Lompat ke isi

Konsep:Masjid Sayyidah Aisyah

Dari wikishia
Masjid Sayidah Aisyah
Pemandangan Kota Kairo dan Masjid Sayidah Aisyah di tengah gambar
Pemandangan Kota Kairo dan Masjid Sayidah Aisyah di tengah gambar
KegunaanMasjid • Tempat Ziarah
LokasiKairo• Mesir
Rekonstruksi2023 M.


Masjid Sayyidah Aisyah (bahasa Arab: مسجد السیدة عائشة) adalah sebuah masjid di kota Kairo, Mesir yang dinisbatkan kepada Aisyah, putri Imam Shadiq as. Masjid ini, yang juga menaungi makam Aisyah, dianggap sebagai salah satu bangunan keagamaan di Mesir dan banyak orang mengunjunginya untuk mencari berkah dan melaksanakan Salat.

Syekh Mufid tidak menyebutkan nama Aisyah dalam daftar anak-anak Imam Shadiq as. Demikian pula Sayid Muhsin al-Amin, ulama Syiah, tidak menyebutkan nama Aisyah saat menyebutkan anak-anak Imam Shadiq as; namun, di tempat lain ia menyebutkan Aisyah putri Imam Shadiq as. Muhammad Zaki Ibrahim, dosen Universitas Al-Azhar, menyatakan bahwa ada konsensus mengenai Aisyah putri Imam Shadiq as yang melakukan perjalanan ke Mesir. Dikatakan bahwa masyarakat Mesir sangat mencintainya karena ia adalah keturunan Imam Husain as. Aisyah tinggal di Mesir selama sepuluh bulan dan wafat pada tahun 145 H pada usia 22 tahun.

Berdasarkan beberapa laporan, sejumlah masyarakat Mesir meyakini bahwa makam yang ada di Masjid Sayyidah Aisyah adalah milik Aisyah istri Nabi Muhammad saw; padahal ia dimakamkan di Pemakaman Baqi di Kota Madinah.

Mihrab dan Mimbar Masjid Sayyidah Aisyah[1]

Lokasi dan Kedudukan

Masjid Sayyidah Aisyah yang dinisbatkan kepada Aisyah putri Imam Shadiq as terletak di Kairo, Mesir.[2] Jalan[3] dan alun-alun[4] di dekat masjid dan makam ini dinamai dengan nama yang sama (Al-Sayyidah Aisyah).[5] Masjid ini dianggap sebagai salah satu bangunan keagamaan terkemuka di Mesir.[6] Tempat ini terletak di salah satu daerah terpadat di ibu kota Mesir dan banyak orang mengunjunginya untuk mencari berkah dan melaksanakan Salat.[7]

Berdasarkan beberapa laporan, Aisyah putri Imam Shadiq as pergi ke Mesir setelah Perlawanan Fakh.[8] [catatan 1] Masyarakat Mesir sangat mencintainya karena ia adalah keturunan Imam Husain as[9] dan ia mendapatkan kedudukan di hati masyarakat.[10] Ia tinggal di sana selama sepuluh bulan dan wafat pada usia 22 tahun.[11] Pada masa pemerintahan Fathimiyah, pembangunan dimulai di tempat pemakamannya; sebuah makam sederhana dengan kubah yang bertumpu pada dua baris muqarnas.[12] Bangunan ini bertahan hingga abad keenam Hijriah sampai Shalahuddin al-Ayyubi membangun madrasah dan masjid di samping makam ini.[13]

Uang kertas Mesir dengan desain Masjid Sayyidah Aisyah

Sepanjang sejarah, masjid dan makam di dalamnya telah mengalami perbaikan atau pembangunan kembali berkali-kali. Salah satu yang terpenting dilakukan pada abad ke-18 M. Pembangunan ulang terakhir dilakukan pada tahun 1971 M di mana bangunan masjid dibangun kembali.[14] Menurut laporan Kementerian Wakaf Mesir, sebuah Zarih dari kayu ditempatkan di atas makam Sayidah Aisyah hingga zarih makam Sayidah Zainab di Kairo diganti dan zarih baru dibuat untuknya. Zarih Sayidah Zainab sebelumnya yang terbuat dari tembaga ditempatkan di atas makam Sayyidah Aisyah.[15]

Kekeliruan dengan Aisyah Istri Nabi

Menurut laporan beberapa kantor berita Mesir, banyak orang Mesir meyakini bahwa makam yang ada di Masjid Sayyidah Aisyah adalah milik Aisyah istri Nabi Muhammad saw.[16] Padahal Aisyah istri Nabi dimakamkan di Pemakaman Baqi di Kota Madinah.[17] Beberapa orang menukil bahwa untuk Aisyah putri Imam Shadiq as digunakan gelar Al-Nabawiyyah dan alasannya adalah karena ia berasal dari keturunan Nabi Islam dan dengan demikian dibedakan dari Aisyah istri Nabi.[18]

Penjelasan mengenai Sayyidah Aisyah di papan di samping makamnya.[19]

Aisyah Putri Imam Shadiq as

Syekh Mufid menyebutkan sepuluh anak Imam Shadiq as, tidak ada satu pun dari mereka yang bernama Aisyah.[20] Sayid Muhsin al-Amin dalam A'yan al-Syi'ah saat menyebutkan anak-anak Imam Shadiq, tidak menyebutkan nama Aisyah.[21] Namun penulis yang sama di tempat lain dalam buku yang sama menyebutkan Aisyah putri Imam Shadiq as yang wafat di Mesir pada tahun 145 H.[22]

