibawah bimbingan Akhtar Abbas Najafi.[10] Guru-guru lainnya di Pakistan adalah sayid Riyadz Husain Naqawi dan sayid Shafdar Najafi.[11] Dia juga mengajar di madrasah ini.[12] Beberapa guru-gurunya di setelah bermigrasi ke Najaf adalah sebagai berikut:

  • Ayatullah Khu'i: Satu semester penuh belajar bahtsul kharij ushul dan fikih.
  • Muhammad Kazhim Qarubi Tabrizi: Belajar Kifayah al-Ushul dan sebagian pelajaran bahtsul kharij.
  • Sayid Muhammad Ruhani: Belajar ushul dan fikih.[13]
  • Muhammad Ali Mudarris Afgani.[14]

Basyir Najafi, sejak tahun 1968 M (1387/1389 H) mengajar kelas jenjang Suthuh di Najaf[15] dia setelah lengsernya Saddam Husain, presiden Irak saat itu, sibuk mengajar kelas bahtsul kharij fikih dan ushul.[16]

Karya

Syekh Basyir Najafi, telah menulis dalam bahasa arab dalam tema fikih, ushul, filsafat, teologi tafsir dan hadis, dimana mendekati 20 dari karyanya yang telah diterbitkan.[17] Kitab Mirqat al-Ushul adalah salah satu karyanya dalam ilmu Ushul fiqh.[18] Dalam buku ini dia membahas awal mula Ilmu Ushul dan pembahasan prinsipnya, seperti awamir dan nawahi, ‘am dan khas, ushul 'amaliayah, ta'adul dan tarjih.[19] Beberapa karya-karyanya yang telah diterbitkan:

  • Waqfah ma'a Muqalid al-Mauta
  • Manasik al-Haj
  • Khair al-Shahaif fi Ahkam al-'Ifaf
  • Satabqa al-Najaf Raidah Hauzah al-'Alim
  • Mushthafa al-Din al-Qayim
  • Al-Taib Habibullah
  • Al-Sya'air al-Husainiyah wa Marasim al-'Aza
  • Wiladah al-Imam al-Mahdi afs
  • Al-Ghadir Ithalah wa A'mal[20]
  • Ta'liqah ala Syarh al-Tajrid al-Allamah

Periode Marja'iyah

Basyir Najafi adalah salah satu dari marja' taklid yang ada di Najaf (selain sayid Muhammad Sa’id Hakim dan Ishaq fayyadz), setelah ayatullah Sistani.[21] Risalah Amaliayahnya bernama al-Din al-Qayyim telah diterbitkan dalam bahasa arab dan telah diterjemahkan dalam bahasa inggris, urdu, gujarat (bahasa resmi negara bagian Gujarat, India).[22]

Fatwa-Fatwa Masyhur

Menurut fatwa syekh Basyir Najafi, Melakukan tadbir dalam masa berkabung Imam Husain as diperbolehkan dengan 3 syarat, bahkan lebih utama: (Orang tersebut tidak yakin bahwa perbuatannya itu menyebabkan hilangnya nyawa atau hilangnya anggota badan dari anggota-anggota badannya), (Tidak pada waktu dan tempat yang menyebabkan agama pobia masyarakat), (Berniat dan menunjukkan kemazhluman Imam Husein as dan kebegisan musuh-musuh Ahlulbait as.[23] Basyir Najafi menghukumi haram mengambar wajah para maksumin as dan selainnya dari Ahlulbait as, seperti Abu Fadhl Abbas as dan menisbahkan gambar-gambar ini kepada para maksumin as termasuk dari dosa-dosa besar.[24] Berdarkan Fatwanya, seseorang yang telah mengimani tauhid, nubuwah dan ma’ad dan tidak mengingkari bagain-bagian Islam dia adalah seorang Muslim, tidak diperbolehkan mengkafirkannya dan wajib bagi kaum Muslimin untuk menjaga nyawa, harta dan kehormatannya.[25]

Pandangan-pandangan Politik

Beberapa pandangan dan sikap politik Basyir Husein Najafi adalah sebagai berikut:

