tanpa prioritas, kualitas: c
tanpa Kategori
tanpa navbox
tanpa alih
tanpa referensi

Ya Manshur, Amit

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari

Ya Manshur Amit (bahasa Arab: یا مَنْصورُ اَمِتْ) yang artinya "Oh menang! bawa kematian" adalah motto atau slogan pada sebagian perang di masa Nabi Muhammad saw. Slogan Perang Jamal juga menggunakan kalimat tersebut dan setelah itu pada beberapa perlawanan seperti perlawanan Muslim bin Aqil, Mukhtar dan Zaid bin Ali juga menggunakan slogan yang sama. Slogan ini terkadang dalam bentuk "Ya Manshur! Amit, Amit" dan juga kadang tanpa manshur yaitu "Amit, Amit."

Terjemahan

"Ya Mansur! Amit" (Oh, menang! bawa kematian) adalah sebuah motto dalam pertempuran yang digunakan oleh umat Islam untuk saling memberi kabar baik tentang kemenangan yang akan segera terjadi. [1] Dikatakan juga bahwa semboyan ini digunakan sebagai frase rahasia antara tentara Muslim di malam hari, agar mereka bisa saling mengenali satu sama lain. [2]

Sayyid Ja'far al-Murtada Al-'Amili menyatakan bahwa "Ha Mim, la yansurun" dan "Ya Mansur! Amit" adalah motto dan slogan kaum muslimin dalam pertempuran mereka pada masa Nabi Muhammad saw dan Imam Ali as. Ia menyebutkan bahwa kedua motto tersebut memiliki implikasi dan isyarat-isyarat tertentu secara khusus sesuai dengan kondisinya masing-masing. Keduanya memberi harapan dan keyakinan kepada kaum Muslim dalam mencapai kemenangan dan mereka membawa keberanian dan pengorbanan kepada mereka untuk berjuang dengan percaya diri dan usaha keras. Akhirnya dengan itu, kaum muslimin dengan yakin dan optimis akan meraih kemenangan secepatnya. Dengan kesabaran dan kesediaan untuk menanggung semua, kaum Muslim mampu menghadapi kesulitan dan mereka bisa terus berjuang tanpa henti. Slogan ini juga memberi pengaruh pada kekuatan dan taktik pasukan sehingga lebih banyak mobilitas di medan perang dalam meraih kemenangan. [3] [4]

Di Era Peperangan Rasulullah saw

Pada peperangan di masa Rasulullah saw, kaum muslimin menggunakan sejumlah slogan. Disebutkan oleh sebagian besar ahli sejarah, pada Perang Badar [5], Bani Mushthalaq [6], Khaibar dan Hunain [7] slogan kaum muslimin adalah "Ya Manshur! Amit". Pada sebagian sumber menyebutkan kata "Amit" terulang dua kali, sehingga berbunyi "Ya Manshur! Amit, Amit". [8] Dan juga disebutkan tanpa "Manshur" yaitu "Amit, Amit". Menurut sebagian laporan di Perang Uhud, Bani Nadhir dan Bani Mushthalaq slogan kaum muslimin adalah "Amit, Amit". [9] Menurut Allamah Majlisi, mukhatib dari "Amit, Amit" adalah setiap pasukan kaum muslimin, sementara sebagian lain berpendapat mukhatibnya adalah Allah swt. [10]

Pasca Rasulullah saw

Setelah masa Rasulullah saw, slogan ini digunakan dalam Perang Jamal. [11] [12] Muhammad bin Hanafiyah berkata, "Demi Allah, ketika mendengar slogan ini, aku mellihat mereka (Ahli Jamal) menjadi lemah, tubuh mereka bergetar dan saling berlindung satu sama lain."[13]

Slogan ini menjadi slogan resmi Alawiyun dalam banyak pertempuran, seperti:

  • Perlawanan Muslim bin Aqil: setelah Hani bin Urwah tertangkap, Muslim bin Aqil memulai gerakan perlawanannya dengan slogan "Ya Manshur! Amit." [14] [15] Ketika mendengar slogan tersebut, masyarakat berbondong-bondong keluar dari rumah untuk mendukung Muslim. [16]
  • Perlawanan Mukhtar Tsaqafi: Mukhtar selain menggunakan slogan "Ya al-Tsarati al-Husain" (Oh, para pembenci Husain) ia memerintahkan pasukannya untuk juga menggunakan slogan "Ya Mansur! Amit". [17]
  • Perlawanan Zaid bin Ali: Qasim bin Abdullah al-Tani'i sesuai dengan perintah Zaid bin Ali menggunakan slogan ini untuk menginformasikan kepada pendukung Zaid bin Ali untuk memulai perlawanan. [18] [19] [20]
  • Pemberontakan Abu Muslim al-Khurasani: Gerakan orang-orang Khurasan yang dikomandoi Abu Muslim juga mengugunakan syiar Alawiyun untuk mencapai tujuannya. Diantara slogan yang digunakan adalah "Ya Manshur! Amit!". [21]