Muhammad Zaki Ibrahim, dosen Al-Azhar di Mesir dalam buku Maraqid Ahl al-Bait fi al-Qahirah menyebutkan nama Aisyah putri Imam Shadiq as dan mengatakan bahwa ada konsensus bahwa ia datang ke Mesir.[23] Ali bin Ahmad Sakhawi, penulis abad kesembilan Hijriah juga menyebutkan Aisyah putri Imam Shadiq as yang dimakamkan di Kairo, namun ia menganggap wafatnya pada tahun 245 H[24] sedangkan Imam Shadiq as syahid pada tahun 148 H.[25]

Aisyah putri Imam Shadiq as juga disebut Arus Alu al-Bait (Pengantin Ahlulbait).[26] Ia digambarkan sebagai orang yang ahli ibadah dan zuhud yang memiliki karamah.[27] Berdasarkan laporan, masyarakat Mesir sangat mencintai masjid ini dan makam yang ada di dalamnya.[28]

Catatan Kaki

  1. Jami' al-Sayyidah Aisyah bi al-Qahirah al-Masjid al-Manqul min Maidan Ramses, YouTube.
  2. Masjid al-Sayyidah Aisyah al-Nabawiyyah | Al-Khalifah, Al-Qahirah al-Islamiyyah.
  3. Masjid al-Sayyidah Aisyah fi Mishr: Kharait Google Tuzil 'Lafzhan Musi'an' Udhifa li Ismihi Ba'da Hamlah Elektroniyyah Ghadibah, BBC Arab.
  4. Hikayah Masjid | Al-Sayyidah Aisyah 'Arus Alu al-Bait' Allati Tuwuffiyat 'Aama Dukhuliha Mishr, Al-Dustur.
  5. Masjid al-Sayyidah Aisyah, Kementerian Wakaf Mesir.
  6. Masjid al-Sayyidah Aisyah, Kementerian Wakaf Mesir.
  7. Masjid al-Sayyidah Aisyah, Kementerian Wakaf Mesir.
  8. Ibrahim, Maraqid Ahl al-Bait fi al-Qahirah, 2003 M, jld. 1, hlm. 119.
  9. Thaha, Masjid al-Sayyidah Aisyah.Al-Madfunah fi Mishr Laisat Zaujah al-Rasul, Cairo 24.
  10. Salim, Masjid al-Sayyidah Aisyah fi Mishr.. Tuhfah Mi'mariyyah Tautsiq Rihlah 'Arus Alu al-Bait, Al-Ain al-Ikhbariyyah.
  11. Salim, Masjid al-Sayyidah Aisyah fi Mishr.. Tuhfah Mi'mariyyah Tautsiq Rihlah 'Arus Alu al-Bait, Al-Ain al-Ikhbariyyah.
  12. Masjid al-Sayyidah Aisyah al-Nabawiyyah | Al-Khalifah, Al-Qahirah al-Islamiyyah.
  13. Salim, Masjid al-Sayyidah Aisyah fi Mishr.. Tuhfah Mi'mariyyah Tautsiq Rihlah 'Arus Alu al-Bait, Al-Ain al-Ikhbariyyah.
  14. Masjid al-Sayyidah Aisyah, Kementerian Wakaf Mesir.
  15. Masjid al-Sayyidah Aisyah, Kementerian Wakaf Mesir.
  16. Fathi, Video.. Imam Masjid al-Sayyidah Aisyah Yaksyifu Sirra Hubbi 'Al-Sadat' Laha, Youm7; Thaha, Masjid al-Sayyidah Aisyah.Al-Madfunah fi Mishr Laisat Zaujah al-Rasul, Cairo 24.
  17. Thaha, Masjid al-Sayyidah Aisyah.Al-Madfunah fi Mishr Laisat Zaujah al-Rasul, Cairo 24.
  18. Amin, A'yan al-Syi'ah, 1362 S, jld. 7, hlm. 405.
  19. Jami' al-Sayyidah Aisyah bi al-Qahirah al-Masjid al-Manqul min Maidan Ramses, YouTube.
  20. Syekh Mufid, Al-Irsyad, 1413 H, jld. 2, hlm. 209.
  21. Amin, A'yan al-Syi'ah, 1362 S, jld. 1, hlm. 660.
  22. Amin, A'yan al-Syi'ah, 1362 S, jld. 7, hlm. 405.
  23. Ibrahim, Maraqid Ahl al-Bait fi al-Qahirah, 2003 M, hlm. 119.
  24. Sakhawi, Tuhfah al-Ahbab, 1406 H, hlm. 138.
  25. Syekh Mufid, Al-Irsyad, 1413 H, jld. 2, hlm. 180.
  26. Thaha, Masjid al-Sayyidah Aisyah.Al-Madfunah fi Mishr Laisat Zaujah al-Rasul, Cairo 24.
  27. Ibrahim, Maraqid Ahl al-Bait fi al-Qahirah, 2003 M, hlm. 120.
  28. Al-Sayyidah Aisyah Matat fi Sinn al-Syabab wa Hadzihi Shilah Qarabatiha bi al-Sayyidah Zainab .. Al-Sirah al-'Athirah li 'Arus Alu al-Bait, Al-Ahram.

Catatan


Daftar Pustaka

Templat:شد Hinduwan (bicara) 7 Januari 2026 06.05 (+0330)[balas]


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag <ref> untuk kelompok bernama "catatan", tapi tidak ditemukan tag <references group="catatan"/> yang berkaitan