Lompat ke isi

Konsep:Thala'i' bin Ruzzik

Dari wikishia
Thala'i' bin Ruzzik
JulukanAl-Malik al-Shalih Abu al-Gharat al-Armani
Kerabat termasyhurRuzzik bin Thala'i' bin Ruzzik (Menteri Al-Adhid al-Fathimi)
Lahir19 Rabiul Awwal 495 H
Tempat tinggalIrak
Wafat19 Ramadan 556 H
Waktu SyahidKairo, Mesir
Peran pentingMenteri (Wazir) Fatimiyah • Penyair Arab


Thala'i' bin Ruzzik (bahasa Arab:طَلائِع بن رُزّیک) (495 - 556 H) adalah menteri bermazhab Imamiyah pada masa pemerintahan Dinasti Fatimiyah dan seorang penyair Arab. Pada masa pemerintahan Al-Zhafir bi Amrillah, Thala'i' menjabat sebagai gubernur di salah satu wilayah Mesir, dan setelah dimulainya pemerintahan Al-Fa'iz bi Nashrillah, ia menjadi menteri Fatimiyah selama 7 tahun. Setelah memegang jabatan kementerian di pemerintahan Fatimiyah, Thala'i' menampakkan keyakinan Syiah Dua Belas Imam-nya dan melakukan perubahan dalam cara pemerintahan Fatimiyah. Ia melakukan serangan terhadap Pasukan Salib dan memukul mundur mereka hingga ke Beirut. Setelah kematian Al-Fa'iz, Al-Adhid li Dinillah naik takhta dan Thala'i' tetap menjadi menteri; namun pada tahun pertama kementeriannya di masa itu, yakni pada tahun 556 H, ia terbunuh akibat konspirasi orang-orang istana. Jenazahnya dimakamkan di pemakaman Al-Qarafah, Kairo.

Thala'i' meninggalkan beberapa karya, salah satunya adalah Masjid Shalih Thala'i' di Kairo yang dibangun atas perintahnya. Masjid ini dianggap sebagai masjid besar terakhir di era Fatimiyah. Ia juga menulis sebuah buku berjudul Al-I'timad fi al-Radd 'ala Ahl al-'Inad dan memiliki Diwan (kumpulan) syair yang berisi puji-pujian kepada Para Imam Syiah.

Pengenalan

Diwan Thala'i' bin Ruzzik

Thala'i' bin Ruzzik adalah menteri Syiah pada pemerintahan Dinasti Fatimiyah dan seorang penyair Arab.[1] Menurut sumber-sumber sejarah, ia lahir pada tahun 495 H.[2] Menurut para sejarawan, ia menjadi menteri Fatimiyah selama tujuh tahun.[3] Membantu orang-orang Syiah di luar Mesir[4] dan menyerang Pasukan Salib yang menduduki Palestina adalah beberapa tindakannya.[5] Thala'i' menulis karya-karya tertulis mengenai para Imam Syiah.[6]

Sebagian orang menganggap asal-usul Thala'i' adalah Armenia;[7] namun Zirikli, sejarawan asal Suriah, menyebut asal-usulnya dari Irak.[8] Abu al-Abbas al-Maqrizi, sejarawan abad ke-9 H, menyebut ayahnya adalah "Asad Ruzzik", salah satu tentara Badr al-Jamali (menteri Al-Mustanshir billah, wafat 487 H).[9] Putranya, Ruzzik bin Thala'i' bin Ruzzik yang bergelar Al-Adil, juga dipilih menjadi menteri oleh Al-Adhid al-Fathimi pada tahun 556 H.[10]

Kehidupan dan Masa Pemerintahan

Naik ke Kekuasaan

Menurut dokumen sejarah, pada masa Al-Zhafir bi Amrillah (penguasa Fatimiyah, wafat 549 H), Thala'i' bin Ruzzik adalah gubernur salah satu wilayah Mesir bernama Munya[11] atau Asymunain dan Bahnasa.[12] Pada tahun 549 H, Abbas Sinhaji, menteri Al-Zhafir al-Fathimi, membunuh Al-Zhafir. Keluarga Al-Zhafir meminta Thala'i' untuk membalaskan dendam Al-Zhafir;[13] namun Sinhaji melarikan diri dari Mesir dan terbunuh di dekat Ashkelon (Asqalan) di Palestina.[14] Thala'i' menggali jenazah Al-Zhafir dari rumah Abbas Sinhaji dan memindahkan jenazahnya ke makam leluhurnya.[15] Pada tanggal ini, Al-Fa'iz bi Nashrillah (wafat 555 H) menjadi penguasa Fatimiyah dan Thala'i' bin Ruzzik menjadi menteri Fatimiyah selama sekitar 7 tahun.[16]

