Lembaga Internasional Ahlulbait As

Dari Wiki Shia
Lompat ke: navigasi, cari
Prioritas: a, Kualitas: c tanpa link tanpa foto tanpa Kategori tanpa infobox tanpa navbox tanpa alih tanpa referensi
Logo Majma Jahani Ahlulbait As

Majma Jahani Ahlulbait (Bahasa Arab:المجمع العالمي لأهل البيت عليهم السلام) dalam bahasa Indonesia Lembaga Internasional Ahlulbait adalah organisasi non government berskala internasional yang didirikan pada tahun 1990 oleh sejumlah ulama dan cendekiawan Muslim Syiah dengan dukungan dari para ulama marja taklid. Organisasi ini bergerak dibidang pendidikan, penelitian dan percetakan dengan tujuan untuk memperkenalkan mazhab Ahlulbait As keseluruh dunia termasuk memberikan pembelaan dan perlindungan terhadap terhadap masyarakat muslim Syiah yang terzalimi.

Muktamar

Muktamar adalah pertemuan atau majelis terpenting dari Lembaga Internasional Ahlulbait yang diikuti oleh semua ulama dan tokoh-tokoh muslim dari berbagai negara yang tercatat sebagai pengurus dan anggota lembaga ini, yang berdasarkan aturan dasar organisasi dilakukan setiap 4 tahun sekali.

Dalam persidangan ini dibicarakan dan ditetapkan hal-hal penting yang terkait dengan lembaga termasuk mengeluarkan rekomendasi yang berkenaan dengan isu-isu budaya, sosial, ekonomi dan hak-hak kaum muslimin, membicarakan mengenai agenda-agenda kepengurusan selanjutnya serta target-target pencapaian sesuai dengan garis-garis besar kebijakan lembaga dan tujuan didirikannya lembaga.

Pertemuan pertama kali diadakan pada bulan April 1990 yang diikuti oleh lebih dari 300 orang ulama dan cendekiawan muslim dunia –khususnya pengikut Ahlulbait- yang diadakan di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran. Pada pertemuan tersebut disepakati untuk mendirikan lembaga yang berskala internasional yang dibentuk sebagai perlindungan bagi komunitas Muslim Syiah dunia, yang diberi nama Lembaga Internasional Ahlulbait. Dalam pertemuan pertama kali tersebut juga disepakati akan mengadakan muktamar setiap empat tahun sekali.

  • Muktamar pertama Lembaga Internasional Ahlulbait diadakan pada bulan Februari tahun 1993 di Tehran yang dihadiri 330 orang dari anggota lembaga dari 61 negara serta peserta tamu yang terdiri dari ilmuan, peneliti dan akademisi dari berbagai bidang ilmu dari sejumlah negara muslim.
  • Muktamar kedua diadakan pada bulan Februari pada tahun 1997 yang dihadiri 360 orang cendekiawan muslim dari 56 negara.
  • Muktamar ketiga diadakan pada bulan September tahun 2003, dihadiri anggota sebanyak 500 orang dari 80 negara.
  • Muktamar keempat diadakan pada bulan September tahun 2007 yang bertepatan dengan perayaan Sya’ban 1428 H. Lebih dari 460 orang yang hadir dari 110 negara pada pertemuan ini. [1]
  • Muktamar kelima diadakan pada 11-14 September 2011 yang dihadiri lebih dari 600 orang dari 110 negara. [2]

Dewan Syura

Dewan Syura adalah salah satu bagian dari Lembaga Internasional Ahlulbait yang terdiri dari ulama besar dan tokoh Islam yang bertugas sebagai dewan pertimbangan dan konsultasi bagi pengurus harian dalam menjalankan gerak roda organisasi.

Keanggotaan Aktif

Anggota yang aktif dari dewan ini, di antaranya:

Mantan Anggota Dewan

Urusan Operasional Dewan Syura

Dalam persidangan tahun 2012 diangkat Muhsin Mujtahid Syabstari sebagai ketua Dewan Syura dan Qurban Ali Duri Najaf Abadi sebagai wakil ketua, sementara Sayid Abu al-Hasan Nawab dipercaya sebagai sekretaris.

