Konsep:Ayat 36 Surah Fusshilat
Ayat 36 Surah Fusshilat adalah sebuah perintah bahwa ketika terjadi godaan setan harus berlindung kepada Allah dan menyerahkan diri kepada-Nya.[1]
Ayat ini mirip dengan Ayat 200 Surah Al-A'raf dengan perbedaan bahwa dalam ayat ini hanya kata ganti "huwa" dalam "إِنَّهُ هو سَمِیعٌ عَلِیمٌ" datang untuk penekanan[2] yang tidak ada di 200 Al-A'raf.[3] Ayat 200 Al-A'raf datang setelah perintah untuk berpaling dari orang-orang bodoh[4] dan memerintahkan agar berlindung kepada Allah saat menghadapi godaan setan.[5] Namun di Surah Fusshilat pertama-tama ia memerintahkan: "ادْفَعْ بِالَّتی هِی أَحْسَن; tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik"[6] ia juga mengingatkan bahwa mengabaikan permusuhan membutuhkan kesabaran. Kemudian ia mengatakan jika setan menggodamu untuk berurusan dengan mereka, berlindunglah kepada Allah.[7]
Templat:Quran jadidTemplat:SakhTemplat:Quran jadid
Sebagian mufasir meyakini ayat ini meskipun ditujukan kepada Nabi Akram saw[8] namun godaan-godaan setan tidak memiliki jalan pada dirinya;[9] karena Nabi adalah maksum.[10] Karena alasan inilah mereka menyebutkan justifikasi-justifikasi di bawah ayat tersebut.[11] Sebaliknya sebagian meyakini bahwa meskipun Nabi Islam maksum namun godaan-godaan setan juga ada pada para maksum as[12] namun mereka tidak menyerah pada godaan setan dan tidak menyimpang dari jalan kebenaran.[13]
Kata "nazgh" telah dianggap bermakna godaan setan[14] yang menyeret manusia menuju perbuatan dosa.[15] Ungkapan "yanzaghannaka" karena datang dengan nun penekanan dianggap bermakna pastinya godaan setan.[16] Selain itu, keberadaan ungkapan ini sebagai fi'il mudhari' dianggap menunjukkan keabadian godaan setan.[17] Ungkapan "fastai'dz billah" telah diartikan sebagai berlindung kepada Allah.[18] Dalam makna berlindung kepada Allah dikatakan bahwa ia tidak hanya dengan mengucapkan kata "a'udzu billah; aku berlindung kepada Allah", melainkan menjalin ikatan dan hubungan rohani serta menyerahkan diri kepada Allah.[19]
Catatan Kaki
- ↑ Makarim Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1374 HS, jld. 20, hlm. 284.
- ↑ Shafi, Al-Jadwal fi I'rab al-Qur'an, 1418 H, jld. 24, hlm. 311.
- ↑ Thayyib, Athyab al-Bayan, 1378 HS, jld. 11, hlm. 435.
- ↑ Surah Al-A'raf, ayat 199.
- ↑ Thabarsi, Majma' al-Bayan, 1372 HS, jld. 4, hlm. 788.
- ↑ Surah Fusshilat, ayat 34.
- ↑ Qira'ati, Tafsir Nur, 1383 HS, jld. 10, hlm. 344.
- ↑ Faidh Kasyani, Al-Syafi, 1415 H, jld. 4, hlm. 361.
- ↑ Thayyib, Athyab al-Bayan, 1378 HS, jld. 6, hlm. 62.
- ↑ Thabathaba'i, Al-Mizan, 1417 H, jld. 8, hlm. 381.
- ↑ Thayyib, Athyab al-Bayan, 1378 HS, jld. 11, hlm. 436.
- ↑ Qira'ati, Tafsir Nur, 1383 HS, jld. 4, hlm. 256.
- ↑ Ja'fari, Kautsar, 1376 HS, jld. 4, hlm. 304.
- ↑ Wasithi Zubaidi, Taj al-'Arus, 1414 H, jld. 12, hlm. 65.
- ↑ Thuraihi, Majma' al-Bahrain, 1375 HS, jld. 5, hlm. 17.
- ↑ Qira'ati, Tafsir Nur, 1383 HS, jld. 4, hlm. 256.
- ↑ Qira'ati, Tafsir Nur, 1383 HS, jld. 4, hlm. 256.
- ↑ Madani Syirazi, Al-Thiraz al-Awwal wa al-Kinaz lima Alaihi min Lughah al-'Arab al-Mu'awwal, 1384 HS, jld. 6, hlm. 417.
- ↑ Qira'ati, Tafsir Nur, 1383 HS, jld. 4, hlm. 256.
Daftar Pustaka
- Faidh Kasyani, Mulla Muhsin. Tafsir al-Syafi. Taheran, Penerbit al-Shadr, 1415 H.
- Ja'fari, Ya'qub. Kautsar. Qom, Penerbit Hijrat, cetakan pertama, 1376 HS.
- "Jalaseh-e Dars-e Akhlaq (26/11/1391)" (Sesi Pelajaran Akhlak). Situs Ayatullah Jawadi Amuli.
- Madani Syirazi, Ali Khan bin Ahmad. Al-Thiraz al-Awwal wa al-Kinaz lima Alaihi min Lughah al-'Arab al-Mu'awwal. Masyhad, Mu'assasah Al al-Bait (a) li Ihya' al-Turats, cetakan pertama, 1384 HS.
- Makarim Syirazi, Nashir. Tafsir Nemuneh (Tafsir Teladan). Taheran, Penerbit Dar al-Kutub al-Islamiyyah, cetakan pertama, 1374 HS.
- Qira'ati, Muhsin. Tafsir Nur (Tafsir Nur). Taheran, Markaz-e Farhangi-e Dars-hayi az Quran, cetakan kesebelas, 1383 HS.
- Shafi, Mahmud bin Abdul Rahim. Al-Jadwal fi I'rab al-Qur'an. Damaskus, Penerbit Dar al-Rasyid, Mu'assasah al-Iman, 1418 H.
- Thabarsi, Fadhl bin Hasan. Majma' al-Bayan fi Tafsir al-Qur'an. Pengantar: Muhammad Jawad Balaghi. Taheran, Nashir Khusraw, cetakan ketiga, 1372 HS.
- Thabathaba'i, Sayid Muhammad Husain. Al-Mizan fi Tafsir al-Qur'an. Qom, Daftar Entisyarat Eslami, cetakan kelima, 1417 H.
- Thayyib, Sayid Abdul Husain. Athyab al-Bayan fi Tafsir al-Qur'an. Taheran, Penerbit Islam, 1378 HS.
- Thuraihi, Fakhruddin. Majma' al-Bahrain. Penelitian: Sayid Ahmad Husaini. Taheran, Toko Buku Murtadhawi, cetakan ketiga, 1375 HS.
- Wasithi Zubaidi, Muhibbuddin Sayid Muhammad Murtadha. Taj al-'Arus min Jawahir al-Qamus. Peneliti dan pengoreksi: Ali Syiri. Beirut, Penerbit Dar al-Fikr, cetakan pertama, 1414 H.