Lompat ke isi

Konsep:Islam Muhammadi yang Murni

Dari wikishia

"Islam Muhammadi yang Murni (Islam Nabi Muhammad yang Murni) berarti Islam yang hakiki dan tidak terdistorsi. Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh Imam Khomeini, Pemimpin Republik Islam Iran, sebagai antonim dari istilah Islam Amerika. Setelah itu, istilah ini juga sering digunakan dalam pidato-pidato Ayatullah Sayid Ali Khamenei, pemimpin kedua Iran.

Dua pemimpin pertama Republik Islam Iran menyatakan bahwa Islam yang murni memiliki karakteristik seperti kesejahteraan, kebebasan, kemerdekaan, dan dukungan bagi kelas-kelas lemah. Mereka meyakini bahwa realisasi Islam yang murni memerlukan pengenalan dan pemahaman yang benar tentangnya, peningkatan landasan pemikiran, serta persatuan di antara umat Islam. Sehubungan dengan ini, buku-buku seperti "Islam yang murni dalam Ucapan dan Pesan Imam Khomeini" dan "Islam yang Murni Berdasarkan Pemikiran Pemimpin Besar Revolusi Islam" telah menganalisis dan menjelaskan topik ini.

Pengenalan dan Posisi

Islam Muhammadi yang murni adalah sebuah istilah yang digunakan untuk merujuk pada Islam yang hakiki dan tidak terdistorsi, sebagai lawan dari Islam Amerika.[1] Pengguna istilah ini, seperti Imam Khomeini dan Sayid Ali Khamenei, pemimpin Republik Islam Iran, meyakini bahwa Islam Muhammadi yang murni adalah Islam yang sama yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw untuk umat manusia, dan mereka percaya bahwa Islam ini, tanpa distorsi apapun, diturunkan kepada Imam Ali as dan kemudian kepada Imam-Imam lainnya dan dilestarikan oleh mereka.[2]

Pertama kali pada 31 Shahrivar tahun 1366 HS (1987 M), Imam Khomeini menyebut "Islam yang orisinal" sebagai "Islam Rasul yang Agung dan Murni".[3] Beliau dalam pesannya kepada rakyat Iran pada 11 Dey tahun 1367 HS (1988 M) berkenaan dengan pemilihan parlemen, menggunakan istilah "Islam Muhammadi yang Murni" dan sekaligus memperkenalkan "Islam Amerika" sebagai lawannya.[4] Dalam pesan dan pidato-pidato selanjutnya, beliau menyampaikan lebih banyak detail tentang istilah ini.[5] Sayid Ali Khamenei, pemimpin kedua Republik Islam Iran, juga dalam berbagai kesempatan dalam pidato-pidatonya telah menjelaskan karakteristik Islam Muhammadi yang murni dan pertentangannya dengan Islam Amerika.[6]

Karakteristik, Faktor, dan Hambatan Realisasi Islam yang Murni

Berdasarkan pemikiran Imam Khomeini[7] dan Sayid Ali Khamenei[8], Islam yang murni memiliki karakteristik yang membedakannya dari Islam-islam sinkretis dan menyimpang. Mereka meyakini Islam yang hakiki adalah mazhab para Nabi dan para wali Allah yang menciptakan kesejahteraan, kebebasan, dan kemerdekaan, memberikan kemuliaan, melindungi kelas-kelas lemah, memerangi kolonialisme, dan mengeringkan akar-akar kerusakan.[9] Menurut mereka, Islam bukan semata-mata ibadah; melainkan agama ini adalah sistem politik dan sosial yang komprehensif yang, dengan mendirikan pemerintahan, memperhatikan seluruh aspek kehidupan manusia.[10]

