Lompat ke isi

Konsep:Hari Masjid Sedunia

Dari wikishia
Poster yang dirancang dalam rangka Hari Masjid Sedunia dengan gambar Masjid Jamkaran
Sayid Ali Khamenei:

"Jangan kita lupa bahwa 'Hari Masjid' pada dasarnya adalah hari revolusioner; artinya pembentukan hari ini dan penetapan hari ini yang merupakan keinginan dan tuntutan Republik Islam Iran dan disetujui di Organisasi Kerja Sama Islam sebagai 'Hari Masjid', adalah dalam rangka peristiwa pembakaran Masjid Al-Aqsa; dalam rangka konfrontasi dengan musuh Zionis; dasar dari hari ini adalah dasar yang demikian; pandanglah Hari Masjid dengan pandangan ini dan gerakkanlah langkah di jalur ini."[1]

Hari Masjid Sedunia adalah tanggal 31 Mordad/21 Agustus dalam kalender resmi Republik Islam Iran.[2] Alasan penamaan hari ini adalah karena peristiwa pembakaran sengaja Masjid Al-Aqsa oleh Rezim Zionis pada tahun 1348 HS/1969 M.[3] Pada 21 Agustus 1969 M, Denis Michael Rohan, seorang warga negara Israel, membakar Masjid Al-Aqsa yang mengakibatkan hampir 1.500 meter persegi dari masjid tersebut hangus terbakar.[4] Sejak tahun 1382 HS bertepatan dengan 2003 M, atas usulan Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam dan dengan persetujuan para menteri luar negeri negara-negara Islam dalam pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Teheran, Hari Masjid Sedunia diperingati pada tanggal 31 Mordad/21 Agustus.[5] Dalam pertemuan ini, negara-negara anggota diminta untuk berupaya memperingati hari ini dengan tujuan menghormati peran Masjid dan melindunginya sebagai tempat suci.[6] Menurut laporan Situs Khusus Masjid, tujuan dari penamaan Hari Masjid Sedunia adalah hal-hal berikut:

  • Menyajikan model yang sesuai untuk penghormatan terhadap masjid.
  • Menjelaskan tuntutan dan memeriksa kebutuhan masjid.
  • Meninjau status masjid di masa lalu dan sekarang.
  • Menjelaskan peran masjid dalam interaksi antara agama dan negara.
  • Penghargaan kepada para imam jamaah masjid.[7]

Catatan Kaki

Daftar Pustaka