tanpa foto
tanpa infobox
tanpa navbox

Syarayi' al-Islam (buku)

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
Syarayi' Al-Islamhttp://en.wikishia.net
Pengarang Muhaqqiq Hilli (w. 676 H)
Bahasa Arab
Subyek Fikih Fatwa
Diterbitkan oleh Ismailiyan


Syarayi' al-Islam fi Masail al-Halal wa al-Haram (bahasa Arab:شَراَيِعُ الاِسْلاَم فِي مَسَائِل الحَلاَلِ وَ الحَراَمِ) yang terkenal dengan nama Syarayi' adalah buku fatwa karya Muhaqqiq Hilli (w. 676 H), seorang fakih ternama abad ke-7 H. Dari masa penulisannya, buku ini senantiasa menarik perhatian para fakih dan termasuk dari teks mata pelajaran Hauzah Ilmiah serta telah ditulis keterangan (syarh) dan catatan pinggir (hasyiyah) yang banyak atasnya.

Para ulama meyakini bahwa karakteristik penting buku Syarayi' adalah memaparkan persoalan-persoalan fikih secara logis dan sistematis. Di dalam buku ini semua hukum syariat dijelaskan dalam empat bagian univerasal; peribadatan (ibadat), transaksi dua belah pihak ('uqud), transaksi sepihak (iqa'at) dan hukum (ahkam).

Di antara buku-buku syarah Syarayi' yang paling terkenal adalah: Jawahir al-Kalam, Masalik al-Afham dan Madarik al-Ahkam.

Terdapat sejumlah besar manuskrip dari buku Syarayi'. Sebagiannya klasik dan dibacakan kepada Muhaqqiq sendiri dan ia menandatanganinya. Buku ini juga berulang kali telah diterbitkan di berbagai negara.

Pengarang Buku dan Motivasi Penulisan

Muhaqqiq Hilli (602-576 H) termasuk dari fukaha besar Syiah. Dia paman dan guru Allamah Hilli.[1] Allamah Hilli menganggap dia sebagai fakih terbesar pada masanya. [2] Selain Allamah Hilli, di antara murid-murid ternama dia adalah Ibnu Daud Hilli, Fakhrul Muhaqqiqin, putra Allamah Hilli dan Ali bin Yusuf Hilli, saudara dari Allamah Hilli. [3]

Muhaqqiq Hilli telah menulis buku dalam bidang fikih, ushul fikih dan teologi. Di antaranya adalah: Al-Mukhtashar al-Nafi' (fikih), Nahj al-Wushul ila Ma'rifati Ilm al-Ushul (ushul fikih) dan al-Maslak fi Ushul al-Din (teologi). [4]

Menurut penegasan sang penulis, buku ini disusun atas ide salah seorang muridnya yang meminta supaya dijelaskan dalam satu tulisan singkat kepadanya tentang hukum-hukum pokok fikih. [5]

Kedudukan Buku

Dikatakan bahwa sebelum Syarayi', buku Nihayah karya Syaikh Thusi merupakan teks pelajaran fikih terpenting selama dua abad. Namun setelah penulisan Syarayi', buku ini mendapat sambutan besar dan pelan-pelan menempati posisi Nihayah. [6]

Shahib Jawahir dalam pengantar bukunya, Jahawir al-Kalam yang merupakan keterangan atas buku Syarayi' memperkenalkan buku Syarayi' sebagai "Alquran dalam hukum-hukum syariat" dan "Furqan (pembeda kebenaran dari kebatilan) dalam ilmu fikih". Dia memuji sisi komprehensifitas dan ketelitiannya dan menganggapnya sebagai contoh dan teladan untuk buku-buku setelahnya. [7]

Menurut penegasan Agha Bozorg Tehrani, buku Syarayi' ditinjau dari sisi penataan kajian-kajian fikih merupakan teks pelajaran fikih terbagus. [8] Buku ini semenjak masa penulisnya senantiasa mendapat respon dari para fukaha Syiah dan menjadi poros dialog ilmiah dan pembelajaran. [9]

Karakteristik

Menurut pernyataan Modarrisi Thabathabai, Muhaqqiq Hilli mempresentasikan struktur fikih Syiah secara logis dan sitematis dan mengeluarkannya dari kerancuan. [10] Di dalam buku Syarayi' permasalahan-permasalahan fikih untuk pertama kalinya disajikan dalam empat bagian: peribadatan (ibadat), transaksi dua pihak ('uqud), transaksi sepihak (iqa’at) dan hukum (ahkam) dan para fukaha berikutnya mengikuti jejaknya. [11] Sebagian fukaha yang lain menjelaskan karakteristik-karakteristiknya sebagai berikut:

  • Dalam buku ini tidak dilontarkan masalah-masalah fikih yang tidak begitu berfungsi dan bermanfaat.
  • Memiliki sastra mendalam, singkat dan padat dan disaat yang sama sangat lugas.
  • Buku ini lebih dominan kepada fikih fatwa, namun terkadang menyodorkan pendapat-pendapat fikih penentangnya juga. Ia mengargumentasikannya dengan ayat-ayat Alquran, hadis dan ijma'.
  • Untuk pertama kalinya dilontarkan dalam buku ini beberapa terminologi seperti "al-Aula" (pendapat yang lebih kuat), "al-Ansab" (yang lebih sesuai dengan argumentasi fikih) dan "al-Asyhar" (yang lebih terkenal) untuk menjelaskan fatwa yang diterima dan diikuti oleh para fukaha berikutnya. [12]