Pendiri Republik Islam Iran mengenalkan mustadh'afin (orang-orang yang tertindas), kaum tertindas, serta ulama asli dan berkomitmen sebagai pendukung utama Islam yang murni. Menurut pandangannya, realisasi tujuan-tujuan luhur Islam yang dipandu oleh para Nabi, Imam-Imam, dan para penerus para Imam, terjadi dengan kehadiran dan dukungan rakyat yang dizalimi oleh para tiran dan mereka yang telah tertindas. Revolusi Islam Iran, sebagai perwujudan Islam Muhammadi yang murni, juga terbentuk dengan dukungan dari kelas mustadh'afin masyarakat ini. Akibatnya, para pejabat pemerintahan Islam memiliki tugas ganda terhadap mereka.[11]

Dalam pernyataan dua pemimpin pertama Republik Islam Iran, untuk merealisasikan Islam yang murni dalam masyarakat, para ulama dan rakyat harus mengenal Islam yang hakiki dan memperkenalkannya kepada orang lain, meningkatkan landasan pemikiran dan keyakinan rakyat, serta dengan membersihkan wajah Islam yang murni dari kejumudan, menerangi jalan perjuangan melawan Islam Amerika.[12] Muslimin juga harus bersatu, dengan kehadiran maksimal di arena-arena sosial dan menjaga kesiapan tempur, selalu siap untuk membela eksistensi Islam.[13] Hauzah-hauzah ilmiah juga harus, dengan kehadiran yang benar dan ilmiah di arena politik dan sosial, menjaga kelayakan ilmiah dan akhlak, dan mencegah infiltrasi agen-agen kolonialisme ke dalam hauzah, mewujudkan hukum-hukum Islam dalam masyarakat, dan melawan "para pemakai jubah ulama" yang berusaha menciptakan perpecahan dan menyebarkan pemikiran-pemikiran menyimpang.[14]

Monografi

Buku "Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini" disarikan dari pidato, pesan, dan surat-surat beliau tentang topik Islam Muhammadi yang murni dan diterbitkan oleh Lembaga Penyusunan dan Publikasi Karya Imam Khomeini.[15] Selain itu, buku "Daramadi bar Islam-e Nab" adalah karya lain terkait topik ini yang ditulis oleh Sayid Muhammad Shadiq Husaini dan diterbitkan oleh penerbit Uruj.[16] Buku "Islam-e Nab bar Asas-e Andisheh-ye Rahbar-e Mu'azzam-e Enqelab-e Eslami" yang ditulis oleh Muhammad Tahmasbi, juga merupakan analisis dari pernyataan-pernyataan Sayid Ali Khamenei tentang hal ini.[17]

Topik Terkait

Catatan Kaki

  1. Husaini, Daramadi bar Islam-e Nab, 1389 HS, hlm. 163.
  2. Fallahpur, "Ab'ad wa Marz-haye Islam-e Nab-e Muhammadi", hlm. 37.
  3. Purhusain, "Islam-e Nab-e Muhammadi", jil. 1, hlm. 738; Imam Khomeini, Shahifeh-ye Imam, 1378 HS, jil. 20, hlm. 392.
  4. Imam Khomeini, Shahifeh-ye Imam, 1378 HS, jil. 21, hlm. 9-11.
  5. Purhusain, "Islam-e Nab-e Muhammadi", jil. 1, hlm. 738.
  6. "Islam-e Nab-e Muhammadi", Situs Kantor Penjagaan dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
  7. Imam Khomeini, Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini, 1378 HS, hlm. 6.
  8. Khamenei, "Bayanat dar Marasem-e Bist-o Hashtomin Salrug-e Rehlat-e Hazrat-e Imam Khomeini", Situs Kantor Penjagaan dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
  9. Imam Khomeini, Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini, 1378 HS, hlm. 39-45.
  10. Imam Khomeini, Shahifeh-ye Imam, 1378 HS, jil. 6, hlm. 200; Khamenei, "Bayanat dar Marasem-e Bist-o Hashtomin Salrug-e Rehlat-e Imam Khomeini", Situs Kantor Penjagaan dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
  11. Imam Khomeini, Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini, 1378 HS, hlm. 391-402.
  12. Imam Khomeini, Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini, 1378 HS, hlm. 633-646; Khamenei, "Bayanat dar Didar-e A'za-ye Majles-e Khabargan-e Rahbari", Situs Kantor Penjagaan dan Publikasi Karya Ayatullah Khamenei.
  13. Imam Khomeini, Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini, 1378 HS, hlm. 607-632.
  14. Imam Khomeini, Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini, 1378 HS, hlm. 646-676.
  15. Imam Khomeini, Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini, 1378 HS, identitas buku.
  16. Husaini, Daramadi bar Islam-e Nab, 1389 HS, identitas buku.
  17. Tahmasbi, Islam-e Nab bar Asas-e Andisheh-ye Rahbar-e Mo'azzam-e Enqelab-e Eslami, 1399 HS, identitas buku.