  • Persatuan Syiah dan Suni: Penulis kitab "Sakhtar Siyasi-Ijtima'I Syi'iyan Irak" mengajak pada persatuan Syiah dan Suni adalah di antara pemikiran prinsipal Basyir Najafi.[26] Najafi berseberangan dengan pemikiran ifrath (berlebihan) orang-orang Wahabi.[27] Dan mencegah kaum Muslimin dari perilaku kekerasan.[28]
  • Persatuan para marja' Irak: Menurut Rasul ja'fariyan, seorang sejarawan dalam kitab, “Tasayyu’ dar Iraq, Marja’iyat va Iran” Basyir Najafi, sayid Muhammad Sa'id Hakim dan Muhammad Ishaq Fayadz, menyerahkan isu-isu Irak kepada Ayatullah Sistani.[29] Menurut penulis kitab Sakhtar Siyasi-Ijtimai Syi'iyan-e Iraq kehadiran Basyir Najafi dalam isu-isu politik Irak setelah bubarnya partai Ba’ts mulai memudar; Ia percaya pada persatuan para marja’ Irak dan meyerahkan isu-isu politik kepada sayid Ali Sistani.[30]
  • Terkait Republik islam Iran: Basyir Najafi, dalam pertemuan dengan presiden Iran saat itu, menyebut Republik Islam Iran adalah representasi Syiah dan kaum Muslimin.[31] begitu pula dia saat pertemuan dengan menteri luar negeri iran saat itu, menyerukan pada Kerjasama antara Iran dan Irak dalam bidang politik, ekonomi dan budaya.[32]
  • Bersikeras pada penarikan pasukan asing dari Irak[33] dan ketidak berpihakan pada gerakan-gerakan politik Irak adalah di antara padangan dan sikap politiknya.[34]

Pandangan-pandangan lainnya

Basyir Najafi, mengkritik buku-buku dalam sistem pengajaran hauzah dengan mengantinya dengan buku-buku baru dan mudah.[35] Dia percaya, untuk kitab Rasail, tulisan Syekh Anshari dan Kifayah al-Ushul tulisan Akhund Khurasani tidak ada yang mengantikannya.[36] Dia juga tidak menganggap, kitab Ushul al-Fiqh tulisan Muhammad Ridha Muzhaffar tidak bisa mengantikan kitab Ma'alim al-Ushul tulisan Hasan bin Zainuddin Amili.[37] Dia percaya, bahwa ilmu ushul harus dihiasi dengan ilmu filsafat, untuk itu pengajaran filsafat haruslah sebelum mempelajari ilmu ushul dan keharusan penjelasan persoalan-persoalan filsafat dalam beberapa bagian ilmu ushul.[38]

Catatan Kaki

  1. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  2. Naqawi, Tazkere-e Ulama-e Emamiyye-e Pakestan, hlm. 65.
  3. Naqawi, Tazkere-e Ulama-e Emamiyye-e Pakestan, hlm. 65; Zendegi Name, Site Alnajafi.
  4. Naqawi, Tazkere-e Ulama-e Emamiyye-e Pakestan, hlm. 65 & 66.
  5. Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 220.
  6. Cockburn, Baghdad riots over killing of Ayatollah, Site Independent.
  7. Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 220.
  8. قاسم سلیمانی کا جنازہ پڑھانے والے پاکستانی آیت اللہ بشیر حسین نجفی, Site Googly News.
  9. قاسم سلیمانی کا جنازہ پڑھانے والے پاکستانی آیت اللہ بشیر حسین نجفی, Site Googly News.
  10. Naqawi, Tazkere-e Ulama-e Emamiyye-e Pakestan, hlm. 65 & 66.
  11. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  12. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  13. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  14. Naqawi, Tazkere-e Ulama-e Emamiyye-e Pakestan, hlm. 65 & 66.
  15. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  16. Hauze-e Najaf. Talasyha Wa Mazlumiyatha, Majalah Hauze, vol. 16, hlm. 79.
  17. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  18. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  19. Min Anbā' at-Turāts, Majalah Turatsuna, hlm. 393 & 394.
  20. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  21. Naderi-e Dust, Syi'ayan-e Eraq, hlm. 175.
  22. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  23. Basyir Najafi, as-Sya'ā'ir al-Husainiyyah Wa Marāsīm al-'Azā 1433', hlm. 117 & 117; Lihat: Basyir Najafi, as-Sya'ā'ir al-Husainiyyah Wa Marāsīm al-'Azā', hlm. 36 & 37
  24. Basyir Najafi, as-Sya'ā'ir al-Husainiyyah Wa Marāsīm al-'Azā', hlm. 143; Lihat: Basyir Najafi, al-Istiftā'āt, Site Alnajafi.
  25. Mirqayi, at-Ta'addudiyyah al-Madzhabiyyah FĪ al-Islām Wa Āra' al'Ulamā Fīhā, hlm. 109 & 110; Ma'had al-Hajj Wa Zeyarat, Nahy Az Takfir-e Muslimin, hlm. 138.
  26. Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 220
  27. Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 223 & 224 - menukil dari Site Rasa News.
  28. Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 223 & 224 - menukil dari Site Hawzah News.
  29. Ja'fariyan, Tasyayyu' Dar Eraq, hlm. 132-134.
  30. Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 220; Lihat: Zare'an, Tahlil-Konesy-e Seyasi-e Marja'iyyat-e Syi'ayan-e Eraq Dar Dure-e Pasa Saddam, Majalah Muthale'at-e Rahburdi-e Jahan-e Eslam, tahun 17, vol: 4, hlm. 10.
  31. Alaqemandim Rawabeth-e Tehran Baghdad Bisy Az Pisy Gustaresy Yabad, Site Ana Press.
  32. Qasemi, Marja'iyyat Wa Seyasat Dar Eraq Paz Az Esyqal; Ba Ta'kid Bar Andisye-e Ayatullah Sistani, Majalah Ulum-e Seyasi, vol. 45, hlm. 119.
  33. Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 220; Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 222 - menukil dari Site Tebyan.
  34. Qasemi, Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq, hlm. 222.
  35. Zendegi Name, Site Alnajafi.
  36. Danesy-e Ushul Wa Waz'e Darsi-e Ān Dar Hauze-e Najaf, Majalah Pazuhesy Wa Hauze, tahun 4, vol. 16, hlm. 104 & 111 & 112.
  37. Danesy-e Ushul Wa Waz'e Darsi-e Ān Dar Hauze-e Najaf, Majalah Pazuhesy Wa Hauze, tahun 4, vol. 16, hlm. 112.
  38. Danesy-e Ushul Wa Waz'e Darsi-e Ān Dar Hauze-e Najaf, Majalah Pazuhesy Wa Hauze, tahun 4, vol. 16, hlm. 104 & 105; Lihat: Danesy-e Ushul Wa Waz'e Darsi-e Ān Dar Hauze-e Najaf, Majalah Pazuhesy Wa Hauze, tahun 4, vol. 16, hlm. 106.