Sekretaris Jenderal

Sesuai dengan ketentuan umum organisasi, Sekretaris Jenderal akan dipilih dan diangkat oleh Dewan Syura dan sesuai dengan sepersetujuan Wali Faqih. Sekretaris Jenderal diberi kewenangan untuk mengepalai keseluruhan bidang dalam lembaga ini yaitu urusan Internasional, kebudayaan, sosial, ekonomi dan juga urusan internal lembaga.

Sampai saat ini yang menjabat sebagai Sekjen Lembaga Internasional Ahlulbait adalah Muhammad Hasan Akhtari yang diangkat sejak tahun 2004. Ia sebelum diangkat sebagai Sekjen bertugas sebagai kepala duta besar Iran untuk Suriah. Sebelumnya, yang pernah menjabat sebagai Sekjen Majma adalah sebagai berikut:

  1. Muhammad Ali Taskhiri, dari tahun 1990 sampai 1999. [32]
  2. Ali Akbar Wilayati, dari tahun 1999 sampai 2002.
  3. Muhammad Mahdi Ashefi, dari tahun 2002 sampai 2004.

Lembaga Khusus

Kantor Berita Ahlulbait (Ahlulbayt News Agency) lebih populer dengan nama ABNA, lembaga penerbitan, lembaga sosial kemasyarakatan, dan Universitas Ahlulbait adalah lembaga-lembaga khusus yang berada dibawah naungan Lembaga Internasional Ahlulbait.

Departemen-departemen

Semua lembaga khusus yang berada dibawah naungan Lembaga Internasional Ahlul Bait dikelolah dan berada dalam pertangungjawaban lima departemen. Lima departemen yang dimaksudkan adalah sebagai berikut:

  • Departemen Urusan Kebudayaan, ketua: Najaf Lakzai
  • Departemen Urusan Internasional, ketua: Muhammad Salar
  • Departemen Urusan Operasional, ketua: Ali Akbar Majd Hikmat
  • Departemen Urusan HAM dan Politik, ketua: Muhammad Ridha Nidzham Dust
  • Departemen Urusan Ekonomi, ketua: Amir Mahmud Dehlavi
  • Departemen Kebudayaan
  • Departemen ini membidangi urusan kebudayan yang terkait dengan penelitian dan dakwah termasuk dalam hal penerbitan dan pembuatan software Islami. Menyelenggarakan konferensi, seminar-seminar keagamaan dan kebudayaan khususnya yang berkaitan dengan ma’arif Ahlubait, adalah juga program kerja dari departemen ini. Departemen berkantor di kota Qom, dan kebanyakan program kerjanya juga dilaksanakan di kota tersebut.

Berikut bidang-bidang khusus dari departemen ini:

  • Bidang penelitian dan pengkajian Islam, yang bertanggungjawab dalam hal menyampaikan dan memperkenalkan materi-materi keislaman kepada masyarakat melalui penerbitan buku, majalah, jurnal dan situs-situs internet Islam, seperti Wiki Syiah dan lain-lain.
  • Bidang penerjemahan
  • Bidang perpustakaan
  • Bidang kerjasama kebudayaan yaitu bidang ini mengurusi urusan kerjasama dan hubungan antara lembaga dengan penerbit, media, distributor dan lain-lain.

Aktivitas Keilmuan

Universitas Internasional Ahlulbait

Universitas Internasional Ahlulbait didirikan dan mulai beroperasi sejak tahun 1999 dengan nama Pusat Pendidikan Tinggi Ahlulbait As yang berlokasi di Tehran, yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya namanya diubah menjadi Universitas Internasional Ahlulbait As dengan cakupan kajian keilmuan yang lebih beragam. Mayoritas mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas ini adalah mahasiswa asing dari luar Iran. [33]

Penerbitan Buku

Lembaga Internasional Ahlulbait sampai saat ini telah menerbitkan ribuan judul buku dalam 70 bahasa dunia.

Penerbitan Majalah

Majalah yang diterbitkan oleh lembaga ini bernama, Risalah Tsaqalain, dan mendapat apresiasi dan sambutan positif dari masyarakat.

Seminar-seminar

Diantara seminar yang pernah diadakan dan berskala internasional adalah:

  • Seminar Nashir Kabir
  • Seminar Sibt al-Nabi As

Catatan Kaki


Daftar Pustaka