Lompat ke isi

Konsep:Ayat 29 Surah Al-Muthaffifin

Dari wikishia

Templat:Artikel terkait

Ayat 29 Surah Al-Muthaffifin
Informasi Ayat
SurahAl-Muthaffifin
Ayat29
Juz30
Informasi Konten
DeskripsiOrang-orang yang berdosa menertawakan dan mengejek orang-orang mukmin


Ayat 29 Surah Al-Muthaffifin menyatakan bahwa orang-orang yang berdosa menertawakan orang-orang mukmin dan mengejek mereka.[1] Pada ayat-ayat berikutnya juga disebutkan bahwa pada hari Kiamat, orang-orang mukmin akan menertawakan orang-orang kafir.[2] Tujuan dari ayat-ayat ini dianggap untuk memberikan ketenangan dan memperkuat moral orang-orang mukmin.[3] Sebagian penafsir meyakini bahwa perilaku semacam itu juga ada pada zaman modern dan sebagian orang mengejek orang-orang mukmin dengan ungkapan-ungkapan seperti "kolot" dan "kuno".[4]

Templat:Qur'an Baru|Templat:Qur'an Baru

Mengenai alasan tertawa, berbagai kemungkinan telah disebutkan seperti kefakiran,[5] iman,[6] kesungguhan dalam melakukan ibadah dan keyakinan pada kebangkitan orang-orang mati.[7] Allamah Thabathaba'i, seorang penafsir Syiah meyakini bahwa berdasarkan konteks ayat, yang dimaksud dengan "orang-orang yang beriman" adalah Abrar.[8]

Ayat 29 Surah Al-Muthaffifin adalah awal penjelasan dari empat perilaku tidak pantas orang-orang yang berdosa terhadap orang-orang mukmin.[9] Pada ayat 29 disebutkan tentang orang-orang yang berdosa yang menertawakan orang-orang mukmin. Pada ayat 30 disebutkan bahwa ketika orang-orang mukmin melewati orang-orang kafir, mereka saling mengedipkan mata dan alis untuk mengejek orang-orang mukmin.[10] Ayat 31 menyebutkan hal lain bahwa ketika orang-orang munafik kembali kepada keluarga mereka, mereka bersukacita atas apa yang telah mereka lakukan.[11] Pada akhirnya di ayat 32 disebutkan hal keempat bahwa ketika mereka melihat orang-orang mukmin, mereka menyebut orang-orang mukmin sebagai orang-orang yang sesat.[12]

Untuk ayat 29 Surah Al-Muthaffifin dan ayat-ayat setelahnya, dua sebab turun telah dinukil:

Sebagian penafsir Syiah[13] dan Ahli Sunah[14] menukil bahwa Imam Ali (as) pergi bersama sejumlah kaum Muslimin. Orang-orang munafik melihat mereka lalu menertawakan dan mengejek mereka. Kemudian mereka pergi ke teman-teman mereka dan berkata bahwa kami telah melihat ashla' (berambut tipis dan botak) dan mereka tertawa. Kemudian ayat-ayat Surah Al-Muthaffifin ini turun. Sebagian penafsir menganggap kemungkinan turunnya ayat karena asbabun nuzul ini lebih kuat.[15]

Beberapa sahabat Nabi Islam seperti Ammar dan Bilal diejek dan diolok-olok oleh orang-orang musyrik seperti Abu Jahal dan Walid bin Mughirah, dan ayat-ayat ini turun untuk mereka.[16]

Catatan Kaki

  1. Thayyib, Athyab Al-Bayan, 1378 HS, jld. 14, hlm. 44.
  2. Surah Al-Muthaffifin, ayat 34.
  3. Fakhrurrazi, Mafatih Al-Ghaib, 1420 H, jld. 31, hlm. 94.
  4. Thayyib, Athyab Al-Bayan, 1378 HS, jld. 14, hlm. 45.
  5. Qumi Masyhadi, Tafsir Kanz Ad-Daqa'iq, 1368 HS, jld. 14, hlm. 192.
  6. Thabathaba'i, Al-Mizan, 1417 H, jld. 20, hlm. 239.
  7. Thabarsi, Majma' Al-Bayan, 1372 HS, jld. 10, hlm. 693.
  8. Thabathaba'i, Al-Mizan, 1417 H, jld. 20, hlm. 239.
  9. "Surah Al-Muthaffifin Ayat 29 ta 36 / Matalak-haye Mujriman be Muminan", Situs Tebyan.
  10. Thabarsi, Majma' Al-Bayan, 1372 HS, jld. 10, hlm. 693.
  11. Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 26, hlm. 285.
  12. Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 26, hlm. 286.
  13. Mudarrisi, Min Huda Al-Qur'an, 1419 H, jld. 17, hlm. 428.
  14. Fakhrurrazi, Mafatih Al-Ghaib, 1420 H, jld. 31, hlm. 94.
  15. Mudarrisi, Min Huda Al-Qur'an, 1419 H, jld. 17, hlm. 428.
  16. Majlisi, Bihar Al-Anwar, 1403 H, jld. 8, hlm. 115; Fakhrurrazi, Mafatih Al-Ghaib, 1420 H, jld. 31, hlm. 94.

Daftar Pustaka

  • Burujerdi, Mushthafa. Tafsir Syams. Qom, Bustan Kitab, 1397 HS.
  • Fakhrurrazi, Muhammad bin Umar. Mafatih Al-Ghaib. Beirut, Dar Ihya' At-Turats Al-'Arabi, 1420 H.
  • Majlisi, Muhammad Baqir. Bihar Al-Anwar. Beirut, Dar Ihya' At-Turats Al-'Arabi, cetakan kedua, 1403 H.
  • Makarem Syirazi, Nashir. Tafsir Nemuneh. Tehran, Dar Al-Kutub Al-Islamiyah, 1374 HS.
  • Mudarrisi, Sayyid Muhammad Taqi. Min Huda Al-Qur'an. Tehran, Dar Muhibbi Al-Husain, cetakan pertama, 1419 H.
  • Qurasyi, Sayyid Ali Akbar. Tafsir Ahsan Al-Hadits. Tehran, Bunyad Be'tsat, 1378 HS.
  • Ridha'i Isfahani, Muhammad Ali. Tafsir Qur'an Mehr. Qom, Pazhuhesy-ha-ye Tafsir wa 'Ulum Qur'an, 1387 HS.
  • Thabarsi, Fadhl bin Hasan. Majma' Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur'an. Pengantar: Muhammad Jawad Balaghi. Tehran, Naser Khosrow, 1372 HS.
  • Thabathaba'i, Sayyid Muhammad Husain. Al-Mizan fi Tafsir Al-Qur'an. Qom, Daftar Intisyarat Islami, cetakan kelima, 1417 H.
  • Thaleqani, Sayyid Mahmud. Partawi Az Qur'an. Tehran, Syirkat Sahami Intisyar, cetakan keempat, 1362 HS.
  • Thayyib, Sayyid Abdul Husain. Athyab Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur'an. Tehran, Intisyarat Islam, 1378 HS.
  • "Surah Al-Muthaffifin Ayat 29 ta 36 / Matalak-haye Mujriman be Muminan". Situs Tebyan, tanggal akses 16 Ordibehesht 1403 HS.