Masa Pemerintahan di Mesir

Menurut nukilan para sejarawan, Thala'i' menampakkan mazhab Imami-nya sejak awal kementeriannya.[17] Ia juga menunjuk seorang gubernur untuk setiap provinsi yang hanya akan memegang jabatan tersebut selama enam bulan.[18] Ia juga menyusun program pendidikan bagi Al-Fa'iz bi Nashrillah, penguasa remaja Fatimiyah, di mana para penyair hadir di hadapannya setiap malam.[19] Dikatakan pula bahwa selama masa jabatannya, ia mengirimkan sejumlah dana untuk membantu Syiah di luar Mesir.[20] Menurut peneliti sejarah, pada tahun-tahun setelah 552 H, ia melancarkan serangan terhadap Pasukan Salib yang telah menduduki Palestina dan memukul mundur mereka hingga ke Beirut.[21]

Pembunuhan

Menurut sejarawan, setelah kematian Al-Fa'iz bi Nashrillah pada tahun 555 H, Al-Adhid li Dinillah (wafat 566 H) menggantikannya dan Thala'i' bin Ruzzik tetap menjadi menteri pemerintahan.[22] Ia menikahkan putrinya dengan Al-Adhid pada tahun 556 H.[23] Menurut Al-Maqrizi, bibi Al-Adhid li Dinillah merencanakan pembunuhan Thala'i' karena kekerasan yang diterapkan Thala'i' terhadap penghuni istana.[24] Ia terbunuh pada tanggal 19[25] atau 20 Ramadan[26] tahun 556 H. Awalnya ia dimakamkan di Kairo, kemudian jenazahnya dipindahkan ke pemakaman Al-Qarafah al-Kubra di dekat Kairo.[27]

Karya

Masjid Shalih Thala'i' di Kairo

Diriwayatkan bahwa Thala'i' bin Ruzzik pada tahun 555 H dan setelah pemindahan kepala Imam Husain as dari Ra's al-Husain Asqalan ke Kairo, membangun sebuah masjid di wilayah "Bab Zuwailah" untuk memakamkan kepala suci tersebut.[28] Namun, kepala Imam Husain as tidak pernah dipindahkan ke masjid ini. Masjid ini sekarang dikenal dengan nama "Masjid Shalih Thala'i'".[29] Dikatakan bahwa ini adalah masjid besar terakhir yang dibangun pada era Fatimiyah.[30]

Diriwayatkan juga bahwa ia menulis sebuah buku berjudul Al-I'timad fi al-Radd 'ala Ahl al-'Inad.[31] Dikatakan bahwa buku ini berisi hadis-hadis tentang imamah Imam Ali as.[32]

Selain itu, terdapat peninggalan berupa Diwan (kumpulan) syair darinya yang berisi puisi-puisi pujian kepada para Imam Syiah.[33] Diwan ini dicetak pada tahun 1958 M dengan penelitian Ahmad Ahmad Badawi di Kairo dan pada tahun 1964 M dengan penelitian Muhammad Hadi Amini di Najaf.[34]

Catatan Kaki

  1. Zirikli, Al-A'lam, 1989 M, jld. 3, hlm. 20.
  2. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 248.
  3. Ghunaim, Tarikh al-Harb al-Shalibiyah, 1996 M, hlm. 63.
  4. Amini, Al-Syi'r wa al-Syu'ara, 1431 H, hlm. 232.
  5. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 230.
  6. Mukhtari, Miras-e Mandegar-e Adab-e Syi'i, 1384 HS, hlm. 201.
  7. Ghunaim, Tarikh al-Harb al-Shalibiyah, 1996 M, hlm. 63.
  8. Zirikli, Al-A'lam, 1989 M, jld. 3, hlm. 20.
  9. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 251.
  10. Abu al-Fida, Tarikh Abi al-Fida, 1417 H, jld. 2, hlm. 112; Dzahabi, Tarikh al-Islam, 1409 H, jld. 38, hlm. 196.
  11. Abu al-Fida, Tarikh Abi al-Fida, 1417 H, jld. 2, hlm. 99.
  12. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 215.
  13. Abu al-Fida, Tarikh Abi al-Fida, 1417 H, jld. 2, hlm. 99.
  14. Dzahabi, Tarikh al-Islam wa Wafiyat al-Masyahir, jld. 37, hlm. 152; Abu al-Fida, Tarikh Abi al-Fida, 1417 H, jld. 2, hlm. 99.
  15. Dzahabi, Tarikh al-Islam, jld. 37, hlm. 152; Abu al-Fida, Tarikh Abi al-Fida, 1417 H, jld. 2, hlm. 99.
  16. Ghunaim, Tarikh al-Harb al-Shalibiyah, 1996 M, hlm. 63.
  17. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 222.
  18. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 222.
  19. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 222, 233.
  20. Amini, Al-Syi'r wa al-Syu'ara, 1431 H, hlm. 232.
  21. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 230.
  22. Ibnu Khallikan, Wafiyat al-A'yan, Tanpa Tahun, jld. 2, hlm. 528.
  23. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 246.
  24. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 246.
  25. Ibnu Khallikan, Wafiyat al-A'yan, tanpa tahun, jld. 2, hlm. 530.
  26. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 248.
  27. Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 248.
  28. Faqih Bahrululum dan Khameyar, Ziyaratgah-haye Iraq, jld. 1, hlm. 50; Majid, Al-Daulah al-Ayyubiyah, 1418 H, hlm. 66; Tim Penulis, Mausu'ah al-Hiraf al-Taqlidiyah, 2005 M, jld. 2, hlm. 67.
  29. Rusydi, "Masjid 'Al-Shalih Thala'i, Masjid Gantung Pertama di Mesir", Kantor Berita Shabestan.
  30. Tim Penulis, Mausu'ah al-Hiraf al-Taqlidiyah, 2005 M, jld. 2, hlm. 67.
  31. Tehrani, Al-Dzari'ah, 1408 H, jld. 11, hlm. 93; Maqrizi, Itti'azh al-Hunafa, 1416 H, jld. 3, hlm. 253.
  32. Mukhtari, Miras-e Mandegar-e Adab-e Syi'i, 1384 HS, hlm. 201.
  33. Mukhtari, Miras-e Mandegar-e Adab-e Syi'i, 1384 HS, hlm. 201.
  34. Mukhtari, Miras-e Mandegar-e Adab-e Syi'i, 1384 HS, hlm. 201.

