Lompat ke isi

Konsep:Ayat 30 Surah Al-Muthaffifin

Dari wikishia

Templat:Artikel terkait

Ayat 30 Surah Al-Muthaffifin
Informasi Ayat
SurahAl-Muthaffifin
Ayat30
Juz30
Informasi Konten
Sebab
Turun
Ada
DeskripsiEjekan terhadap orang-orang mukmin oleh para pendosa


Ayat 30 Surah Al-Muthaffifin menjelaskan perilaku para pendosa yang ketika melewati orang-orang mukmin, mereka saling memberi isyarat satu sama lain untuk mengejek mereka.[1] "Yataghamazun" berarti mencari-cari kesalahan dengan isyarat mata dan tangan, dan terkadang digunakan untuk segala bentuk pencelaan.[2]

Templat:Qur'an Baru|Templat:Qur'an Baru

Ayat ini menjelaskan kasus kedua dari perilaku para pendosa dan orang-orang kafir yang disebutkan dalam rangkaian ayat 29 hingga 31 Al-Muthaffifin.[3] Dalam ayat 29 disebutkan tentang para pendosa yang menertawakan orang-orang mukmin. Dalam ayat 30 disebutkan bahwa ketika orang-orang mukmin melewati orang-orang kafir, mereka mengejek orang-orang mukmin dengan isyarat mata dan alis.[4] Ayat 31 menyebutkan kasus lain bahwa ketika mereka kembali kepada keluarga mereka, mereka bersukacita atas apa yang telah mereka lakukan.[5] Terakhir, dalam ayat 32 disebutkan kasus keempat bahwa ketika mereka melihat orang-orang mukmin, mereka menyebut orang-orang mukmin sebagai orang-orang sesat.[6] Tuhan dalam ayat 33 Al-Muthaffifin mengingatkan bahwa orang-orang kafir bukanlah penjaga bagi orang-orang mukmin sehingga mereka berhak mencela orang-orang mukmin. Orang-orang kafir sebaiknya sibuk dengan amal perbuatan mereka sendiri.[7]

Untuk ayat 30 Surah Al-Muthaffifin dan ayat-ayat sebelum serta sesudahnya, telah dinukil dua sebab turun:

  • Sebagian penafsir Syiah[8] dan Ahli Sunah[9] menukil bahwa Imam Ali (as) bersama sejumlah kaum Muslimin melewati suatu tempat di mana orang-orang munafik melihat mereka, lalu menertawakan dan mengejek mereka. Kemudian mereka pergi menemui teman-teman mereka dan berkata bahwa kami telah melihat ashla' (orang yang rambutnya tipis di bagian depan) dan mereka pun tertawa. Lalu ayat-ayat Surah Al-Muthaffifin ini turun. Sebagian penafsir menganggap kemungkinan turunnya ayat karena sebab turun ini lebih kuat.[10]

Catatan Kaki

  1. Thabathaba'i, Al-Mizan, 1417 H, jld. 20, hlm. 239.
  2. Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 26, hlm. 285.
  3. "Surah Al-Muthaffifin Ayat 29 ta 36 / Matalak-haye Mujriman be Muminan", Situs Tebyan.
  4. Thabarsi, Majma' Al-Bayan, 1372 HS, jld. 10, hlm. 693.
  5. Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 26, hlm. 285.
  6. Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 26, hlm. 286.
  7. Thabarsi, Majma' Al-Bayan, 1372 HS, jld. 10, hlm. 694.
  8. Mudarrisi, Min Huda Al-Qur'an, 1419 H, jld. 17, hlm. 428.
  9. Fakhrurrazi, Mafatih Al-Ghaib, 1420 H, jld. 31, hlm. 94.
  10. Mudarrisi, Min Huda Al-Qur'an, 1419 H, jld. 17, hlm. 428.
  11. Majlisi, Bihar Al-Anwar, 1403 H, jld. 8, hlm. 115; Fakhrurrazi, Mafatih Al-Ghaib, 1420 H, jld. 31, hlm. 94.

Daftar Pustaka

  • Fakhrurrazi, Muhammad bin Umar. Mafatih Al-Ghaib. Beirut, Dar Ihya At-Turats Al-Arabi, 1420 H.
  • Majlisi, Muhammad Baqir. Bihar Al-Anwar Al-Jamiah lidurar Akhbar Al-Aimmah Al-Athar. Beirut, Dar Ihya At-Turats Al-Arabi, cetakan kedua, 1403 H.
  • Makarem Syirazi, Nashir. Tafsir Nemuneh. Tehran, Dar Al-Kutub Al-Islamiyah, 1374 HS.
  • Mudarrisi, Sayyid Muhammad Taqi. Min Huda Al-Qur'an. Tehran, Dar Muhibbi Al-Husain, cetakan pertama, 1419 H.
  • Thabarsi, Fadhl bin Hasan. Majma' Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur'an. Pengantar: Muhammad Jawad Balaghi. Tehran, Naser Khosrow, 1372 HS.
  • Thabathaba'i, Sayyid Muhammad Husain. Al-Mizan fi Tafsir Al-Qur'an. Qom, Daftar Intisyarat Islami, cetakan kelima, 1417 H.
  • "Surah Al-Muthaffifin Ayat 29 ta 36 / Matalak-haye Mujriman be Muminan". Situs Tebyan, tanggal akses 16 Ordibehesht 1403 HS.