Lompat ke isi

Konsep:Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam (buku)

Dari wikishia

Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam (bahasa Arab:شفاءُ السَّقام فی زیارَةِ خَیرِ الاَنام), adalah sebuah kitab karya Taqiyuddin al-Subki, seorang ulama bermazhab Syafi'i abad ke-8 Hijriah, yang berisi bantahan terhadap pandangan Ibnu Taimiyah mengenai keharaman berniat bepergian untuk melakukan ziarah ke makam Nabi Muhammad saw.

Dalam karya ini, al-Subki membuktikan kebolehan dan keutamaan ziarah kepada Nabi saw serta menjawab syubhat-syubhat (keraguan-keraguan) yang diajukan oleh Ibnu Taimiyah.

Pengenalan dan Kedudukan Kitab

Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam (yang berarti "Penyembuh Penyakit-penyakit dalam Ziarah kepada Manusia Terbaik") adalah sebuah kitab karya Taqiyuddin al-Subki yang mengkritik pandangan-pandangan Ibnu Taimiyah tentang ziarah ke makam Nabi saw. Dalam beberapa penelitian, karya ini dinilai sebagai analisis paling komprehensif mengenai hadis "syadd al-rihal" (sebuah riwayat tentang keutamaan Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid al-Aqsa, serta bepergian untuk melaksanakan salat di sana).[1] Sekelompok ulama Ahlusunah yang sepakat dengan al-Subki mengenai kebolehan ziarah ke makam Nabi, memuji al-Subki dan kitabnya ini.[2] Nama lain kitab ini adalah "Syan al-Gharah 'ala Man Ankara Fadhl al-Ziyarah".[3]

Pandangan Ibnu Taimiyah tentang Ziarah Nabi

Ibnu Taimiyah, seorang pemikir Salafi yang berpengaruh, dengan bersandar pada hadis "syadd al-rihal", menganggap hukum memulai perjalanan dengan niat untuk ziarah ke kubur, termasuk ziarah ke makam Nabi saw, adalah haram, dan dalam beberapa kesempatan bahkan menyatakannya sebagai bid'ah dan perbuatan syirik.[4] Menurutnya, berdasarkan hadis ini, memulai perjalanan hanya diperbolehkan untuk mengunjungi ketiga masjid, yaitu Masjid al-Haram, Masjid al-Aqsa, dan Masjid al-Nabi.[5]

Tentang Penulis

Taqiyuddin al-Subki (683-756 H) adalah seorang ulama bermazhab Syafi'i yang lahir di kota Subk, Mesir.[6] Setelah menimba ilmu dari guru-guru seperti al-Dimyathi dan Ibnu 'Atha'illah al-Shufi, ia mencapai kedudukan sebagai hakim di Syam dan memegang posisi ini hingga akhir hayatnya.[7] Selain mengajar dan memimpin Madrasah Dar al-Hadits al-Asyrafiyah, al-Subki juga menulis karya-karya untuk mengkritik pandangan Ibnu Taimiyah, di antaranya adalah Al-Durrah al-Mudhi'ah dan Syifa' al-Saqam.[8] Ia dimakamkan di Kairo.[9]

Struktur dan Isi

Pembahasan dalam kitab ini disajikan dalam sepuluh bab dan satu penutup:

  • Bab 1 hingga 3: Mengkaji nash-nash (teks suci) dan praktik umat Islam mengenai ziarah. Riwayat pertama dari Ibnu Umar, bahwa Nabi saw bersabda: (Man zara qabri wajabat lahu syafa'ati) "Barangsiapa yang menziarahimku, maka syafaatku wajib baginya."[10]
  • Bab 4 hingga 6: Mengkaji pandangan ulama, kesyariahan ziarah sebagai ibadah, dan keutamaan bepergian untuk ziarah.
  • Bab 7 hingga 10: Membantah syubhat-syubhat Ibnu Taimiyah, membahas kehidupan barzakh para nabi, serta kesyariahan tawasul dan masalah syafaat.
  • Penutup: Menyebutkan nash-nash tentang bershalawat kepada Nabi yang dinukil dari kitab Al-A'lam bi Fadhl al-Shalah 'ala al-Nabi.[11]

