Ummu Habibah: Perbedaan antara revisi
imported>M.hazer ←Membuat halaman berisi '{{Infobox persona | nama = ''Ummu Habibah'' | dikenal sebagai = | Nama lengkap = Ummu Habibah Ramlah Putri Abu Sufyan | image = | image size = | caption = |...' |
imported>M.hazer Tidak ada ringkasan suntingan |
||
Baris 26: | Baris 26: | ||
}} | }} | ||
'''Ummu Habibah Ramlah''' (wafat 44 H) (Bahasa Arab: {{ia|أم حبيبة رملة }}) adalah putri [[Abu Sufyan]] dan istri [[Nabi Saw]] yang dalam sebagain sumber namanya di sebut Hindun.<ref>Baladzuri, ''Ansabul Asyraf'', jld.1, hlm.438; Ibnu Abdilbar, ''al-Isti'āb'', jld.4, hlm.1843 dan 1929</ref> Sejarawan menyebut tanggal lahirnya 17 tahun sebelum [[bi'tsah]].<ref>Ibnu Hajar Asqalani, ''al-Ishabah'', jld. 4, hlm.305</ref> Pertama ia menjadi istri Ubaidullah bin Jahsy Asadi.<ref>Ibnu Ishak, ''al-Sair wa al-Maghazi'' hlm.259; Ibnu Hisyam, ''al-Sirah al-Nabawiyah'', jld.1, hlm.238</ref> Ketika kaum muslimin [[hijrah ke Habasyah]], dia perempuan pertama yang pergi ke sana bersama suaminya.<ref>Ibnu Ishak, ''al-Sair wa al-Maghazi'' hlm.259; Ibnu Saad, ''al-Thabaqātul Kubra'', jld.8, hlm.68; Thabari, ''Tarikh'', jld.3, hlm.165</ref> Sepeninggal Ubaidullah bin Jahsy Asadi, Nabi Saw pada tahun 6/7 H menjadikan Amr bin Umayyah Dhamari sebagai wakilnya untuk mengawinkan | '''Ummu Habibah Ramlah''' (wafat 44 H) (Bahasa Arab: {{ia|أم حبيبة رملة }}) adalah putri [[Abu Sufyan]] dan istri [[Nabi Saw]] yang dalam sebagain sumber namanya di sebut Hindun.<ref>Baladzuri, ''Ansabul Asyraf'', jld.1, hlm.438; Ibnu Abdilbar, ''al-Isti'āb'', jld.4, hlm.1843 dan 1929</ref> Sejarawan menyebut tanggal lahirnya 17 tahun sebelum [[bi'tsah]].<ref>Ibnu Hajar Asqalani, ''al-Ishabah'', jld. 4, hlm.305</ref> Pertama ia menjadi istri Ubaidullah bin Jahsy Asadi.<ref>Ibnu Ishak, ''al-Sair wa al-Maghazi'' hlm.259; Ibnu Hisyam, ''al-Sirah al-Nabawiyah'', jld.1, hlm.238</ref> Ketika kaum muslimin [[hijrah ke Habasyah]], dia perempuan pertama yang pergi ke sana bersama suaminya.<ref>Ibnu Ishak, ''al-Sair wa al-Maghazi'' hlm.259; Ibnu Saad, ''al-Thabaqātul Kubra'', jld.8, hlm.68; Thabari, ''Tarikh'', jld.3, hlm.165</ref> Sepeninggal Ubaidullah bin Jahsy Asadi, Nabi Saw pada tahun 6/7 H menjadikan Amr bin Umayyah Dhamari sebagai wakilnya untuk mengawinkan Ummu Habibah dengan beliau dan bersama kaum muslimin dibawanya ke [[Madinah]]. <ref>Ibnu Ishak, ''al-Sair wa al-Maghazi'' hlm.259; Ibnu Saad, ''al-Thabaqāt al-Kubra'', jld.8, hlm.70; Ibnu Habib, al-Mihbar, hlm.76</ref> | ||
Ummu Habibah setelah [[Utsman bin Affan|Usman]] terbunuh mengirim bajunya yang berlumuran darah ke saudarnya, [[Muawiyah bin Abu Sufyan|Muawiyah]] di Damaskus.<ref>Masudi, ''Muruj al-Dzahab'', jld.2, hlm.353</ref> | Ummu Habibah setelah [[Utsman bin Affan|Usman]] terbunuh mengirim bajunya yang berlumuran darah ke saudarnya, [[Muawiyah bin Abu Sufyan|Muawiyah]] di Damaskus.<ref>Masudi, ''Muruj al-Dzahab'', jld.2, hlm.353</ref> |
Revisi per 22 Maret 2017 11.13