Daftar Pustaka

  • Zendegi Name. Site Alnajafi. Diakses tanggal 13 September 2020.
  • قاسم سلیمانی کا جنازہ پڑھانے والے پاکستانی آیت اللہ بشیر حسین نجفی. Site Googly News. Diakses tanggal 13 September 2020.
  • Cockburn, Baghdad riots over killing of Ayatollah. Site Independent. Diakses tanggal 13 September 2020.
  • Danesy-e Ushul Wa Waz'e Darsi-e Ān Dar Hauze-e Najaf. Wawancara dengan Basyir Najafi. Majalah Pazuhesy Wa Hauze. Tahun 4. Vol: 16, 1382 HS/2004.
  • Hauze-e Najaf. Talasyha Wa Mazlumiyatha. Wawancara dengan Sayyid Ali Akbar Ha'iri. Qom: Mu'awenat-e Pazuhesyha-e Hauzeha-e Ilmiyye. Majalah Hauze. Vol: 16, 1382 HS/2004.
  • Ja'fariyan, Rasul. Tasyayyu' Dar Eraq Marja'iyyat Wa Iran. Tehran: Yayasan Muthale'at-e Tarikh-e Mu'asher-e Iran, 1386 HS/2008.
  • Ma'had al-Hajj Wa az-Ziyarah. Hurmah Takfīr al-Muslimīn Wa al-Isā'ah Ilā Muqaddasāt al-Ummah al-Islāmiyyah Fī Fatāwā Wa Ārā' Marāji' ad-Dīn Wa 'Ulamā' al-Muslimīn asy-Syī'ah. Tehran: Masy'ar, 1434 H.
  • Min Anbā' at-Turāts. Majalah Turatsuna. Qom: Yayasan Āl al-Bait (as) Li Ihya' at-Turats. Tahun 22. Vol: 3 & 4, 1427 H.
  • Mirqayi, Jalal. At-Ta'addudiyyah al-Madzhabiyyah FĪ al-Islām Wa Āra' al'Ulamā Fīhā. Tehran: Al-Majma' al-'Alami Li Taqrib Bain al-Madzahib al-Islamiyyah, al-Mu'awiniyyah ats-Tsaqafiyyah, 1428 H.
  • Najafi, Hafidz Basyir Husain. al-Istiftā'āt. Site Alnajafi. Diakses tanggal 13 September 2020.
  • Najafi, Hafidz Basyir Husain. As-Sya'ā'ir al-Husainiyyah Wa Marāsīm al-'Azā' Fī Dhau' al-Fatāwā. Najaf: Yayasan al-Anwar an-Najafiyyah (Li ats-Tsaqafah Wa at-Tanmiyyah), 1433 H.
  • Naqawi, Sayyid Husein Aref. Tazkere-e Ulama-e Emamiyye-e Pakestan. Islamabad. Markaz-e Tahqiqat-e Farsi Iran Wa Pakestan.
  • Qasemi, Farajullah. Sakhtar-e Seasi-Ejtema'i-e Syi'ayan-e Eraq. Tehran: Masy'ar, 1393 HS/2014.
  • Rouhani: Alaqemandim Rawabeth-e Tehran Baghdad Bisy Az Pisy Gustaresy Yabad. Site Ana Press. Diakses tanggal 11 September 2020.
  • Zare'an, Ahmad. Tahlil-Konesy-e Seyasi-e Marja'iyyat-e Syi'ayan-e Eraq Dar Dure-e Pasa Saddam. Majalah Muthale'at-e Rahburdi-e Jahan-e Eslam. Tehran: Yayasan Muthale'at-e Andisye Sazan-e Nur. Tahun 17. Vol: 4. 68, 1395 HS/2016.