Daftar Pustaka

  • Abu al-Fida, Ismail bin Ali. Tarikh Abi al-Fida. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1417 H/1997 M.
  • Amini, Abdul Husain. Al-Syi'r wa al-Syu'ara. Dikumpulkan dan diriset oleh: Syafii, Muhammad Hasan. Qom: Muassasah Mirats al-Nubuwwah, 1431 H.
  • Dzahabi, Muhammad bin Ahmad. Tarikh al-Islam wa Wafiyat al-Masyahir wa al-A'lam. Beirut,: Dar al-Kitab al-Arabi, 1409 H.
  • Faqih Bahrululum, Muhammad Mahdi dan Ahmad Khameyar. Ziyaratgah-haye Iraq (Mu'arrafi-ye Ziyaratgah-haye Masyhur dar Kasyvar-e Iraq) (Tempat-tempat Ziarah Irak: Pengenalan Tempat-tempat Ziarah Terkenal di Negara Irak). Teheran: Organisasi Haji dan Ziarah: Perwakilan Wali Faqih dalam Urusan Haji dan Ziarah, Tanpa Tahun.
  • Ghunaim, Ismat. Tarikh al-Harb al-Shalibiyah. Tanpa tempat, tanpa penerbit, 1996 M.
  • Ibnu Khallikan, Ahmad bin Muhammad. Wafiyat al-A'yan wa Anba' Abna' al-Zaman. Beirut: Dar al-Fikr, tanpa tahun.
  • Majid, Abdul Mun'im. Al-Daulah al-Ayyubiyah fi Tarikh Mishr al-Islamiyah: Al-Tarikh al-Siyasi. Kairo: Dar al-Fikr al-Arabi, 1418 H/1997 M.
  • Maqrizi, Ahmad bin Ali. Itti'azh al-Hunafa bi Akhbar al-Aimmah al-Fathimiyyin al-Khulafa. Kairo: Wizarah al-Auqaf, Al-Majlis al-A'la li al-Syu'un al-Islamiyah, Lajnah Ihya al-Turats al-Islami, 1416 H.
  • Mukhtari, Qasim. Miras-e Mandegar-e Adab-e Syi'i: Tarikh wa Tahlil-e Asy'ar-e Syai'ran-e Barjasteh-ye Syi'ah (Warisan Abadi Sastra Syiah: Sejarah dan Analisis Puisi Penyair Syiah Terkemuka). Arak, Universitas Arak, 1384 HS.
  • Rusydi, Mahmud. "Masjid 'Al-Shalih Thala'i, Masjid Gantung Pertama di Mesir", Kantor Berita Shabestan, tanggal posting: 29 Aban 1402 HS, tanggal akses: 17 Azar 1403 HS.
  • Tim Penulis. Mausu'ah al-Hiraf al-Taqlidiyah bi Madinah al-Qahirah al-Tarikhiyah. Kairo: Jam'iyyah al-Ashalah li Ri'ayah al-Funun al-Turatsiyah wa al-Mu'ashirah, 2005 M.
  • Zirikli, Khairuddin. Al-A'lam. Beirut: Dar al-Ilm lil-Malayin, 1989 M.