Lompat ke isi

Konsep:Qira'ah Warsy dari Nafi

Dari wikishia
Halaman dari Al-Qur'an al-Karim dengan Khat Muhaqqaq, berasal dari abad ke-9 H, periode Timuriyah yang menunjukkan qiraah Sab'ah.

Qiraah Warsy dari Nafi'(bahasa Arab: قرائت ورش عن نافع) adalah salah satu dari dua jalur masyhur qiraah Nafi', salah satu dari Tujuh Qari (al-Qurra' al-Sab'ah). Utsman bin Sa'id al-Mishri, yang dikenal sebagai Warsy (110-197 H), adalah salah satu murid Nafi' bin Abdurrahman al-Madani. Ia memegang kepemimpinan pengajaran Al-Qur'an di Mesir. Meskipun qiraah Warsy tidak memiliki banyak perbedaan dalam makna dan lafaz dengan Qiraah Hafsh dari Ashim, qiraah ini mendapatkan perhatian karena penekanannya pada masalah-masalah Tajwid.

Kedudukan Qiraah Warsy

Dari sekian banyak orang yang menukil qiraah Nafi', riwayat Qalun dan Warsy memiliki ketenaran yang lebih besar,[1] dan keduanya meriwayatkan langsung dari guru mereka tanpa perantara.[2] qiraah Warsy diperkenalkan sebagai qiraah yang terpercaya di kalangan para qari.[3] qiraah ini tersebar luas di belahan barat dunia Islam,[4] termasuk Mesir, wilayah utara Sudan, Libya, Tunisia, Aljazair, Maroko, dan Mauritania. Di Mesir, telah dicetak mushaf yang sesuai dengan qiraah Warsy dari Nafi'.[5] Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Republik Islam Iran, meskipun secara umum tidak setuju dengan pembacaan Al-Qur'an dengan berbagai qiraah yang berbeda karena tidak menganggapnya sebagai bentuk peringatan dan ajakan kepada Al-Qur'an, namun beliau menganggap pembacaan Al-Qur'an dengan qiraah Warsy sebagai hal yang baik dan sesuai karena popularitasnya di dunia Islam bagian barat.[6]

Karakteristik Qiraah

Dari 3 tingkatan Tajwid (Tartil, Hadr, dan Tadwir), qiraah Warsy dilakukan dengan metode tartil.[7] Ibnu Jazari, salah satu pakar ilmu qiraah, menganggapnya sebagai pemimpin para ahli tartil.[8] Warsy memiliki selera dan pilihan-pilihan tersendiri dalam qiraahnya.[9] Setelah menguasai ilmu Nahwu, ia memilih qiraah yang khusus bagi dirinya sendiri[10] dan dalam beberapa tempat berbeda dengan qiraah Nafi'.[11] Karakteristik qiraahnya meliputi qiraah secara Tahqiq, penekanan pada Imalah (memiringkan bunyi fathah ke kasrah dan alif ke ya),[12] mad panjang pada mad muttasil dan munfasil, takhfif hamzah (meringankan bacaan hamzah),[13] dan secara umum memberikan perhatian lebih pada beberapa masalah tajwid.[14] Dalam tilawah di antara dua surah, ia menggunakan tiga metode yang berbeda:

  1. Menyebutkan Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim).
  2. Tidak menyebutkan basmalah namun dengan melakukan Sakt (berhenti sejenak tanpa mengambil napas).
  3. Menyambungkan (washal) satu surah ke surah sebelumnya tanpa menyebutkan basmalah.[15]

Menurut sebagian peneliti, qiraahnya dengan Qiraah Hafsh dari Ashim hanya berbeda dalam pembahasan tajwid dan cara pelafalan, namun dalam makna dan bahkan pelafalan kosakata Al-Qur'an tidak memiliki banyak perbedaan.[16]

Biografi Warsy

Utsman bin Sa'id al-Mishri adalah salah satu perawi qiraah Nafi' dari Qari Tujuh. Utsman lahir di Mesir pada tahun 110 H.[17] Menurut beberapa laporan, ia dijuluki "Warsy" oleh gurunya, Nafi', karena kulitnya yang sangat putih atau karena cara berjalannya yang menyerupai jenis burung bernama Warsyan.[18] Pada tahun 155 H, ia pergi ke Madinah menemui Nafi' dan menyetorkan qiraah Al-Qur'an kepadanya.[19] Setelah kembali ke Mesir, Warsy menjadi pemimpin pengajaran qiraah Al-Qur'an.[20] Banyak orang berguru kepadanya seperti Abu Ya'qub al-Azraq, Yunus bin Abdul A'la, dan Sulaiman bin Dawud,[21] di mana di antara mereka, jalur Azraq dan Ashfahani menjadi perhatian para qari.[22] Menurut beberapa pakar Al-Qur'an, Warsy memiliki suara yang merdu dan membaca dengan sangat baik, sedemikian hingga beberapa orang pingsan saat mendengar qiraahnya.[23] Ia wafat di Mesir pada tahun 197 H.[24]

