Lompat ke isi

Konsep:Al Abi Sabrah

Dari wikishia

|| || || - || || || || || editorial box

Al Abi Saburah
Alasan penamaanPenisbatan kepada Abu Saburah
PendiriAbu Saburah Yazid bin Malik bin Abdullah
Tempat menetapKufah
Tokoh terkenalPerawi:Khaitsamah bin Abdurrahman
UlamaIsmail bin Abdurrahman


Al Abi Saburah (bahasa Arab: آل ابی‌سبره) adalah salah satu keluarga Syiah di Kufah yang pada abad-abad pertama Hijriah dikenal karena melahirkan beberapa fakih. Leluhur keluarga ini adalah Abu Saburah Yazid bin Malik al-Ju'fi al-Kufi yang bersama dua putranya, Saburah dan Aziz, menemui Nabi Muhammad saw dan Nabi mengubah nama Aziz menjadi Abdurrahman. Menurut penuturan sebagian sejarawan, Abdurrahman memegang komando pasukan dua kabilah Madzhij dan Asad dari pihak Umar bin Sa'ad dalam Peristiwa Karbala.[1]

Di antara anak-anak Abdurrahman, Khaitsamah bin Abdurrahman adalah tokoh terkenal dari keluarga ini. Terdapat perbedaan pendapat mengenai masa hidupnya; Syekh Thusi menganggapnya termasuk sahabat Imam al-Baqir as dan Imam Shadiq as,[2] dan Allamah Hilli memperkenalkannya sebagai orang yang mendekati adil (tsiqah),[3] sedangkan Ahmad bin Ali Najasyi menganggapnya sebagai sahabat Abdullah bin Mas'ud.[4] Dalam sumber-sumber Ahlusunah, Khaitsamah juga dianggap sebagai sahabat Imam Ali as[5] dan dilaporkan ia meriwayatkan hadis dari Imam Ali as, Ibnu Abbas, dan sahabat Nabi lainnya. Sebagian sumber Ahlusunah menyebutkan wafatnya pada tahun 80 H.[6]

Tokoh menonjol lain dari keluarga ini adalah Ismail bin Abdurrahman yang terhitung sebagai tabiin dan ulama. Ia adalah sahabat dekat Imam al-Baqir as dan Imam al-Shadiq as serta meriwayatkan banyak riwayat dari kedua Imam tersebut.[7]

Catatan Kaki

  1. Ibn Atsir, Al-Kamil fi al-Tarikh, 1399 H, jld. 4, hlm. 60.
  2. Syekh Thusi, Rijal al-Thusi, 1380 H, hlm. 120 dan 187.
  3. Hilli, Khulashah al-Aqwal, cetakan batu, hlm. 33.
  4. Najasyi, Rijal al-Najasyi, 1398 H, hlm. 80.
  5. Asqalani, Tahdzib al-Tahdzib, 1325 H, jld. 3, hlm. 178; Ibn Abi Hatim, Al-Jarh wa al-Ta'dil, 1371 H, jld. 1, hlm. 393-394.
  6. Asqalani, Tahdzib al-Tahdzib, 1325 H, jld. 3, hlm. 178 dan 179; 'Ajli, Tarikh al-Tsiqat, 1428 H, hlm. 145-146.
  7. Mawlawi, Dairah al-Ma'arif Buzurg-e Eslami, 1374 HS, jld. 1, hlm. 550.

Daftar Pustaka

  • 'Ajli, Ahmad bin Abdullah. Tarikh al-Tsiqat. Beirut, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1428 H.
  • Allamah Hilli, Hasan bin Yusuf. Khulashah al-Aqwal fi Ma'rifah al-Rijal. Teheran, Cetakan Batu.
  • Asqalani, Ahmad bin Ali bin Hajar. Tahdzib al-Tahdzib. Hyderabad, Bina, 1325 H.
  • Ibn Abi Hatim, Abdurrahman bin Muhammad. Al-Jarh wa al-Ta'dil. Beirut, Dar Ihya al-Turats al-Arabi, 1371 H.
  • Ibn Atsir, Ali bin Muhammad. Al-Kamil fi al-Tarikh. Beirut, Dar Shadir, 1399 H.
  • Mawlawi, Muhammad Ali. Dairah al-Ma'arif Buzurg-e Eslami (Ensiklopedia Besar Islam). Teheran, Bunyad-e Dairah al-Ma'arif Buzurg-e Eslami, Cetakan pertama, 1374 HS.
  • Najasyi, Ahmad bin Ali. Rijal al-Najasyi. Qom, Maktabah al-Dawari, 1398 H.
  • Syekh Thusi, Muhammad bin Hasan. Rijal al-Thusi. Najaf, Al-Mathba'ah al-Haidariyah, 1380 H.

Pranala Luar