Lompat ke isi

Konsep:Ayat 6 Surah Al-Kahfi

Dari wikishia

Templat:Kotak info ayat Ayat 6 Surah Al-Kahfi menjelaskan tentang kasih sayang tiada tara Nabi Islam (saw) terhadap umatnya,[1] dan memberikan penghiburan kepadanya agar tidak terlalu bersedih hati atas kesesatan orang-orang.[2] Allah dalam ayat ini berkhitab kepada Nabi (saw) bahwa engkau begitu mendambakan hidayah manusia sehingga jika mereka tidak ber-iman, engkau mungkin akan mati karena kesedihan.[3]

Templat:Quran jadidTemplat:SakhTemplat:Quran jadid

Menurut para mufasir, ayat ini menunjukkan bahwa Nabi (saw) memiliki rahmat khusus ilahi.[4] Berdasarkan ayat ini, para pemimpin ilahi menderita karena kesesatan orang-orang lebih dari apa yang dibayangkan, dan terkadang kesedihan ini menjadi begitu hebat hingga membahayakan nyawa mereka.[5] Dikatakan pula bahwa Nabi (saw) dalam ayat ini diibaratkan seperti seseorang yang melihat orang-orang tercintanya berpisah darinya dan ia menatap mereka dari belakang dengan penuh penyesalan.[6] Hal ini terjadi sementara kesedihan Nabi adalah karena kesesatan kaum musyrik dan kafir, yang menunjukkan bahwa Nabi (saw) menyayangi semua hamba Allah, baik Muslim maupun kafir.[7]

Mengenai sebab turunnya ayat, diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa beberapa pembesar suku Quraisy berkumpul untuk menentang Nabi (saw), dan seberapa pun Nabi menasihati mereka, hal itu tidak mempengaruhi mereka. Hal ini menyebabkan kesedihan mendalam bagi Nabi (saw) sehingga ayat ini diturunkan.[8]

Catatan Kaki

  1. Jawadi Amuli, Tafsir Maudhu'i-ye Quran-e Karim, 1391 HS, jld. 8, hlm. 292.
  2. Thabathaba'i, Tafsir al-Mizan, 1352 HS, jld. 13, hlm. 239.
  3. Thabarsi, Majma' al-Bayan, 1408 H, jld. 6, hlm. 694.
  4. Jawadi Amuli, Tafsir Maudhu'i-ye Quran-e Karim, 1391 HS, jld. 8, hlm. 290.
  5. Makarim Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 12, hlm. 347.
  6. Qara'ati, Tafsir Nur, 1388 HS, jld. 5, hlm. 141.
  7. Delshad Tehrani, Sireh-ye Nabawi, 1383 HS, jld. 2, hlm. 419.
  8. Suyuthi, Asbabun nuzul Ayat Quran Karim, 1384 HS, hlm. 232.

Daftar Pustaka

  • Jawadi Amuli, Abdullah, Tafsir Maudhu'i-ye Quran-e Karim, Jilid 8 (Sireh-ye Rasul-e Akram dar Quran), Qom, Entisyarat-e Isra, 1391 HS.
  • Delshad Tehrani, Mostafa, Sireh-ye Nabawi: Mantiq-e Amali, Teheran, Darya, 1383 HS.
  • Suyuthi, Abdurrahman bin Abi Bakr, Asbabun nuzul Ayat Quran Karim, terjemahan Arsyad, Abdul Karim, tanpa tempat, tanpa penerbit, 1384 HS.
  • Thabathaba'i, Sayid Muhammad Husain, Al-Mizan fi Tafsir al-Qur'an, Beirut, Mu'assasah al-A'lami lil Mathbu'at, 1352 HS/1393 H.
  • Thabarsi, Fadhl bin Hasan, Majma' al-Bayan fi Tafsir al-Qur'an, Beirut, Dar al-Ma'rifah, 1408 H.
  • Qara'ati, Mohsen, Tafsir Nur, Teheran, Markaz-e Farhangi-ye Darshayi az Quran, 1388 HS.
  • Makarim Syirazi, Nasir, Tafsir Nemuneh, Dar al-Kutub al-Islamiyyah, 1374 HS.

```