Lompat ke isi

Konsep:Ayat 5 Surah Al-Jumu'ah

Dari wikishia

Templat:Kotak info Ayat

Ayat 5 Surah Al-Jumu'ah mengumpamakan ulama Yahudi yang tidak mengamalkan ajaran Taurat seperti seekor keledai yang tidak memahami apa pun dari pengetahuan dan hikmah kitab-kitab yang dibawanya.[1] Menurut Nasir Makarem Syirazi, ayat ini termasuk perumpamaan Al-Qur'an tentang orang-orang Yahudi pada zaman Nabi Muhammad saw yang meskipun kitab suci mereka sendiri telah menegaskan kenabian Nabi Islam, mereka tidak memeluk agama Islam dan menjadi manifestasi dari ulama yang tidak mengamalkan ilmunya.[2]

Templat:Quran baruTemplat:SakhTemplat:Quran baru

Menurut para mufasir, ayat 5 Surah Al-Jumu'ah dan tiga ayat berikutnya dalam surah ini adalah tentang kecaman terhadap orang-orang Yahudi yang memuja dunia.[3] Berdasarkan sebagian riwayat, orang-orang Yahudi berkata bahwa agama Muhammad saw tidak mencakup kami; oleh karena itu Al-Qur'an mengingatkan mereka bahwa jika mereka membaca kitab suci mereka dengan teliti dan mengamalkannya, mereka tidak akan mengatakan hal tersebut; karena berita gembira tentang kemunculan Nabi Islam telah disebutkan di dalamnya.[4]

Imam Khomeini mengemukakan ayat tersebut sebagai pengingat untuk membedakan ulama yang tidak mengamalkan ilmunya dan rusak dari ulama yang mengamalkan ilmunya, berkomitmen, dan terbimbing.[5] Husain Mazhaheri, seorang fakih Syiah, dengan memperhatikan keyakinan tajassum amal, meyakini bahwa ayat ini mengisyaratkan bahwa pada hari Kiamat, para ulama yang tidak mengamalkan ilmunya akan memasuki barisan mahsyar dalam bentuk seekor keledai.[6] Menurut Syaikh Thusi, kaum-kaum yang disebutkan dalam perumpamaan ini adalah kaum-kaum yang buruk yang mendustakan ayat-ayat Ilahi, para nabi, dan alasan-alasan yang nyata.[7]

Ayat 5 Surah Al-Jumu'ah telah termanifestasi dalam puisi-puisi Persia. Ali Akbar Dehkhoda dalam buku Amtsal wa Hikam, membawakan beberapa bait puisi dan menganggapnya bersumber dari ayat ini, di antaranya adalah bait-bait Sa'di berikut: Templat:Puisi Bait-bait Maulawi ini juga dianggap merujuk pada ayat yang sama: Templat:Puisi Salman Sawaji juga menggubah: Templat:Puisi

Catatan Kaki

  1. Thabarsi, Majma' al-Bayan, 1372 HS, jld. 10, hlm. 430; Allamah Thabathaba'i, Tafsir al-Mizan, 1417 H, jld. 19, hlm. 66.
  2. Makarem Syirazi, Mitsal-ha-ye Ziba-ye Qur'an (Perumpamaan Indah Al-Qur'an), 1382 HS, jld. 2, hlm. 267.
  3. Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 24, hlm. 125.
  4. Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 24, hlm. 114.
  5. Khomeini, Sahifeh-ye Imam, 1389 HS, jld. 9, hlm. 335.
  6. "Mengapa Al-Qur'an Mengumpamakan Sebagian Manusia dengan Hewan?", Situs IQNA.
  7. Syaikh Thusi, Tafsir Tibyan, Dar Ihya al-Turats al-Arabi, jld. 10, hlm. 5.

Daftar Pustaka

  • "Mengapa Al-Qur'an Mengumpamakan Sebagian Manusia dengan Hewan?", Situs IQNA, Tanggal rilis: 1 Dey 1392 HS, Tanggal akses: 30 Mihr 1402 HS.
  • Dehkhoda, Ali Akbar. Amtsal wa Hikam. Teheran, Amir Kabir, 1383 HS.
  • Khomeini, Sayyid Ruhullah. Sahifeh-ye Imam. Teheran, Muassasah Tanzhim wa Nasyr Atsar Imam Khomeini, 1389 HS.
  • Kulaini, Ya'qub. Al-Kafi. Pengumpul: Ali Akbar Ghaffari dan Muhammad Akhundi. Teheran, Dar al-Kutub al-Islamiyyah, 1389 H.
  • Makarem Syirazi, Nasir. Mitsal-ha-ye Ziba-ye Qur'an (Perumpamaan Indah Al-Qur'an). Qom, Nasl-e Javan, 1382 HS.
  • Makarem Syirazi, Nasir. Tafsir Nemuneh (Tafsir Teladan). Teheran, Dar al-Kutub al-Islamiyyah, 1374 HS.
  • "Perumpamaan Al-Qur'an: Lentera Tanpa Cahaya", Situs Portal Komprehensif Ilmu Humaniora, Tanggal akses: 3 Aban 1402 HS.
  • Syaikh Thusi, Muhammad bin Hasan. Al-Tibyan fi Tafsir al-Qur'an. Peneliti: Ahmad Qashir Amili. Beirut, Dar Ihya al-Turats al-Arabi, Tanpa Tahun.
  • Thabarsi, Fadhl bin Sahl. Majma' al-Bayan fi Tafsir al-Qur'an. Teheran, Penerbit Nasir Khusraw, 1372 HS.
  • Thabathaba'i, Sayyid Muhammad Husain. Al-Mizan fi Tafsir al-Qur'an. Qom, Penerbit Daftar-e Intisyarat-e Eslami, 1417 H.