Bantahan atas Kitab

Ibnu Abdul Hadi al-Hanbali menulis sebuah bantahan atas karya al-Subki ini. Dalam bantuannya, ia menyatakan bahwa klaim al-Subki mengenai penentangan Ibnu Taimiyah terhadap ziarah ke makam Nabi saw adalah tidak benar. Menurutnya, Ibnu Taimiyah tidak menolak ziarah secara prinsip, melainkan menganggapnya sebagai perbuatan mustahab (disukai).[12]

Pencetakan dan Publikasi

Cetakan pertama kitab ini diterbitkan oleh penerbit Al-Amiriya al-Kubra di Mesir pada tahun 1318 H. Cetakan kedua diterbitkan di Turki, sedangkan cetakan ke-3 dan ke-4 diterbitkan oleh penerbit Da'irat al-Ma'arif al-'Utsmaniyah di Haidarabad Dekkan.[13]

Catatan Kaki

  1. Abbasi Muqaddam, "Barresi Matni wa Sanadi Riwayat Syadd al-Rihal", hlm. 198.
  2. Lihat: al-Husaini al-Jalali, "Muqaddimah", 1390 HS, hlm. 37-39.
  3. Sarhadi, "Radd Fatawa Wahhabiyan", hlm. 199.
  4. Sebagai contoh lihat Ibnu Taimiyah, Minhaj al-Sunnah, 1406 H, jil. 2, hlm. 440.
  5. Ibnu Taimiyah, Minhaj al-Sunnah, 1406 H, jil. 2, hlm. 440.
  6. Laporan Kitab Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam Karya Qadhi al-Subki, Situs Informasi Ayatullah Makarim Syirazi.
  7. Laporan Kitab Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam Karya Qadhi al-Subki, Situs Informasi Ayatullah Makarim Syirazi.
  8. Laporan Kitab Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam Karya Qadhi al-Subki, Situs Informasi Ayatullah Makarim Syirazi.
  9. Al-Subki, Syifa' al-Saqam, 1419 H, hlm. 7.
  10. Al-Subki, Syifa' al-Saqam, 1390 HS / 1433 H, hlm. 66.
  11. Al-Subki, Syifa' al-Saqam, 1419 H, hlm. 51–56; "Silsilah Laporan-laporan dari Karya Ahlusunah dalam Mengkritik Pemikiran Wahabiyah", Situs Informasi Ayatullah Makarim Syirazi; Asgharinezhad, Mu'arifi Kitab Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam, hlm. 191.
  12. Al-Subki, Syifa' al-Saqam, 1419 H, hlm. 44.
  13. Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam, Perpustakaan Digital Nur.

Daftar Pustaka

  • Ibnu Taymiyyah, Ahmad ibn Abd al-Halim, Minhaj al-Sunnah al-Nabawiyyah fi Naqd Kalam al-Syi'ah al-Qadariyyah, Riyadh, Jami'ah al-Imam Muhammad bin Saud al-Islamiyyah, 1406 Q.
  • Asghari Nezhad, Muhammad, Mu'arrifi-ye Kitab: Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam, Farhang-e Kowsar, Bahar 1388, no. 77.
  • Husayni Jalali, Sayid Muhammad Ridha, "Muqaddimah", dar Kitab-e Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam ta'lif-e Ali bin Abd al-Kafi al-Subki, Tehran, Masha'ar, 1390 HS.
  • Al-Subki, Ali bin Abdul Kafi, Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam, Haidarabad, Da'irat al-Ma'arif al-'Utsmaniyyah, 1419 Q.
  • Sarhadi, Mahdi, "Radd-e Fatawa-ye Wahhabiyan", dar Majallah-ye Miqat-e Hajj, no. 57, Pa'iz 1385 HS.
  • Silsilah-ye Guzarish-ha'i az Asar-e Ahl-e Sunnat dar Naqd-e Afkar-e Wahhabiyat, Guzarish-e Kitab-e Syifa' al-Saqam, Paygah-e Ettela'resani-ye Ayatullah Makarim Syirazi, Tarikh-e Bazdid: 12 Azar 1399 HS.
  • Syifa' al-Saqam fi Ziyarah Khair al-Anam, Kitabkhanah-ye Digital-e Nur.
  • Abbasi Muqaddam, Mustafa, "Barresi-ye Matni va Sanadi-ye Riwayat-e Syadd al-Rihal", Do Faslnameh-ye Hadits-Pazhuhi, no. 8, Pa'iz va Zemestan 1391 HS.