Struktur

Buku Syarayi' disusun dalam empat bagian:

  1. Ibadat: bersuci, salat, zakat, khumus, puasa, i'tikaf, haji, umrah, jihad, amar makruf dan nahi mungkar. [13]
  2. 'Uqud (transaksi dua pihak): tijarat (perdagangan), rahn (gadai), iflas (bangkrut), hajr (terlarang menggunakan harta pribadi), dhaman (jaminan), hawalah (wesel), kafalah (pengasuhan), shulh (perdamaian), syirkat (perserikatan), mudharabah, muzara'ah (kontrak pertanian), musaqat (kontrak pengairan), wadi'ah (titip barang), 'ariyah (pinjam barang), ijarah (kontrakan), wikalah (perwakilan), wakaf, hibah (pemberian), perlombaan dan pemanahan, wasiat dan perkawinan. [14]
  3. Iqa'at (transaksi sepihak): talak, zhihar, ila' [catatan 1], laknat, 'itq (pembebasan budak), tadbir [catatan 2], mukatabah [catatan 3] , istilad [catatan 4], ikrar, ju'alah, perjanjian (aiman) dan nazar. [15]
  4. Ahkam (hukum): shaid (berburu) dan dzubahah (sembelihan), makanan dan minuman, gasab, syuf'ah, menghidupkan tanah mati (ihya' al-mawat), temuan (luqathah), warisan, kehakiman, kesaksian, hudud dan ta'zir, kisas, diyat. [16]

Keterangan, Catatan Pinggir dan Terjemahan Syarayi'

Banyak keterangan (syarh) dan catatan pinggir (hasyiyah) atas Syarayi' al-Islam telah ditulis. [17] Demikian juga ada beberapa rangkuman dan terjemahan darinya. Buku al-Nafi' fi Mukhtashar al-Syarayi' yang terkenal dengan nama Mukhtashar al-Nafi' adalah sebuah ringkasan yang dipresentasikan sendiri oleh Muhaqqiq Hilli. [18] Dia juga menulis keterangan atas ringkasan ini dengan nama al-Mu'tabar fi Syarh al-Mukhtashar. [19]

Berikut adalah sebagian buku-buku keterangan yang tersohor dari buku ini:

  • Jawahir al-Kalam fi Syarh Syarayi' al-Islam, karya Muhammad Hasan Najafi, yang terkenal dengan gelar Shahib Jawahir (w. 1261 H)
  • Masalik al-Afham ila Syarayi' al-Islam, karya Syahid Tsani (w. 966 H)
  • Madarik al-Ahkam fi Syarh Syarayi' al-Islam, karya Sayid Muhammad Musawi Amili, yang terkenal dengan Shahib Madarik (w. 946 H). [20]

Muhaqqiq Karki, Sayid Muhammad Mahdi Bahrul Ulum, Syahid Tsani dan Jamaluddin Khansari adalah para fukaha yang menulis catatan pinggir atas Syarayi'. [21]

Catatan kaki

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
  16. 16
  17. 17
  18. 18
  19. 19
  20. 20
  21. 21
  1. Ila' ialah seorang suami bersumpah untuk tidak berhubungan badan dengan istrinya
  2. Tadbir ialah pemilik budak berwasiat supaya budaknya dibebaskan sepeninggalnya
  3. Mukatabah ialah pembebasan budak dengan membayar uang kepada tuannya
  4. Istilad ialah tuan meminta keturunan dari budaknya

Daftar Pustaka

  • Afandi, Abdullah. Riyādh Al-Ulamā wa Hiyādh Al-Fudhalā. Riset: Ahmad Husaini Asykuri. Beirut: Muassasah At-Tarikh Al-Arabi, 1431 H.
  • Afrakhte, Muhammad Husain, Syarāyi' Al-Islām. Tehran: Danesy Nameh Jahan Islam, Bunyad Dayere Al-Ma'aref Eslami, cet. I, 1398 HS/2019.
  • Agha Bazarg Tehrani, Muhammad Hasan. Al-Dzarī'ah ilā Tashnīf al-Syīah. Beirut: Dar Al-Adhwa', cet. II, 1403 H.
  • Amin, Sayyid Muhsin. A'yān Al-Syīah. Beirut: Dar At-Ta'aruf, 1403 H.
  • Anshari Qummi, Nashiruddin. Ketab Syenāsi Syurūh Syarāyi' Al-Islām. Mirats Syehab. Vol: 68 & 69, 1391 HS/2012.
  • Derayati, Mushtafa. Fehrestware Dastnewesyt-e-hāye Iran. Tehran: Ketabkhane, Muze wa Markaz Esnad Majles Syura-e Eslami, 1398 HS/2019.
  • Mudarrisi Thabathabai, Sayyid Husain. Muqaddamei bar Feqh-e Syi'e (Kulliyāt wa Ketabsyenāsi). Masyhad: Bunyad Pazuhesyhaye Eslami, 1368 HS/1989.
  • Muhaqqiq Hilli, Ja'far bin Hasan. Syarāyi' Al-Islām fi Masā'il Al-Halāl wa Al-Harām. Riset: Abdul Husain Muhammad Ali Baqqal. Qom: Ismailiyan, cet. II, 1408 H.