Muhammad bin Asy'ats Kufi
Abu Ali Muhammad bin Ash'ath Kufi (hidup hingga 313 H), dikenal sebagai Ibnu Asy'ats, adalah seorang perawi Syiah pada abad ke-4 Hijriah. Ia adalah penulis kitab Al-Ja'fariyat, yang merupakan salah satu kitab asli yang masih tersisa dari Usul Arba'umi'ah (Empat Ratus Usul) mazhab Imamiyah.
Biografi
Ia dilahirkan di Kufah, dan Najasyi serta Allamah Hilli menyebutnya sebagai orang Kufah.[1] Ia melakukan perjalanan ke Mesir dan menetap di daerah Saqifah Jawad.[2] Ketika Fatimiyah berkuasa, Muhammad menetap di sana dan mengikuti pelajaran Musa bin Ismail bin Musa bin Ja'far as.[3]
Perkataan Ulama
Allamah Hilli dan Najasyi mengatakan tentangnya: "Muhammad bin Ash'ath adalah seorang yang berasal dari Kufah, terpercaya, dan termasuk dari golongan kami (Syiah)."[4]
Afandi Isfahani menulis: "Abu Ali Muhammad bin Ash'ath al-Kindi al-Kufi adalah salah satu perawi Syiah dari generasi awal dan meriwayatkan kitab Riwayatul Anba' 'anil Aba' min Al Rasul saw.[5]
Abdullah bin Adi, seorang ulama Ahlusunah, mengatakan tentang Muhammad bin Ash'ath: "Aku menulis riwayat darinya di Mesir. Kesyiahannya yang kuat membuatnya membawa sebuah kitab yang berisi 1000 hadis, dan ia mengklaim bahwa hadis-hadis tersebut diriwayatkan dari Musa bin Ismail bin Musa bin Ja'far as, yang juga meriwayatkannya dari ayah-ayah mereka."[6] Kitab ini adalah kitabnya yang terkenal, yaitu Al-Ja'fariyat atau Al-Asy'atsiyat.
Penilaian Kepercayaan
Para ahli rijal Syiah seperti Najasyi dan Allamah Hilli[7] menilai Ibnu Asy'ats Kufi sebagai orang yang terpercaya, sementara beberapa ahli rijal Ahlusunah seperti Ibnu Hajar[8] melemahkannya.
Kehidupan Ilmiah
Guru-guru
- Musa bin Ja'far bin Ismail bin Musa bin Ja'far as;
- Muammal bin Wahab, Ali bin Zaid Farayidhi;
- Harun bin Sa'id al-Ili;
- Abu Yahya Muhammad bin Barid Maqri;
- Muhammad bin Khalaf bin Umar;
- Muhammad bin Awili al-Ili;
- Ismail bin Ishaq bin Sahl al-Umawi;
- Musa bin Ibrahim bin Musa bin Ja'far as.
Murid-murid
- Abu Muhammad Sahl bin Ahmad bin Abdullah bin Sahl al-Dibaji;
- Harun bin Musa al-Talakbari;
- Abu al-Fadhl al-Syaibani;
- Abu al-Hasan Ali bin Ja'far bin Hammad;
- Abdullah bin Mufadhl bin Muhammad bin Hilal;
- Ibrahim bin Muhammad bin Muhammad bin Abdullah al-Qurashi;
- Abu Muhammad Abdullah bin Muhammad bin Abdullah bin Utsman (dikenal sebagai Ibnu Saqa);
- Abu al-Hasan Muhammad bin Dawud bin Sulaiman al-Katib;
- Abdullah bin Ahmad bin Adi.
Karya Tulis
Karyanya yang paling terkenal adalah kitab hadis "Al-Ja'fariyat", yang juga disebut Al-Asy'atsiyat.[9] Penamaannya sebagai Al-Asy'atsiyat merujuk pada nama ayahnya, sedangkan Al-Ja'fariyat merujuk pada riwayat-riwayat yang berasal dari Imam Ja'far Shadiq as.
Karya lain yang dinisbatkan kepada Ibnu Asy'ats adalah "Al-Hajj", yang menghimpun riwayat-riwayat dari perawi Ahlusunah mengenai haji.[10]
Catatan Kaki
- ↑ Rijal Najasyi, hlm. 379. Khulashah al-Aqwal, hlm. 266.
- ↑ Rijal Thusi, hlm. 442.
- ↑ Bibliografi Detail Mazhab Islam, hlm. 364.
- ↑ Khulashah al-Aqwal, hlm. 266. Rijal Najasyi, hlm. 379.
- ↑ Riyadhul Ulama, jilid 5, hlm. 483.
- ↑ Al-Kamil, jilid 6, hlm. 301.
- ↑ Najasyi, Rijal, hlm. 268; Hilli, Rijal, hlm. 333
- ↑ Lisan al-Mizan, jilid 5, hlm. 362
- ↑ Al-Dzari'ah, jilid 5, hlm. 112.
- ↑ Rijal Najasyi, hlm. 379.
Catatan
Daftar Pustaka
- Ibnu Hajar Asqalani, Ahmad bin Ali, Lisanul Mizan, Haidarabad, 1331 H.
- Hilli, Hasan bin Ali, Rijal, Teheran, 1342 H.
- Najasyi, Ahmad bin Ali, Rijal, Qom, Maktabah al-Dawari.