Lihat Juga

Catatan Kaki

  1. Baili, Al-Ikhtilaf baina al-Qira'at, Dar al-Jil, hlm. 82; Ghuruhi az Newisandegan, "Qira'at-e Nafi'", jld. 1, hlm. 3733.
  2. Ghuruhi az Newisandegan, "Qira'at-e Nafi'", jld. 1, hlm. 3733.
  3. Yaqut al-Hamawi, Mu'jam al-Udaba, 1414 H, jld. 4, hlm. 1601; Ibnu Jazari, Ghayah al-Nihayah, 1351 H, jld. 1, hlm. 503.
  4. Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 25.
  5. Baili, Al-Ikhtilaf baina al-Qira'at, Dar al-Jil, hlm. 82.
  6. Khamenei, "Bayanat dar Mahfel-e Uns ba Qur'an-e Karim", Dar Soit-e Daftar-e Hefz wa Nasyr-e Atsar-e Hadzrat-e Ayatullah al-'Udzma Khamene'i.
  7. Halabi, Asynayi ba 'Ulum-e Qur'ani, 1374 S, hlm. 157-158.
  8. Ibnu Jazari, Ghayah al-Nihayah, 1351 H, jld. 1, hlm. 502.
  9. Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 26.
  10. Ibnu Jazari, Ghayah al-Nihayah, 1351 H, jld. 1, hlm. 503.
  11. Ghuruhi az Newisandegan, "Qira'at-e Nafi'", jld. 1, hlm. 3733; Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 42.
  12. Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 25.
  13. Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 25; Muhaisin, Mu'jam Huffazh al-Qur'an 'ibra al-Tarikh, Dar al-Jil, jld. 1, hlm. 608.
  14. Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 25.
  15. Ghuruhi az Newisandegan, "Qira'at-e Nafi'", jld. 1, hlm. 3733.
  16. Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 42.
  17. Yaqut al-Hamawi, Mu'jam al-Udaba, 1414 H, jld. 4, hlm. 1601-1602; Ibnu Jazari, Ghayah al-Nihayah, 1351 H, jld. 1, hlm. 502; Dzahabi, Ma'rifah al-Qurra al-Kibar, 1417 H, hlm. 91.
  18. Yaqut al-Hamawi, Mu'jam al-Udaba, 1414 H, jld. 4, hlm. 1601-1602; Ibnu Jazari, Ghayah al-Nihayah, 1351 H, jld. 1, hlm. 502; Dzahabi, Ma'rifah al-Qurra al-Kibar, 1417 H, hlm. 91.
  19. Yaqut al-Hamawi, Mu'jam al-Udaba, 1414 H, jld. 4, hlm. 1601-1602; Ibnu Jazari, Ghayah al-Nihayah, 1351 H, jld. 1, hlm. 502; Dzahabi, Ma'rifah al-Qurra al-Kibar, 1417 H, hlm. 91.
  20. Ibnu Jazari, Ghayah al-Nihayah, 1351 H, jld. 1, hlm. 502.
  21. Dzahabi, Ma'rifah al-Qurra al-Kibar, 1417 H, hlm. 91; Muhaisin, Mu'jam Huffazh al-Qur'an 'Ibra al-Tarikh, jld. 1, hlm. 608; Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 29.
  22. Dimyathi, Ithaf Fudhala al-Basyar, hlm. 11; Farsyciyan wa Rostamizadeh, "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim", hlm. 29.
  23. Umar wa Mukram, Mu'jam al-Qira'at al-Qur'aniyyah, 1412 H, jld. 1, hlm. 88.
  24. Yaqut al-Hamawi, Mu'jam al-Udaba, 1414 H, jld. 4, hlm. 1601; Ibnu Jazari, Ghayah al-Nihayah, 1351 H, jld. 1, hlm. 503.

Daftar Pustaka

  • Baili, Ahmad. Al-Ikhtilaf baina al-Qira'at. Beirut: Dar al-Jil, t.t.
  • Dimyathi, Ahmad bin Muhammad. Ithaf Fudhala al-Basyar fi al-Qira'at al-Arba'ah 'Asyar. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1422 H.
  • Dzahabi, Muhammad bin Ahmad. Ma'rifah al-Qurra al-Kibar 'ala al-Thabaqat wa al-A'shar. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1417 H.
  • Farsyciyan, Reza wa Rostamizadeh, Reza. "Maktab-e Warsy dar Qira'at-e Qur'an-e Karim". Dar Majalah-ye Tahqiqat-e 'Ulum-e Qur'an wa Hadits, No. 2, 1386 HS.
  • Halabi, Ali Ashghar. Asynayi ba 'Ulum-e Qur'ani. Teheran: Asathir, 1374 HS.
  • Ibnu Jazari, Muhammad bin Muhammad. Ghayah al-Nihayah fi Thabaqat al-Qurra. Maktabah Ibnu Taimiyyah, 1351 H.
  • Khamene'i, Sayyid Ali. "Bayanat dar Mahfel-e Uns ba Qur'an-e Karim". "Dar Soit-e Daftar-e Hefz wa Nasyr-e Atsar-e Hadzrat-e Ayatullah al-'Udzma Khamene'i" , tanggal posting: 14 Farvardin 1401 HS, tanggal akses: 16 Farvardin 1401 HS.
  • Muhaisin, Muhammad Salim. Mu'jam Huffazh al-Qur'an 'Ibra al-Tarikh. Beirut: Dar al-Jil, 1412 H.
  • Ghuruhi az Newisandegan. "Qira'at-e Nafi'". Dar Farhangnameh-yr 'Ulum-e Qur'an. Qom: Pazhuhashgah-e 'Ulum wa Farhang-e Eslami, 1394 HS.
  • Umar, Ahmad Mukhtar wa Mukram, Abdu al-'Al Salim. Mu'jam al-Qira'at al-Qur'aniyyah. Qom: Uswah, 1412 H.
  • Yaqut Hamawi, Yaqut bin Abdullah. Mu'jam al-Udaba Irsyad al-Arib ila Ma'rifah al-Adib. Beirut: Dar al-Gharb al-Islami, 1414 H.