Catatan Kaki

  1. Irsyad, Mufid, terj. Rasuli Muhallati, jld. 1, hlm. 105
  2. Bihar al-Anwar, cet. Beirut, jld. 19, hlm. 164
  3. Al-Shahih min al-Sirah al-Nabi al-A'zham, Murtadha al-Amili, jld. 10, hlm. 294
  4. Sirat Jawdaneh, jld. 2, hlm. 589
  5. Al-Kafi, cet. Al-Islamiyah, jld. 5, hlm. 47; Al-Maghazi, jld. 1, hlm. 8
  6. Irsyad fi Ma'rifah Hujajullah 'ala al-'Ibad, jld. 1, hlm. 118; Usd al-Ghabah, jld. 2, hlm. 307
  7. Imta' al-Asma', jld. 9, hlm. 276
  8. Ansab al-Asyraf, jld. 1, hlm. 293
  9. Imta' al-Asma', jld. 9, hlm. 276
  10. Bihar al-Anwar, jld. 19, hlm. 164
  11. Al-Jamal wa al-Nushrah li Sayid al-'Itrah fi Harb al-Bashrah, hlm. 343
  12. Syarh Nahj al-Balaghah li Ibni Abi al-Hadih, jld. 1, hlm. 264
  13. Al-Jamal wa al-Nushrah li Sayid al-'Itrah fi Harb al-Bashrah, hlm. 344
  14. Tarikh al-Thabari, jld. 5, hlm. 368
  15. Al-Bidayah wa al-Nihayah, jld. 8, hlm. 154
  16. Farzandan Al Abi Thalib. terj. jld. 1, hlm. 147
  17. Ansab al-Asyraf, jld. 6, hlm. 390
  18. Ansab al-Asyraf, jld. 3, hlm. 244
  19. Tarikh al-Thabari, jld. 7, hlm. 183
  20. Maqatil al-Thalibyin, hlm. 133
  21. Ansab al-Asyraf, jld. 9, hlm. 317

Daftar Pustaka

  • Ibnu Abi al-Hadid, Abdul Hamid bin Hibatallah. Syarh Nahjul Balaghah li Ibnu Abi al-Hadid. Qom: Maktabah Ayatullah Mar'asyi al-Najafi, 1404 H.
  • Ibnu Atsir, 'Izzuddin Ali bin Muhammad. Usdu al-Ghabah fi Ma'rifat as-Shahabah. Beirut: Dar al-Fikr, 1409 H.
  • Ibnu Katsir, Isma'il bin Umar. Al-Bidayah wa al-Nihayah. Beirut: Dar-al Fikr, 1407 H.
  • Isfahani, Abu al-Faraj Ali bin Husain.Farzandān-e abu Thalib. Diterjemahkan oleh Jawad Fazel. Tehran: Ali Akbar 'Ilmi, 1339 H.
  • Baladzuri, Ahmad bin Yahya. Kitab Jamal min Ansab al-Asyraf. Diteliti Oleh Suhail Zakkar dan Riyadh Zirkili. Beirut: Dar al-Fikr, 1417 H.
  • Syaikh Mufid. Irsyad fi Ma'rifat Hujjajillah 'ala al-'Ibad. Qom: Kongres Syaikh Mufid, 1413 H.
  • Thabari, Muhammad bin Jarir. Tarikh al-Imam wa al-Muluk, Diteliti oleh Muhammad abu al Fadhil Ibrahim. Beirut: Dar al-Tarats, 1387 H.
  • 'Amili, Ja'far Murtadha. As-Shahih min Sirah an-Nabi al-A'zham. Beirut: Dar al-Hadist 1426 H.
  • 'Amili, Ja'far Murtadha. Sirat-e Javdaneh. Tarjomeh-e As-Shahih, Diterjemahkan oleh Sepehri Muhammad
  • Majlisi, Muhammad Baqir bin Muhammad Taqi. Bihar al-Anwar. Beirut: Dar Ahya' al-Tarats al-Arabi 1403 H.
  • Maqrizi, Ahmad bin Ali. Imta' al-Asma' bi-ma lil-Nabi min al-Ahwal wa al-Amwal wa al-Hafadah wa al-Mata'. Diteliti oleh Muhammad Abdul Hamid al-Numaisi. Beirut: Dar al-Kitab al-'Ilmiyah 1420 H.
  • Waqidi, Muhammad bin Umar. Kitab al-Maghazi. Diteliti oleh Marsden Jones. Beirut: Muassisah al-'Ilmi 1409 H.