Nama lengkap | Ummu Habibah Ramlah Putri Abu Sufyan |
---|---|
Lakab | Ummul Mukminin |
Afiliasi agama | Islam |
Kerabat termasyhur | Nabi Saw. Abu Sufyan. Ubaidullah bin Jahsy Asadi |
Tempat tinggal | Madinah-Habasyah |
Tempat dimakamkan | Madinah |
Peran penting | Istri Nabi Saw |
Ummu Habibah Ramlah (wafat 44 H) (Bahasa Arab: أم حبيبة رملة ) adalah putri Abu Sufyan dan istri Nabi Saw yang dalam sebagain sumber namanya di sebut Hindun.[1] Sejarawan menyebut tanggal lahirnya 17 tahun sebelum bi'tsah.[2] Pertama ia menjadi istri Ubaidullah bin Jahsy Asadi.[3] Ketika kaum muslimin hijrah ke Habasyah, dia perempuan pertama yang pergi ke sana bersama suaminya.[4] Sepeninggal Ubaidullah bin Jahsy Asadi, Nabi Saw pada tahun 6/7 H menjadikan Amr bin Umayyah Dhamari sebagai wakilnya untuk mengawinkan Ummu Habibah dengan beliau dan bersama kaum muslimin dibawanya ke Madinah. [5]
Ummu Habibah setelah Usman terbunuh mengirim bajunya yang berlumuran darah ke saudarnya, Muawiyah di Damaskus.[6]
Dia termasuk perawi hadis Nabi Saw dan pada tahun 44 H pada umurnya ke 74 meninggal di Madinah dan dimakamkan di sana.[7] [8]
![]() | |
Khadijah al-Kubra sa | (27 sebelum Hijrah/595) |
Saudah | (sebelum Hijrah/sebelum 622) |
Aisyah | (1, 2, atau 4 H/622, 623, atau 625) |
Hafsah | (3 H/624) |
Zainab (binti Khuzaimah) | (3 H/624) |
Ummu Salamah | (4 H/625) |
Zainab (binti Jahsy) | (5 H/626) |
Juwairiyah | (5 H atau 6 H/626 atau 627) |
Ummu Habibah | (6 atau 7 H/627 atau 628) |
Mariyah | (7 H/628) |
Shafiyah | (7 H/628) |
Maimunah | (7 H/628) |
Kelahiran
Sejarawan menyebut tanggal lahirnya 17 tahun setelah bi'tsah (593 H) [9] Tanggal ini relevan dengan riwayat-riwayat yang menegaskan umur dia sekitar 30 tahun lebih saat tahun 7 H.[10]
Menikah
Pertama ia menjadi istri Ubaidullah bin Jahsy Asadi.[11] Darinya ia mempunyai sorang putri yang diberi nama Habibah, dan julukan Ummu Habibah juga muncul darinya.[12] Dia termasuk wanita pertama yang pergi ke Habasyah bersama suaminya saat kaum muslimin hijrah ke sana.[13]
Menikah Dengan Nabi Islam Saw
Sepeninggal Ubaidullah di Habasyah, Pada tahun 6 atau 7 H, Nabi Saw mengutus Amr bin Umayah Dhamari ke sisi Najjasyi dan memberi perwakilan padanya untuk mengawinkan Ummu Habibah dengannya dan membawanya ke Madinah bersama kaum muslimin yang lain.[14] Najjasyi juga mengirim Ummu Habibah bersama para Muhajir atau sedikit lebih dahulu dari mereka dengan membawa beberapa hadiah ke Madinah.[15]
Karena Abu Sufyan berada dalam barisan musuh Islam, maka Ibnu Abbas mengaitkan turunnya ayat: عَسَی اللّه أَن یجْعَل بَینَکم وَ بَین الَّذین عادَیتُم مِنْهُم مَوَدَّةً; "Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang di antara kamu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka"(Q.S. al-Mumtahanah: 7: 60) dengan pernikahan Nabi Saw dan Ummu Habibah putri Abu Sufyan.[16] Setelah pembukaan kota Mekah, Abu Sufyan pergi ke Madinah untuk perbaharuan perdamaian Hudaibiyah. Tapi, karena ia pergi ke putrinya, Ummu Habibah, maka ia menilai ayahnya musrik dan tidak suci sehingga tidak diizinkan duduk di tempat Rasulullah Saw.[17]
