Lompat ke isi

Konsep:Salat Imam Ali (as)

Dari wikishia

Salat Imam Ali (as) adalah salat mustahab yang dinisbatkan kepada Imam Ali (as).[1] Sayid bin Thawus dalam sebuah riwayat dari Imam Shadiq (as) menukil bahwa salat ini dikerjakan dalam empat rakaat (dua kali salat dua rakaat) dan barangsiapa yang menunaikannya, dosa-dosanya akan diampuni seperti orang yang baru lahir dari ibunya, dan hajat-hajatnya akan dikabulkan.[2] Dalam salat ini, di setiap rakaat, dibaca satu kali Surah al-Hamd dan lima puluh kali Surah al-Tauhid.[3] Menurut Syekh Abbas Qomi dalam Mafatih al-Jinan, membaca empat rakaat ini dianjurkan pada malam dan hari Jumat, dan jika setelah salat ia mengucapkan "Allāhumma shalli 'alan-nabiyyil-'arabiyyi wa ālihi", maka dosa-dosa masa lalu dan masa depannya akan diampuni dan ia seperti orang yang telah melakukan Khatam Al-Qur'an sebanyak dua belas kali, serta Allah akan menghilangkan rasa lapar dan haus Kiamat darinya.[4] Dikatakan bahwa orang yang salat setelah selesai salat hendaknya membaca doa yang masyhur dengan sebutan Tasbih Imam Ali (as), dan doa tersebut adalah sebagai berikut: Templat:جعبه نقل قول

Catatan Kaki

  1. Majlisi, Zad al-Ma'ad, 1423 H, hlm. 406.
  2. Sayid bin Thawus, Jamal al-Usbu', 1408 H, hlm. 248.
  3. Sayid bin Thawus, Jamal al-Usbu', 1408 H, hlm. 248.
  4. Qomi, Mafatih al-Jinan, 1386 HS, hlm. 58.

Daftar Pustaka

  • Majlisi, Muhammad Baqir. Zad al-Ma'ad. Beirut, Muassasah al-A'lami lil-Matbu'at, 1423 H.
  • Qomi, Abbas. Mafatih al-Jinan. Qom, Musy'ar, 1386 HS.
  • Sayid bin Thawus, Ali bin Musa. Jamal al-Usbu' bi-Kamal al-'Amal al-Masryu'. Tehran, Dar al-Radhi, 1408 H.

Templat:Salat Templat:Imam Ali as```