Lompat ke isi

Konsep:Abul Fath Nasihuddin Abdul Wahid bin Muhammad Amidi

Dari wikishia
Abul Fath Amidi
Informasi Pribadi
Informasi ilmiah
Kegiatan Sosial dan Politik


Templat:Infobox ulama Abul Fath Nasihuddin Abdul Wahid bin Muhammad Amidi (Bahasa Arab: أبو الفتح ناصح الدين عبد الواحد بن محمد الآمدي) adalah seorang muhaddits dan hakim di kota Amid (Diyarbakir, Kurdistan, Turki). Nama lengkap Abul Fath Amidi terkadang disebutkan sebagai "Muhammad bin Abdul Wahid". Informasi mendetail mengenai kehidupannya tidak tersedia dan tanggal kelahiran serta wafatnya tidak tercatat dalam buku-buku rijal. Amidi dalam mukadimah Jawahir al-Kalam menganggap Ahmad Ghazali (wafat 520/1126) sezaman dengannya[1] dan Ibnu Syahrasyub (wafat 588/1192) mengatakan bahwa ia telah mendapatkan ijazah periwayatan Ghurar al-Hikam darinya.[2] Tahun wafatnya disebutkan dengan perbedaan pendapat, yaitu 510, 520, dan 550 H, namun Muhaddits Urmawi lebih mengunggulkan tahun 550/1155.[3]

Mengingat Ibnu Syahrasyub memiliki ijazah periwayatan Ghurar al-Hikam darinya dan menghitung buku ini sebagai salah satu kitab Syiah,[4] para ulama seperti Majlisi,[5] Afandi Isfahani[6] dan Nuri[7] menganggapnya sebagai Syiah Imamiyah. Adapun ungkapan "Karamallahu Wajhah" (Semoga Allah memuliakan wajahnya) yang digunakan Amidi dalam mukadimah Ghurar al-Hikam untuk Imam Ali (as), dianggap sebagai bentuk taqiyyah atau perubahan yang dilakukan oleh para penyalin naskah.

Ghurar al-Hikam wa Durar al-Kalim adalah karya Amidi yang paling masyhur, sebuah kumpulan besar kata-kata mutiara Imam Ali (as) yang disusun berdasarkan urutan abjad dan dengan memperhatikan sajak. Kitab ini diterjemahkan ke dalam bahasa Persia dan disyarah pada abad ke-12 H oleh Jamaluddin Khwansari, serta diterbitkan di Teheran pada tahun 1346 HS oleh Mir Jalaluddin Muhaddits Urmawi. Jawahir al-Kalam fi al-Hikam wa al-Ahkam min Qishshah Sayyid al-Anam adalah karya lain dari Amidi yang memuat hikmah dan hukum-hukum dari kisah Nabi Muhammad (saw), di mana sebagian dari mukadimahnya dikutip oleh Haji Khalifah.

Catatan Kaki

  1. Haji Khalifah, Kasyf al-Zhunun, 1971, jld. 1, hlm. 616.
  2. Ibnu Syahrasyub, Manaqib, 1379 H, jld. 1, hlm. 11-12.
  3. Mukadimah Ghurar al-Hikam wa Durar al-Kalim, hlm. "Tha".
  4. Ibnu Syahrasyub, Manaqib, 1379 H, jld. 1, hlm. 81.
  5. Majlisi, Bihar al-Anwar, 1403 H, jld. 1, hlm. 34.
  6. Afandi Isfahani, Riyadh al-'Ulama, jld. 3, hlm. 281.
  7. Muhaddits Nuri, Mustadrak al-Wasail, 1408 H, jld. 3, hlm. 491.

Daftar Pustaka

  • Ibnu Syahrasyub Mazandarani, Muhammad bin Ali, Manaqib Ali Abi Thalib 'Alaihimussalam, Qom, Penerbit Allamah, cetakan pertama, 1379 H.
  • Haji Khalifah, Mustafa bin Abdullah, Kasyf al-Zhunun 'an Asami al-Kutub wa al-Funun, Istanbul, Tanpa Penerbit, 1971.
  • Majlisi, Muhammad Baqir, Bihar al-Anwar al-Jami'ah li Durar Akhbar al-Aimmah al-Athhar, Beirut, Dar Ihya al-Turats al-'Arabi, cetakan kedua, 1403 H.
  • Muhaddits Nuri, Mirza Husain, Mustadrak al-Wasail wa Mustanbath al-Masail, Tahkik Muassasah Aal al-Bayt 'Alaihimussalam, Beirut, cetakan pertama, 1408 H.


Pranala Luar

Templat:Fukaha Syiah (Abad 6 Hijriah)