Kegiatan Politik
Setelah Usman terbunuh, Ummu Habibah mengirim baju yang terlumuri darahnya bersama Nukman bin Basyir ke sisi Saudaranya, Muawiyah di Damaskus. [18]
Demikian juga setelah kesyahidan Muhammad bin Abi Bakar, saking senangnya ia membakar kambing dan mengirim dagingnya ke Aisyah. Aisyah kecewa dan berkata: "Semoga Allah membunuh putri wanita pezina (Hindun ibunda Habibah), demi Allah aku tidak aka makan daging bakar".[19][20]
Menukil Hadis Dari Nabi Saw
Ummu Habibah menukil hadis-hadis dari Rasulullah Saw.[21] Saudara-saudaranya, Muawiyan dan Anbasah serta orang-orang seperti Anas bin Malik, Abu Bakar bin Said Tsaqafi, Abu Jarrah Qurasyi dll. menukil riwayat darinya.[22]
Wafat
Dia meninggal dunia pada tahun 44 H dalam umurnya yang ke 74 tahun. [23]
Dalam riwayat, ia juga pernah beberpgian ke Damaskus.[24] Bahkan sebagian ahli sejarah meyakini dia wafat di sana dan di samping pemakaman "Babus Shaghir" ada sebuah tempat ziarah dinisbahkan padanya.[25] Namun dalam sebagain riwayat muktabar disebutkan bahwa dia meninggal di Madinah dan dikebumikan di sana juga.[26]
Catatan Kaki
- ↑ Baladzuri, Ansabul Asyraf, jld.1, hlm.438; Ibnu Abdilbar, al-Isti'āb, jld.4, hlm.1843 dan 1929
- ↑ Ibnu Hajar Asqalani, al-Ishabah, jld. 4, hlm.305
- ↑ Ibnu Ishak, al-Sair wa al-Maghazi hlm.259; Ibnu Hisyam, al-Sirah al-Nabawiyah, jld.1, hlm.238
- ↑ Ibnu Ishak, al-Sair wa al-Maghazi hlm.259; Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra, jld.8, hlm.68; Thabari, Tarikh, jld.3, hlm.165
- ↑ Ibnu Ishak, al-Sair wa al-Maghazi hlm.259; Ibnu Saad, al-Thabaqāt al-Kubra, jld.8, hlm.70; Ibnu Habib, al-Mihbar, hlm.76
- ↑ Masudi, Muruj al-Dzahab, jld.2, hlm.353
- ↑ Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.71; Baswi, al-Makrifah wa al-Tarikh, jld.3, hlm.318; Baladzuri, Ansabul Asyraf, jld.1, hlm.440
- ↑ Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.71; Baladzuri, Ansabul Asyraf, jld.1, hlm.440; Ibnu Asakir, Tarikh Madinah Dimasyq:Tarajum al-Nisa, riset Sukainah Syihabi, jld.1, hlm.70; Ibnu Qudamah, al-Tabyin fi Ansabul Qurasyiyin, hlm.82
- ↑ Ibnu Hajar Asqalani, al-Ishabah, jld.4, hlm.305
- ↑ Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.70; Thabari, al-Muntakhab min Kitab al-Dzail al-Mudzil, hlm.607; Ibnu Asakir, Tarikh Madinah Dimasyq: Tarajum al-Nisa, riset: Sukainah Syihabi, jld.1, hlm.87
- ↑ Ibnu Ishak, al-Sair wa al-Maghazi hlm.259; Ibnu Hisyam, al-Sirah al-Nabawiyah, jld.1, hlm.238
- ↑ Ibnu Ishak, al-Sair wa al-Maghazi hlm. 259; Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.68
- ↑ Ibnu Ishak, al-Sair wa al-Maghazi hlm.259; Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.68; Thabari, Tarikh, jld.3, hlm.165
- ↑ Ibnu Ishak, al-Sair wa al-Maghazi hlm.259; Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.70; Ibnu Habib, al-Mihbar, hlm. 76