Daftar Pustaka

  • Imam Khomeini, Sayid Ruhullah, Islam-e Nab dar Kalam va Payam-e Imam Khomeini, Tehran, Mu'asseseh Tanzhim va Nashr-e Asar-e Imam Khomeini, 1378 HS.
  • Imam Khomeini, Sayid Ruhullah, Shahifeh-ye Imam, Mu'asseseh Tanzhim va Nashr-e Asar-e Imam Khomeini, 1378 HS.
  • Purhusain, Mahdi, ["Islam-e Nab-e Muhammadi"](https://www.noormags.ir/view/fa/articlepage/2142855/), dar Daneshnameh-ye Imam Khomeini, gerdavari Sayid Ziya Mortazavi, Tehran, Mu'asseseh Tanzhim va Nashr-e Asar-e Imam Khomeini, 1400 HS.
  • Husaini, Sayid Muhammad Shadiq, Daramadi bar Islam-e Nab ba Negahi be Andisheh-ha-ye Imam Khomeini, Tehran, Mu'asseseh Chap va Nashr-e Uruj (vabasteh be Mu'asseseh Tanzhim va Nashr-e Asar-e Imam Khomeini (s)), 1389 HS.
  • Khamene'i, Sayid Ali, ["Bayanat dar Didar-e A'za-ye Majles-e Khabargan-e Rahbari"](https://khl.ink/f/29151), Paygah-e Daftar-e Hifz va Nashr-e Asar-e Ayatullah Khamene'i, Tarikh-e Darj-e Matlab 12 Esfand 1393 HS, Tarikh-e Bazdid 30 Aban 1403 HS.
  • Khamene'i, Sayid Ali, ["Bayanat dar Marasem-e Bist-o Hashtomin Salrug-e Rehlat-e Hazrat-e Imam Khomeini"](https://farsi.khamenei.ir/speech-content?id=36745), Paygah-e Daftar-e Hifz va Nashr-e Asar-e Ayatullah Khamene'i, Tarikh-e Darj-e Matlab 14 Khordad 1396 HS, Tarikh-e Bazdid 30 Aban 1403 HS.
  • Khamene'i, Sayid Ali, ["Bayanat dar Marasem-e Bist-o Hashtomin Salrug-e Rehlat-e Imam Khomeini"](https://khl.ink/f/33259), Paygah-e Daftar-e Hifz va Nashr-e Asar-e Ayatullah Khamene'i, Tarikh-e Darj-e Matlab 14 Khordad 1395 HS, Tarikh-e Bazdid 30 Aban 1403 HS.
  • Tahmasbi, Muhammad, Islam-e Nab bar Asas-e Andisheh-ye Rahbar-e Mo'azzam-e Enqelab-e Eslami, Tehran, Sherkat-e Chap va Nashr-e Beyn al-Melal, 1399 HS.
  • Fallahpur, Majid, ["Ab'ad va Marz-ha-ye Islam-e Nab-e Muhammadi(s) az Didgah-e Imam Khomeini"](http://ensani.ir/fa/article/download/262536), Majalleh Mesbah, no. 41, Farvardin 1381 HS.