Konsep:Ayat 34 Surah Al-Baqarah
| Informasi Ayat | |
|---|---|
| Surah | Surah Al-Baqarah |
| Ayat | 34 |
| Juz | 1 |
| Informasi Konten | |
| Deskripsi | Sujudnya para Malaikat kepada Adam as dan pembangkangan Iblis |
| Ayat-ayat terkait | Ayat 29 Surah Al-Hijr, Ayat 72 Surah Shad, Ayat 11 dan 12 Surah Al-A'raf, Ayat 50 Surah Al-Kahf, Ayat 61 Surah Al-Isra', Ayat 31 Surah Al-Hijr. |
Ayat 34 Surah Al-Baqarah menjelaskan tentang perintah Allah kepada para Malaikat agar mereka bersujud kepada Adam as. Seluruh malaikat menaati perintah tersebut dan bersujud kepada Adam as, namun Iblis membangkang dari perintah ini.[1] Alasan pembangkangan Iblis adalah takabur dan rasa tinggi hati dalam dirinya.[2]
Allamah Thabathaba'i mengenai frasa "WA KANA MINAL KAFIRIN" menyatakan bahwa kekafiran Iblis adalah perkara yang tersembunyi dan Allah menampakkannya melalui peristiwa ini.[3] Dengan kata lain, kekafiran Iblis-lah yang menyebabkan pembangkangan dan pemberontakannya, bukan karena ia menjadi kafir setelah melakukan pembangkangan.[4] Sebagian lainnya meyakini bahwa jika kata "kana" merujuk pada keterangan waktu, maka maknanya adalah Iblis sejak awal adalah kafir dan memang tidak berniat untuk bersujud kepada Adam as, namun terkadang "kana" juga digunakan dalam makna "shara" (menjadi), yang dalam hal ini makna ayat tersebut adalah Iblis menjadi kafir setelah melakukan pembangkangan.[5]
| “ | وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ
|
” |
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada malaikat: "Tunduklah (beri hormat) kepada Nabi Adam". Lalu mereka sekaliannya tunduk memberi hormat melainkan Iblis; ia enggan dan takbur, dan menjadilah ia dari golongan yang kafir.
Menurut para mufasir, ayat 34 Surah Al-Baqarah menunjukkan kemuliaan dan keagungan kedudukan manusia, sedemikian rupa sehingga setelah penyempurnaan penciptaan, Allah memerintahkan para malaikat untuk menundukkan kepala di hadapan manusia.[6] Adam as dapat mencapai kedudukan yang lebih tinggi dari seluruh malaikat dan menjadi manifestasi dari seluruh Asma Ilahi;[7] namun Iblis hanya melihat tubuh tanah Adam as dan tidak mengenali hakikat jiwanya.[8] Murtadha Mutahhari dalam menafsirkan ayat ini menyatakan: "Siapa pun yang mengingkari kedudukan manusia, dialah Iblis".[9]
Dari sudut pandang para mufasir, sujudnya para malaikat kepada Adam as adalah ditujukan kepada Allah yang telah menciptakan makhluk seperti itu, dan bukan untuk menyembah Adam as. Sujud ini bermakna khidmah dan menampakkan kerendahan hati,[10] juga disebutkan bahwa sujud kepada Adam as adalah bentuk penghormatan dan pengakuan atas kelayakan Adam as sebagai khalifah Allah, bukan penyembahan.[11]
Catatan Kaki
- ↑ Quraysyi Banabi, Qamus Quran, 1412 H, jil. 1, hlm. 227.
- ↑ Subhani, Mansyur-e Javid, Qom, jil. 11, hlm. 63.
- ↑ Thabathaba'i, al-Mizan fi Tafsir al-Qur'an, jil. 1, hlm. 122.
- ↑ Thaleghani, Partovi az Quran, 1362 HS, jil. 1, hlm. 125.
- ↑ Quraysyi Banabi, Tafsir Ahsan al-Hadits, 1375 HS, jil. 1, hlm. 96.
- ↑ Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1371 HS, jil. 1, hlm. 182.
- ↑ Misbah Yazdi, "Tafsir Quran Karim, Surah Baqarah, Ayat 30–40", hlm. 7.
- ↑ Mojtabai, "Iblis dar Adab-e Farsi wa Irfan", jil. 2, di bawah entri.
- ↑ Mutahhari, Walaha wa Wilayatha, 1369 HS, hlm. 68.
- ↑ Makarem Syirazi, Tafsir Nemuneh, 1371 HS, jil. 1, hlm. 183.
- ↑ Quraysyi Banabi, Tafsir Ahsan al-Hadits, 1375 HS, jil. 1, hlm. 95.
Daftar Pustaka
- Majlisi, Muhammad Baqir. Biharul Anwar. Beirut, Dar Ihya al-Turats al-Arabi, 1403 H.
- Makarem Syirazi, Nashir. Tafsir Nemuneh. Teheran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, 1371 HS.
- Maibudi, Ahmad bin Muhammad. Kasyf al-Asrar wa 'Uddah al-Abrar. Atas usaha Ali Ashghar Hikmat. Teheran, Amirkabir, 1371 HS.
- Misbah Yazdi, Muhammad Taqi. "Tafsir Quran Karim, Surah Baqarah, Ayat 30–40". No. 2, Tahun 3, 1389 HS.
- Mojtabai, Fathullah. "Iblis dar Adab-e Farsi wa Irfan" (Iblis dalam Sastra Persia dan Irfan). Teheran, Dairat al-Ma'arif-e Bozorg-e Eslami, Tanpa Tahun.
- Mutahhari, Murtadha. Walaha wa Wilayatha. 1369 HS.
- Quraysyi Banabi, Sayid Ali Akbar. Qamus Quran. Teheran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, 1412 H.
- Quraysyi Banabi, Sayid Ali Akbar. Tafsir Ahsan al-Hadits. Teheran, Yayasan Bi'tsat, 1375 HS.
- Subhani, Jafar. Mansyur-e Javid. Qom, Lembaga Imam Shadiq as, Tanpa Tahun.
- Thaleghani, Mahmud. Partovi az Quran. Teheran, Syerkat-e Sahami-ye Entesyarat, 1362 HS.
- Tehrani, Mirza Jawad Aqa. "Tafsir Surah Baqarah Ayat 34". Afaq-e Nur, No. 7, 1387 HS.
- Thabathaba'i, Sayid Muhammad Husain. al-Mizan fi Tafsir al-Qur'an. Beirut, Muassasah al-A'lami lil Mathbu'at, 1390 H.