- ↑ Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.70; Baladzuri, Ansabul Asyraf, jld.1, hlm.439; Ibnu Asakir, Tarikh Madinah Dimasyq: Tarajum al-Nisa, riset: Sukainah Syihabi, jld.1, hlm.76, 79, 80
- ↑ Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.70; Baihaqi, Dalail al-Nubuwwah, jld.3, hlm.4559
- ↑ Ibju Hisyam, al-Sirah al-Nabawiyah, jld.4, hlm.38; jld. 3, hlm.306
- ↑ Masudi, Muruj al-Dzahab, jld.2, hlm.353
- ↑ Tadzkiratul Khawash, hlm.102
- ↑ Ahaditsu Ummil Mukminin Aisyah, jld.1, 35
- ↑ Ahmad bin Hanbal, Musnad, jld.6, hlm.325-328, 425-428
- ↑ Baladzuri, Ansabul Asyraf, jld.1, hlm.441; Ibnu Asakir, Tarikh Madinah Dimasyq: Tarajum al-Nisa, riset: Sukainah Syihabi, jld.1, hlm.70, 76
- ↑ Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.18, hlm.71; Baswi, al-Makrifah wa al-Tarikh, jld.3, hlm.318; Baladzuri, Ansabul Asyraf, jld.1, hlm.44
- ↑ Ibnu Asakir, Tarikh Madinah Dimasyq, Tarajum al-Nisa, jld.1, hlm.70, 76
- ↑ Ibnu Asakir, Tarikhu Madinati Dimasyq, Tarajum al-Nisa, riset: Sukainah Syihabi, jld.1, hlm.70; Ibnu Bathuthah, Rihlah, hlm.59; Tanukhi, al-Ihtida' ila Qabri Muawiyah bin Abi Sufyan bi Dimasyq, hlm.469; Ahmad Ridha, Āra' wa Anbā', Kuburan Muawiyah, hlm.284
- ↑ Ibnu Saad, al-Thabaqātul Kubra , jld.8, hlm.71; Baladzuri, Ansabul Asyraf, jld.1, hlm.440; Ibnu Asakir, Tarikhu Madinati Dimasyq: Tarajum al-Nisa, riset: Sukainah Syihabi, jld.1, hlm.70; Ibnu Qudamah, al-Tabyin fi Ansabil Qurasyiyin, hlm.82
Daftar Pustaka
- Al-Quran al-Karim.
- Ibnu Ishak, Muhammad, al-Sair wa al-Maghazi riset: Suhail Zikar, Bairut, 1398 H/1978 M.
- Ibnu Bathuthah, Rihlah, Bairut, 1384 H/1965 M.
- Ibnu Jauzi (654 H), Sibth, Tadzkiratul Khawash, penerbit Syarif Radhi, Qum, 1418 H.
- Ibnu Habib, Muhammad, al-Mihbar, riset: Elzih Lisytan Asytitar, Haidarabad Dikan, 1361 H/1942 M.
- Ibnu Hajar Asqalani, Ahmad, al-Ishabah, Kairo, 1328 H.
- ibnu Saad, Muhammad, al-Thabaqātul Kubra , riset: Bruklaman, Liden, 1321 H.
- Ibnu Abdilbar, Yusuf, al-Istii'āb, riset: Ali Muhammad Bajawi, Kairo, 1380 H/1960 M.
- Ibnu Asakir, Ali, Tarikhu Madinati Dimasyq: Tarajum Al-Nisa, riset: Sukainah Syihabi, jld.1, hlm.1402 H/1981 M.
- Ibnu Quddamah, Abdullah, al-Tabyin fi Ansabil Qurasyiyin, riset: Muhammad Naif Dalimi, Bairut, 1408 H/1988 M.
- Ibnu Hisyam, Abdul Malik, al-Sirah al-Nabawiyah, riset: Musthafa Saqqa dkk, Kairo, 1355 H/1936 M.
- Ahmad bin Hanbal, Musnad, Bairut, Dar Shadir.
- Baswi, Ya'qub, al-Makrifah wa al-Tarikh, riset: Akram Dhiya Amri, Bagdad, 1396 H/1976 M.
- Baladzuri, Ansabul Asyraf, riset: Muhammad Hamidullah, Kairo, 1959 M.
- Baihaqi, Ahmad, Dalail al-Nubuwwah, riset: Abdul Mukti Qal'aji, Bairut, 1985 M.
- Tanukhi, Izzuddin, al-Ihtida' ila Qabri Muawiyah bin Abi Sufyan bi Dimasyq, majalah al-Majma' al-Ilmi al-Arabi, Damaskus, Syam, 1355 H/1937 M.
- Ridha, Ahmad, Āra' wa Anbā', kuburan Muawiyah..., 1364 H/1945 M.
- Thabari, al-Muntakhab min Kitab al-Dzail wa al-Mudzil, disertai 11 jilid Tarikh.
- Thabari, Tarikh.
- Masudi, Ali, Muruj al-Dzahab, riset: Yusuf As'ad Daghir, Bairut, 1385 H/1965 M.